Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Widya Accarya

PEMBELAJARAN BAHASA BALI KESULITAN DAN SOLUSINYA ADNYANA, I KETUT SUAR
Widya Accarya Vol 2 No 1 (2013): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.037 KB) | DOI: 10.46650/wa.2.1.247.%p

Abstract

Learning Balinese leads to mastering language theory, literature theory, and four language skills.To reach these objectives are influencedby many factors among others: choosing method of teaching, language attitude of language community (students). Based on the analysis conducting on learning process in elementary school on the fifth and sixth year, there is indication that students find difficulties in learning Balinese. The difficulties can be analyzed from mastering four language skills. The difficulties are caused by there is no variation of teaching method, and language attitude of student.
PENGARUH METODE BELAJAR PQ4R TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 DENPASAR. ADNYANA, I KETUT SUAR; SUWENDI, I MADE; SRI UTAMI, KETUT SOKA INTAN
Widya Accarya Vol 9 No 1 (2018): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.265 KB) | DOI: 10.46650/wa.9.1.609.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan menganalisis teks anekdot siswa kelas X antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran PQ4R dengan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelompok eksperimen dan X IPA 2 sebagai kelompok kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji T. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh temuan: Terdapat perbedaan kemampuan menganalisis teks anekdot antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran PQ4R dan kelompok  siswa  yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung (nilai thitung > ttabel (4,316 > 1,668) dengan df=74  dan taraf signifikansi 5%), Kata kunci : Strategi belajar PQ4R dan kemampuan menganalisis teks.  Abstract This study aims to analyze differences in the ability to analyze anecdotal text of class X students between students learning with PQ4R learning strategies with students learning with direct learning strategies. The population in this study were students of class X IPA 1 as experimental group and X IPA 2 as control group.. The data obtained were analyzed by descriptive statistic and T test. Based on the result of data analysis and discussion, it was found that there were differences in the ability of analyzing anecdotal text between groups of students who were taught by PQ4R learning strategy and group of students who were taught by direct learning strategy (tcount value> ttable 4,316> 1,668) with df = 74 and a significance level of 5%), Keywords: PQ4R learning strategy and ability to analyze text. 
Students’ Perception on the Use of Nearpod in Learning English at the Seventh Grade Students of SMP Petra Berkat Denpasar I Ketut Suar Adnyana; I Komang Dedik Susila; Ni Putu Ari Widiyani
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1434.118-124

Abstract

This study aims at determining students’ perceptions of the use of Nearpod for learning English in VII Grade students of SMP Petra Berkat Denpasar. This study implements a quantitative approach with observation and survey (non-test) techniques. The population of this study is the VII Grade of SMP Petra Berkat Denpasar in academic year 2021/2022. The findings show that the use of Nearpod media during online learning during the Covid-19 pandemic considers that Nearpod is in convenience criteria and very good criteria for Nearpod performance and student learning activities with Nearpod. This study shows positive perceptions of students with natural cut off point’s 39.18 > 30, meaning that students’ perceptions of using Nearpod show positive perceptions. It is due to the contents or features on Nearpod are more challenging for students and more inspiring for students to learn online, this Nearpod apps is helpful for teachers when delivering material and conducting direct assessments, as well as for students when getting teaching materials. In addition, in the Nearpod apps provides other facilities such as the Nearpod VR apps which allows teachers to take students virtually anywhere in the world without additional hardware
Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Fantasi dengan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Siswa Kelas VII B SMP Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2024/2025 I Ketut Suar Adnyana; I Gusti Ayu Putu Istri Aryasuari; Ni Nyoman Ayu Riptayani
Widya Accarya Vol. 16 No. 2 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.2.1735.216-235

Abstract

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa SMP kelas VII adalah memiliki keterampilan dalam membuat cerita fantasi. Tujuan dari pembelajaran ini adalah untuk mengembangkan daya imaji siswa. Daya imajinasi yang diharapkan  adalah daya imajinasi yang terstruktur. Siswa diharapkan menuangkan kemampuan imajinasinya ke dalam bentuk struktur cerita fantasi yang terdiri dari orientasi, konflikasi, resolusi, dan koda. Berdasarkan kajian awal yang dilakukan di kelas VII B SMP Dwijendra Denpasar, keterampilan siswa dalam menulis cerita fantasi masih rendah. Dari 31 siswa, hanya  hanya 17 orang (55%)  siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (80). Hal ini mengindikasikan bahwa siswa mengalami kendala dalam proses pembelajaran.  Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII B SMP Dwijendra Denpasar dalam menulis cerita fantasi dengan menerapkan model pembelajaran Proyek based Learning (PjBL).  Implementasi PjBL memungkinkan siswa untuk merancang dan mengembangkan tulisan melalui berbagai tahapan, seperti perencanaan, penulisan, revisi, dan penyajian karya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian jenis ini dalam pelaksanaannya memungkinkan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa  dalam menulis cerita fantasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII B SMP Dwijendra Denpasar melalui model Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII B, sedangkan objek penelitian keterampilan menulis teks cerita fantasi. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif (statistik deskriptif) dan kualitatif (reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan) untuk menggambarkan perkembangan kemampuan siswa dalam menulis cerita fantasi. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil kajian pada siklus I, hanya 15 (48,3%)  siswa yang tuntas. Ada 16 (51,61 %) siswa yang belum tuntas. Persentase jumlah ketuntasan masih tergolong kecil. Kendala yang dialami siswa dalam menulis cerita fantasi setelah diterapkannya model pembelajaran PjBL adalah sebagian besar siswa belum memahami struktur cerita fantasi dengan baik.  Hal ini menyebabkan struktur cerita fantasi yang dibuat siswa tidak sistematis. Sebagian besar siswa belum memaparkan komflikasi dengan baik. Komflikasi yang dibuat siswa terkesan terburu-buru dan siswa secara cepat ingin mencari resolusi terhadap komplikasi tersebut. Setelah dilakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dan dilakukan pembelajaran pada siklus II, keterampilan siswa dalam menulis teks cerita fantasi mengalami peningkatan yang signifikan.  Dari  31 siswa,  sebanyak 30 (96,7%)  dinyatakan  tuntas dalam siklus II. Hanya 1 (3,22%)  orang siswa yang mendapatkan skor di bawah KKM. Hal ini menandakan bahwa PjBL efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas VII B SMP Dwijendra tahun pelajaran 2024/2025 dalam menulis cerita fantasi.