Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film 3 Dara Asnat Riwu; Tri Pujiati
Deiksis Vol 10, No 03 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.178 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i03.2809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan wujud makna denotasi, makna konotasi, dan mitos yang terdapat film 3 Dara. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini pada film 3 Dara menemukan temuan-temuan sebagai berikut: (1) Makna denotasi dan konotasi pada film ini memberikan pemahaman kepada kita bahwa pentingnya bersikap sopan dan menghargai seorang perempuan dan kepada siapapun. Karena apapun yang kita tabur di dunia ini, baik itu perkataan, sikap baik dan buruk kepada sesama, kita akan menuainya suatu hari nanti. (2) Mitos yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini adalah di saat Affandy, Jay, dan Richard mendatagi seorang psikolog dan psikolog tersebut mengklaim bahwa mereka mengalami Gender Diasyphora Syndrome yaitu sebuah gejala dimana seorang pria secara perlahan memiliki perubahan sikap dan perilaku sebagai seorang wanita.Kata kunci: Film, Semiotika Roland Barthes 
Gangguan Berbicara pada Penyandang Tunarungu di Cinere Depok (Kajian Psikolinguistik) Mardiana Mardiana; Tri Pujiati
Deiksis Vol 10, No 02 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.689 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i02.2421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tuturan fonologi pada penyandang tunarungu di Cinere Depok (2) mendeskripsikan bentuk bahasa isyarat pada penyandang tunarungu di Cinere Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yaitu subjek tunggal usia 22 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek tunggal usia 22 tahun yang juga mengalami gangguan berbicara dan seorang penyandang tunarungu mampu melafalkan huruf vokal dengan baik, meskipun pada huruf konsonan ada beberapa huruf yang dilafalkan berubah seperti huruf B berubah menjadi P, E berubah menjadi R, G berubah menjadi E, K berubah menjadi A, Q berubah menjadi U, R berubah menjadi L, V berubah menjadi P, W berubah menjadi V, dan X berubah menjadi S. Pada wawancara ada huruf yang dilafalkan berubah seperti E, S, R, K, dan A serta hilang huruf seperti K, O, N, H, G, R, E, S, Y, B, A, I, dan T. Sedangkan pada bahasa isyarat dari subjek tunggal ini sudah sesuai dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).  Kata kunci: Psikolinguistik, Gangguan Berbicara, Tunarungu, Fonologi, dan Bahasa Isyarat
Analisis Pengaruh Aspek Budaya dalam Penerjemahan Ujaran pada Novel Eclipse Karya Stephenie Meyer Tri Pujiati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v6i2.1611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh budaya terhadap penerjemahan ujaran dalam novel Eclipse karya Stephenie Meyer dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan khusus yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) strategi penerjemah dalam mengalihkan pesan dari TSu ke TSa; (2) ideologi penerjemahan dilihat dari perspektif semiotik; (3) tanggapan pembaca terkait kesepadanan, keberterimaan, dan keterbacaan penerjemahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data yang digunakan sebanyak 30 ujaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) strategi yang digunakan oleh penerjemah adalah reduksi 34%, parafrasa 23%, kuplet 23%, perluasan 10%, shift 7%, transposisi 3%; (2) ideologi yang lebih dominan digunakan adalah ideologi domestikasi yang berorientasi pada bahasa sasaran sebanyak 87% dan 13% menggunakan ideologi foreignisasi, hal ini membuktikan bahwa budaya sangat berpengaruh terhadap penerjemahan ujaran; (3) berdasarkan resepsi dari pembaca terkait dengan kesepadanan, keberterimaan, dan keterbacaan, dapat dilihat bahwa kualitas terjemahan ini sangat akurat dan pembaca dapat memahami makna yang disampaikan dalam teks sasaran. Rekomendasi dari penelitian ini bahwa dalam menerjemahkan sebuah teks dari Bsu dan BSa yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda, seorang penerjemah bisa melihat dengan perspektif semiotik untuk mengetahui hubungan antara budaya sehingga pesan yang disampaikan dapat berterima oleh pembaca sasaran. Kata Kunci :    budaya, penerjemahan, ujaran, novel
Pelanggaran Prinsip Kesopanan Dan Prinsip Kerja Sama Pada Pelayanan Pengunjung Di Hero Supermarket Emerald Bintaro (Kajian Pragmatik) Intan Rahmawati; Tri Pujiati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v7i1.1617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan bentuk pelanggaran prinsip kesopanan dalam tuturan antara karyawan Hero Supermarket Emerald Bintaro terhadap pengunjung; (2) memaparkan strategi kesopanan yang seharusnya dilakukan oleh karyawan Hero Supermarket Emerald Bintaro terhadap pengunjung; (3) menjelaskan bentuk pelanggaran prinsip kerja sama dalam tuturan antara karyawan Hero Supermarket Emerald Bintaro terhadap pengunjung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa (1) terdapat pelanggaran prinsip kesopanan yang dilakukan oleh karyawan Hero Supermarket Emerald Bintaro diantaranya (a) pelanggaran maksim kebijaksanaan sebanyak tujuh data, (b) pelanggaran maksim kebijaksanaan dan maksim penghargaan sebanyak dua data, (c) pelanggaran