Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Let your students cheat on mathematics online exams: students’ perspectives Erdawati Nurdin; Zubaidah Amir MZ; Hayatun Nufus; Deepti Thakur; Firdous A. Shah; Rakesh Dube; Tommy Tanu Wijaya
Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjml.v4i2.3286

Abstract

The Covid-19 outbreak has an impact on the provision of education. One of them is the process of online assessment or examination. Difficulties occur during online exams; weak supervision can increase cheating behavior among students. Generally, teachers or lecturers think about how to prevent this behavior. However, what if they are allowed to "cheat" on the exam? What do they think? This paper discusses students' perceptions when they were allowed to access various sources during online math exams. What benefits do they get?. The survey was conducted on 78 students of the Mathematics Education Study Program of UIN Sultan Syarif Kasim Riau. The data obtained through a questionnaire were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis showed that the students gave a positive response. The results of this study are expected to be a positive view of the weakness of supervision during online math exams, an idea/way to prevent cheating. In its application, both online learning and assessment, it is necessary to strengthen the character and self-concept of students.
Relationship between Cognitive Style and Habits of Mind Hayatun Nufus; Rezi Ariawan
Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) Vol 2, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjml.v2i1.756

Abstract

This research is a correlational study that examines the relationship between cognitive style and habits of mind. The research subjects involved 4th semester students in the Department of Mathematics Education at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of UIN Suska Riau which consisted of students with heterogeneous academic abilities. Cognitive style data was collected using the GEFT question instrument with test techniques. Habits of mind data were collected using a questionnaire instrument with a questionnaire distribution technique. The data analysis technique begins with the Pearson Product Moment correlation test which is continued with the significance test and the calculation of the magnitude of the relationship that occurs using the coefficient of determination. Because the data is positively correlated, it continues with determining the linear regression equation. The results showed that there was a significant weak correlation between cognitive style and habits of mind with a relationship score of 6% and a linear regression equation y '= 36.35 + 0.31 x.
Pengaruh Penerapan Model Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Koneksi Matematis ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa SMP Abdi Nursamsi; Hayatun Nufus; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.402 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i2.9653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model  contextual teaching and learning terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa SMP Negeri 03 Siak Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dangan desain yang digunakan adalah non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasVIII SMP Negeri 03 Siak Hulu, dengan menggunakan purposive sampling, terpilihlah kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dengan instrumen soal tes kemampuan awal matematis dan soal posttest kemampuan koneksi matematis serta teknik observasi dengan instrumen lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t dan uji ANOVA dua arah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dua hal, yaitu: (1) terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa antara siswa yang belajar menggunakan model contextual teaching and learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. (2) tidak terdapat interaksi antara model contextual teaching and learning dengan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa model contextual teaching and learning berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa SMP Negeri 03 Siak Hulu.
Pengaruh Penerapan Model Learning Cycle 7E terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMPN 31 Pekanbaru Hayatun Nufus; Cut Wira; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.168 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i3.7730

