Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Identifikasi Faktor-Faktor Pencapaian Kinerja Organisasi Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur Agung Nurrahman; Annisa Rahmadanita
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 4 No. 2, Oktober, 2022
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v4i2.2854

Abstract

Pencapaian kinerja organisasi berhubungan dengan manajemen sumber daya manusia. Namun di sisi lain, Kecamatan Sebatik Tengah masih menghadapi permasalahan terbatasnya sumber daya manusia baik dari aspek jumlah maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang identifikasi faktor-faktor dalam pencapaian kinerja organisasi di Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara kepada 9 (Sembilan) orang aparatur Kecamatan Sebatik Tengah, dan melakukan observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor pendorong dalam pencapaian kinerja organisasi di Kecamatan Sebatik Tengah adalah adanya motivasi kerja yang tinggi dari aparatur kecamatan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pencapaian kinerja organisasi di Kecamatan Sebatik Tengah dapat diidentifikasi melalui faktor teknologi dan faktor input yang dapat dikaji melalui faktor lingkungan fisik, faktor budaya organisasi, faktor kepemimpinan dan faktor pengelolaan sumber daya manusia. Kata Kunci: Kinerja Organisasi. Kecamatan , Sumber Daya Manusia.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN KESEHATAN (BPJS) Joko Lelono; Annisa Rahmadanita
Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP dan KP) Jurnal Pemerintahan dan Keamanan Publik (JP dan KP) Vol. 5, No. 1, Februari 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jpkp.v5i1.3118

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Bulungan sejalan dengan bertambahnya permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masayarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum terkait dengan implementasi kebijakan BPJS Pada Rumah Sakit BLUD RSD dr. H Soemarno Sosroatmodjo di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan pada data peneliti menggunakan wawancara in depth interview, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merujuk pada 4 (empat) dimensi yang peneliti gunakan, diketahui bahwa pada dimensi komunikasi, belum pernah dilakukan sosialisasi secara khusus dan terjadwal terkait alur prosedur pelayanan dan tata tertib pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dimensi disposisi, sumberdaya, terdapat fasilitas yang belum memadai khususnya bagi ruang tunggu pasien. Sementara itu pada 2 (dua) dimensi lainnya yaitu dimensi disposisi menunjukkan bahwa perekrutan pegawai sudah sesuai dengan kompetensinya dan dimensi struktur birokrasi sudah menunjukkan adanya kejelasan prosedur pelayanan. Kesimpulannya, implementasi kebijakan Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan pada pasien rawat jalan di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kabupaten Bulungan termasuk dalam kategori cukup. Kata Kunci: Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial, Implementasi Kebijakan, Pelayanan Kesehatan.
TREN PENELITIAN KETERTIBAN UMUM (PUBLIC ORDER): SEBUAH PENDEKATAN BIBLIOMETRIK Annisa Rahmadanita
Jurnal Tatapamong Jurnal Tatapamong, Vol. 5, No. 1, Maret 2023
Publisher : Fakultas Hukum Tata Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnaltatapamong.v5i1.3656

