Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Madaniya

Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Efektivitas Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil Pada Kelompok Usaha Balini Jeni Susanti; I Ketut Suwintana; I Made Budiada; Ketut Nurhayanti
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.296

Abstract

Melihat potensi hasil pertanian buah kelapa di Bali yang selama ini dijadikan sebagai sarana ritual keagamaan dan juga dijadikan sebagai minyak kelapa, Kelompok Usaha Balini berinovasi untuk mengolah buah kelapa menjadi Minyak kelapa murni yang biasa disebut Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai salah satu usaha meningkatkan nilai ekonomis buah kelapa, selama ini Kelompok Usaha Balini memproduksi VCO menggunakan metode tradisional yang mana metode tradisonal memiliki kelemahan yaitu memerlukan proses produksi 24 jam dan berpotensi gagal produksi jika suhu ruangan tidak stabil. Kegitan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Virgin Coconut Oil dengan menerapkan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifugal dalam proses produksi. Hasil kegiatan adalah penerapan teknologi tepat guna yaitu alat sentrifgual dalam pengolahan buah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil sehingga, dapat meningkatkan produktivitas mulai dari kuantitas produksi dan juga efesiensi waktu, hal ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas produksi VCO pada Kelompok Usaha Balini.
Pendampingan Akuntansi dan Aspek Perpajakan pada UMKM sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Strategis Ketut Nurhayanti; Anak Agung Gde Mantra Suarjana; Putu Rany Wedasuari; Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.488

Abstract

Eksistensi UMKM yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi faktanya masih banyak yang memiliki keterbatasan dalam pelaporan keuangan dan juga aspek perpajakan yang mana ini menjadi dasar bagi UMKM dalam pengambilan keputusan yang strategis bagi keberlangsungan perusahaan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM wilayah Kabupaten Badung melalui kegiatan pendampingan akuntansi dan aspek perpajakan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan pendampingan berupa bimbingan teknis kepada mitra yaitu UMKM. Dari hasil pendampingan pelaporan keuangan dan aspek perpajakan kepada mitra yaitu 30 UMKM di wilayah badung dengan jenis usaha dagang, jasa dan manufaktur ditemukan bahwa masih banyaknya UMKM yang belum memiliki kemampuan dalam Menyusun laporan keuangan mulai dari menganalis, mencatat transaksi di jurnal maupun buku besar, dan tata cara perhitungan pajak. Pemberdayaan UMKM melalui penampingan akuntansi dan aspek perpajakan perlu dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan sebagai dasar untuk mengambil keputusan bagi perusahaan mereka mengingat bahwa tidak semua owner UMKM berlatar belakang pendidikan akuntansi atau perpajakan.
Pengolahan Limbah Produk VCO Menjadi Arang Briket I. G. A. Oka Sudiadnyani; I Ketut Suwintana; I. G. Putu Mastawan Eka Putra; Ketut Nurhayanti; I Made Agus Putrayasa
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.528

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan UMKM Balini bertujuan untuk memberikan edukasi dalam pengolahan ampas kelapa sebagai limbah dari produksi VCO menjadi produk yang bernilai ekonomi yaitu arang briket. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua tahapan yaitu menyerahkan alat pencetak briket dan melaksanakan pelatihan pembuatan arang briket.
Pendampingan Pengelolaan Usaha UMKM Isi Ulang Bali di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung I Gusti Ayu Astri Pramitari; Kadek Nita Sumiari; Ketut Nurhayanti; I Komang Wiratama
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.591

Abstract

Rusaknya lingkungan akibat peningkatan jumlah sampah menjadi isu yang dialami hampir sebagian besar daerah di Indonesia, salah satunya di Provinsi Bali. Sebagai salah satu destinasi wisata yang paling populer, keindahan alam di Bali tak luput dari pencemaran yang diakibatkan oleh banyaknya jumlah sampah khususnya sampah plastik. Isi Ulang Bali adalah stasiun isi ulang/refill station untuk kebutuhan sehari-hari, berupa deterjen, pelembut pakaian, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun dan shampoo, hand sanitizer, disinfektan, pembersih lantai, pembersih toilet, shampoo untuk hewan, dan masih banyak lagi produk-produk eco-friendly lainnya. Dengan konsep ramah lingkungan dan konsep mengisi ulang produk, pelanggan hanya perlu botol/kemasan plastik yang dapat digunakan berulang kali untuk diisi ulang. Sebagai UMKM yang baru berdiri masih banyak permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan usaha Isi Ulang Bali, diantaranya berkaitan dengan penataan toko, pengelolaan stock barang baik dari segi jumlah maupun keamanannya, distribusi barang hingga pencatatan keuangan. Jenis barang yang cukup banyak dengan luas toko yang relatif sempit mengakibatkan barang menjadi tertata kurang rapi, selain itu bentuk toko yang semi permanen dan terletak di lokasi yang cukup ramai mengakibatkan seringnya toko menjadi sasaran pencurian, sehingga dapat dikatakan keamanannya masih kurang. Dari sisi distribusi barang, masih banyak pelanggan yang mengharapkan jasa pengantaran ke rumah-rumah, hal ini mengakibatkan lokasi yang bisa dijangkau masih relatif sedikit. Pengelolaan keuangan masih dilakukan secara manual baik pencatatan pendapatan maupun pengeluaran biaya sehingga masih ada beberapa transaksi yang tidak tercatat. Pemilik juga belum mampu menyusun laporan keuangan sehingga pemilik tidak mengetahui secara pasti berapa keuntungan yang diperoleh. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan bantuan baik berupa barang untuk penataan toko maupun pengelolaan persediaan, sistem akuntansi yang terkomputerisasi serta pemberian penyuluhan terkait dengan program kemitraan untuk meningkatkan jaringan distribusi, pengelolaan sosial media serta penggunaan sistem akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan yang diperlukan.
Digitalisasi Laporan Keuangan Akselerasi Pendukung Kebijakan Strategis UMKM Putu Rany Wedasuari; Ni Nyoman Yintayani; Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; Ketut Nurhayanti; Nyoman Angga Pradipa
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.667

Abstract

Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah dalam upaya pemulihan sektor pariwisata akibat pandemi COVID-19 salah satunya adalah melalui digitalisasi UMKM. Digitalisasi UMKM tidak hanya mencakup sistem pemasaran melainkan mengubah pembukuan dan laporan keuangan menjadi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan dengan memanfaatkan teknologi sebagai bentuk perwujudan digitalisasi UMKM. Pelatihan dan pendampingan tersebut, diselenggarakan Di Kabupaten Badung dengan jumlah peserta 17 orang dengan materi Pemahaman SAK EMKM, penggunaan aplikasi pencatatan dan pembukuan menggunakan mikrosoft excel untuk berbagai jenis usaha. Metode pelaksanaan kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif kepada pelaku UMKM terhadap pengembangan usahanya.