Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Bahasa dan Identitas Kelompok dalam Pernyataan Tokoh Politik: Sebuah Studi Sosiolinguistik Fadlilah, Afi; Utari, Rini; Iskandar, Denny
Sasdaya: Gadjah Mada Journal of Humanities Vol 7 No 2 (2023): 2023 Nomor 2
Publisher : Humanities Studies, Post-Graduate Program, Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/sasdaya.10200

Abstract

This research aims to analyse the lingual forms of political figures' statements and their correlation to the speakers' identity from a sociolinguistic perspective. This research used a qualitative approach with descriptive data type. The object of this research is Megawati's statement in a live broadcast on the BKKBN Official YouTube account on 16 February 2023 in the event "Kick Off Pancasila in Action of the Universal Planning Movement to Prevent Stunting" and several political figures' speeches on social media. Data collection techniques in this study, namely by using documentation methods and literature studies. The results showed that language and political communication used by political figures can show the identity of a group. Communication patterns and speech code choices used by political figures when viewed from a sociolinguistic perspective are influenced by the relationship between participants and the situation that surrounds them. The results of the study can be used as additional insight into group identity identified from language use.
STRATEGI KONVERGENSI MEDIA KOTA FM SURABAYA SEBAGAI UPAYA MEMPERLUAS JANGKAUAN KHALAYAK PENDENGAR MUSIK DANGDUT Fadlilah, Afifah Nur; Shallom, Jane Netanya; Nugraini, Yulia Tirta; Kusumaningrum, Herlina
RELASI Vol 4 No 04 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i04.1631

Abstract

Radio dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan pendengar yang kini menjadikan gadget dan internet sebagai media arus utama. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan radio yang berbasis audio saja. Namun kini, siaran radio dapat ditransmisikan melalui internet dengan streaming secara langsung yang mampu mengirimkan suara, teks, gambar dan video seperti yang banyak diminati masyarakat sekarang ini. Hal tersebut sejalan dengan teori konvergensi media menurut Henry Jenkins yang melihat strategi konvergensi media seperti apa yang dilakukan oleh media untuk mempertahankan eksistensinya. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif untuk menjelaskan aspek strategi konvergensi digital Radio Kota FM. Penelitian ini melihat bagaimana konvergensi yang dilakukan Kota FM sebagai upaya dalam memperluas jangkauan khalayak pendengar musik dangdut. Berdasarkan hasil analisis, strategi konvergensi Radio Kota FM menggunakan 3M yaitu, multimedia, multichannel dan multiplatform yang menyajikan data dengan berbagai format mulai dari foto, video, teks dan juga audio. Seluruh informasi pun tidak hanya disampaikan dalam bentuk audio siaran saja tetapi juga diunggah sebagai konten di media sosial.
Perbandingan Metode Pembobotan ROC, AHP, dan CRITIC dalam Menentukan Prioritas Kriteria Studi Kasus Penentuan Mahasiswa Berprestasi Nafiatul Fadlilah; Ulla Delfana Rosiani; Ibnu Tsalis Assalam; Khosyi Nasywa Imanda; Agung, Muhammad Helmi Permana
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 23 No 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.23.2.3546

Abstract

Pendidikan memiliki peran kunci dalam membentuk sumber daya manusia unggul. Mahasiswa berprestasi menjadi salah satu hasil proses pendidikan yang berkualitas. Penentuan mahasiswa berprestasi melalui sistem pendukung keputusan akan memudahkan instansi perguruan tinggi. Pada penelitian ini kriteria yang digunakan meliputi nilai prestasi, nilai akhir setiap mata kuliah dalam satu semester, dan ketidakhadiran. Penentuan bobot kriteria perlu dilakukan secara cermat karena berdampak pada hasil akhir perangkingan kandidat. Hal tersebut menimbulkan keraguan dalam menentukan prioritas kriteria. Dengan demikian, pemilihan metode pembobotan kriteria yang sesuai dengan studi kasus penentuan mahasiswa berprestasi menjadi penting dilakukan agar hasil akhir perangkingan tidak merugikan pihak manapun serta dapat mengatasi kebingungan dalam menentukan prioritas kriteria. Metode ROC, AHP, dan CRITIC dibandingkan untuk menemukan metode pembobotan yang paling sesuai dengan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CRITIC objektif dalam melakukan pembobotan karena prioritas kriteria ditentukan berdasarkan korelasi antar kriteria. CRITIC diusulkan karena hasil pembobotannya tidak dipengaruhi subjektivitas pengambil keputusan melainkan bergantung pada seberapa kuat hubungan antar kriteria dari sebaran data sehingga secara otomatis akan terbentuk urgensitas kriteria.
Eksistensi Wakaf Uang di Indonesia Sebagai Jembatan Kesejahteraan : Potensi dan realisasi wakaf uang di Indonesia Nur Fadlilah, Khafidha; Helena Angel Likha; Yuniar Tri Wulandari; Rinda Asytuti
Journal Of Islamic Economics And Finance Vol 4 No 2 (2024): Vol.4 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jief.v4i2.2143