Abstract

Ketertiban umum merupakan kondisi di mana masyarakat berjalan dalam suasana yang aman, damai, dan teratur. Namun perkembangan mengenai ketertiban umum belum diketahui secara rinci. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian di bidang ketertiban umum. Metode penelitian yang digunakan adalah paradigma kuantitatif dengan pendekatan bibliometrik. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan batasan Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Analisis co-word pada analisis bibliometrik yang digunakan oleh peneliti dalam menganalisis data. Analisis data juga menggunakan aplikasi VOSviewer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa publikasi ilmiah dengan subjek “public order” pada pangkalan data Scopus sebanyak 2524 dokumen. Pada rentang tahun 1991-2023 dan dibatasi publikasi dengan Bahasa Inggris, tipe dokumen artikel, kata kunci public order, source type journal, dan subject area social sciences, terdapat sebanyak 103 dokumen. Terlihat bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan yang signifikan pada periode tahun 2015 hingga 2017. Tren paling tinggi dalam jumlah publikasi tercatat terjadi pada tahun 2022, dengan total 14 dokumen yang diterbitkan. Terdapat 2856 kata kunci, 25 di antaranya saling berhubungan dan dikelompokkan dalam 4 kluster. Kesimpulannya bahwa terdapat 25 kata kunci yang menjadi tren berdasarkan nilai occurance minimal 10 diantaranya adalah policing, police, freedom, right, event, paper, case, principle, violence, disorder, public space, use, role, international law, person, trend, concept question, threat, Russian federation, citizen, constitution, individual, human right. Kata kunci tersebut menjadi tren disebabkan beberapa faktor yaituadanya konteks sosial dan politik, kasus hukum dan peradilan, perkembangan teknologi dan informasi serta hak asasi manusia dan kebebasan. Topik-topik penelitian terkait dengan konteks sosial dan politik, kasus hukum dan peradilan, perkembangan teknologi dan informasi serta hak asasi manusia dan kebebasan, direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya. Perlu dilakukan kajian mendalam dan berkelanjutan terkait topik-topik yang menjadi tren tersebut. Adapun topik "russian federation”, "citizen," "constitution," "individual," dan "human right" memiliki potensi untuk dieksplorasi dalam penelitian mendatang.Kata Kunci: Analisis Kata Kunci, Bibliometrik, Ketertiban Umum, Scopus.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Agnes A. Fransintia Tukan; Annisa Rahmadanita
Registratie Vol 5 No 2 (2023): Registratie
Publisher : Program Studi Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jurnalregistratie.v5i2.3717

Abstract

Capaian target yang di amanatkan pada Permendagri nomor 72 tahun 2022 terkait dengan penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital adalah sebanyak 25% dalam jangka waktu 1 tahun dari jumlah penduduk yang ber KTP-el sekitar 75.000 penduduk. Akan tetapi dalam satu tahun berjalan capaian yang diperoleh Disdukcapil Kabupaten Lembata baru memperoleh sekitar 5% atau sekitar 3000-an penduduk. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran terkait implementasi kebijakan Identitas Kependudukan Digital pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Lembata. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Lembata dipengaruhi empat faktor yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Merujuk pada empat faktor tersebut diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata memiliki beberapa permasalahan dalam mengimplementasikan kebijakan Identitas Kependudukan Digital, yaitu tujuan dari kebijakan tersebut belum tercapai, terdapat proses komunikasi dan koordinasi yang belum efektif, dan sumber daya manusia yang belum terpenuhi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata cukup baik dalam mengimplementasikan kebijakan Identitas Kependudukan Digital, sehingga penulis merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Lembata untuk menyusun dan mengembangkan standar opersional prosedur yang jelas dan melakukan sosialisasi secara luas terutama secara digital kepada masyarakat Lembata. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lembata hendaknya mengorganisir atau mengikutsertakan staf/operator mengikuti petunjuk teknis terkait tugasnya dalam melaksanakan layanan Identitas Kependudukan Digital bagi masyarakat. Kata kunci: Identitas Kependudukan Digital; Implementasi Kebijakan; Pelayanan Publik.
Inovasi Pelayanan Publik Di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Muhammad Riduan; Annisa Rahmadanita; Agung Nurrahman
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 5 No. 2, Oktober, 2023
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v5i2.3766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dihadapi oleh kelompok rentan, seperti individu yang sakit, disabilitas, dan Lansia di atas 65 tahun, yang ingin membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin. Oleh sebab itu, Kantor Imigrasi perlu mengembangkan inovasi untuk mempermudah proses bagi kelompok tersebut yang tidak dapat mengunjungi kantor secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang inovasi layanan publik yang dikhususkan pada beberapa aplikasi sebagai contoh. Dengan menggunakan data dan deskripsi rinci, pendekatan kualitatif digunakan untuk mencapai tujuan ini. Wawancara, observasi, dan pendokumentasian dengan menggunakan analisis reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan sebagai pendekatan pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan publik di Kantor Imigrasi Batulicin dilakukan dengan menyediakan inovasi M-Paspor dan Layanan Micin Darurat. Dari keenam dimensi yang digunakan dalam penelitian, terdapat 2 (dua) dimensi yang masih kurang baik yaitu aspek kesesuaian dan aspek kerumitan. Sementara itu 4 (empat) aspek lainnya sudah terselenggara dengan baik. Kesimpulannya, penyelenggaraan inovasi pelayanan publik yang di Kantor Imigrasi Batulicin, terselenggara dengan baik. Kata Kunci: Aplikasi M-Paspor, Inovasi Pelayanan Publik, Layanan Micin Darurat.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENERAPAN APLIKASI E-PBB DI BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN PURWAKARTA Annisa Rahmadanita; Pretty Petronella Clarita Dowa
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v3i2.2311

