Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS RISIKO POSTUR KERJA DI DEPARTEMEN SEWING & FINISHING PRINTING SOM.A TEX Fadhilah Al Karimah; Irwan Iftadi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.348 KB)

Abstract

Printing Som.A Tex adalah salah satu industri yang memproduksi baju batik. Proses produksi yang ada di perusahaan sebagian besar menggunakan manual material handling. Namun, manual material handling dapat menyebabkan musculoskeletal disorder (MSDs) bagi operator. Terdapat 78 elemen kerja pada departemen sewing & finishing. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui level risiko postur kerja pada departemen sewing & finishing. Metode yang digunakan adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA). Langkah-langkah dalam menyelesaikan penelitian yaitu: observasi, analisis elemen kerja, mengambil gambar, memotong gambar sesuai elemen kerja, menarik sudut postur kerja pada gambar, penilaian REBA, penentuan level risiko, dan mengelompokkan elemen kerja menurut level risikonya. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah 6 elemen kerja dengan level risiko dapat diabaikan, 27 elemen kerja dengan level risiko rendah, 44 elemen kerja dengan level risiko sedang, 3 elemen kerja dengan level risiko tinggi, dan 1 elemen kerja dengan level risiko sangat tinggi. Kata kunci : operator sewing & finishing, postur kerja, REBA
PENERAPAN METODE GROUP TECHNOLOGY UNTUK MEMINIMASI JARAK MATERIAL HANDLING PADA PT. PQR Isharyanti Putri Pratiwi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.138 KB)

Abstract

Semakin optimal suatu sistem pada tingkat produksi, pemindahan material berada pada tingkat yang lebih minimal dan produktivitas tentu lebih besar dari sistem produksi yang belum optimal. PT PQR adalah perusahaan di bidang garmen, untuk meningkatkan produktivitas perlu dilakukan perbaikan tata letak. Pengaturan tata letak yang tidak benar dapat menyebabkan peningkatan jarak pergerakan material yang secara langsung berkaitan dengan aktivitas produksi yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah tata letak yang digunakan saat ini efektif dan bagaimana membuat perbaikan tata letak untuk meminimalkan jarak pemindahan material. Perbaikan pada tata letak fasilitas dilakukan dengan model Group Technology untuk mengelompokkan komponen(Part Family) dengan kesamaan proses produksi atau mesin yang digunakan. Ada dua alternatif tata letak Grup Technology yang diusulkan. Alternatif 2 dipilih karena telah menurunkan jarak untuk pemindahan material hingga 13,76%. Kata kunci : Perancangan Tata Letak Fasilitas, Group Technology, Rank Order Clustering, Material Handling
The Proposed Improvement of Work Posture as An Attempt in Lowering The Risk of Musculoskeletal Disorder Bambang Suhardi; Fita Permata Sari; Rahmaniyah Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 17, No. 2, Desember 2018
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v17i2.6638

Abstract

CV Valasindo is furniture industry that produces a wide range of wood product.The production process in CV. Valasindo is devided in two areas, preparation of materials area and production area. This research is focused on work posture of the production area’s workers. The production area itself consists of work stations such as assembly, construction and finishing. The production area  was chosen because on the production process in this area is still done manually by the operator. Additionally, on the production area is also still present a series of no ergonomic work posture, both on the work station construction, assembly and finishing. The purpose of this research is to identify a work posture on the production area and doing an improvement to lowers the risk of musculoskeletal injuries. Based on the results of the assessment work posture against 18 work stations at the production area, the seat assembly work station it is known that has the highest risk of musculoskeletal injuries with a score of REBA 9, OWAS 3 as well as score NBM 75. Based on work by posture assessment method of QEC, REBA, OWAS and reinforced with method NBM then the improvement will be focused on work station assembly seat. In this study, the improvements done by designing a working facility in the form of tables and chairs work. Based on the results of the design work facilities have been simulated and the result is the risk of musculoskeletal injuries that used to be high risk decrease to be low
Pemetaan Paparan Panas pada Ruang Produksi PT. Pilar Kekar Plasindo Menggunakan Software Surfer 11 Fuky Prima Pradana; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.18.1.23-30

