Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGGUNAAN BIRTH BALL SEBAGAI METODE PENGURANGAN RASA NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Dyah Triwidiyantari; Fitri Hadiyanti Hasanah; Nabila Kartika Putri
Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik 'Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jitpemas.v2i1.45

Abstract

The birth process is synonymous with pain. Pain in labor is a physiological process, but the pain causes some mothers to worry that they will not be able to pass the labor process. Fear and anxiety can cause pain, making the uterine muscles stronger and harder. Whereas anxiety that cannot be managed properly can have a negative impact on the health of the mother and fetus. Many attempts have been made to reduce pain in labor, using non-pharmacological methods. This Community Service aims to reduce the intensity of pain in childbirth using birth ball exercises. In this community service, the exercise method uses a birth ball which is carried out directly on the mother in the first stage of the active phase. To find out whether there is a reduction in pain in the mother, it is measured by the NRS (Numeric Rating Scale). The result is a decrease in moderate to mild pain.
BOOKLET ”CHOKING TREATMENT” TERHADAP KETRAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PENANGANAN TERSEDAK PADA BALITA Triwidiyantari, Dyah; Pebrianti, Neng Risa
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.5263

Abstract

Pada tingkat pencegahan penyakit, pendidikan kesehatan merupakan aplikasi atau penerapan pengetahuan di bidang kesehatan. Media edukasi berupa booklet “Choking Treatment” sebagai media informasi yang dapat digunakan oleh kader untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat yang lebih luas. Tujuan: menganalisis perbedaan keterampilan kader dalam  penanganan tersedak pada balita. Desain studi ini menerapkan pendekatan cluster random sampling dan pra-eksperimen dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest. Penentuan sampel secara acak sederhana menggunakan kocokan, sampel pada penelitian adalah semua kader di RW 5 Kelurahan Kebon Waru yang bersedia menjadi responden sebanyak 21 orang. Instrument pada penelitian ini menggunakan lembar cheklist, analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan karakteristik responden, peneliti memakai Mann's Wilcoxon Signed Rank Test untuk mendapatkan nilai rerata, standar deviasi, median, serta rentang untuk setiap variabel, dan kemudian memasukkan angka tersebut ke dalam analisa bivariat.  Dengan variasi standar 0,86, skor keterampilan rata-rata sebelum menerima instruksi dengan media Buklet “Chocking Treatment” adalah 1,67. Setelah menerima terapi dan instruksi dari buklet "Chocking Treatment", pasien biasa melaporkan skor keterampilan rerata sebesar 8,09 (SD= 1,18). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kemampuan kader dalam menangani anak tersedak berbeda sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan menggunakan media booklet “Penanganan Anak Tersedak” di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Diharapkan bagi kader agar dapat membatu bidan dalam pemberian informasi dan mengajarkan cara penanganan tersedak pada balita kepada orang tua saat posyandu, sehingga nantinya orang tua dapat langsung melakukan pertolongan awal saat balita mengalami tersedak.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Tersedak Dengan Penanganan Pertama Tersedak Pada Anak Usia Dini Di Desa Jayamekar Dyah Triwidiyantari
USADA NUSANTARA : Jurnal Kesehatan Tradisional Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: USADA NUSANTARA
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.488 KB) | DOI: 10.47861/usd.v1i1.143

Abstract

Kehidupan sehari-hari sarat dengan berbagai macam hal yang membahayakan bagi Anak Usia Dini yang sangat unik dan memiliki karakteristik yang beragam sehingga diperlukan berbagai jenis pengetahuan dan keterampilan untuk memahaminya. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami berbagai jenis kecelakaan yang mungkin terjadi dan pertolongan pertama salah satunya adalah kejadain tersedak. Tersedak merupakan kondisi tersumbatnya saluran pernafasan baik oleh benda asing,muntah, darah atau cairan lain. Penyebab utama motbiditas dan mortalitas diantara anak-anak. Pada penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada Hubungan antara Pengetahuan ibu tentang tersedak dengan penanganan pertama tersedak pada Anak Usia Dini. Jenis penelitian ini adalah Observasional deskriptif yang besifat studi korelasi. Dengan sampel penelitian menggunakan Total Sampling dengan sampel 50 resonden, Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan 20 pertanyaan pengetahuan tersedak dan 30 pertanyaan penanganan. Pengetahuan ibu tentang tersedak sebanyak (40%) yaitu 20 ibu dengan kategori Cukup, dan sebanyak (62%) yaitu 31 ibu dengan kategori cukup. Serta hasil korelasi dengan nilai p-value=0.001 ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang tersedak dengan penanganan pertama tersedak pada Anak Usia Dini di Desa Jayamekar Kabupaten Bandung Barat.
Peran IMD Terhadap Kala III Persalinan (Studi Literatur) Triwidiyantari, Dyah
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.176

Abstract

Persalinan adalah rangkaian proses fisiologis yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi oleh ibu. Pengeluaran plasenta merupakan bagian dari manajemen aktif kala III dalam persalinan. Kontraksi uterus yang efektif mempercepat pengeluaran plasenta, mencegah perdarahan, dan mengurangi kehilangan darah. Faktor yang mempengaruhi lama pengeluaran plasenta salah satunya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Studi literatur ini menunjukkan bahwa ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap lama kala III persalinan. Saat dilakukan inisiasi menyusu dini terdapat pelepasan hormon oksitosin secara ilmiah, hal tersebut dapat mempercepat lamanya persalinan kala III. Lama kala III persalinan terdapat selisih waktu 5 menit lebih cepat ibu dengan inisiasi menyusu dini dibandingkan dengan ibu yang tidak inisiasi menyusu dini.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kebutuhan Gizi dengan Pola Konsumsi Protein Selama Masa Kehamilan di PMB Bidan M Kabupaten Cianjur Sri Iriani, Oktarina; Triwidiyantari, Dyah; Fitriasari, Anisa
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 2 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i2.219

Abstract

EFEKTIVITAS RELAKSASI BIRTHING BALL DALAM MENURUNKAN NYERI PERSALINANKALA I FASE AKTIF Triwidiyantari, Dyah
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa nyeri pada persalinan kala I terjadi karena aktivitas besar di dalam tubuh guna mengeluarkan janin. Ketidaknyamanan, rasa takut dan rasa nyeri merupakan masalah bagi ibu bersalin. Nyeri pada kala I persalinan merupakan nyeri yang berat dengan waktu yang lebih lama, untuk itu perlu diperhatikan penanganan untuk mengatasi nyeri pada kala I persalinan. TujuanPenelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efektivitas relaksasi birthing ball dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode yang digunakan adalah literatur review yaitu penulis mencari dan mengumpulkan referensi yang relevan sesuai dengan judul yang dibahas di dapatkan melalui google scholar dan elsevier. Sumber data yang yang digunakan adalah data sekunder dari jurnal, laporan, textbook, dan lain-lain. Jurnal yang digunakan terdiri dari 5 jurnal jurnal yang terdiri dari 3 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional. Kemudian dilakukan analisis data yaitu dengan cara membuat analisis matriks, pembahasan jurnal dan sintesis kerangka teori. Hasil Birthing ball efektif dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Menurut analisis efektivitas birthing ball dalam menurunkan nyeri persalinan sebagai terapi non-farmakologi dilihat dari 4 aspek yaitu : (1) ukuran bola yang digunakan disesuaikan dengan tinggi badan ibu bersalin. Tinggi badan <150 menggunakan bola dengan diameter 55 cm, tinggi badan 150-160 cm menggunakan bola dengan diameter 65 cm, tinggi badan diatas 160 cm dengan diameter 75 cm. (2) Pelaksanaan birthing ball dilakukan pada pembukaan 4-10 cm dan lebih efektif digunakan pada pembukaan 8. (3) lamanya penggunaan birthing ball dilakukan lebih dari 60 menit. (4) Posisi birthing ball yang paling efektif dan efisien serta aman dan mudah dilakukan oleh ibu bersalin yaitu duduk di atas bola dengan menggoyangkan pinggul. Birthing ball berpengaruh dalam menurunkan nyeri persalinan kalaI fase aktif. Penggunaan birthing ball ini dapat diaplikasikan pada praktik kebidanan dalam menurunkan nyeri pesalinan kala I fase aktif.
PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM MENANGANI TERSEDAK PADA ANAK USIA DINI DI PAUD DESA JAYAMEKAR Fatmawanti, Ranti; Triwidiyantari, Dyah; Sri Iriani, Oktarina
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kejadian yang sering terjadi pada anak usia dini adalah tersedak. Tersedak merupakan suatu keadaan masuknya benda asing seperti makanan, mainan, logam, kelereng, dan lain-lain yang masuk kedalam jalan nafas atas sehingga menimbulkan kegawatan pada sistem pernafasan. Pengetahuan orang tua terhadap tersedak masih rendah, dan mayoritas orang tua menganggap tersedak kejadian yang sepele dan bukan kejadian gawatdarurat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua khususnya dalam pengertian dan mekanisme, teknik penanganan back blows, chest trust dan Heimlich maneuver di Desa Jayamekar, Kabupaten Bandung Barat. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan ;populasi sebanyak 90 orang, dan sampel yang didapat 73 sampel dengan menggunakan rumus solvin. Instrumen menggunakan kuesioner sebanyak 27 pernyataan dengan menggunakan data primer. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari 73 responden orang tua yang berpengetahuan baik sebanyak 20 (27,4%) responden, kemudian yang berpengetahuan cukup sebanyak 21 (28,8%) responden dan yang pengetahuan kurang 28 (38,4%) responden.
Hubungan Konsumsi Asam Folat dengan Preeklamsia di RSUD Subang Tahun 2022 Sandra Gunawan, Silvia; Triwidiyantari, Dyah; Syafrullah, Haidir
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i1.408

