Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGGUNAAN BIRTH BALL SEBAGAI METODE PENGURANGAN RASA NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Dyah Triwidiyantari; Fitri Hadiyanti Hasanah; Nabila Kartika Putri
Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik 'Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jitpemas.v2i1.45

Abstract

The birth process is synonymous with pain. Pain in labor is a physiological process, but the pain causes some mothers to worry that they will not be able to pass the labor process. Fear and anxiety can cause pain, making the uterine muscles stronger and harder. Whereas anxiety that cannot be managed properly can have a negative impact on the health of the mother and fetus. Many attempts have been made to reduce pain in labor, using non-pharmacological methods. This Community Service aims to reduce the intensity of pain in childbirth using birth ball exercises. In this community service, the exercise method uses a birth ball which is carried out directly on the mother in the first stage of the active phase. To find out whether there is a reduction in pain in the mother, it is measured by the NRS (Numeric Rating Scale). The result is a decrease in moderate to mild pain.
BOOKLET ”CHOKING TREATMENT” TERHADAP KETRAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PENANGANAN TERSEDAK PADA BALITA Triwidiyantari, Dyah; Pebrianti, Neng Risa
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.5263

Abstract

Pada tingkat pencegahan penyakit, pendidikan kesehatan merupakan aplikasi atau penerapan pengetahuan di bidang kesehatan. Media edukasi berupa booklet “Choking Treatment” sebagai media informasi yang dapat digunakan oleh kader untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat yang lebih luas. Tujuan: menganalisis perbedaan keterampilan kader dalam  penanganan tersedak pada balita. Desain studi ini menerapkan pendekatan cluster random sampling dan pra-eksperimen dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest. Penentuan sampel secara acak sederhana menggunakan kocokan, sampel pada penelitian adalah semua kader di RW 5 Kelurahan Kebon Waru yang bersedia menjadi responden sebanyak 21 orang. Instrument pada penelitian ini menggunakan lembar cheklist, analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan karakteristik responden, peneliti memakai Mann's Wilcoxon Signed Rank Test untuk mendapatkan nilai rerata, standar deviasi, median, serta rentang untuk setiap variabel, dan kemudian memasukkan angka tersebut ke dalam analisa bivariat.  Dengan variasi standar 0,86, skor keterampilan rata-rata sebelum menerima instruksi dengan media Buklet “Chocking Treatment” adalah 1,67. Setelah menerima terapi dan instruksi dari buklet "Chocking Treatment", pasien biasa melaporkan skor keterampilan rerata sebesar 8,09 (SD= 1,18). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kemampuan kader dalam menangani anak tersedak berbeda sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan menggunakan media booklet “Penanganan Anak Tersedak” di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Diharapkan bagi kader agar dapat membatu bidan dalam pemberian informasi dan mengajarkan cara penanganan tersedak pada balita kepada orang tua saat posyandu, sehingga nantinya orang tua dapat langsung melakukan pertolongan awal saat balita mengalami tersedak.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tersedak Dengan Penanganan Pertama Tersedak Pada Anak Usia Dini Di Desa Jayamekar Dyah Triwidiyantari
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.488 KB) | DOI: 10.47861/usd.v1i1.143

Abstract

Kehidupan sehari-hari sarat dengan berbagai macam hal yang membahayakan bagi Anak Usia Dini yang sangat unik dan memiliki karakteristik yang beragam sehingga diperlukan berbagai jenis pengetahuan dan keterampilan untuk memahaminya. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami berbagai jenis kecelakaan yang mungkin terjadi dan pertolongan pertama salah satunya adalah kejadain tersedak. Tersedak merupakan kondisi tersumbatnya saluran pernafasan baik oleh benda asing,muntah, darah atau cairan lain. Penyebab utama motbiditas dan mortalitas diantara anak-anak. Pada penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan antara Pengetahuan ibu tentang tersedak dengan penanganan pertama tersedak pada Anak Usia Dini. Jenis penelitian ini adalah Observasional deskriptif yang besifat studi korelasi. Dengan sampel penelitian menggunakan Total Sampling dengan sampel 50 resonden, Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan 20 pertanyaan pengetahuan tersedak dan 30 pertanyaan penanganan. Pengetahuan ibu tentang tersedak sebanyak (40%) yaitu 20 ibu dengan kategori Cukup, dan sebanyak (62%) yaitu 31 ibu dengan kategori cukup. Serta hasil korelasi dengan nilai p-value=0.001 ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang tersedak dengan penanganan pertama tersedak pada Anak Usia Dini di Desa Jayamekar Kabupaten Bandung Barat.
Peran IMD Terhadap Kala III Persalinan (Studi Literatur) Triwidiyantari, Dyah
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.176