Abstract

PT. Pilar Kekar Plasindo merupakan pabrik yang memproduksi kantong plastik dengan dua jenis produk plastik, yaitu plastik jenis Polypropylene (PP) dan Polyethylene (PE) dengan berbagai ukuran. Terdapat sepuluh area kerja di PT. Pilar Kekar Plasindo, dimana dalam proses produksinya memiliki risiko bahaya panas yang berasal dari lingkungan sekitar. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan diperoleh temperatur rata-rata pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo sebesar 33,90C. Temperatur ini menyebabkan para pekerja di bagian produksi merasa tidak nyaman. Hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara kepada para pekerja bagian produksi yang sering mengeluh dengan kondisi lingkungan kerja yang panas. Kondisi tersebut menyebabkan pekerja di bagian produksi  cepat berkeringat, merasa kepanasan, tidak nyaman, cepat lelah, dan kurang fokus dalam bekerja. Pada ruang produksi dibutuhkan pemenuhan aspek kenyamanan termal untuk menunjang aktivitas didalamnya. Salah satu yang mempengaruhi kenyamanan termal adalah temperatur udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan kerja berupa distribusi paparan panas pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo melalui pemetaan menggunakan software surfer 11. Selain itu, untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pekerja sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No.1405/ MENKES/SK/XI/2002. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pengukuran secara langsung berdasarkan SNI-16-7062-2004 dan ASHRAE 55. Waktu pengukuran dilakukan selama 6 hari kerja pada awal shift, tengah shift dan akhir shift berdasarkan SNI-16-7061-2004. Data yang diperoleh kemudian akan diolah menggunakan software surfer 11. Software surfer 11 digunakan untuk menggambarkan kondisi temperatur udara berupa peta kontur dari tiap area kerja pada ruang produksi PT. Pilar Kekar Plasindo, sehingga solusi yang diberikan diharapkan dapat memperbaiki lingkungan kerja kedepannya.
User Experience Evaluation and Interface Redesign Using User Experience Questionnaire and Google Material Design (Case Study: SIAKAD UNS) Desika Anggi Fitriana; Irwan Iftadi; Rahmaniyah Dwi Astuti
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 2 (2023): VOLUME 13 NO 2 JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari— SIAKAD UNS merupakan sebuah website akademik yang memberikan kemudahan bagi mahasiswa UNS untuk melakukan kegiatan akademik dan administratif secara online. UX merupakan aspek penting dalam sebuah website untuk mengetahui apakah sistem sudah memenuhi kebutuhan dan kepuasan pengguna. Berdasarkan survei pendahuluan, didapatkan bahwa nilai usabilitas SIAKAD UNS termasuk kedalam kategori buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi UX SIAKAD UNS serta memberikan usulan perbaikan interface. Metode evaluasi yang digunakan adalah User Experience Questionnaire (UEQ) yang memiliki 6 skala pengukuran. Wawancara pengguna juga dilakukan untuk mendapatkan hasil evaluasi lebih akurat. Redesain interface mengacu kepada google material design guidelines. SIAKAD UNS desain lama mendapatkan hasil evaluasi netral pada keenam variabel yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. Hasil benchmark desain lama menunjukkan bahwa SIAKAD UNS termasuk kedalam kategori buruk. Setelah dilakukan redesain, didapatkan peningkatan mean value pada keenam variabel dengan skor sebagai berikut: attractiveness 0.93, perspicuity 1.04, efficiency 1.09, dependability 1,04, stimulation 1,13 yang merepresentasikan evaluasi positif. Sementara variabel novelty memiliki mean value sebesar 0,71 yang merepresentasikan evaluasi netral. Hal tersebut membuktikan bahwa redesain berhasil meningkatkan user experience dan menambah kebergunaan website SIAKAD UNS. Abstract— SIAKAD UNS is an academic website that allows UNS students to carry out their academic and administrative activities online. UX is an important aspect in a website to determine whether the system has fullfiled the needs and satisfaction of the users. Based on a preliminary survey, it was found that the usability value of SIAKAD UNS was in the poor category. The aim of this research is to measure and evaluate the UX of SIAKAD UNS and to provide suggestions for interface improvements. The evaluation method used is the User Experience Questionnaire (UEQ), which has 6 measurement scales. User interviews were also conducted to obtain more accurate evaluation results. The interface redesign is based on the Google Material Design Guidelines. The SIAKAD UNS old design has neutral evaluation results on all six variables; attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation and novelty. The benchmark results of the old design show that SIAKAD UNS is in the bad category. After the redesign, there is an increase in the mean value of the six variables with the following scores: attractiveness 0.93, perspicuity 1.04, efficiency 1.09, dependability 1.04, stimulation 1.13, which represents positive evaluation. The novelty variable has a mean value of 0.71, which represent neutral evaluation. This proves that the redesign has succeeded in improving the user experience and increasing the usability of SIAKAD UNS website.
IBM BAGI KELOMPOK TANI BIOFARMAKA SUMBER REJEKI I DAN NGUDI MAKMUR I DI DESA SAMBIREJO KABUPATEN KARANGANYAR Fakhrina Fahma; Rahmaniyah Dwi Astuti; Ilham Priyaditama
Jurnal Abdimas Vol 18, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v18i2.5045

