Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP Retno Amalia; Thamrin Tayeb; Andi Ika Prasasti Abrar
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 1 No 2 (2019): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v1i2.11255

Abstract

This research aims to develop a problem-based module to promote seventh grader’s mathematical problem-solving ability at SMPN 7 Cenrana in Maros Regency that meets the criteria of product validity, practicality, and effectiveness. It adopts Plomp Research & Development model which consists of several development phases namely preliminary investigation, design, realisation, test, evaluation and revision and implementation. The product was tested on students of class VII D of SMPN 7 Cenrana. This research employs some instruments to gather its data, such as expert validation sheet, student response questionnaire, teacher response questionnaire, teacher’s media management ability observation sheet, student activity observation sheet and problem-solving tests. The results of the limited trials show some important research findings as follows: (1) the module is categorised valid, as indicated by validity value 4.4 and scores within an interval of 4.3 ≤ ???? ≤ 5; (2) the module has met practicality criteria owning to student’s positive response (85.53% and teacher’s highly positive response (84%); (3) the module is proclaimed effective as it has fulfilled three requirements, addressing teacher’s complimentary media management ability (4.6), high level of student’s activity (75.7%), as well as student’s unit completeness (81.5%). In summary, the problem-based module to promote seventh grader’s mathematical problem-solving ability at SMPN 7 Cenrana in Maros Regency has successfully fulfilled the criteria of validity, practicality and effectiveness. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi aritmetika sosial yang valid, praktis, dan efektif di kelas VII SMPN 7 Cenrana kabupaten Maros. Dalam penelitian ini penulis menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari beberapa fase yaitu: Preliminary Investigation (investigasi awal), Design (desain), Realization (realisasi), Test, Evaluation and Revision (tes, evaluasi dan revisi), dan Implementation (implementasi). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII D SMPN 7 Cenrana. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi ahli, angket respons siswa dan guru, lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan tes kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil uji coba terbatas yang dilakukan, diperoleh bahwa (1) hasil validasi modul adalah 4,4 pada kategori sangat valid, (2) praktis karena persentase rata-rata untuk respons siswa adalah 85,53% pada kategori positif dan persentase rata-rata respons guru adalah 84% pada kategori sangat positif. (3) Efektif karena telah memenuhi tiga kriteria yaitu rata-rata kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran adalah 4,6 pada kategori sangat baik, persentase rata-rata aktivitas siswa adalah 75,7% pada kategori sangat baik, dan persentase ketuntasan belajar siswa pada kategori tinggi serta mencapai ketuntasan klasikal yaitu 81,5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa berbasis masalah pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMPN 7 Cenrana Kabupaten Maros telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
IMPLEMENTASI STRATEGI BELAJAR KOOPERATIF MURDER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK Nurhidayah Nurhidayah; Thamrin Tayeb; Nidya Nina Ichiana; Santih Anggereni; Andi Kusumayanti; Andi Ulmi Asnita
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i1.13458

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian quasi experiment yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER dan peserta didik yang tidak diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER kelas XI IPA SMAN 6 Wajo. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu the matching-only posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XI IPA SMAN 6 Wajo yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan 151 peserta didik. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik matching sehingga diperoleh 2 kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 61. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara peserta didik yang diajar dengan strategi belajar MURDER dan peserta didik yang diajar dengan metode ceramah XI IPA SMAN 6 Wajo. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperhatikan media dan sumber belajar yang digunakan peserta didik dalam proses investigasi dalam menerapkan strategi belajar MURDER dan tanpa menerapkan strategi belajar MURDER. AbstractThis research is quasi-experimental research, which aims to find out understanding physical concept of students who are not taught and students who are taught with cooperative MURDER learning strategies class XI IPA SMAN 6 WAJO. The research design used in this research is the matching-only posttest-only control group design. The population in this study is the entire class XI IPA SMAN 6 Wajo consisting of 4 classes with a total of 151 learners. The samples in this study were chosen by using a matching technique to obtain 2 classes with the total number of students 61. The results is there is a different understanding of physics concepts between learners who are taught with learning strategies MURDER and learners who were not taught learning strategies MURDER XI IPA SMAN 6 Wajo. The implications of this research are the need to pay attention to the media and learning resources used by students in the investigation process in applying MURDER learning strategy and without implementing MURDER learning strategy.
PERBANDINGAN PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN EKSPOSITORI (SPE) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK Nur Indarwati; Thamrin Tayeb; Andi Ulmi Asnita; Nur Yuliany; Lisnasari Andi Mattoliang
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i2.13572

