Ichiana, Nidya Nina
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTASI STRATEGI BELAJAR KOOPERATIF MURDER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK Nurhidayah Nurhidayah; Thamrin Tayeb; Nidya Nina Ichiana; Santih Anggereni; Andi Kusumayanti; Andi Ulmi Asnita
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i1.13458

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian quasi experiment yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER dan peserta didik yang tidak diajar dengan strategi belajar kooperatif MURDER kelas XI IPA SMAN 6 Wajo. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu the matching-only posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas XI IPA SMAN 6 Wajo yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan 151 peserta didik. Sampel pada penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik matching sehingga diperoleh 2 kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 61. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara peserta didik yang diajar dengan strategi belajar MURDER dan peserta didik yang diajar dengan metode ceramah XI IPA SMAN 6 Wajo. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperhatikan media dan sumber belajar yang digunakan peserta didik dalam proses investigasi dalam menerapkan strategi belajar MURDER dan tanpa menerapkan strategi belajar MURDER. AbstractThis research is quasi-experimental research, which aims to find out understanding physical concept of students who are not taught and students who are taught with cooperative MURDER learning strategies class XI IPA SMAN 6 WAJO. The research design used in this research is the matching-only posttest-only control group design. The population in this study is the entire class XI IPA SMAN 6 Wajo consisting of 4 classes with a total of 151 learners. The samples in this study were chosen by using a matching technique to obtain 2 classes with the total number of students 61. The results is there is a different understanding of physics concepts between learners who are taught with learning strategies MURDER and learners who were not taught learning strategies MURDER XI IPA SMAN 6 Wajo. The implications of this research are the need to pay attention to the media and learning resources used by students in the investigation process in applying MURDER learning strategy and without implementing MURDER learning strategy.
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH Sitti Mania; Fitriani Fitriani; Ahmad Farham Majid; Nidya Nina Ichiana; Andi Ika Prasasti Abrar
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i2.16569

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) mata pelajaran matematika. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bersifat evaluasi yang melibatkan 159 siswa SMAN 1 Pitumpanua. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data melalui teknik dokumentasi. Analisis terhadap data butir soal dilakukan dengan menggunakan program Anates. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15% soal pada kategori baik, 67% soal pada kategori cukup baik, dan 18% soal pada kategori tidak baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa butir-butir soal tersebut sudah layak untuk digunakan dalam ujian akhir sekolah. Manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebaiknya senantiasa menyiapkan soal cadangan untuk menggantikan soal dengan kategori tidak baik, revisi dapat dilakukan terhadap soal dengan kategori cukup baik untuk selanjutnya dapat digunakan kembali, dan soal dengan kategori baik dapat dimasukkan ke bank soal. AbstractThis study aims to determine the quality of the school final exam questions in mathematics. The research form used in this study is descriptive quantitative research. This research is an evaluation that involves 159 students of SMAN 1 Pitumpanua. The instrument used in this study was data collection through documentation techniques. Analysis of the item data was carried out using the Anates program. The results showed that 15% of the questions were in the good category, 67% of the questions were in the good enough category, and 18% of the questions were in the bad category. So it can be concluded that the items are suitable for use in the final school exam. The benefits that can be obtained from the results of this study are that it is better to always prepare reserve questions to replace the questions with a bad category, revisions can be made to the questions with a good enough category to be reused later, and the questions with a good category can be entered into the question bank.
STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERDASARKAN WAKTU BELAJAR SISWA Nurhikmah Nurhikmah; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Nidya Nina Ichiana; Sri Sulasteri
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i1.21140