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar dengan model learning cycle 7e dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, 2) untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah, 3) untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara model learning cycle 7e dan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan quasi experiment dan desain yang digunakan adalah the non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 31 Pekanbaru yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel kelas VII.1 dan VII.2. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, angket, dan obeservasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal post-test kemampuan pemecahan masalah matematis, angket kemandirian belajar dan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data di dapat kesimpulan bahwa: 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar dengan model learning cycle 7e dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional di SMPN 31 Pekanbaru, 2) tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah  3) tidak terdapat terdapat interaksi antara model learning cycle 7e dan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Analisis Newman’s Error Penyelesaian Soal-Soal Pada Materi Himpunan Berbasis Kemampuan Komunikasi Matematis berdasarkan Gaya Kognitif dan Habits of Mind Yassirly Yuzalia; Hayatun Nufus; Hasanuddin Hasanuddin
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.533 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i2.12148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis Newman’s error peserta didik dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi materi himpunan berdasarkan gaya kognitif dan Habits of Mind. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini peserta didik kelas IX Maryam SMP IT Al-Fatah Minas. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan teknik nontes (angket, wawancara, dokumentasi) dan instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan komunikasi pada materi himpunan, soal tes GEFT, angket Habits of Mind, dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi 3 tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesalahan yang sering dilakukan peserta didik berdasarkan kemampuan komunikasi matematis pada indikator mengeskpresikan ide-ide matematis ke dalam bentuk gambar. (2) Kesalahan yang sering dilakukan peserta didik dengan gaya kognitif FD yaitu kesalahan pada tahap memahami, sedangkan gaya kognitif FI pada tahap transformasi, keterampilan proses dan penulisan notasi. (3) Kesalahan yang sering dilakukan peserta didik dengan HoM kategori tinggi dan sedang yaitu pada tahap transformasi, keterampilan proses dan penulisan notasi. Sedangkan peserta didik dengan HoM kategori rendah pada tahapan memahami. (4) Kesalahan yang sering dilakukan peserta didik dengan gaya kognitif FI HoM tinggi, dan FI HoM sedang yaitu pada tahap transformasi, keterampilan proses dan penulisan notasi. Kesalahan yang dilakukan FIHoM rendah dan FD HoM tinggi yaitu pada tahap memahami, transformasi, keterampilan proses dan penulisan notasi. Sedangkan, peserta didik dengan gaya kognitif FD HoM sedang yaitu pada tahap memahami.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Model-Eliciting Activities untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Sahara Meisya; Suhandri Suhandri; Hayatun Nufus
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.394 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i1.5051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) matematika berbasis Model-Eliciting Activities (MEAs) yang valid, praktis, dan efektif untuk memfasilitasi kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi kubus dan balok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Rambatan dengan subjek penelitian adalah para ahli materi dan ahli media pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru, serta siswa SMPN 1 Rambatan. Sampel penelitian adalah kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Objek penelitian adalah LKS matematika berbasis MEAs. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan kualitas LKS matematika berbasis MEAs yang dikembangkan tergolong dalam kategori sangat valid (92,92 ) dan sangat praktis (  untuk kelompok kecil dan  untuk kelompok besar). Sedangkan berdasarkan hasil uji inferensial diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan komunikasi matematis antara siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa LKS matematika berbasisMEAs ini telah valid, praktis dan efektif.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teachingterhadap Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Minat Belajar Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama Kampar Ratna Sari; Suhandri Suhandri; Hayatun Nufus
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.072 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i2.5555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap pemahaman konsep matematis berdasarkan minat belajar matematika siswa Sekolah Menengah  Pertama Kampar. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimen dengan desain penelitian the nonequivalent pretest-posttes control group design.Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah  Pertama Kampar. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik porposive sampling, terpilih kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII-6 sebagai kelas kontrol di Sekolah Menengah  Pertama Negeri 2 Bangkinang Kota.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, teknik angket dan teknik observasi. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, angket untuk mengukur minat belajar matematika siswa, dan lembar observasi berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk menentukan “ada atau tidak adanya” kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung dengan menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t untuk mengetahui kemampuan pemahaman kosep matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan  pemahaman konsep matematis  antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Quantum Teaching dengan siswa yang mengikuti pembelajaran yang diterapkan guru dan  terdapat perbedaan kemampuan  pemahaman konsep matematis  antara siswa berminat belajar tinggi, sedang dan rendah yang belajar mengikuti pembelajaran dengan model Quantum Teaching dengan siswa berminat belajar tinggi, sedang dan rendah yang belajar mengikuti pembelajaran yang diterapkan guru.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis berdasarkan Self Efficacy Siswa Shinta Hestika; Zulkifli Zulkifli; Hayatun Nufus
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.618 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i1.12025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung; (2) apakah terdapat kontribusi self efficacy terhadap kemaampuan berpikir kreatif matematis, serta (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa MTs Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Putra MTs Negeri 1 Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.8 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII.10 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, soal posttest kemampuan berpikir kreatif matematis, angket self efficacy, dan dokumentasi keterlaksanaan penelitian. Teknik analisis data menggunakan uji-t, pearson product moment dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa:    1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung,   2) Terdapat kontribusi self efficacy sebesar  yang artinya self efficacy memiliki kontribusi yang lemah, dan 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Masalah Kontekstual Pada Materi Himpunan untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Sunarsih Puji Lestari; Hayatun Nufus; Ramon Muhandaz
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i1.474

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil survei menunjukkan bahwa pengembangan multmedia interaktif sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi siswa sehingga siswa mampu menyelesaikan masalah matematis masih jarang ada di sekolah. Penelitian juga bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif yang valid, praktis, dan efektif dalam memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan di SMP Juara Pekanbaru pada semester ganjil tahun ajaran 2019-2020. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket dan teknik tes dengan instrumen berupa angket validasi, angket praktikalitas dan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif (untuk uji validitas dan reliabilitas) dan statistik inferensial (untuk uji efektifitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran yang dikembangkan berada pada tingkat kategori sangat valid (83,67%), sangat praktis (83,61% untuk kelompok kecil dan 87,02% untuk kelompok terbatas) dan efektif (dengan rata-rata kelas eksperimen 69,33 dan kelas kontrol 35,61). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah menghasilkan multimedia interaktif berbasis masalah kontekstual yang valid, praktis digunakan siswa serta efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis khusus pada materi himpunan.
Efektivitas Penggunaan Buku Ajar Program Linier Terintegrasi Keislaman terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis ditinjau dari Gaya Kognitif Hayatun Nufus; Rini Dian Anggraini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1115

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dan gaya kognitif merupakan dua hal yang penting dalam pembelajaran matematika. Begitu juga dengan materi program linier. Ketiga hal ini bisa dimaksimalkan melalui penggunaan buku ajar. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melihat pengaruh penggunaan buku ajar program linier terintegrasi keislaman terhadap kemampuan komunikasi matematis berdasarkan gaya kognitif. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan komunikasi matematis, soal tes gaya kognitif, angket respon mahasiswa terhadap konten materi keislaman yang terdapat pada buku ajar, angket validasi instrumen soal tes dan angket validasi instrumen angket respon mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji anova dua arah dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas dan homogenitas menggunakan bantuan software SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan buku ajar dan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa field independent lebih baik daripada mahasiswa field dependent, dimana hal ini sejalan dengan konsep bahwa individu field independent lebih analitik dibandingkan individu filed dependent. Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini yaitu: (1) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara mahasiswa yang belajar menggunakan buku ajar program linier terintegrasi keislaman dengan mahasiswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional; (2) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara mahasiswa dengan gaya kognitif field dependent dan field independent; dan (3) tidak terdapat interaksi antara penggunaan buku ajar dan gaya kognitif terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa.