Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENDIDIKAN DAN PENILAIAN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Edy Supriyadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v0i2.7590

Abstract

Abstract: Character Education and its Assessment in Vocational High Schools. Character education is a process of helping people to develop good characters, such as honesty, responsibility, compassion, and self-respect. Character education at school aims to build the student and staff characters and to develop the school culture. The assessment of character education covers that of student and staff characters and the school culture. The assessment of student character can be conducted through classroom-based assessment by teachers. In addition, civic education and religion teachers are supposed to conduct the assessment of student character more thoroughly. The assessment of staff character should be conducted by a school internal team. The school culture may be assessed by a provincial external team. The results of assessment are used to make decisions of student grade promotion and graduation and to improve a character education program. Keywords: education, character education
WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN BAGI MASYARAKAT TIDAK MAMPU Edy Supriyadi; Zamtinah Zamtinah
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1993,TH.XIII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.737 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.8927

Abstract

Pada tahuo 1994 nanti, pemerintah akan memberlakukanprogram wajib be~ajar 9 tahuo.. · yaitu pendidikan dasarminimal yang harus dialami oleh setiap warga negara. Programpemerataan kesempatan belajar ini dimaksudkan agarsetiap warga' negara Indonesia menjadi anggota masyarakatyang tahu akan kewajiban dan haknya, memiliki keterampilanuntuk mengatasi kesulitan dan meningka'tkan kualitas hidupoya.Program ini sangat esensial terutama bagi masyarakattidak mampu yang sebagian besar tinggal di pedesaan karenaanak-anak usia sekolah yang tidak memperoleh kesempatanmenikmati perididikan formal SD dan SLTP sebagian besarberasal dari masyarakat ini. Mengingat kondisi sosial e"konomimasyarakat pedesaan yang kurang begitu menguntungkan,yaitu seperti kemi$kinan, rendahnya kesadaran tentang pendidikan,kondisi l.ingkungan dan lain-Iainnya, maka pelaksanaanwajib belajar 9 tahv.n hen,daknya direncanakan dengan mempertimbangkankon~si-kondisi tersebut sehingga programwajib belajar dapat terlaks~~:a dengan baik dan memberimanfaat yang sebesar-besarnya bagi peninglli;,tan kesejahteraanmasyarakat pedesaan. Di samping itu. sistem pendidikan(wajar 9 tahun) yang hendak diterapkan hendaknya sejalandBn berorientasi pada ltebutuhan masyarakat karena pendidikanbagi ma:$yarakat desa harus menyajikan model yang hidup.berfaedah, diperlukan dan cocok dengan situasi kebud:-.)'aanpedesaan setempat. baik lokal maupun regional.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN KOMPUTER DENGAN METODE KOOPERATIF Edy Supriyadi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1995,TH.XIX
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.084 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9162