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis experimental semu dengan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang. Sampel yang diperoleh menggunakan simple random sampling technique yakni 36 siswa untuk kelas eksperimen pagi, 35 siswa untuk kelas eksperimen siang, 36 siswa untuk kelas kontrol pagi, dan 36 siswa pada kelas kontrol siang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Anava 2 jalur. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada data penelitian ini, diperoleh bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament yang ditinjau dari waktu belajar kelas eksperimen pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 51,73 menjadi 87,83 dan 48,3 menjadi 80,42 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 36,1 dan 32,12, sedangkan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperarif tipe Think Pair Share yang ditinjau dari waktu belajar pada kelas kontrol pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 52,67 menjadi 82,3 dan dari 47 menjadi 82,056 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 29,63 dan 35,056. Selain itu, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik daripada model pembelajaran kooperaatif tipe TPS berdasarkan waktu belajar. AbstractThis research is a quasi-experimental quantitative research with a nonequivalent control group design. The population of this study were students of class VIII MTs Negeri Balang-Balang. The sample was obtained using the simple random sampling technique, namely 36 students for the morning experiment class, 35 students for the afternoon experiment class, 36 students for the morning control class, and 36 students for the afternoon control class. The instrument used was a test of learning outcomes and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques with the 2-way Anava test. Based on the analysis carried out on the data of this study, it was found that the results of students' mathematics learning by applying the Team Games Tournament type cooperative learning model in terms of learning time in the experimental class in the morning and afternoon obtained an average value of learning outcomes increased from 51.73 to 87.83 and 48.3 to 80.42 after being given a posttest with an increase of 36.1 and 32.12, while the mathematics learning outcomes of students with the Think Pair Share cooperative learning model in terms of learning time in the control class morning and afternoon obtained an average value of Average learning outcomes increased from 52.67 to 82.3 and from 47 to 82.056 after being given the posttest with increases of 29.63 and 35.056. In addition, it was found that the average learning outcomes of the TGT type of cooperative learning model were better than the TPS type of cooperative learning model based on learning time.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR ELEMENTER MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Nur Yuliany; Andi Halimah; Feby Manzila; Nidya Nina Ichiana
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i2.23766

