p-Index From 2021 - 2026
9.739
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan jurnal niara PAX HUMANA NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Kritis Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal Pendidikan dan Konseling Dinasti International Journal of Management Science Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Jurnal Hukum Lex Generalis International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Action Research Literate (ARL) Jurnal Impresi Indonesia Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Intermestic: Journal of International Studies Journal of Law, Poliitic and Humanities Jurnal Ilmu Multidisplin Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Media Bina Ilmiah SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Influence: International Journal of Science Review Bhuvana: Journal of Global Studies Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional VISA: Journal of Vision and Ideas Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Journal of Innovative and Creativity Jurnal Social Science Jurnal Siber Multi Disiplin Journal of Integrative International Relations Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN IMIGRASI KELAS I TPI MANADO TERKAIT PENGAWASAN ORANG ASING TERHADAP PELANGGARAN IZIN TINGGAL DALAM SUBJEK VISA KUNJUNGAN TAHUN 2019-2022 Rovino Maluegha; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Christian Herman Johan de Fretes
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2023): November: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i6.957

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado memantau orang asing atas pelanggaran izin tinggal, khususnya yang melibatkan visa kunjungan yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2022. Kasus pelanggaran izin tinggal ini menjadi hal yang harus diberikan penindakan karana dalam kurun 4 tahun terakhir terutama pasca pandemi. Pelanggaran biasanya terjadi karena melanggar aturan izin tinggal (Overstay) atau melanggar kebijakan keimigrasian di Indonesia oleh Warga Negara Asing (WNA). Undang undang Nomor 6 Tahun 2011 mengenai Kimigrasian merupakan acuann dalam mengatur WNA baik terkait pengawasan sampai penindakan keimigrasian. Pengawasan yang mendalam  melalui investigasi oleh pihak keimigrasian dapat membantu menggolongkan tindakan yang diberikan kepada pelanggar baik TAK atau Projustitia. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk membantu mengumpulkan data serta menganalisis peran dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado ketika mengawasi pelanggaran atas perizinan menetap. Tulisan ini menggunakan konsep kepentingan nasional dan teori National Security sebagai pandangan terkait fungsi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado pada pengawasan  Orang Asing terhadap pelanggaran izin tinggal dalam subjek Visa Kunjungan Tahun 2019 – 2022.
RELEVANSI PRINSIP RESPOSIBLE TO PROTECT PADA KONFLIK RUSIA-UKRAINA Rosa Ardika Putri; Christian H.J de Fretes; Roberto O.C Seba
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2023): November: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i6.988

Abstract

Invasi Rusia ke Ukraina terjadi pada 24 Februari 2022 dan memicu berbagai respons internasional. Dilaporkan bahwa Rusia telah melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan, hingga terjadi krisis kemanusiaan di Ukraina. Muncul argumen tentang prinsip Responsibility to Protect (R2P). Namun hal ini masih menjadi kontroversi di kancah internasional dan memerlukan komitmen dan konsensus kuat dari komunitas internasional. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui relevansi prinsip R2P terhadap konflik Rusia-Ukraina. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan fenomena ini secara detail dan akurat, dengan memanfaatkan data sekunder seperti artikel jurnal, laporan, dan data publik lainnya yang tersedia dari internet. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa R2P tidak relevan dan tidak dapat diterapkan di Ukraina karena berbagai hal.
KEBIJAKAN KEAMANAN PEMERINTAH SWEDIA TERKAIT PENGUNGSI TAHUN 2015-2020 Asenda Mathius; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Christian H.J de Fretes
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2023): November: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i6.1002