Abstract

This research aims to provide an in-depth understanding of the existence and role of cash waqf in Indonesia as a bridge to community welfare. The method used in this research is a descriptive qualitative or data-based research, data collection techniques are carried out by looking for data sources such as journals, opinions, news articles, and waqf tables in Indonesia from the Indonesian Waqf Institution. The results of this research are that cash waqf is a solution to the problem of social inequality, and can have the potential for community welfare. Cash waqf opens space for someone who wants to give waqf without waiting to become a landlord. This research implies that the existence of cash waqf is a bridge to community welfare because of the benefits that can be felt by the public.
Ketidaksantunan Berbahasa di Indonesia: Kajian Sosiolinguistik (Impoliteness in Language in Indonesia: A Sociolinguistic Study) Fadlilah, Afi; Khuzaemah, Emah; Zuhdi, Ikhwan; Rahmawati, Rahmawati
Indonesian Language Education and Literature Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i2.10914

Abstract

This study aims to describe the role of sociolinguistics in language impoliteness in social media. To achieve this goal, this study uses the method of literature study. The research data is in the form of scientific articles, proceedings, and books sourced from Google Scholar, the libgen.is page, and Publish or Perish. Data were analyzed using exposition techniques and content analysis. The validity of the data is achieved through the technique of credibility (degree of trust). The results of the study show that impoliteness in the language is a form of moral degradation that occurs in society. This degradation occurs because the role of oneself, family, environment, and society has not been maximized in creating a positive communication atmosphere so character education needs to be implemented to minimize these problems. Sociolinguistics has a strategic role in regulating human behavior in language so that harmonious relationships are established.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sosiolinguistik dalam ketidaksantunan berbahasa di media sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Data penelitian ini berupa artikel ilmiah, prosiding, dan buku yang bersumber dari Google Scholar, laman libgen.is, dan Publish or Perish. Data dianalisis menggunakan teknik eksposisi dan analisis isi. Keabsahan data ditempuh melalui derajat kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksantunan dalam berbahasa menjadi salah satu bentuk degradasi moral yang terjadi di masyarakat. Degradasi tersebut terjadi karena belum maksimalnya peran diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat dalam menciptakan suasana komunikasi yang positif sehingga pendidikan karakter perlu diterapkan untuk meminimalisasi problematik tersebut. Sosiolinguistik memiliki peran yang strategis dalam mengatur perilaku manusia dalam berbahasa agar terjalin hubungan yang harmonis.
Analisis Wacana Kritis terhadap Penolakan Pembangunan IKN pada Wacana Berita Daring di Indonesia Iffah, Rahmah Nur; Bachari, Andika Dutha; Fadlilah, Afi
Deskripsi Bahasa Vol 8 No 2 (2025): 2025 - Issue 2
Publisher : Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Sciences, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/db.15264