Abstract

Kelompok Tani Biofarmaka Sumber Rejeki I dan Ngudi Makmur I memiliki hasil utama berupa kunyit. Untuk meningkatkan nilai tambah produknya, kedua kelompok tani ini mengolah rimpang kunyit menjadi simplisia. Karena harga jual simplisia jauh lebih baik daripada menjual dalam bentuk rimpang. Simplisia adalah rimpang yang dipotong tipis dengan ketebalan 3–8 mm dan dikeringkan sampai kadar air mencapai kurang dari 10%. Sampai saat ini petani masih terkendala dalam memasarkan produk simplisianya. Penyebab utamanya adalah kualitas produknya masih dibawah standar yang ditetapkan pabrikan karena proses pengolahannya yang masih bersifat konvensional, baik dari sisi metodologi maupun teknologi. Selain produktivitasnya yang rendah, cara ini mengakibatkan variasi ketebalan dan kecelakaan kerja. Pengeringan masih dilakukan dengan cara menjemur secara langsung dibawah sinar matahari dengan menggunakan widik. Dengan cara seperti ini pengeringan membutuhkan waktu yang lama yaitu mencapai 20 hari. Selain itu juga terdapat resiko kontaminasi dan menguapnya minyak atsiri yang terkandung dalam simplisia kunyit. Melalui program IbM ini dirancang Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pemotong rimpang dan alat pengering simplisia yang dilengkapi dengan SOP pengolahan simplisia kunyit dan penggunaan peralatan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), dalam artian mitra akan dilibatkan hampir di seluruh tahap kegiatan mulai dari perancangan alat, pembuatan alat, evaluasi kinerja alat, penyempurnaan alat, perancangan SOP, sosialisasi SOP dan implementasi SOP. Hasil pengujian kinerja kerja alat pemotong menghasilkan potongan membujur dengan rata-rata 4,58mm sedangkan kinerja alat pengering solar drayer dapat mencapai suhu rata-rata 53.5 C, laju aliran udara rata – rata sebesar 1,02m/s padalubang inlet dan 0.43m/s pada lubang exhaust. Dengan kinerja seperti ini maka pengeringan simplisia akan berjalan lebih cepat, yaitu kurang lebih lima hari. Kata kunci : Biofarmaka, Alat Pemotong Kunyit, Solar dryer
User Experience Evaluation and Interface Redesign Using User Experience Questionnaire and Google Material Design (Case Study: SIAKAD UNS) Desika Anggi Fitriana; Irwan Iftadi; Rahmaniyah Dwi Astuti
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 13 No. 2 (2023): VOLUME 13 NO 2 JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v13i2.17558