Abstract

Akhir tahun 2015, Swedia menerima arus penggunsi secara massal untuk   mendapatkan perlindungan. Swedia sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi kesejahteraan harus berdepan dengan tantangan yang luar biasa karena Swedia terkenal sebagai negara yang terbuka terhadap pengungsi. Di balik sikap Swedia yang terbuka terhadap pengungsi, tidak pernah menyangka bahwa arus pengungsi yang terjadi menjadi ancaman non-tradisional terhadap keamanan negara. Perjanjian Schengen yang telah ditandatangai Swedia membuat sistem open-border bagi negara anggota diberlakukan  tetapi dengan adanya ancaman yang terjadi bagi keamanan dan kestabilan kesejahteraan negara Swedia mengubah kepada u-turn policy. Sikap tegas Swedia terhadap pengungsi ini membuat kebijakan dan aturan baru bagi mengawasi dan mengawal dari masuknya pengungsi yang berlebihan. Sekuritisasi merupakan salah satu tindakan yang dilakukan Swedia sebagai langkah awal bagi mengatasi masalah lonjakan pengungsi yang terjadi ini.
Bali Process dalam Menangani Penyelundupan dan Perdagangan Manusia di Indonesia (2016-2018) Ivan Asbri Aplugi; Christian Herman Johan de Fretes; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Jurnal Social Science Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the Bali Process cooperation forum to address human trafficking and smuggling issues in Indonesia in 2016–2018. The research method used is qualitative. The neoliberal approach is assisted by the multi-track concept used to analyze cooperative relations among member countries of the Bali Process. The results of the study explain that the Bali process is quite effective in assisting the handling of people smuggling cases in Indonesia through information exchange and policy dialogue, as well as increasing regional awareness and cooperation. increasing capacity building for law enforcers in member countries so that they can make a real contribution to the prevention and control of transnational crime, namely human smuggling, and trafficking.
Upaya Kontra-Narkotika Amerika Serikat terhadap Ancaman Narkoterisme di Afghanistan Febby Diah Papalangi; Christian Herman Johan de Fretes; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Jurnal Social Science Vol. 11 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After 9/11, Afghanistan became an important actor in U.S. policymaking. Not only does it bring the threat of terrorism, but also the danger of narcotics. UNODC noted that the cultivation of opium production as an illegal crop in Afghanistan has increased significantly since 2001. Until recently Afghanistan led global opium production.  Despite numerous counter-narcotics efforts and strategies undertaken by the United States and the international community to reduce the amount of illegal crop production, the approach has not been effective enough, let alone the achievement of reconstruction and stability in the country. Through the perspective of liberalism, this article details U.S. counternarcotics efforts and challenges in Afghanistan.
Analisis Peran KBRI Riyadh Sesuai Konvensi Wina 1961 Dalam Pemulangan WNI Di Arab Saudi Pasca Covid-19 Tahun 2020-2022 Wahyu Eka Pratiwi; Triesanto Romulo Simanjuntak; Roberto Octovianus Cornelis Seba
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i1.124

Abstract

Hubungan internasional sering diidentikkan dengan bagaimana negara-negara didunia berinteraksi sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Namun hubungan internasional juga dekat kaitannya dengan upaya pemerintah negara menjalankan kepentingannya kepada negara lain dengan jalur damai atau diplomasi. Salah satunya bisa dilihat dari upaya pemerintah Indonesia melalui KBRI Riyadh dalam menjamin keselamatan Warga Negara Indonesia melalui diplomasi pasca Covid-19. Ketika Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO mayoritas negara di seluruh dunia pun mengambil keputusan untuk menerapkan kebijakan lockdown. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk melihat bagaimana pemerintah Indonesia melalui KBRI Riyadh melalui diplomasi memperjuangkan keamanan serta memulangkan Warga Negara Indonesia yang terjebak di Arab Saudi akibat adanya kebijakan lockdown oleh pemerintah Arab Saudi. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teori human security yang menyatakan bahwa setiap Masyarakat secara individu berhak untuk mendapatkan perlidungan dan merasa aman dan juga teori international society dimana negara-negara didunia berinteraksi dengan mengikuti norma dan hukum tertentu yang berlaku demi mengelola perdamaian dunia sebagai anggota dari ‘masyarakat internasional.
Implementasi Multi-Track Diplomacy dalam EU-South Africa Strategic Partnership Tahun 2016-2020 Juniantoro, Rei Antonio; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Seba, Roberto Octavianus Cornelis
Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan
Publisher : Jurusan Ilmu Hubungan Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jsdk.v15i1.8185