Abstract

The study aims to describe the textual, social cognitive, and social contextual dimensions that represent rejection of the development of Ibu Kota Nusantara on the news portals Metrotvnews.com and Viva.co.id in December 2023. This is motivated by the widespread controversy surrounding the development of the new capital city, Ibu Kota Nusantara, among the public. This study employs a descriptive qualitative method, applying Teun van Dijk's Critical Discourse Analysis framework and Halliday's transitivity. The findings reveal that news discourse is constructed through specific topics and schemes related to the Ibu Kota Nusantara issue. Metrotvnews.com explicitly represents rejection by presenting the voices of various parties and aspects of society, thus reflecting a pro-citizen ideology. Meanwhile, Viva.co.id implicitly represents rejection, as it leans towards the dominant parties that support government policies. These differences in representation are closely related to social media cognition and the socio-political context towards the 2024 elections, which influence the production and dissemination of discourse to the public.
Campur Kode dalam Penjudulan Karya Sastra di Media Literasi Wattpad: Kajian Sosiolinguistik Haerani, Diyan; Wiyanti, Sri; Fadlilah, Afi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v6i2.13468

Abstract

Studi kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis campur kode (CK) pada aspek jenis, bentuk, kode bahasa, pola frasa, dan faktor penggunaannya pada judul karya sastra yang dimuat di media literasi Wattpad. Penelitian ini bersumber dari judul karya sastra publikasi tahun 2023 yang dimuat dalam 23 tagar cerita yang selanjutnya direduksi sehingga analisis final dilakukan terhadap 14 judul sebagai representasi data lainnya yang serupa. Data dikumpulkan dengan prosedur simak, catat, dan tangkapan layar (screenshot). Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan instrumen tagar cerita, judul karya, jenis CK, bentuk, dan pola struktur frasa M-D atau D-M serta uraian lebih lanjut mengenai faktor CK. Temuan penelitian ini adalah: (1) jenis CKKD, CKKL, dan CKC, (2) bentuk CK kata (akronim, kata majemuk, gabungan kata) dan frasa (frasa nominal), (3) kode bahasa sebanyak 8 bahasa, (4) pola frasa M-D sebanyak 5 frasa dan D-M sebanyak 2 frasa, dan (5) CK difaktori oleh penggunaan istilah yang lebih populer dan/atau modern, fungsi dan tujuan yang disesuaikan dengan topik dan konteks cerita, serta pokok pembicaraan, ragam bahasa, dan situasi yang informal. Simpulan dari temuan penelitian ini adalah bahwa CK pada judul karya sastra didasari oleh kesesuaian antara makna penyisipan dan pencampuran berbagai istilah dengan isi cerita. Kata kunci: Campur Kode; Judul Karya Sastra; Sosiolinguistik; Wattpad
Slangs in Gen Alpha–Z: A Natural Language Processing Analysis and Its Impact in Educational Context Fadlilah, Afi; Diani, Irma; Kusumah, Encep; Sugiharyanti, Eni; Miswaty, Titik Ceriyani
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i4.16575

Abstract

Slang, especially among Generations Alpha and Z, functions as a dynamic tool for expressing identity, group belonging, creativity, and resistance to norms, shaped by digital platforms and used to signal cultural affiliation, shared values, and emotional stance in everyday communication. This study aims at evaluating the forms of slang language used by Generations Alpha and Z, linguistic patterns indirectly represent or construct social identity the influence of those slangs in educational context. This study followed a rigorous process to ensure data relevance, validity, and ethics by collecting publicly available Instagram texts from Generations Alpha and Z using purposive sampling. Data from public accounts were anonymized, scraped manually and automatically, then preprocessed through cleaning, tokenization, and normalization. NLP techniques and qualitative content analysis were applied to identify slang patterns and interpret their social meanings, revealing how slang reflects identity and cultural practices in digital youth communication. The analysis concludes that slang usage among Generations Alpha and Z on digital platforms like Instagram serves not merely as casual expression but as a communicative strategy that reflects social identity, group affiliation, and cultural values. Through a combination of computational and qualitative analysis, the study reveals that slang functions to assert community membership, convey emotional attitudes, and construct self-image in digital spaces. The emerging linguistic patterns highlight the significant role of informal language in digital literacy practices and educational interactions, underscoring the need for greater attention to youth language in both academic and cultural contexts. Previous studies have examined youth slang, but few have explored its role across digital platforms in shaping identity, especially using both computational and sociolinguistic approaches. The influence of slang in educational contexts also remains underexplored. This study addresses these gaps by analyzing slang's forms, functions, and meanings in digital youth communication.