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas VII UPT SMPN 3 Mattirosompe dengan menerapkan Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE). Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan desain non equivalent control group. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik dengan penerapan SPPKB pada umumnya berada pada kategori sangat tinggi dan kemampuan penalaran matematis peserta didik dengan penerapan SPE pada umumnya berada pada kategori tinggi. Selain itu, terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis peserta didik dengan menerapkan SPPKB dan SPE, dimana hasil kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar dengan menerapkan SPPKB lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan penalaran matematis peserta didik yang diajar dengan menerapkan SPE di kelas VII UPT SMPN 3 Mattirosompe. AbstractThis study aims to compare the mathematical reasoning abilities of the seventh grade students of UPT SMPN 3 Mattirosompe using thinking ability enhancement learning strategy (TAELS) and Expository Learning Strategies (ELS). This type of research is a quasi experiment with a non equivalent control group design. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results showed that students 'mathematical reasoning abilities with the application of TAELS were generally in the very high category and students' mathematical reasoning abilities with the application of ELS were generally in the high category. Besides, there are differences in students 'mathematical reasoning abilities using TAELS and ELS, where the results of students' mathematical reasoning abilities taught by TAELS are higher than students 'mathematical reasoning abilities taught using SPE in class VII students of UPT SMPN 3 Mattirosompe.
STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERDASARKAN WAKTU BELAJAR SISWA Nurhikmah Nurhikmah; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Nidya Nina Ichiana; Sri Sulasteri
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i1.21140

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis experimental semu dengan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang. Sampel yang diperoleh menggunakan simple random sampling technique yakni 36 siswa untuk kelas eksperimen pagi, 35 siswa untuk kelas eksperimen siang, 36 siswa untuk kelas kontrol pagi, dan 36 siswa pada kelas kontrol siang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Anava 2 jalur. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada data penelitian ini, diperoleh bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament yang ditinjau dari waktu belajar kelas eksperimen pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 51,73 menjadi 87,83 dan 48,3 menjadi 80,42 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 36,1 dan 32,12, sedangkan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperarif tipe Think Pair Share yang ditinjau dari waktu belajar pada kelas kontrol pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 52,67 menjadi 82,3 dan dari 47 menjadi 82,056 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 29,63 dan 35,056. Selain itu, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik daripada model pembelajaran kooperaatif tipe TPS berdasarkan waktu belajar. AbstractThis research is a quasi-experimental quantitative research with a nonequivalent control group design. The population of this study were students of class VIII MTs Negeri Balang-Balang. The sample was obtained using the simple random sampling technique, namely 36 students for the morning experiment class, 35 students for the afternoon experiment class, 36 students for the morning control class, and 36 students for the afternoon control class. The instrument used was a test of learning outcomes and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques with the 2-way Anava test. Based on the analysis carried out on the data of this study, it was found that the results of students' mathematics learning by applying the Team Games Tournament type cooperative learning model in terms of learning time in the experimental class in the morning and afternoon obtained an average value of learning outcomes increased from 51.73 to 87.83 and 48.3 to 80.42 after being given a posttest with an increase of 36.1 and 32.12, while the mathematics learning outcomes of students with the Think Pair Share cooperative learning model in terms of learning time in the control class morning and afternoon obtained an average value of Average learning outcomes increased from 52.67 to 82.3 and from 47 to 82.056 after being given the posttest with increases of 29.63 and 35.056. In addition, it was found that the average learning outcomes of the TGT type of cooperative learning model were better than the TPS type of cooperative learning model based on learning time.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Lenny Sasmita; Thamrin Tayeb; Lisnasari Andi Mattoliang; Andi Ika Prasasti Abrar; Mardhiah Mardhiah
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i2.24406