maksim kebijaksanaan dan maksim pemufakatan sebanyak dua data, (d) pelanggaran maksim pemufakatan sebanyak satu data dan (e) pelanggaran maksim kesederhanaan sebanyak satu data; (2) strategi kesopanan yang dilakukan oleh karyawan Hero Supermarket Emerald Bintaro mencakup dua strategi kesopanan yaitu strategi kesopanan positif dan kesopanan negatif, (a) pada kesopanan positif pelayan memberikan tindakan pengarahan berupa tuturan-tuturan yang bersifat mengarahkan pelanggan, (b) pada kesopanan negatif pelayan memberikan tindakan penawaran kepada pelanggan; (3) pada pelanggaran prinsip kerja sama, terdapat beberapa pelanggaran maksim yakni pelanggaran maksim kuantitas terdapat satu data, pelanggaran maksim relasi terdapat dua data, pelanggaran maksim cara terdapat empat data dan terdapat beberapa data yang mengandung keberhasilan prinsip kerja sama yakni lima data. Kata kunci :  Pelanggaran Prinsip Kesopanan, Prinsip Kerjasama.
Implikatur Percakapan dalam Film "The Gift" Karya Hanung Bramantyo Dhea Aisyah Rahmah; Tri Pujiati
Deiksis Vol 14, No 2 (2022): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.099 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v14i2.10534

Abstract

Implikatur percakapan dalam sebuah film sering kali ditemukan, sehingga menarik untuk dikaji dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis implikatur percakapan dalam film “The Gift” karya Hanung Bramantyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari film “The Gift” yang diproduksi pada tahun 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa implikatur percakapan yang mengacu pada teori dari Yule dapat diaplikasikan dalam penggunaan implikatur di dalam sebuah film. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) implikatur percakapan umum diperoleh sebanyak 11 data atau sekitar 29,00%, (2) implikatur percakapan khusus diperoleh sebanyak 17 data atau sekitar 45,00%, (3) implikatur percakapan berskala diperoleh sebanyak 10 data atau sekitar 26,00%. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa implikatur sering terjadi dalam proses percakapan antara mitra tutur dan penutur walaupun hanya dengan kalimat singkat.
PENGGUNAAN BENTUK SAPAAN BERDASARKAN PERSPEKTIF GENDER PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PAMULANG: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.541 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang penggunaan sapaan berdasarkan perspektif gender yang digunakan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswa; (2) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswi; (3) untuk mendeskripsikan tujuan penggunaan sapaan; dan (4) untuk mendeskripsikan konteks budaya yang melatarbelakangi penggunaan kata sapaan yang digunakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) bentuk sapaan mahasiswa untuk menyapa mahasiswa seusianya adalah dengan “bro” atau “bang”, untuk sapaan terhadap dosen adalah “Pak” atau “ibu”, untuk menyapa satpam dengan kata “Pak”, untuk menyapa OB dengan sapaan “Pak” atau “Mas”; (2) bentuk sapaan yang digunakan oleh mahasiswi ketika menyapa seusianya dengan sapaan “kaka” atau “nama”; untuk memanggil dosen dengan sapaan “Pak” dan “ibu”, untuk memanggil satpam, dengan sapaan “Pak”; untuk memanggil OB dengan sapaan “Pak” atau“Mas”; (3) tujuan penggunaan sapan untuk menunjukkan rasa hormat dan menunjukkan keakraban. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan tentang bentuk sapaan berdasarkan perspektif gender yang terdapat pada percakapan mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang.Kata kunci: bentuk sapaan, perspektif gender, dan sosiopragmatik.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA SANTRIWATI PONPES ALQURAN NURMEDINA DI PONDOK CABE TANGERANG SELATAN Sufiani Sufiani; Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.653 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v6i1.1-24

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan wujud dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada santriwati pondok pesantren Alquran Nurmedina di Pondok Cabe Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data diambil dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik bebas libat cakap, dan perekaman. Analisis data dengan cara mentranskripsikan, memilih, mengumpulkan, menandai, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terjadi alih kode yaitu alih kode intern sebanyak 18 kali dan alih kode ekstern sebanyak 7 kali dan campur kode yaitu campur kode berwujud kata sebanyak 20 kali, perulangan kata 1 kali, frasa sebanyak 7 kali, dan baster sebanyak 7 kali. Faktor yang melatar belakangi terjadinya alih kode banyak terjadi karena perubahan topik pembicaraan terjadi 7 kali, mitra tutur terjadi 11 kali, penutur terjadi 5 kali, dan hadirnya orang ketiga terjadi 2 kali. Sedangkan faktor yang melatar belakangi terjadinya campur kode banyak terjadi karena latar belakang kebahasaan terjadi 31 kali dan latar belakang sikap penutur terjadi 4 kali. Bahasa yang digunakan dalam peristiwa alih kode dan campur kode dalam penelitian ini adalah bahasa Jawa, Sunda, Medan, Palembang, Indonesia, Inggris, dan Arab. Kata kunci: Alih Kode, Campur Kode, Santriwati Ponpes Alquran Nurmedina, dan Sosiolinguistik.