Abstract

Untu1- menguasai pemrograman kompuler dengan baikdiperlukan kemampuan dasar-dasar pemrograman, alur logikaberpikir rasional dan sistematis, kemampuan memahami danmenentukan masalclh, serta kemampuan mengaplikasikankaidah-kaidah bahasa pe~rograman untuk merancang danmembuat program guna memecahkan suatu masalah. Penggunaanmetode klasikal, individual serta pengajaran berbantuankomputer yang selama ini digunakan dipandang kurangtepat karena tidak sesuai dengan karakteristik mated pemrogramankomputer. Oleh karena itu, periu dikembangkanmetode pembelajaran pemrograman komputer yang palingtepat agar ha~sil pembelajaran dapat dicapai secara optimal.Metode kooperatif merupakan metode yang palingsesuai dan efektif uotuk mengajarkan materi pemrogramankomputer karena pada proses pembelajaran metodc ini mahasiswamampu meningkatkan penemuan dan pengembanganstrategi kognitif pada kualitas yang tinggi, berpikir analisissintesis dan mengarah pada pemecahan masalah. Pdns1p-·prinsip metode kooperatif antara lain: menekankan adanyakerja sarna dan keberhasilan bersama, terdiri a tas kelompokkelompokkedl (3 s.d. 5 mahasiswa perkelompok), aktivitasbelajar Iebih berpusat pada mahasiswa, dosen berfungsisebagai fasilitator dan motiva~or, diskusi untuk mengemukakaninformasi baru, menjelaskan dan mcnyatukan pemikiranpemikiranrasional yang mengarah pada pemecahan masalah.Berbagai keuntungan penggunaan\ metode kooperatH diantaranya adalah: mampu meningkatkan aktivitas dankreativitas mahasiswa, lebih termotivasi secara intrinsik,mempunyai self-esteem lebih baik dan secara personal lebih. terampil serla mempunyai apresiasi yang Iet.ib tinggiterbadap materi yang dipelajari.
EVALUASI PROGRAM RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL SMP NEGERI 3 PURWOREJO Suharsono Suharsono; Edy Supriyadi
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.978 KB) | DOI: 10.21831/amp.v1i1.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat keberhasilan pelaksanaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di SMP Negeri 3 Purworejo. Penelitian evaluasi ini menggunakan model Contex Input Process Product (CIPP). Subjek penelitian meliputi: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, urusan kurikulum, koordinator RSBI, semua guru mata pelajaran, pustakawan, laboran, staf tata usaha, dan representasi peserta didik. Objek penelitian ini berkenaan dengan dimensi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan dimensi Standar Mutu Bertaraf Internasional (RSBI), yang meliputi: 1) variabel konteks; 2) variabel input (Standar Isi, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Standar Pembiayaan); 3) variabel proses (Standar Proses, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian); 4) variabel produk (Standar Kompetensi Lulusan). Data dikumpulkan melalui angket dan kajian dokumen dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pelaksanaan RSBI di SMPN 3 Purworejo untuk setiap variabel adalah sebagai berikut: 1) Konteks rerata 81,16% termasuk kategori baik. 2) Input, untuk SNP baik (82,13%) untuk RSBI cukup (66,56%): a) Standar Isi, untuk SNP baik (84,88%) untuk RSBI cukup (72,92%); b) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, untuk SNP cukup (70,54%) untuk RSBI kurang (55,32%); c) Standar Sarana dan Prasarana, untuk SNP sangat baik (92,34%) untuk RSBI baik (83,62%); d) Standar Pembiayaan, untuk SNP sangat baik (87,50%) untuk RSBI cukup (65,08%). 3) Variabel Proses, untuk SNP sangat baik (89,18%) untuk RSBI baik (77,24%): a) Standar Proses, untuk SNP baik (82,72%) untuk RSBI cukup (73,10%); b) Standar Pengelolaan, untuk SNP sangat baik (90,95%) untuk RSBI baik (81,00%); c) Standar Penilaian, untuk SNP sangat baik (93,99%) untuk RSBI baik (76,29%). 4) Variabel Produk: Standar Kompetensi Lulusan, untuk SNP baik (79,69%) untuk RSBI baik (80,37%). Secara umum tingkat keberhasilan pelaksanaan RSBI di SMP Negeri 3 Purworejo, untuk dimensi SNP termasuk kategori baik (84,24%). Dimensi RSBI termasuk kategori cukup (73,44%).Kata kunci: evaluasi program, RSBI
RANCANG BANGUN ALAT PHOTOTHERAPY MENGGUNAKAN LED BERBASIS ARDUINO Edy Supriyadi; Kasfika Nurman
SINUSOIDA Vol 19 No 2 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.435 KB) | DOI: 10.37277/s.v19i2.160

Abstract

Alat phototherapy adalah alat yang digunakan untuk terapi penyakit kuning atau hiperbilirubin. Perancangan ini meliputitahap perancangan dan realisasi Rancang Bangun Alat Phototherapy menggunakan LED berbasis Arduino. Tujuan dariperancangan ini adalah untuk membuat alat phototherapy menggunakan LED yang dapat mengurangi kadar bilirubin padabayi kuning.Secara garis besar alat ini terdiri dari tiga buah subsistem. Subsistem tersebut adalah subsistem input, subsistem pengolahandata dan subsistem output. Subsistem input terdiri dari dua buah komponen, pertama ada sensor LM35 sebagai sensor suhutubuh bayi dan kedua adanya push button untuk mengatur durasi terapi. Subsistem pengolahan data menggunakanmikrontroler Arduino Uno sebagai otak dari seluruh sistem. Subsistem ouput terdiri dari tiga buah komponen, pertama adablue LED sebagai sumber cahaya terapi, kedua ada buzzer sebagai alarm dan ketiga ada modul Bluetooth HC-05 sebagaiperantara koneksi antara alat dengan smartphone Android.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada Rancang Bangun Alat Phototherapy menggunakan LED berbasis Arduinoterlihat bahwa semua perangkat berfungsi dengan baik. Sensor LM35 dapat digunakan untuk memantau suhu tubuh bayidengan tingkat keakurasian 98,5 %. Modul bluetooth dapat bekerja dengan baik pada jarak 10 meter. Jarak optimalpenggunaan alat phototherapy yang dibuat sekitar 20-30 cm agar didapat intensitas cahaya blue LED ≥ 30 μW/cm2/nm.
RANCANG BANGUN PALANG PINTU KERETA API OTOMATIS BERDASARKAN KECEPATAN KERETA API DENGAN METODE KENDALI LOGIKA FUZZY Edy Supriyadi; Ardi Hermanto
Sinusoida Vol 20 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7477.203 KB)

