Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisa Perbaikan Tata Letak Gudang Coil dengan Metode Class Based Storage Rosihin Rosihin; Ma’arij Ma’arij; Dadi Cahyadi; Supriyadi Supriyadi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v7i2.4036

Abstract

Pengaturan tata letak mempunyai peranan penting dalam mempercepat proses operasi suatu sistem. Sistem pengaturan tata letak coil yang menggunakan random storage masih berdampak pada perusahaan seperti tingkat waktu dan kelelahan pekerja. Penempatan produk yang belum sesuai dengan spesifikasi tempat membuat proses kerja yang lama seperti pada saat loading shipment, handling coil dari line packing dan pada proses transfer ke intermediate. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan sistem tata letak coil sehingga dapat mengoptimalkan sistem kerja. Penelitian menggunakan metode class based storage yang membagi produk ke dalam tiga klasifikasi yaitu fast moving, medium moving, dan slow moving. Klasifikasi diawali dengan mengurutkan material berdasarkan frekuensi perpindahan. Perubahan pengaturan tata letak coil mampu memberikan tingkat efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan random storage. Perbandingan waktu shipment lebih cepat dari area fast moving ke area shipment yaitu memakan waktu tempuh 1 menit. Tingkat efisiensi jarak mencapai 66% jika fast moving ditempatkan ke area C4 dan 29% jika fast moving ditempatkan di C2. Pengaturan dengan pendekatan class based storage mampu memberikan hasil yang optimal terkait dengan efisiensi jarak.
MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA MITRA MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI TEH KOMBUCHA Nina Arlofa; Arifina Febriasari; Tiur Elysabeth; Dadi Cahyadi; Farid Wajdi
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 1 No 3 (2019): Edisi November
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.88 KB) | DOI: 10.31092/kuat.v1i3.628

Abstract

Lingkungan Karang Bolong berada di kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan kota Cilegon. Kecamatan Randakari merupakan kecamatan yang paling banyak industri dan perusahaan besar dibanding dengan kecamatan lain di Kota Cilegon. Meskipun berada di kawasan industri, jumlah keluarga miskin di Kecamatan Ciwandan mencapai 300 Rumah Tangga Sasaran (RTS), 300 Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan 459 Jamkesmas. Jumlah ini paling tinggi dibandingkan kecamatan lain di Kota Cilegon. Untuk meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat dengan cara memberikan Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM). Kegiatan pendidikan kewirausahaan yang dilakukan tidak hanya memberikan keterampilan wirausaha, akan tetapi menumbuhkan modal sosial masyarakat untuk mewujudkan terbentuknya usahawan-usahawan baru. Kegiatan PKM yang dilakukan akan difokuskan pada pembentukan satu kelompok masyarakat yang akan diberdayakan. Mitra akan diberikan PKM melalui pengelolaan usaha teh Kombucha. Metode Pelaksanaan yang akan dilakukan terdiri dari lima tahap, yaitu : tahap pertama penyuluhan tentang pemahaman teh kombucha sebagai peluang usaha yang sangat layak dikembangkan. Tahap kedua pelatihan pembuatan teh kombucha. Tahapan ketiga pelatihan kelayakan ekonomi kegiatan usaha teh kombucha secara sederhana untuk memberikan pemahaman manajemen kewirausahaan yang baik. Tahapan keempat yaitu pelatihan pemasaran, mengajarkan teknik pengemasan dan strategi pemasaran teh kombucha baik secara market online maupun offline. Tahap kelima yaitu rencana keberlanjutan program pengabdian dengan cara pendampingan sampai teh Kombucha dapat dipasarkan dengan baik di salah satu kafe atau minimarket di kota Serang
Pendampingan UMKM “Nur Lia” dalam Meningkatkan Produktivitas Produksi Keripik Pisang Ahmad Nalhadi; Bintang Arga Fahriadava; Brilian Bintang Ramadhan; Dadi Cahyadi; Sahrupi Sahrupi; Mohamad Jihan Shofa; Supriyadi Supriyadi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.5112