ANALISIS TERJEMAHAN KALIMAT INTEROGATIF DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA NOVEL ECLIPSE KARYA STEPHENIE MEYER Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.617 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji terjemahan kalimat interogatif dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia pada dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia yang dialihbahasakan oleh Monica Dwi Chresnayani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kontrastif kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia dan (2) mendeskripsikan prosedur penerjemahan kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitia menunjukkan bahwa (1) banyak ditemukan kontrastif dalam pola struktur kalimat interogatif dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, bahasa Inggris struktur kalimat cenderung ditulis lengkap sedangkan dalam bahasa Indonesia, banyak unsur yang dibalik dalam susunan pertanyaan, (3) pada prosedur penerjemahan, terdapat beberapa prosedur, yaitu transposisi, reduksi, prosedur penerjemahan padanan budaya, prosedur penerjemahan perluasan, penerjemahan harfiah.Kata kunci: Penerjemahan Kalimat Interogatif, Analisis Kontrastif, Prosedur Penerjemahan, dan Novel.
PEMAKAIAN JARGON SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PADA MARKAS KOMANDO KABUPATEN KARAWANG (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Riyadhul Haq; Tri Pujiati; Dien Mardiana Y
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 2 (2019): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.81 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v7i2.1-23

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripiskan bentuk kode komunikasi Satuan Polisi Pamong Praja pada Markas Komando Kabupaten Karawang.(2) Mendeskripsikan bentuk lingual pada jargon yang digunakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada Markas Komando Kabupaten Karawang. (3) Mendeskripsikan makna jargon ditinjau dari komponen tutur Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando kabupaten Karawang. Berdasarkan analisis data, diperoleh simpulan: (1) Bentuk kode komunikasi yang digunakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando Kabupaten Karawang yaitu sandi struktural, sandi alphabet/lokal Indonesia, sandi angka, dan sandi kata. (2) Bentuk lingual pada jargon Satuan Polisi Pamong Praja Pada Markas Komando Kabupaten Karawang terdiri dari bentuk Kata, Frasa Numeralia dan Frasa Nomina.(3) makna jargon di tinjau dari komponen tutur penulis mengacu pada teori SPEAKING yaitu Setting and Scene, Participants, End :Purpose and Goal, Act Squences, Key : Tone or Spirit of Act, Instrumentalities, Norms Of Interaction And Interpretation , dan Genres. Kata Kunci : Sosiolinguistik, Jargon, Satuan Polisi Pamong Praja
BENTUK REGIBENTUK REGISTER PADA IKLAN PROPERTI DALAM SITUS JUAL BELI ONLINE OLX Rizqi Hidayatulloh; Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.82-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk register pada iklan properti di media online OLX. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui media online OLX dengan memfokuskan pada bentuk register yang terdapat pada iklan ptroperti. Data dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga dapat mewakili jumlah data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa register yang terdapat pada kategori iklan properti dapat dikelompokkan berdasarkan bentuk tunggal sebanyak 27 register atau sebesar 52,94%. Berdasarkan bentuknya, diperoleh 24 register dalam bentuk kompleks atau sebesar 47,06%, bentuk kompleks terdiri dari afiksasi sebanyak 3 register dan abreviasi sebanyak 21 register. Hasil penelitian menunjukkan bahwa register yang dimiliki oleh masing-masing iklan properti bervariasi sesuai dengan fungsinya masing-masing dan sesuai dengan ragam bahasa yang digunakan dalam iklan.