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan penalaran matematis dalam mata kuliah Aljabar Linear Elementer mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan pupulasi semua mahasiswa angkatan 2017 dengan sampel 72 orang. Teknik pengumpulan data secara tes tertulis, wawancara dan dokumentasi, dengan teknik analisis statistic deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah kemampuan penalaran matematis mahasiswa semester II Jurusan Pendidikan Matematika berada pada kategori sedang. Berdasarkan indikator kemampuan penalaran matematis mahasiswa jika dirata-ratakan persentasenya adalah 51,52%. Meskipun terbilang sedang, masih banyak kemampuan-kemampuan yang ditemukan masih tergolong rendah. Indikator yang paling tinggi berada pada kemampuan menarik kesimpulan logis yaitu sebesar 76,53%. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan penalaran matematis pada mata kuliah Aljabar Linear Elementer mahasiswa semester II Jurusan Pendidikan Matematika adalah faktor internal yaitu minat dan konsentrasi, dimana dalam meningkatkan pemahaman logika mahasiswa, hal ini tentunya berkaitan dengan meningkatkan daya nalar. Hal yang serupa terdapat pada disiplin ilmu matematika yang mampu membuat nalar mahasiswa semakin kritis. Selanjutnya faktor eksternal yaitu perangkat pembelajaran, peran dosen dan lingkungan belajar. AbstractThis study aims to determine the ability of mathematical reasoning and to determine the factors that influence the ability of mathematical reasoning in the Elementary Linear Algebra course of students. This study uses a qualitative descriptive approach using a population of all 2017 students with a sample of 72 people. Data collection techniques are written tests, interviews and documentation, with descriptive statistical analysis techniques. The results obtained are the mathematical reasoning abilities of second semester students of the Mathematics Education Department are in the medium category. Based on the indicators of students' mathematical reasoning abilities, if the average percentage is 51.52%. Even though it is fairly moderate, there are still many abilities that are found that are still relatively low. The highest indicator is in the ability to draw logical conclusions, which is 76.53%. The factors that influence the mathematical reasoning ability in the Elementary Linear Algebra course for second semester students of the Mathematics Education Department are internal factors, namely interest and concentration, where in improving students' understanding of logic, this is of course related to increasing reasoning power. The same thing is found in the discipline of mathematics which is able to make students' reasoning more critical. Furthermore, external factors are learning devices, the role of lecturers and the learning environment.
Pengembangan Modul Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Aritmatika Sosial SMP Fitriani Halik; Thamrin Tayeb; Baharuddin Baharuddin; Nidya Nina Ichiana
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v1i2.10965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis model Problem Based Learning (PBL) pada materi aritmatika sosial yang valid, praktis, dan efektif SMP Kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model pengembangan Plomp. Produk yang dikembangkan yaitu modul berbasis model PBL materi aritmatika sosial. Subjek uji coba adalah 45 siswa kelas VII SMPN 2 Pattallassang. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, angket respons siswa dan guru, lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil uji coba terbatas, diperoleh bahwa (1) Hasil validasi bahan ajar adalah 4,5 pada kategori sangat valid, (2) Praktis karena persentase rata-rata respons siswa adalah 82,6% dengan kategori positif dan persentase rata-rata respons guru adalah 95% dengan kategori sangat positif. (3) Efektif karena rata-rata kemampuan guru mengelola pembelajaran adalah 4,60 dengan kategori sangat baik, persentase rata-rata aktivitas siswa adalah 70,9% dengan kategori baik, dan persentase ketuntasan belajar mencapai ketuntasan klasikal yaitu 88,9%, tuntas secara klasikal. Sehingga disimpulkan bahwa berdasarkan uji coba terbatas, modul berbasis PBL pada materi aritmatika sosial memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.
Analisis Butir Soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) Mata Pelajaran Matematika Karmila Amiruddin; Sitti Mania; Nidya Nina Ichiana; Ahmad Farham Majid
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v2i2.17364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal ujian akhir sekolah mata pelajaran matematika ditinjau dari tiga karakteristik yaitu tingkat kesukaran, daya pembeda, dan keefektifan pengecoh. Subjek penelitian ini adalah siswa MTs.S Guppi Bontolangkasa Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan analisis data menggunakan program ANATES 4.0.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 40 butir soal pilihan ganda ujian akhir sekolah mata pelajaran matematika dari segi tingkat kesukaran termasuk dalam kategori mudah yaitu terdapat 28 butir (70%) mudah, 7 butir (17,5%) sedang, dan 5 butir (12,5%) sukar. Dari segi daya pembedanya termasuk dalam kategori kurang baik dengan rincian 2 butir (5%) diterima, 10 butir (25%) diperbaiki, dan 28 butir (70%) ditolak. Begitu pun dari segi efektivitas opsinya yang berada pada kategori kurang baik yaitu 7 butir (17,5%) tidak baik, 12 butir (30%) kurang baik, 9 butir (22,5%) baik, dan 12 butir (30%) sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa soal yang digunakan pada ujian akhir sekolah mata pelajaran matematika termasuk soal yang memiliki kualitas yang tidak baik karena butir-butir soal tersebut tidak memenuhi dua atau lebih dari ketiga karakteristik soal berkualitas baik. Implikasi dari penelitian ini adalah soal yang kurang baik sebaiknya diganti dengan soal yang baru, soal yang kurang baik perlu direvisi untuk dapat digunakan kembali dan soal yang baik dapat dimasukkan ke bank soal.
Hubungan Persepsi Peserta Didik Tentang Gaya Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VIII MTs Sri Ramdani; Nursalam Nursalam; Mardiah Mardiah; Nidya Nina Ichiana; Munawarah Munawarah
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i1.20126

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah agar mengetahui korelasi antara persepsi peserta didik terhadap gaya mengajar guru dengan prestasi belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Ex post facto. Populasinya berjumlah 65 orang yang merupakan seluruh peserta didik kelas VIII MTs Muhammadiyah Takwa Kabupaten Gowa. Pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa skala persepsi peserta didik tentang gaya mengajar guru dan dokumentasi prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis data statistik deskriptif pada persepsi peserta didik memperoleh nilai rata-rata 91. Gaya mengajar yang cenderung dilakukan oleh gurunya adalah gaya mengajar klasik dengan persentase 55,4%. Untuk prestasi belajar matematika diperoleh nilai rata-rata 78 berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi peserta didik tentang gaya mengajar guru dengan prestasi belajar matematika peserta didik kelas VIII MTs Muhammadiyah Takwa Kabupaten Gowa.
IMPLEMENTATION OF STAD COOPERATIVE LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ SELF-ESTEEM TOWARD MATHEMATICS LEARNING Arsyil Waritsman; Nidya Nina Ichiana; Neni Iryani
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.454 KB) | DOI: 10.26858/jds.v6i2.6056