Abstract

Persalinan adalah rangkaian proses fisiologis yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi oleh ibu. Pengeluaran plasenta merupakan bagian dari manajemen aktif kala III dalam persalinan. Kontraksi uterus yang efektif mempercepat pengeluaran plasenta, mencegah perdarahan, dan mengurangi kehilangan darah. Faktor yang mempengaruhi lama pengeluaran plasenta salah satunya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Studi literatur ini menunjukkan bahwa ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap lama kala III persalinan. Saat dilakukan inisiasi menyusu dini terdapat pelepasan hormon oksitosin secara ilmiah, hal tersebut dapat mempercepat lamanya persalinan kala III. Lama kala III persalinan terdapat selisih waktu 5 menit lebih cepat ibu dengan inisiasi menyusu dini dibandingkan dengan ibu yang tidak inisiasi menyusu dini.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kebutuhan Gizi dengan Pola Konsumsi Protein Selama Masa Kehamilan di PMB Bidan M Kabupaten Cianjur Sri Iriani, Oktarina; Triwidiyantari, Dyah; Fitriasari, Anisa
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 2 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i2.219

Abstract

EFEKTIVITAS RELAKSASI BIRTHING BALL DALAM MENURUNKAN NYERI PERSALINANKALA I FASE AKTIF Triwidiyantari, Dyah
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa nyeri pada persalinan kala I terjadi karena aktivitas besar di dalam tubuh guna mengeluarkan janin. Ketidaknyamanan, rasa takut dan rasa nyeri merupakan masalah bagi ibu bersalin. Nyeri pada kala I persalinan merupakan nyeri yang berat dengan waktu yang lebih lama, untuk itu perlu diperhatikan penanganan untuk mengatasi nyeri pada kala I persalinan. TujuanPenelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efektivitas relaksasi birthing ball dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode yang digunakan adalah literatur review yaitu penulis mencari dan mengumpulkan referensi yang relevan sesuai dengan judul yang dibahas di dapatkan melalui google scholar dan elsevier. Sumber data yang yang digunakan adalah data sekunder dari jurnal, laporan, textbook, dan lain-lain. Jurnal yang digunakan terdiri dari 5 jurnal jurnal yang terdiri dari 3 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional. Kemudian dilakukan analisis data yaitu dengan cara membuat analisis matriks, pembahasan jurnal dan sintesis kerangka teori. Hasil Birthing ball efektif dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Menurut analisis efektivitas birthing ball dalam menurunkan nyeri persalinan sebagai terapi non-farmakologi dilihat dari 4 aspek yaitu : (1) ukuran bola yang digunakan disesuaikan dengan tinggi badan ibu bersalin. Tinggi badan <150 menggunakan bola dengan diameter 55 cm, tinggi badan 150-160 cm menggunakan bola dengan diameter 65 cm, tinggi badan diatas 160 cm dengan diameter 75 cm. (2) Pelaksanaan birthing ball dilakukan pada pembukaan 4-10 cm dan lebih efektif digunakan pada pembukaan 8. (3) lamanya penggunaan birthing ball dilakukan lebih dari 60 menit. (4) Posisi birthing ball yang paling efektif dan efisien serta aman dan mudah dilakukan oleh ibu bersalin yaitu duduk di atas bola dengan menggoyangkan pinggul. Birthing ball berpengaruh dalam menurunkan nyeri persalinan kalaI fase aktif. Penggunaan birthing ball ini dapat diaplikasikan pada praktik kebidanan dalam menurunkan nyeri pesalinan kala I fase aktif.
PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM MENANGANI TERSEDAK PADA ANAK USIA DINI DI PAUD DESA JAYAMEKAR Fatmawanti, Ranti; Triwidiyantari, Dyah; Sri Iriani, Oktarina
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kejadian yang sering terjadi pada anak usia dini adalah tersedak. Tersedak merupakan suatu keadaan masuknya benda asing seperti makanan, mainan, logam, kelereng, dan lain-lain yang masuk kedalam jalan nafas atas sehingga menimbulkan kegawatan pada sistem pernafasan. Pengetahuan orang tua terhadap tersedak masih rendah, dan mayoritas orang tua menganggap tersedak kejadian yang sepele dan bukan kejadian gawatdarurat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua khususnya dalam pengertian dan mekanisme, teknik penanganan back blows, chest trust dan Heimlich maneuver di Desa Jayamekar, Kabupaten Bandung Barat. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan ;populasi sebanyak 90 orang, dan sampel yang didapat 73 sampel dengan menggunakan rumus solvin. Instrumen menggunakan kuesioner sebanyak 27 pernyataan dengan menggunakan data primer. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari 73 responden orang tua yang berpengetahuan baik sebanyak 20 (27,4%) responden, kemudian yang berpengetahuan cukup sebanyak 21 (28,8%) responden dan yang pengetahuan kurang 28 (38,4%) responden.
Persepsi, Pengetahuan, Dan Kesadaran Tentang Kesehatan Pranikah Terhadap Sikap Pemeriksaan Kesehatan Pranikah Dian Purnama Sari; Dyah Triwidiyantari; Sheli Riani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v1i1.1097