Abstract

Intisari— SIAKAD UNS merupakan sebuah website akademik yang memberikan kemudahan bagi mahasiswa UNS untuk melakukan kegiatan akademik dan administratif secara online. UX merupakan aspek penting dalam sebuah website untuk mengetahui apakah sistem sudah memenuhi kebutuhan dan kepuasan pengguna. Berdasarkan survei pendahuluan, didapatkan bahwa nilai usabilitas SIAKAD UNS termasuk kedalam kategori buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi UX SIAKAD UNS serta memberikan usulan perbaikan interface. Metode evaluasi yang digunakan adalah User Experience Questionnaire (UEQ) yang memiliki 6 skala pengukuran. Wawancara pengguna juga dilakukan untuk mendapatkan hasil evaluasi lebih akurat. Redesain interface mengacu kepada google material design guidelines. SIAKAD UNS desain lama mendapatkan hasil evaluasi netral pada keenam variabel yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. Hasil benchmark desain lama menunjukkan bahwa SIAKAD UNS termasuk kedalam kategori buruk. Setelah dilakukan redesain, didapatkan peningkatan mean value pada keenam variabel dengan skor sebagai berikut: attractiveness 0.93, perspicuity 1.04, efficiency 1.09, dependability 1,04, stimulation 1,13 yang merepresentasikan evaluasi positif. Sementara variabel novelty memiliki mean value sebesar 0,71 yang merepresentasikan evaluasi netral. Hal tersebut membuktikan bahwa redesain berhasil meningkatkan user experience dan menambah kebergunaan website SIAKAD UNS. Abstract— SIAKAD UNS is an academic website that allows UNS students to carry out their academic and administrative activities online. UX is an important aspect in a website to determine whether the system has fullfiled the needs and satisfaction of the users. Based on a preliminary survey, it was found that the usability value of SIAKAD UNS was in the poor category. The aim of this research is to measure and evaluate the UX of SIAKAD UNS and to provide suggestions for interface improvements. The evaluation method used is the User Experience Questionnaire (UEQ), which has 6 measurement scales. User interviews were also conducted to obtain more accurate evaluation results. The interface redesign is based on the Google Material Design Guidelines. The SIAKAD UNS old design has neutral evaluation results on all six variables; attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation and novelty. The benchmark results of the old design show that SIAKAD UNS is in the bad category. After the redesign, there is an increase in the mean value of the six variables with the following scores: attractiveness 0.93, perspicuity 1.04, efficiency 1.09, dependability 1.04, stimulation 1.13, which represents positive evaluation. The novelty variable has a mean value of 0.71, which represent neutral evaluation. This proves that the redesign has succeeded in improving the user experience and increasing the usability of SIAKAD UNS website.
Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) di IKM Tahu Sari Murni Dian Pambayung; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.425 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.18984

Abstract

Working in a standing position consumes energy by 10% -15% compared to work done in a sitting position. If the posture stays for a prolonged period, then the health of the worker may be disrupted and affect production activity.IKM (Small and Medium Industry) Tahu Sari Murni is one of the tofu processing industries located in Krajan RT.03 / RW.03 Mojosongo, Surakarta. All workers, working on a standing position with awkward posture such as lifting, bending, and standing for 7-8 hours. Therefore, an awkward posture risk assessment using the QEC method needs to be done to determine the occupational risks faced by the worker.The results show that only the soybeans washing station that categorized at the "safe" level while the other six stations are at level 3 which means it needs improvement because workers also have musculo sceletal disorder in the upper body
Perbaikan Metode Kerja untuk Meningkatkan Line Efficiency dengan Konsep ECRS Pertiwi, Asariella Findya Octa; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Asariella Findya Octa Pertiwi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Jurnal Sistem dan Manajemen Industri Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsmi.v4i1.2184

Abstract

The Assembly line is the assembly process that is carried out based on the order of the production process in the production line. The problem that is often found in assembly lines is bottleneck conditions where some material piled up at the station. This situation indicates an imbalance in the production line. The improvement of the work method is one of the effective ways that can increase line efficiency. This study presents an increase in line efficiency by improving working methods in a washing machine assembly line of PT.X. The study aimed to increase the value of line efficiency by improving work methods. In this study, improvements were made using the line balancing method and Eliminate, Combine, Rearrange, Simplify (ECRS) concept. The results that have been done, the obtained value of line efficiency for washing machine products is 76.76%. This value has not reached the company's productivity target of 99.50%. Therefore it is necessary to improve the assembling line to increase the value of product production. The proposed improvements made with improvements to the work methods on the assembling line obtained 89.38% results is to increase the amount of line efficiency by improving work methods.