Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT STRATEGY IN IMPROVING SERVICE EXCELLENT AT STATE ISLAMIC COLLEGE IN ACEH Mukhsinuddin, Mukhsinuddin; Saputra, Fedry; Khatami, M; Tullah, Harir Rizky
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2025): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Egypt, Iran and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v9i1.24184

Abstract

Islamic religious colleges are educational institutions that are currently becoming options for prospective students who want to pursue higher education. To become the main choice for prospective new students, PTKIN must certainly improve the quality of its educational institutions. One of the highlights is the Human Resources (HR) section of PTKIN. To achieve this level, PTKIN must improve service excellence in its institutions; therefore, we are interested in researching the Human Resources Development Strategy for improving service excellence at State Islamic Religious Colleges in Aceh. This study uses a qualitative method with a descriptive analysis model; this study was conducted at 5 PTKIN in Aceh (STAIN Teugku Dirundeng, UIN Ar-Raniry, IAIN Lhokseumawe, IAIN Langsa, and IAIN Takengon). The results of the HRM Strategy affect the service performance of PTKIN organizations in Aceh Province. This means that the better the self-ability of the HRD strategy is, the more it will improve the service performance of PTKIN organizations in Aceh Province. HRD's capabilities in good management strategies directly affect the performance of PTKIN organizations in Aceh Province. Employee performance with excellent service will directly affect the performance of PTKIN organizations in Aceh Province. This means that the better the employee performance, the more it will improve the performance of PTKIN organizations in Aceh Province.
KEWENANGAN PENGADILAN DALAM PENYELESAIAN FASAKH AKIBAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Saputra, Fedry
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 1 No 1 (2022): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v1i1.1209

Abstract

Mahkamah Syar’iyah adalah suatu lembaga publik servis dalam suatu penegakan hukumdan keadilan yang bertugas melaksanakan sebagian kekuasaan kehakiman untukmemberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, yang tujuannya untukmewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera serta memiliki kesadaran hukum tinggi.Fasakh adalah rusaknya sebuah akad pernikahan dari asalnya dan menghilangkankehalalan atas sesuatu yang dibolehkan dalam ikatan perkawinan.. Didalam UndangUndang Nomor 23 Tahun 2004 pasal 1 menyatakan bahwa: Kekerasan dalam rumahtangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang yaitu perempuan yang berakibattimbulnya kesengsaraan dan penderitaan baik itu secara fisik, seksual, psikologis, danpenelantaran rumah tangga dan termasuk didalamnya ancaman untuk melakukanpemaksaan dan juga perampasan kemerdekaan secara melawan hukum. Faktor-faktorterjadinya kekerasan dalam rumah tangga itu disebabkan oleh gender dan patriaki,relasi kuasa yang timpang dan role modelling (perilaku hasil meniru).
PERAN KEUCHIK DALAM PEMBANGUNAN KAMPUNG TELUK AMBUN KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL Rahmat Syafrizaldi; Fedry Saputra; Roni Hidayat
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 3 No 1 (2024): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v3i1.3396

Abstract

The Keuchik/Village Head is the one who sets the wheels in motion to organize village government, carry out village development, foster village community, and empower village community. The Keuchik has the authority to lead the implementation of village government and carry out other authorities in accordance with statutory regulations. In this research, an in-depth analysis was carried out on the role of Keuchik in the development of Teluk Ambun Village, Singkil District, Aceh Singkil Regency. The research uses qualitative research methods with a descriptive approach. In this research, it is described and analyzed in more depth regarding the topics raised. The Keuchik's Role in the Development of Teluk Ambun Village, Singkil District, Aceh Regency. Singkil has carried out his duties and roles well as expected, both as a motivator, mobilizer and facilitator. The role of the keuchik is very important in determining the progress of the development of Teluk Ambun Village. The obstacles found in the community's participation in the village are still less active. The low level of education in Teluk Ambun Village is one of the reasons for the lack of involvement of the village community in development, the village community believes that the task of village development is only delegated to the Keuchik and the apparatus as a whole without any community intervention. Apart from educational factors, work is also an obstacle that the keuchik finds in development in Teluk Ambun Village.
Optimalisasi Pembinaan Keagamaan Anak melalui Pendampingan TPA dalam Program Kuliah Pengabdian Masyarakat di Desa Glee Seubak Fedry Saputra; Fera Ananda; Rizkie Aydrean Ramadhan; Nisrina Nisrina; M Sirajul Munawar; Dara Dara; Rika Auliani Safitri; Nelda Safitri; Oktaviana Br Tarigan
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i2.545

Abstract

Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Pengabdian ini dilaksanakan 15 April hingga 25 Mei 2026 di Desa Glee Seubak, Kabupaten Aceh Barat, dengan fokus pada optimalisasi pembinaan keagamaan anak melalui pendampingan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kegiatan yang dilakukan meliputi pembelajaran membaca Al-Qur’an, pelatihan adzan, tahfidz, pembinaan praktik ibadah, serta pendampingan persiapan perlombaan keagamaan bagi anak-anak TPA. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, aparatur desa, pengajar TPA, dan masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan semangat belajar anak-anak dalam mengikuti kegiatan keagamaan, meningkatnya kemampuan membaca Al-Qur’an dan hafalan surat pendek, serta tumbuhnya kepercayaan diri anak dalam mengikuti perlombaan keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan masyarakat desa dalam mendukung pembinaan karakter religius anak. Dengan demikian, program pendampingan TPA melalui kegiatan KPM memberikan kontribusi positif terhadap penguatan pendidikan keagamaan anak di Desa Glee Seubak.