Abstract

The attitude of the bride and groom is a form of active community participation in premarital health checks. The bride and groom are expected to be able to carry out activities in order to improve health status because. This study aims to assess the relationship between perceptions, knowledge, and awareness, about premarital health with premarital examination attitudes. The research design used is Crosssectional. Collecting data using a questionnaire that is served and analyzed using Multiple Regression. The sampling method used is probability sampling. The data quality test used is a validity test using Corrected Item Total and a reliability test using Cronbach Alpha. To test the hypothesis in this study, the researcher used F test. The results of this study indicate that the variables of perception, and awareness have an influence on premarital examination..
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN TEKNIK SADARI PADA SISWI SMAN 1 PADALARANG TAHUN 2024 nuraeni, rani; Triwidiyantari, Dyah; sri iriani, Oktarina
Jurnal Sehat Masada Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v18i2.484

Abstract

The World Health Organization (WHO) states that in 2020 there will be 2.3 million women diagnosed with breast cancer and 685,000 deaths globally due to breast cancer. The incidence of cancer in Indonesia is still the highest for women, namely 42.1 per 100,000 population with an average death rate of 17 per 100,000 population. With this data in 2019, the cancer ranking in Indonesia ranks 8th in Southeast Asia and 23rd in Asia. This research aims to determine the relationship between knowledge and behavior in early detection of breast cancer using the BSE technique in female students at SMAN 1 Padalarang in 2024. This research uses an analytical survey method with a cross sectional approach. The total sample was 84 respondents using a proportional stratified random sampling technique. Data analysis used the chi square statistical test with α = (0.05). The results of this study show that there is a relationship between knowledge and early breast cancer detection behavior using the BSE technique in female students at SMAN 1 Padalarang in 2024 with a p value (0.000). Based on the research results, it can be concluded that there is a significant relationship between knowledge and early breast cancer detection behavior using the BSE technique in female students at SMAN 1 Padalarang in 2024.
The Effect Of Cold Cabbage Leaf Compresses On Reducing Pain Intensity And Breast Swelling In Postpartum Mothers Amirudin, Sri Hennyati; Triwidiyantari, Dyah; Yulia, Dea
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i8.16862