Abstract

EU-South Africa Strategic Partnership merupakan sebuah kerangka kerjasama yang berperan sebagai master plan relasi kerjasama multilateral antara Afrika Selatan dan Uni Eropa yang berfokus pada pembangunan jangka panjang dan transformasi sosio-ekonomi di Afrika Selatan dalam masa post-apartheid. Afrika Selatan menjalani proses perkembangan dalam berbagai sektor, diantaranya pemerintahan, ekonomi, dan kemanusiaan sekaligus berupaya untuk menyesuaikan diri dengan globalisasi dan tatanan dunia baru. Kemunculan isu-isu baru yang berkembang diluar aspek keamanan dan politik semakin meningkatkan relevansi aktor NGO dan organisasi internasional, termasuk kajian perspektif baru seperti multi-track diplomacy yang berkaitan dengan proses diplomasi yang semakin bervariasi dalam hubungan internasional yang dapat dikategorikan dalam tracks atau jalur yang baru diluar aspek politik dengan keterbatasan peran pemerintah. Dalam proses strategic partnership, Uni Eropa yang berperan sebagai role model menegaskan pentingnya joint effort antara pemerintah, NGO, dan masyarakat untuk mewujudkan transformasi sosio-ekonomi bagi Afrika Selatan, sebuah perubahan politik, ekonomi, dan kemanusiaan secara nasional yang kemudian akan berpengaruh pada kebijakan luar negeri dan peran negara tersebut sebagai aktor dalam komunitas internasional. Kata kunci: Uni Eropa, Afrika Selatan, multi-track diplomacy, strategic partnership.
KERJASAMA PEMERINTAH RI-UNICEF DALAM MENDUKUNG RANCANGAN AKSI PERCEPATAN PEMBANGUNAN DI PAPUA (RAPPP) BIDANG PENDIDIKAN 2022-2024 Mantiri, Romelyn; Seba, Roberto Octavianus Cornelis; Nau, Novriest Umbu Walangara
Administraus Vol. 8 No. 1 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i1.227

Abstract

This research aims to analyze the collaboration between the government of the Republic of Indonesia (RI) and UNICEF in efforts to improve the education sector in Papua Province. Papua is one region that faces significant challenges in terms of access and quality of education. One form of the Government's attention in accelerating development in Papua is the ratification of Presidential Decree No. 24 of 2023 concerning the Master Plan for the Acceleration of Development for Papua (RIPPP) for 2022-2041 which is explained into 5 stages of the Papua Development Acceleration Action Plan (RAPPP). This research also evaluates the impact of this collaboration on increasing participation, availability of facilities, and quality of teaching in schools in Papua. The research results show that the collaboration between the Indonesian government and UNICEF has made a positive contribution to the development of the education sector in Papua. Some of the achievements include increasing school access, increasing the availability of educational facilities, and improving the quality of teaching. However, there are still challenges that need to be overcome to achieve more optimal results. This research provides in-depth insight into the importance of collaboration between governments and international institutions such as UNICEF in improving education in regions facing special challenges. Policy implications and recommendations for future development are also discussed in this research to provide guidance for related parties.
Kebijakan Indonesia dalam Mencegah Kehilangan Kewarganegaraan bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda di Bali Melalui Pewarganegaraan Indonesia Jemmy, Flo Jendri Luinel; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Seba, Roberto Octavianus Cornelis
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.231

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dinamika kasus kehilangan kewarganegaraan pada Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas dan mendeskripsikan kebijakan Indonesia dalam mencegah kehilangan kewarganegaraan pada Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas. Status kewarganegaraan seseorang merupakan pintu masuk pemenuhan hak dasarnya oleh negara seperti hak kewarganegaraan, hak sosial, hingga jaminan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan PP No. 21 Tahun 2022 merupakan bentuk strategi yang dilakukan Indonesia untuk mencegah Anak Berkewarganegaraan Ganda kehilangan kewarganegaraannya guna mempertahankan hak dan identitas dari anak tersebut. PP No. 21 Tahun 2022 harus menyesuaikan dinamika yang ada sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian setelah masa berlakunya berakhir yaitu pada tanggal 31 Mei 2024.
Analisis Kebijakan Pemerintah Indonesia Terkait Counterparting Program PT.Freeport Indonesia Pada Operation Maintenance Warfandu, Ribka Juliana Angganeta; Octavianus Cornelis Seba, Roberto; Romulo Simanjuntak, Triesanto
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.263