Abstract

The purpose of the study was to obtain an overview of the quality of public services in the application of the E-PBB application at BAPENDA Purwakarta Regency. The research method used is descriptive qualitative. The findings of this study are in the tangible dimension, BAPENDA has been able to provide services that are not limited by space and time, but BAPENDA also provides physical facilities for services in utilizing the E-PBB application. In terms of reliability, the E-PBB application has been downloaded by the people of Purwakarta more than five thousand times, this shows that the people of Purwakarta Regency believe in the services provided by the district government. On the responsiveness dimension, the Purwakarta Regency Government is considered fast and precise in providing services. Meanwhile, in the assurance dimension, information was obtained that public service providers were friendly and courteous in providing services to the community. However, in the empathy dimension, there is no firm attitude taken by employees to meet the needs of the community so that tax payment services can be carried out directly by the community without having to come to the bank or payment location. The conclusion of the study is that BAPENDA Purwakarta Regency has made use of technology in making efforts to improve the quality of public services. The quality of public services provided by BAPENDA Purwakarta Regency is considered quite good, but still needs to maximize the features in the E-PBB application and consider the needs of the community, especially in terms of paying taxes that can be carried out directly. Keywords: Public Service Quality, E-Government, E-PBB
SMART CITY DI KOTA BANDUNG: SUATU TINJAUAN ASPEK TEKNOLOGI, MANUSIA, DAN KELEMBAGAAN Eko Budi Santoso; Annisa Rahmadanita
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v2i2.2315

Abstract

This article is the result of a research which aims to describe the implementation of Smart city in Bandung in terms of technology, human and institutional aspects. The research was conducted with a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out by semi-structured interviews with 37 informants, observation and documentation. The research findings show that the socialization related to the smart city program, especially in socializing service applications to the public, is still not widespread so that it has an impact on the lack of citizen knowledge regarding the smart city program and the Bandung City Government has ratified the Bandung Smart city master plan standard operating procedures related to information systems in order to realize smart city ​​in the city of Bandung. It is recommended to increase continuous socialization, educate the public regarding online applications in collaboration with campuses, as well as implement the Bandung Smart City master plan and conduct evaluations at each stage that has been implemented. Keywords: Smart city, Technology, Human, Institutional, Bandung City
Tren Penelitian Smart Village di Indonesia Allisa Akhidatul Idza; Annisa Rahmadanita
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v6i1.4409

Abstract

Smart village menjadi tren dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan di desa. Publikasi yang mengakaji smart village cukup meningkat dari tahun 2017 hingga 2023. Namun, masih jarang publikasi yang memfokuskan penelitian pada konteks smart village di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perekembangan (tren) dan memvisualisasikan penelitian tentang smart village di Indonesia. Penulis menggunakan metode analisis bibliometrik dengan menggunakan database Scopus yang kemudian divisualisasikan melalui VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi smart village di Indonesia sukup signifikan meningkat dan publikasi terbanyak dilakukan pada tahun 2022. Kesimpulannya, jumlah dokumen yang paling banyak mempublikasikan smart village di Indonesia yaitu pada universitas/lembaga “Institut Pertanian Bogor (IPB)”, pada sumber proseding “IOP Conference Series: Earth and Environmental Science”, pada artikel “Sutriadi” dengan judul Defining smart city, smart region, smart village, and technopolis as an innovative concept in indonesia's urban and regional development themes to reach sustainability. Terdapat pergeseran kata kunci dari topik lama yaitu smart village dan rural areas menjadi topik baru yaitu seperti artificial intelligence dan smart community. Pada topik-topik yang baru dapat menjadi celah/gap peneliti di masa depan. Kata Kunci: Bibliometrik, Digitalisasi Pelayanan Publik, Smart village.
Analisis Kualitas Website Kecamatan Rancasari Kota Bandung Dengan Gtmetrix Muhammad Jibran Ath Thaariq; Annisa Rahmadanita
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v7i1.5584