Abstract

Latar Belakang: Bagi seorang wanita, menyusui merupakan pengalaman alami dan bermanfaat bagi ibu dan anak. Pembengkakan payudara, juga dikenal sebagai "bendungan ASI", merupakan masalah menyusui yang dapat terjadi pada awal masa nifas. Di TPMB Kota Bandung, ibu nifas yang menyusui sering mengalami rasa tidak nyaman dan bengkak akibat bendungan ASI. Kompres daun kubis dapat menjadi pengobatan non farmakologi karena daun kubis mempunyai efek dalam mengurangi nyeri dan pembengkakan payudara.Tujuan: Untuk mengetahui apakah kompres dingin daun kubis efektif mengurangi nyeri dan bengkak pada payudara ibu pasca melahirkan.Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan total sampling yaitu 30 responden. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan Wilcoxon signed test.Hasil: tingkat nyeri dan pembengkakan payudara ibu nifas sebelum mendapat kompres dingin daun kubis. 20 partisipan (66,7%) melaporkan nyeri payudara ringan, 10 partisipan (33,3%) melaporkan nyeri sedang, dan 17 partisipan (56,7%) melaporkan edema sedang. 13 partisipan (43,4%) melaporkan pembengkakan ringan. setelah diberikan kompres daun kubis dingin 2 partisipan (6,7%) tidak mengalami nyeri, 28 partisipan (93,3%) mengalami nyeri ringan dan 24 partisipan (80%) tidak mengalami pembengkakan pada payudaranya, 6 partisipan (20%) mengalami pembengkakan ringanKesimpulan: Di TPMB Y Kota Bandung, kompres dingin daun kubis (Brassica Oleracea) terbukti bermanfaat dalam menurunkan nyeri dan pembengkakan payudara ibu nifas.Saran: Pembengkakan payudara ibu nifas bisa mendapatkan manfaat dari kompres daun kubis yang diberikan oleh bidan. Kata Kunci : Bendungan ASI, intensitas nyeri, kompres daun kubis, pembengkakan payudara ABSTRACT Background: Breastfeeding is a fundamental aspect of maternal care that offers numerous advantages to both the mother and her baby. In the initial postpartum phase, women may experience difficulties such as breast engorgement, also known as milk congestion. This condition is commonly observed among postpartum women in the city of Bandung, who may suffer from discomfort and swelling as a result of milk congestion. One effective non-medical remedy for alleviating these symptoms is the use of cabbage leaf compresses, which can minimize pain and swelling in the breasts.Objective: To evaluate how well cold cabbage leaf compresses alleviate pain and decrease breast swelling in women after childbirth.Method: This study employs a quantitative approach featuring a pre-experimental design with a single group undergoing pretest and posttest evaluations. The research sample consists of 30 participants selected through total sampling. Data analysis is conducted using the Kolmogorov-Smirnov test and the Wilcoxon signed-rank test..Results: Before applying cold cabbage leaf compresses, postpartum women reported varying levels of pain and swelling: 20 participants (66.7%) had mild breast pain, 10 participants (33.3%) experienced moderate pain, and 17 participants (56.7%) had moderate swelling, while 13 participants (43.4%) had mild swelling. After using the cold cabbage leaf compresses, 2 participants (6.7%) reported no pain, 28 participants (93.3%) experienced mild pain, and 24 participants (80%) had no swelling. Only 6 participants (20%) reported mild swelling.Conclusion: In conclusion, applying cold cabbage leaf compresses (Brassica Oleracea) is effective in reducing both pain intensity and breast swelling in postpartum women in TPMB Y Bandung City.Suggestion: midwives can provide cabbage leaf compresses to postpartum women with breast swelling. Keywords: Breast milk dam, pain intensity, cabbage leaf compress, breast engorgement