Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI BELAJAR KOOPERATIF MURDER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK Nurhidayah Nurhidayah; Thamrin Tayeb; Nidya Nina Ichiana; Santih Anggereni; Andi Kusumayanti; Andi Ulmi Asnita
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i1.13458

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian quasi experiment yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER dan peserta didik yang tidak diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER kelas XI IPA SMAN 6 Wajo. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu the matching-only posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XI IPA SMAN 6 Wajo yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan 151 peserta didik. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik matching sehingga diperoleh 2 kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 61. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara peserta didik yang diajar dengan strategi belajar MURDER dan peserta didik yang diajar dengan metode ceramah XI IPA SMAN 6 Wajo. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperhatikan media dan sumber belajar yang digunakan peserta didik dalam proses investigasi dalam menerapkan strategi belajar MURDER dan tanpa menerapkan strategi belajar MURDER. AbstractThis research is quasi-experimental research, which aims to find out understanding physical concept of students who are not taught and students who are taught with cooperative MURDER learning strategies class XI IPA SMAN 6 WAJO. The research design used in this research is the matching-only posttest-only control group design. The population in this study is the entire class XI IPA SMAN 6 Wajo consisting of 4 classes with a total of 151 learners. The samples in this study were chosen by using a matching technique to obtain 2 classes with the total number of students 61. The results is there is a different understanding of physics concepts between learners who are taught with learning strategies MURDER and learners who were not taught learning strategies MURDER XI IPA SMAN 6 Wajo. The implications of this research are the need to pay attention to the media and learning resources used by students in the investigation process in applying MURDER learning strategy and without implementing MURDER learning strategy.
Integrating Healing Touch and Dhikr Therapy as Complementary Nursing Care for Chronic Pain Management in Cervical Cancer: A Case Study Nurul Qur’ani; Nurul Fadhilah Gani; Sumarmi Sumarmi; Nurhidayah Nurhidayah
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v9i1.22-27

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di seluruh dunia. Nyeri kronis yang dialami pasien kanker serviks tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan spiritual sehingga memerlukan pendekatan keperawatan yang holistik. Healing Touch dan terapi dzikir merupakan intervensi komplementer yang berpotensi membantu mengurangi nyeri sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien. Objektif: Mendeskripsikan penerapan kombinasi Healing Touch dan terapi dzikir sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam menurunkan nyeri kronis dan meningkatkan kenyamanan pada pasien kanker serviks. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus terhadap dua pasien perempuan dengan kanker serviks yang mengalami nyeri kronis dan menjalani perawatan di ruang rawat inap. Intervensi berupa kombinasi Healing Touch dan terapi dzikir diberikan selama tiga hari sebagai bagian dari asuhan keperawatan. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) melalui pengkajian sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan perkembangan kondisi pasien. Hasil. Setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan nyeri dari skala 5 menjadi skala 3 sesudah intervensi, selain penurunan intensitas nyeri, kedua pasien menunjukkan peningkatan kenyamanan, relaksasi, ketenangan, serta kemampuan mengendalikan respons terhadap nyeri selama menjalani perawatan. Pasien juga tampak lebih mampu mengendalikan respons terhadap nyeri dan lebih kooperatif dalam mengikuti proses terapi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi Healing Touch dan terapi dzikir berpotensi memberikan manfaat pada aspek fisik dan psikospiritual pasien. Implikasi Klinis: Kombinasi Healing Touch dan terapi dzikir berpotensi menjadi intervensi keperawatan komplementer yang mendukung pengelolaan nyeri kronis dan meningkatkan kenyamanan pada pasien kanker serviks. Pendekatan ini dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik yang terintegrasi dengan terapi medis standar. Penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental dan jumlah sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas intervensi ini.