Abstract

This study is aimed to improve students’ self-esteem toward mathematics learning in MTs Ummul Quro through Students Team Achievement Divisions (STAD) cooperative learning. This was a classroom action research study and the research subjects were thirty one students of Grade IX B. The data as indicators of the success of class actions were collected using a self-esteem questionnaire for mathematics learning, mathematics achievement tests, and observation sheets for the implementation of STAD cooperative learning. In the implementation, the results showed that in Cycle I there were still students who had low self-esteem, 67.74% of students attained KKM (short for kriteria ketuntasan minimal or ‘the criterion for minimum mastery’), and the percentage of the implementation of STAD cooperative learning was 85.33%. In Cycle II, no students had low self-esteem, 77.42% of students attained KKM, and the percentage of the implementation of STAD cooperative learning was 96.67%. In general, the results of the study showed that STAD cooperative learning could improve the self-esteem of Grade IX B of MTs through two cycles
ANALISIS KUALITAS BUKU TEKS MATEMATIKA SMK KELAS XI KURIKULUM 2013 EDISI REVISI TAHUN 2017 BERDASARKAN PENDEKATAN SAINTIFIK Muh. Alwan Haris; Andi Kusumayanti; Muliaty Amin; Andi Dian Angriani; Nidya Nina Ichiana
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 4 No 1 (2022): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v4i1.29071

Abstract

This study discusses the quality of Mathematics Textbooks for Class XI Curriculum 2013 Revised 2017 Edition based on a scientific approach. This study aims to find out how the quality of the mathematics textbook is based on indicators in a scientific approach which include: (1) observing, (2) asking questions, (3) digging for information, (4) associating/reasoning and (5) communicating. This research is a quantitative descriptive study that displays the results of the data as they are without any manipulation or other treatment. The procedure in this study consisted of: (1) the preparation stage, by selecting the textbook to be analyzed in this case the researcher took the 2013 Revised 2017 Edition of the Mathematics Textbook of the Ministry of Education and Culture, (2) then collected data using document analysis techniques and carried out literature study using pre-determined instruments, to find out how the quality of the mathematics textbook is based on a scientific approach, (3) drawing conclusions from the data that has been obtained. Chapter I is 60%, Chapter II is 70%, Chapter III is 56%, and Chapter IV is 73%. As for the total number of chapters in the mathematics textbook of SMK class XI semester I, the percentage of quality textbooks based on the scientific approach is 64.75%. So, it can be concluded that the quality of mathematics textbooks for class XI curriculum 2013 based on the scientific approach is included in the "enough" category with the implementation of indicators in the scientific approach.
MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UIN ALAUDDIN MAKASSAR DALAM MENGGUNAKAN MEDIA E-LEARNING GOOGLE MEET DAN ZOOM CLOUD MEETING Wahyuni; Fitriani Nur; Andi Halimah; Nidya Nina Ichiana; Ahmad Farham Majid
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 4 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v4i2.31181

Abstract

This study aims to describe the learning motivation of students who are taught using e-learning media in the form of google meet and zoom cloud meetings. This research is a type of descriptive research, which was carried out at UIN Alauddin Makassar. The population in the study were all students of Mathematics Education Batch 2017-2020 at UIN Alauddin Makassar with a research sample of 69 people. The research instrument used was a student learning motivation questionnaire. Data analysis in this study uses descriptive statistics. The results of this study revealed that the learning motivation of students who were taught using e-learning media in the form of Google Meet was in the medium category with an average score of 77.71, while the learning motivation of UIN Alauddin Makassar students who were taught using e-learning media in the form of zoom cloud meeting is in the medium category with an average score of 76.14. Therefore, the two e-learning media are recommended for online learning.