Abstract

Penggunaan alat pengiris pisang manual berdampak pada tingkat produksi yang rendah, hasil irisan yang beragam dan berpotensi terjadinya kecelakaan kerja terkait tangan tersayat irisan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesain alat pengiris pisang untuk meningkatkan kualitas dan safety pekerja. Kegiatan dilakukan dengan cara wawancara dengan mitra terkait permasalahan proses produksi. Perancangan alat menggunakan House of Quality berdasarkan masukan dari responden dan expert sebagai dasar pegembangan alat. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja rancangan alat. Pengembangan alat bantu pengiris pisang difokuskan pada dua hal sesuai hasil respon teknis dalam HoQ yaitu kualitas pisau dan bahan alat dari stainless steel. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas dalam pembuatan keripik pisang yaitu proses tiga kali lebih cepat, tenaga kerja lebih sedikit dan hasil irisan yang lebih seragam. Penggunaan alat bantu pengiris juga dapat meminimalkan kemungkinan tangan tersayat pada saat proses pengirisan.
BEBAN KERJA PSIKOLOGIS DAN FISIK DENGAN NASA-TLX DAN CARDIOVASCULAR LOAD (CVL) Erni Krisnaningsih; Saleh Dwiyatno; Tedi Arlani; Ahmad Dedi Jubaedi; Dadi Cahyadi
Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu Vol 6 No 1 (2023): INDUSTRIAL
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/intent.v6i1.2588

Abstract

The unsafe behavior of workers causing work injuries and accidents is an important concern of the world so it is embraced by psychological and physical work measurements. The study aims to analyze the psychological and physical workload of employees in the quality control (QC) division, psychological workload measured by the National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX) method, and physical workload based on the percentage of Cardiovascular Load (% CVL) of 15 employees in the QC division. The research step was carried out by measuring psychological workload based on 5 aspects, namely: Psychological demand (MD), Physical Demand (PD), Own Performance (OP), Effort (EF) and Frustration Level (FR), weighting, rating and calculating the Weighted Workload (WWL) Value, determining the average WWL and interpretation based on the physical workload score value with CVL. Physical workload measurement is carried out by calculating the maximum pulse rate based on the pulse rate at work (DNK) and pulse rate at rest (DNI) to determine the percentage value of CVL. The results of the psychological workload score study using the NASA-TLX method, that 2 employees (13.33%) were in a low category while 11 employees (73.33%) were in the medium category, and 2 employees (13.33%) in the high category, proposed improvements with the addition of employees to reduce the psychological workload. The physical workload score value using the CVL method is less than 30% so the physical workload of employees is categorized as "No Fatigue" so that there is no improvement to reduce the physical workload or quality control division employees do not experience physical workload. The scale of the data with a larger population is recommended to be tested in future studies.
Implementasi Metode Fuzzy Topsis pada Pemilihan Pemasok Bahan Baku SS400 Erni Krisnaningsih; Nur Hidayanti; Muhammad Rifki Nuryusuf; Dadi Cahyadi; Saleh Dwiyatno; Anita Dyah Juniarti
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 9 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v9i2.6468

Abstract

Pemilihan pemasok mempunyai peranan penting untuk mendapatkan produk dan rantai pasok yang baik. Supplier yang dimiliki perusahaan belum mampu memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan pihak perusahaan. Penelitian ini bertujuan memilih pemasok yang tepat bahan baku SS400 dengan pendekatan metode Fuzzy TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution). Empat (4) Kriteria pemasok yaitu: Kualitas, Harga, pengiriman dan pelayanan digunakan dengan parameter kriteria memiliki variabel linguistic fuzzy berpengaruh terhadap keuntungan dan biaya pemasok. Empat belas (14) pemasok bekerja sama untuk memasok bahan baku SS400 sesuai dengan kriteria yang ditetapkan perusahaan. Nominasi matrik penilaian berpasangan ditentukan oleh para pakar bidang industri dan akademisi dengan penilaian subjektif memberikan penilaian terhadap kriteria-kriteria yang berkaitan dengan alternatif pemasok yang akurat dan solusi handal untuk pengambilan keputusan yang divalidasi melalui studi kasus pada industri secara nyata. Fungsi keanggotaan bilangan fuzzy dimasukkan dengan tujuan untuk merepresentasikan derajat kedekatan suatu objek terhadap atribut alternatif penentuan pemasok terbaik. Hasil pemilihan pemasok diperoleh pemasok terbaik yang direkomendasikan adalah PT. AAS dengan nilai preferensi 3,49408.