Abstract

Kecelakaan kereta api yang terjadi pada palang pintu perlintasan sebidang, dapat terjadi dikarenakan tidakadanya palang pintu perlintasan kereta api, kelalaian petugas palang pintu kereta api dan sikap dari pengendara yangtidak disiplin. Dalam rangka mengurangi kecelakaan lalu lintas pada perlintasan sebidang, maka perlu digunakansistem pengendalian penutupan palang pintu kereta api otomatis berbasis logika fuzzy yang mempertimbangkankecepatan kereta api sebagai waktu pengaktifan palang pintu untuk menutup dan meningkatkan sistem keamananpada pintu perlintasan kereta api agar tidak ada lagi pengendara yang menerobos palang pintu kereta api. Sehinggakeadaan jalan pada perlintasan kereta api dapat dengan cepat kembali normal agar pengguna jalan tidak terlalu lamadalam menunggu kereta api yang akan melintas sekaligus mengurangi tingkat kecelakaan akibat human error.Sistem pengendalian palang pintu kereta api otomatis ini menggunakan sistem kendali logika fuzzy. Prinsipkerja dari sistem ini berdasarkan kecepatan kereta api yang diproses oleh mikrokontroller dan hasilnya diproses olehlogika fuzzy. Sistem kendali logika fuzzy digunakan untuk mencari waktu yang tepat untuk palang pintu menutup.Berdasarkan hasil pengujian sistem palang pintu kereta api yang berdasarkan kecepatan kereta api dengan kendalilogika fuzzy didapatkan kesimpulan bahwa semakin cepat kecepatan kereta api maka semakin cepat pula palangpintu akan menutup dan sebaliknya.Kata kunci: Logika fuzzy, palang pintu kereta api, arduino mega, sensor ultrasonik
RANCANG BANGUN ALARM PENDETEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLLER SERTA TERINTEGRASI IOT Edy Supriyadi; Faizal Puji Subagja
Sinusoida Vol 22 No 2 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti diketahui kebakaran merupakan hal yang sangat merugikan, khususnya bagi manusia. Begitu banyak penyebab dan dampak yang diakibatkan oleh kebakaran yang terjadi, mulai dari kehilangan harta benda bahkan nyawa. Ketika terjadi kebakaran terkadang pemadam kebakaran terlambat datang ke lokasi terjadinya kebakaran dikarenakan beberapa faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai tindakan pertama untuk meminimalir penyebaran titik api kebakaran, disaat ketika pemadam kebakaran belum sampai menuju lokasi terjadinya kebakaran dan memberikan pemberitahuan secara real time menuju departemen pemadam kebakaran Via IoT. Sistem ini bekerja menggunakan metode logika fuzzy untuk mengukur kondisi asap dan suhu ruangan, dimana output dari proses logika fuzzy tersebut adalah kecepatan putaran kipas exhaust. Serta sensor api akan mendeteksi api pada ruangan jika terdeteksi api, pompa akan aktif untuk memadamkan api pada ruangan tersebut serta secara bersamaan akan mengirimkan data dan status kebakaran menuju webserver. Berdasarkan hasil pengujian sistem ini, waktu pengiriman data dari mikrokontroller menuju webserver memerlukan waktu kurang lebih selama 2 detik
Simulasi Sistem Navigasi Berbasis-Perilaku dan Kontroler PID pada Manuver Mobile Robot Edy Supriyadi; Aktsar Abdikar; Nizar Rosyidi A.S
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merancang dan mengimplementasikan algoritma kendali behavior based (berbasis perilaku) pada mobile robot beroda tipe differential steering dan kontroler PID (Proporsional, Integral, Diferensial) pada manuver robot ini. Tugas robot ini adalah menyusuri dan mencari target yang diletakan secara acak (random) pada suatu citra (environment) yang terdiri dari dua: citra sederhana dan citra labirin. Kendali berbasis perilaku menggunakan modul-modul perilaku yang bekerja secara bersamaan membentuk perilaku robot yang ingin