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran project based learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu yang didesain menggunakan teknik Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs Negeri Model Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kelas eksperimen sebelum menerapkan model pembelajaran project based learning memperoleh nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah sebesar 79,28. Setelah menerapkan model pembelajaran project based learning diperoleh nilai rata-rata hasil tes kemampuan pemecahan masalah sebesar 91,24 sehingga terjadi peningkatan rata-rata sebesar 15,086%; 2) secara signifikan, terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah untuk kelas yang menggunakan model pembelajaran project based learning di MTs Negeri Model Makassar.  AbstractThis research was conducted to determine the effectiveness of the application of the project based learning model in improving students' mathematical problem solving abilities. This research approach is a quantitative approach with a quasi-experimental type of research designed using the Non-Equivalent Control Group Design technique. The research sample was class VIII MTs Negeri Model Makassar.. The data analysis technique used descriptive and inferential analysis, namely t test. The results showed that 1) the experimental class before applying the project-based learning model obtained an average value of the problem-solving ability test results of 79.28. After applying the project based learning learning model, the average value of the problem solving ability test results was 91.24, resulting in an average increase of 15.086%; 2) there is a significant increase in problem-solving abilities for classes that use the project-based learning model at MTs Negeri Model Makassar.
Perbandingan Penerapan Model Discovery Learning dan Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Mar Athul Wazithah T.; Thamrin Tayeb; Fitriani Nur; Lisnasari Andi Mattoliang; Suharti Suharti
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v2i2.17370

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara penerapan model discovery learning dan penerapan model problem based learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Adapun populasi yang diteliti yaitu semua siswa kelas VIII di MTs Madani Alauddin, Kabupaten Gowa. Pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal pretest dan posttest kemampuan pemahaman matematis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan pemahaman matematis dengan penerapan model discovery learning adalah 63,97 dengan standar deviasi 12,783. Sedangkan rata-rata kemampuan pemahaman matematis dengan penerapan model problem based learning yaitu 72,31 dengan standar deviasi 16,175. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara yang menerapkan discovery learning dan problem based learning dengan nilai sig. 0,014 < 0,05 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian, kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VIII di MTs Madani Alauddin yang diajar dengan model problem based learning lebih tinggi dibandingkan dengan model discovery learning.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta didik melalui Model Kooperatif Tipe Diskursus Multi Representasi Nurfaisah Nurfaisah; Thamrin Tayeb; Fitriani Nur; Nur Khalisah Latuconsina; Lisnasari Andi Mattoliang
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i1.19300

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe diskursus multi representasi (DMR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VIII SMP Guppi Samata. Penelitian ini merupakan jenis quasi eksperimental dengan non-equivalent control group design. Populasinya  berjumlah 51 orang peserta didik kelas VIII SMP Guppi. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan sampel jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes tertulis. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Diperoleh hasil penelitian bahwa kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe DMR efektif meningkatkan kemampuan koneksi matematis peserta didik.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Rifqa Nurul Fajriani Harmin; Fitriani Nur; Lisnasari Andi Mattoliang; Muhammad Rusydi Rasyid; Thamrin Tayeb
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i2.24088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing, 2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang tidak menerapkan model pembelajaran problem posing, dan 3) apakah ada perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing dengan yang tidak menerapkan model pembelajaran problem posing. Jenis penelitian yaitu quasi experiment dengan desain non equivalent control group design. Populasinya mencakup siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sungguminasa yang terdiri dari 16 kelas kemudian dilakukan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa dan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran problem posing berada pada kategori sangat tinggi yaitu 78,77, sedangkan yang tidak menggunakan model pembelajaran problem posing berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 73,12. Selanjutnya, hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji t disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing dengan yang tidak menerapkan model pembelajaran problem posing. Karena dengan model pembelajaran  problem posing menekankan peserta didik untuk mengajukan permasalahan ataupun soal berdasarkan situasi yang diberikan dengan begitu kemampuan komunikasi peserta didik salah satunya dalam hal mengajukan pendapatnya semakin meningkat sehingga mereka lebih percaya diri akan kemampuan berbicaranya di depan umum.
PERANAN MATA KULIAH STATISTIKA DALAM MEMAHAMI MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Andi Sulherah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.636 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a8