Abstract

Abstrak Kerjasama internasional memiliki banyak potensi untuk semakin memajukan suatu negara. PT.Freeport merupakan sebuah perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang mengeksplorasi, menambang dan memproses bijih berupa tembaga, emas, dan perak di daerah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Counterparting merupakan program yang dibuat oleh PT.Freeport untuk memenuhi kewajiban bagi PTFI akan pertukaran knowledge berdasarkan kebijakan yang diberikan dari oleh pemerintah Indonesia kepada PTFI untuk mengembangkan skill para pekerja lokal supaya nantinya pekerja lokal tidak ketergantungan pada TKA. Dengan demikian pekerja lokal dapat mandiri serta memiliki pengetahuan yang luas terkait pengoperasian pada bidang operation maintenance di PTFI. Penelitian ini nantinya akan diteliti menggunakan Metode Penelitian Kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, pengambilan data beberapa dokumen melalui internet yang dapat mendukung penelitian ini.
Co-Authors Aldo Sausele Almiyudha, Jasuma Hartias Iqhwal Amelia Oktavia Martins Angela, Tamara Angelica Margaret Sitorus Anindita, Tantri Maria Asenda Mathius Audry Rambudevi Juanaline Mboeik Auria Rizqi Amelia Badina Wandamani Baptista Pradevi Brigita Kaat, Cahyani Brigita Kaat Christian Herman Johan De Fretes Christin H J de Fretes Daru Purnomo Deborah Anggreani Dina Laksita Hapsari Efraim William MUNTU Eldaa Aflin Rumbewas Elly Esra Kudubun Eunike Gratia Supit Febby Diah Papalangi Ferdy Karel Soukotta Giorgio Hans Susanto Hanna Latumaerissa Hartini Runga Helena Rachelia Natasha Odja Lanoe Hizkia Bryan Hulu Indra Wisnu Wibisono Indra Wisnu Wibisono Irene Iriani Pah Ivan Asbri Aplugi Jedidiah Nehemia Marsono Jemmy, Flo Jendri Luinel Jenni Anthonetha Susanti Henukh Joaena Charlotte Rosevine Wattimena Juliette Heuvel Harlapan Juniantoro, Rei Antonio Karryn Sahetapy, Nadine Kinanthi Ahimsaning Gandhi Lasut, Eugenie Brigita Latupeirissa, Chezia Lidya Elsye Yosefien Piris Luckas Gredenggo, Rainner Mantiri, Romelyn Maria Natalia Syalomita A. Rahanubun Maskup Asyadi Mikhael Samuel Benaya Taaluruga MUNTU, Efraim William Mutiara Putri Sejati Nadine Karryn Sahetapy Natasha Alexandra Bhisa Novriest Umbu Walangara Nau Oxanna Jean Wa’Uina Pangalila, Fredericko Constantijn Yossia Yerromio Pesulima, Eunike Petsy Jessy Ismoyo Prasetya, Rafael Putra Pratiwi, Wahyu Eka Pricilla Patrisia Luther Putri Hergianasari R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Rafael Imanuel Muliawan Rainner Luckas Gredenggo Ramses Edison Ansek Rendy Hermanto Abraham Rikko Yan Lado Ae Rizqi Amelia, Auria Rosa Ardika Putri Rovino Maluegha Siep, Valeria Sih Natalia Sukmi Sonopaa, Angelique Gabriella Sri Ester Mondolu Sri Suwartiningsih Suryo Sakti Hadiwijoyo Suwandy, Dhanico Syaloomita Jessica Inrizky Chairudin Theresia Kariani Yolin Triesanto Romulo Simanjuntak Triesanto Romulo Simanjutak Valeria Siep Valetta Sophie Jacob Vanny Efa Medlama Wahyu Eka Pratiwi Wandamani, Badina Warfandu, Ribka Juliana Angganeta Yesarela Ebenhaezer Yesaya Ivannoel Hans Wenas