Abstract

Kualitas website merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh instansi pemerintahan, website yang berkualitas dapat memberikan informasi dan pelayanan publik secara lebih efektif dan efisien. Kecamatan Rancasari Kota Bandung memiliki website, namun pada penerapannya, masih terdapat kendala error dan loading, yaitu website tidak merespon saat user melakukan klik pada menu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas website Kecamatan Rancasari. Metode pengukuran kualitas website menggunakan GTMetrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performa website Kecamatan Rancasari termasuk pada kategori sangat buruk dengan nilai rata-rata dari performances score sebesar 32% dan structure score sebesar 63%. Kesimpulannya, website Kecamatan Rancasari telah memberikan informasi pelayanan bagi publik namun masih membutuhkan peningkatan dari berbagai aspek, diantaranya memperbaiki performa website melalui perbaikan desain halaman website, memastikan kecepatan internet website agar selalu stabil, dan memiliki sumber daya manusia yang memadai baik secara kuantitas maupun kualitas (tenaga ahli khusus teknologi informasi) yang dapat fokus dan konsisten untuk menilai dan mengevaluasi performa website Kecamatan Rancasari, serta melakukan survey kepuasan masyarakat pengguna website terkait kebermanfaatan website Rancasari tersebut. Kata Kunci: Website, GTMetrix, Performances Score, Structure Score.
Smart city di Indonesia: Analisis Bibliometrik dan Analisis Konten Maniso Mustar; Annisa Rahmadanita
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v7i2.5900

Abstract

Penerapan smart city di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, diantaranya infrastruktur, sumber daya manusia, dan kesiapan masyarakat. Publikasi smart city di Indonesia secara implementatif cukup banyak dilakukan namun masih minim publikasi yang dapat memetakan tren penelitian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tren penelitian smart city di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dan konten, serta menggunakan database Scopus dan memanfaatkan software VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak tahun 2018, publikasi smart city di Indonesia telah diminati oleh kalangan akademisi dan mendapatkan publikasi terbanyak pada tahun 2022. Penelusuran co-authorship berdasarkan unit analisis penulis menunjukkan bahwa terdapat 136 penulis dengan minimal 1 dokumen publikasi, yang terklasifikasi ke dalam 29 klaster.  Indonesia merupakan negara asal penulis yang paling banyak mempublikasikan smart city di Indonesia, yaitu sejumlah 37 artikel. Diikuti penulis dari negara Australia, Japan, dan Germany, dan beberapa negara lainnya. Visualisasi co-occurrence membentuk empat klaster. Keempat klaster yang terbentuk memperlihatkan spektrum kajian yang meliputi isu perkotaan, tata kelola, pembangunan berkelanjutan, hingga penerapan teknologi dan analisis jejaring sosial, sehingga mencerminkan keberagaman namun tetap terarah pada konteks transformasi kota cerdas d Indonesia. Topik baru yang dikaji, diantaranya adalah capital city, urban development, sustainable development, dan Nusantara capital city. Analisis konten menggambarkan adanya sepuluh tematik smart city di Indonesia, dan terdapat peluang penelitian masa depan yang berkaitan dengan desain model regulasi nasional yang harmonis, adaptif, dan berbasis data, evaluasi komparatif evektivitas kebijakan antar daerah, serta tata kelola kolaboratif dan multi-level governance dalam penerapan smart city di Indonesia. Kesimpulannya, tren penelitian smart city di Indonesia memberikan potensi penelitian selanjutnya yang meliputi penguatan kerangka regulatif, integrasi teknologi canggih, serta pengembangan tata kelola kolaboratif yang mampu menjawab kompleksitas transformasi perkotaan. Selain itu, munculnya fokus-fokus baru seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara dan agenda keberlanjutan menunjukkan bahwa riset smart city ke depan perlu lebih adaptif, interdisipliner, dan sensitif terhadap dinamika sosial-budaya serta kebutuhan daerah. Kata Kunci: Smart city, Smart city di Indonesia, Analisis Bibliometrik, Analisis Konten.