Abstract

Preeklamsia adalah penyakit kehamilan yang disebabkan yang spesifik pada manusia. Kondisi yang terjadi dan akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan proteinuria pada ibu hamil pada kehamilan 20 minggu. Plasentasi yang baik memerlukan invasi trofoblas ekstravilus sempurna ke dalam arteri spiralis uterus ibu Perubahan arteri spiralis dari pembuluh darah yang berkapasitas rendah dengan resistensi tinggi menjadi berkapasitas tinggi dengan resistensi rendah memungkinkan transportasi sejumlah besar darah ke ruangan intervilus. Pada usia kehamilan 8 – 12 minggu, sumbatan trofoblas yang berakumulasi pada arteri spiralis dilepaskan sehingga merusak sel endotel selanjutnya terjadi apoptosis, invasi dan modifikasi lapisan tunika muskularis media. Perfusi tiba-tiba vilus plasenta saat awal sirkulasi maternal-plasental berhubungan dengan timbulnya stres oksidatif. Asam folat mempunyai aktivitas antioksidan lokal pada sel endotel dan secara langsung mampu menangkap radikal bebas dan meningkatkan bioavailabilitas nitrat oksida. Masalah yang kerap terjadi di RSUD subang yaitu preeklamsia pada ibu hamil. Sekitar 30% ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di poli kandungan RSUD Subang mengalami preeklamsia. 0-2 % kematian terjadi pada ibu hamil yang disebabkan oleh preeklamisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi asam folat dengan ibu hami di RSUD Subang. Jenis penelitian yang digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 40 orang, dan sampel yang didapat 35 sampel dengan menggunakan uji korelasi chi square. Instrumen yang digunakan 35 rekam medis ibu hamil dengan preeklamsia dan menggunakan teks wawancara. Preeklamsia berat cenderung terjadi pada ibu hamil yang kurang mengonsumsi asam folat, hal ini terlihat pada hasil penelitian di peroleh hasil 20 responden (57,1%) Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar dapat melakukan pemberian sumber informasi atau pendidikan pada ibu hamil tentang bahayanya kejadian preeklamsia pada ibu hami dan pentingnya mengonsumsi asam folat.
Perbandingan Pengetahuan Ibu tentang Penanganan Pertolongan Pertama Luka Bakar pada Anak Menggunakan Media Booklet Di Klinik “Bn” Kabupaten Bandung Barat Tantri, Khumairani; Triwidiyantari, Dyah; Hennyati, Sri
Sehat MasadaJurnal Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v18i1.458

Abstract

Burns are an event that is quite difficult to avoid, especially among children, the inability of children to face challenges and determine a dangerous hazard. In addition, burns are injuries that often occur in life or daily activities, be it minor or severe burns. 1 Parents have a role to provide assistance to children. In everyday life the role of parents is important for the growth of children. Mother plays a special role in this. There are still many mothers who do not know how to provide first aid for burns such as giving toothpaste, butter, soy sauce, oil. physical limitations. This research is a quantitative study with the type of Pre-Experimental research. The research design used was the pre and post test one group design. Judging from the approach, this study uses a cross sectional approach. The sampling technique in this study was accidental sampling. before being given health education regarding the management of burns in children with booklet media, the results obtained were a minimum value of 17 and a maximum of 22, with a mean of 19.95 and a standard deviation of 1.753. after being given health education regarding the management of burns in children using booklet media, the results obtained were a minimum score of 17 and a maximum of 22, with a mean of 21.03 and a standard deviation of 1.405. After the Wicoxon T-Test was carried out, the results showed a ρ value of 0.000 with a significant level of 0.05. Based on these results, a value of 0.000 0.05 was obtained, this means that there was a significant effect on the difference in the treatment given to each variable. it is hoped that health workers, especially midwives, will increase the provision of information and counseling about the importance of handling first aid for burns in children to parents, both when mothers come to the clinic and when midwives make field visits such as posyandu, so that later parents can have an Good knowledge of first aid for burns.
Persepsi, Pengetahuan, Dan Kesadaran Tentang Kesehatan Pranikah Terhadap Sikap Pemeriksaan Kesehatan Pranikah Dian Purnama Sari; Dyah Triwidiyantari; Sheli Riani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v1i1.1097

Abstract

The attitude of the bride and groom is a form of active community participation in premarital health checks. The bride and groom are expected to be able to carry out activities in order to improve health status because. This study aims to assess the relationship between perceptions, knowledge, and awareness, about premarital health with premarital examination attitudes. The research design used is Crosssectional. Collecting data using a questionnaire that is served and analyzed using Multiple Regression. The sampling method used is probability sampling. The data quality test used is a validity test using Corrected Item Total and a reliability test using Cronbach Alpha. To test the hypothesis in this study, the researcher used F test. The results of this study indicate that the variables of perception, and awareness have an influence on premarital examination..