Abstract

>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana Pembelajaran Statistika bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, bagaimana pembelajaran Metodologi Penelitian bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, apakah ada korelasi yang signifikan antara pembelajaran Statistika dengan Pembelajaran Metodologi Penelitian bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, apakah ada pengaruh yang signifikan antara pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan dua variabel yaitu Pembelajaran Statistika dan Pembelajaran Metodologi Penelitian. Adapun populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar dan sampel adalah 20% kali besarnya populasi. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial Hasil penelitian didapatkan signifikansi sebesar 0,119 > 0,05, maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara Pembelajaran Statistika dengan Metodologi Penelitian. Selanjutnya didapatkan nilai t hitung < t tabel (1,604 < 2,042), maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan Pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
PENGARUH PRESTASI BELAJAR MICRO TEACHING TERHADAP PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN ANGKATAN 2010/2011 MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Thamrin Tayeb; Andi Sulhaerah; Muh. Ali
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.136 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n1a7

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah penelitian korelasi yakni korelasi sebab-akibat. Antara keadaan pertama dengan yang kedua terdapat hubungan sebab akibat. Keadaan pertama diperkirakan menjadi penyebab yang kedua. Keadaan pertama berpengaruh terhadap yang kedua. Oleh karenanya penelitian korelasional jenis ini disebut sebagai penelitian pengaruh. Adapun model desain pada penelitian ini menggunakan paradigma sederhana. Paradigma penelitian ini terdiri atas satu variabel independen dan satu variabel dependen yaitu prestasi mata kuliah Micro Teaching dan prestasi mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mata kuliah Micro Teaching Angkatan 2010/2011 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar didapatkan 26 mahasiswa atau sebesar 28 persen mendapat nilai “3” atau nilai “B”. Sebanyak 67 mahasiswa atau 72 persen mendapat nilai “4” atau nilai “A”. Sedangkan nilai mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan 2010/2011 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar didapatkan 13 mahasiswa atau sebesar 14 persen mendapat nilai “3,5” dan 80 mahasiswa atau sebesar 86 persen mendapat nilai “A”. Ada pengaruh yang signifikan antara Prestasi Belajar Micro Teaching Terhadap Praktik Pengalaman Lapangan Angkatan 2010/2011 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan = 0,05 dengan uji Korelasi Kendal Tau menunjukan bahwa terdapat pengaruh pengaruh prestasi belajar Micro Teaching terhadap Praktik Pengalaman Lapangan Angkatan 2010/2011 Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Co-Authors Abudzar Al Qifari Aditya Reinaldo Ahmad Farham Majid Akwal W Andi Ika Prasasti Abrar Andi Kusumayanti Andi Maulana Andi Nurul Fadilah Andi Sriyanti Andi Sulhaerah Andi Sulherah Andi Ulmi Asnita Andi Ulmi Asnita Angriani, Andi Dian Anita Purnama Putri Arimbi Puspa Mega Arpani Ulang Astuti Sri Dewi Badaruddin Amin Baharuddin Abbas Baharuddin Baharuddin Basri Basri Dahlia Dahlia Dwi Risky Arifanti Fitriani Nur Hasanuddin Ichiana, Nidya Nina Ida Suaidah Indo Tang Ira Syamsuarni Irmawati Irmawati Khairul Amaliah mansyur Adduri Lenny Sasmita Lisa Kurnia Syam Lisa Kurnia Syam Lisnasari Andi Mattoliang M Rusdi Mar Athul Wazithah T. Mardhiah Mardhiah Mardiah Mardiah Muammad Yahdi Muh. Ali Muh. Rizal M Muh. Sain Hanafy Muh. Syihab Ikbal Muhammad Ikbal Muhammad Risman Muhammad Rusydi Rasyid Munawarah Munawarah Munawarah Munirah Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Tahir Nur Indarwati Nur Khalisah Latuconsina Nur Khalisah Latuconsinah Nur Oktafiani Nuraniatun Nuraniatun Nurfaisah Nurfaisah Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayah Nurhikmah Nurhikmah Nurkholisah Latuconsina Nurpaidah Nurpaidah Nurul Qadri Patmawati Rasyid, Mahammad Rusydi Retno Amalia Ridwan Idris Rifqa Nurul Fajriani Harmin Rosdiana Rustiani Safei Safei Safei, Safei, Santih Anggereni Siti Hardianti Siti Nurhidayati Sitti Mania, Sitti Sitti Zuhaerah Thalhah Suarti Suarti Suci Auli Asri Suhardiman Suhardiman Suharti, Suharti Sulasteri, Sri Sumardin Raupu Syahriani Syahriani Syarifudin Syarifudin Titin Titin Usman Usman Virginia Meyka Widayanti Wahyuni Ismail Wirda Raoda Yulia Rahmadani Yuliany, Nur