dicapai.Masing-masing perilaku sifatnya independen, memiliki hubungan langsung dengan sensor dan aktuator. Selain menerapkan kendali berbasis perilaku laporan penelitian ini juga merancang dan mengimplementasikan kontroler PID pada manuver robot maze terhadap jarak dinding citra. Kontroler PID bertujuan untuk memuluskan pergerakan robot saat menelusur ruangan/lorong citra dan labirin.Dengan bantuan kontroler PID robot maze mampu bermanuver dengan aman, halus, responsif dan cepat. Hasil parameter kontroler PID yang dicapai dari penelitian laporan penelitian ini diperoleh dari hasil tuning eksperimen metode Trial and Error dengan hasil Kp = 17, Ki = 5 dan Kd = 0 pada citra sederhana dan Kp=10, Ki= 2, dan Kd=0 pada citra labirin.
Rancang Bangun System Monitoring dan Kendali Listrik Rumah Tangga Berbasis ESP8266 NodeMCU Edy Supriyadi; Siti Dinaryati
Sinusoida Vol 22 No 4 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi IoT yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari- hari, maka pada penelitian yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kendali Listrik Rumah Tangga Berbasis Web Server ESP8266 NodeMCU” dapat digunakan untuk melakukan monitoring menggunakan Web Interface. Protokol MQTT dan broker Hivemq digunakan untuk pertukaran data sehingga dapat menampilkan tampilan monitoring dan kendali listrik rumah tangga yang dapat diakses melalui hanphone maupun PC pengguna. Fungsi utama pada sistem ini yaitu dapat melakukan monitoring tegangan listrik, arus listrik, konsumsi daya listrik di rumah, serta estimasi tagihan listrik dalam periode tertentu dan juga dapat melakukan kendali jarak jauh dari interface yang diakses. Sistem yang dibuat juga memiliki fungsi smarthome system dimana dapat dilakukan kendali lampu secara otomatis berdasarkan jumlah orang dalam ruangan. Adapun komponen utama yang digunakan dalam pembuatan system ini yaitu ESP8266 Node MCU sebagai kontroler utama pada system yang dapat langsung terhubung ke Jaringan Internet menggunakan akses WiFi yang tersedia. Sensor tegangan ZMPT101B dan sensor Arus ACS712 untuk mendapatkan data Tegangan dan Arus serta otomatisasi lampu menggunakan sensor PIR.
ALAT PENGUKUR SUHU BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SENSOR INFRAMERAH DAN ALARM PENDETEKSI SUHU TUBUH DIATAS NORMAL Arif Ardiyanto; Ariman Ariman; Edy Supriyadi
Sinusoida Vol 23 No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan badan adalah salah satu faktor penting dalam tubuh manusia dalam menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu cara untuk mengetahui tingkat kesehatan badan adalah dengan mengukur suhu tubuh. Dengan hasil pengukuran tersebut dapat diketahui bahwa tubuh sedang dalam keadaan normal ataupun panas demam. Ada berbagai cara untuk mengukur suhu salah satunya dengan memanfaatkan termometer inframerah. Termometer ini mengukur suhu objeknya menggunakan pancaran radiasi inframerah. Data analog yang diperoleh oleh sensor inframerah kemudian dikirim ke pusat mikrokontroler arduino uno kemudian diolah menjadi data digital dan memberikan output yang ditampilkan dalam layar LCD. Jika output suhu yang dihasilkan dari pengukuran objek tubuh manusia masih berada dibawah suhu 37,5° Celcius maka dapat disimpulkan objek tubuh tersebut aman, dan jika hasil pengukuran menunjukkan hasil output melebihi 37,5° Celcius maka disarankan untuk memeriksakan kondisi tubuh ke layanan kesehatan terdekat untuk membantu mengantisipasi penyebaran covid-19. Agar memperoleh hasil pengukuran yang tepat perlu dipastikan bahwa jarak yang efektif untuk sistem ini adalah 2 – 5 cm, karena semakin jauh jarak objek maka pengukuran akan semakin tidak akurat