Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Variasi Media Dalam Mengajarkan Calistung Di Raudlatul Athfal Babul Jannah Sambas Purnama, Sigit; Multahada, Asyruni
AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Vol 2 No 2 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD), FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.454 KB)

Abstract

Calistung (reading, writing and numeracy) learning in early childhood controversy among the public because it is considered a bad impact on child's mental. RA Babul Jannah Sambas is one of the early childhood institutions that implement Calistung learning in early childhood by applying a variety of media learning. This study aims to describe empirically the use of variations of instructional media in teaching Calistung in RA Babul Jannah Sambas. This research use qualitative approach with data collecting technique through interview, observation and documentation. The results of this study concluded that: 1) the media is varied, i.e. human, APE, and programs/activities. Techniques variety of media consisting of: a) vary some of the learning media in all meetings, b) varying one media with several learning methods, c) use different media every day, d) using the media in the time index, and e) varying the use of media outside the classroom. Whereas, the activities of the variety of media in the learning process consists of planning, preparation, implementation and evaluation; 2) the use of a variety of instructional media in teaching Calistung have a considerable impact both on the development of early childhood; 3) the advantages of the use of a variety of media including sparking the interest and attention of the child, train the skills Calistung, and minimize the flavor saturated and bored. While, the drawback is the need to provide different media every day, while the number of media available is very limited. The efforts of teachers in overcoming the shortcomings, such as the teacher using the division of the group and turn in a media play.
The Reconstruction of Educational Basis in Homeschooling Group Khoiru Ummah Sigit Purnama
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 1 (2019): Islamic Education and Liberation
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2019.1.1.3322

Abstract

The growth of community-based schools such as homeschooling is a new trend in Indonesia. This model was introduced with more emphasis on the role of parents in education, islamic knowledge and thought as learning material. This article discusses the basic reconstruction of education, strategic applications, and learning techniques applied in the Homeschooling Khoiru Ummah Group (HSG KU). This is qualitative research with a descriptive-analytical approach. Data is collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study show that in the HSG KU perspective, al-Ma'rifah is divided into two (1)al-'ilmu which have material as the object of research (al-maddah) obtained through the scientific method (thariqah ilmiyyah) and (2)tsaqofah which has materials as objects of research (al-maddah) and ideas (al-fikrah) are obtained through rational methods (tariqah aqliyyah). HSG KU implements talaqiyyan fikriyan (thoughts delivered through meetings) as learning strategies. While the technique (uslub) in learning is through dialogue, discussion, experimentation, and direct practice.
Impelementasi Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Melalui Kegiatan Senam Irama di TK Islam Al Madina Sampangan Semarang Hena Safira Endah Kumala; Neila Ulfa Rahmania; Sigit Purnama
PG-PAUD Trunojoyo Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v9i1.13178

Abstract

Kecerdasan kinestetik anak usia dini bisa distimulasi menggunakan aktivitas sederhana dan diminati anak. Senam irama ialah aktivitas yang tepat untuk memberi stimulasi pada anak, karena anak menyukai gerak, apalagi jika diiringi musik dan lagu ceria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kecerdasan kinestetik melalui kegiatan senam irama di TK Islam Al Madina Sampangan Semarang. Peneliti menerapkan penelitian kualitatif deskriptif, yang mana datanya diperoleh dari pengamatan, interview, dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Senam irama di TK Islam Al Madina dilaksanakan setiap hari sabtu, sebelum kegiatan dimulai anak berbaris, lalu melafalkan ikrar pagi dan asmaul husna, setelah itu anak merentangkan kedua tangannya dan melaksanakan pemanasan bersama. Sarana prasarana yang disiapkan berupa peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung terlaksananya aktivitas senam irama. Pengembangan kecerdasan kinestetik pada kelompok B melalui kegiatan senam irama di TK Islam Al Madina terlaksana dengan baik, ditunjukkan melalui rencana, pelaksanaan, dan evaluasi oleh guru pada kegiatan pembelajatan senam irama.
PERAN DIGITAL PARENTING TERHADAP PERKEMBANGAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA BUNAYYA GIWANGAN Sri Maisari; Sigit Purnama
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.01 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i1.4012

Abstract

Anak tidak dapat dipisahkan dengan kemajuan teknologi digital. Orang tua berperan penting dalam mengasuh anak yang telah mengenal media digital khusunya gadget. Penggunaan gadget pada anak dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan menstimulasi berpikir logis anak. Penelitian ini bertujuan  mendeskripsikan penerapan konsep digital parenting yang dilakukan orang tua terhadap anak usia 5-6 tahun di RA Bunayya Giwangan dan  mengetahui peran digital parenting terhadap perkembangan berpikir logis anak anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Subjek yang diteliti yaitu orang tua dan anak usia 5-6  yang berjumlah 5 orang. Penentuan subjek berdasarkan pertimbangan orang tua yang menerapkan konsep digital parenting. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan konsep digital parenting meliputi: menerapkan aturan dan kesepakatan terkait penggunaan gadget, membimbing dan mendampingi anak, menggunakan parental control, dan menyeimbangkan dunia digital anak dengan dunia nyata; dan peran digital parenting terhadap berpikir logis anak meliputi: sebagai edukasi sekaligus hiburan bagi anak; menstimulasi berpikir logis; mengontrol, membimbing anak dan sebagai usaha untuk menghindari kecanduan gadget.
Pengembangan Buku Ajar Digital Parenting: Strategi Perlindungan Anak Usia Dini Maulidya Ulfah; Maemonah Maemonah; Sigit Purnama; Nur Hamzah; Elfann Fanhas Fatwa Khomaeny
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1773

Abstract

Penggunaan teknologi yang tidak semestinya mengakibatkan adanya digital kidnapping, cyberbulllying, child grooming, kecanduan gawai, pornografi, bahaya kesehatan dan radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku ajar digital parenting sebagai strategi perlindungan anak. Metode yang dipakai adalah penelitian dan pengembangan (RND) mengacu pada model pengembangan 4-D (define, design, develop dan desseminate). Produk divalidasi pakar media dan pakar ahli materi serta diuji cobakan kepada 15 orang tua anak selama 1 bulan. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis tahap pertama dengan analisis deskriptif dan teknik analisis kualitas produk adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Pengembangan isi buku yaitu bahaya dunia online, konsep digital parenting, pengasuhan anak, bersahabat dengan media digital dan sinergi peran dari orang tua dan sekolah dalam melindungi anak. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa buku yang dinyatakan layak digunakan dengan hasil dari ahli media 85%, ahli materi 82%, pengguna 88,3% dan nilai rata-rata 85,1%.
PENANAMAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI DI TK HARAPAN BUNDA WOYLA BARAT Nurma Nurma; Sigit Purnama
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.v6i1.11531

Abstract

Pendidikan merupakan induk bagi manusia untuk merubah sesuatu yang buruk menjadi kebaikan. Pendidikan nilai agama dan moral merupakan salah satu bagian dari pengembangan aspek perkembangan anak yang sering dikesampingkan. Nilai agama dan moral merupakan bagian dari pengembangan diri anak yang  dimulai sejak usi dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi guru dalam menanamkan nilai agama dan moral pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun responden dalam penelitian ini adalah 2 orang guru kelas dan 2 orang guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang digunakan oleh guru di TK Harapan Bunda Woyla Barat dalam penananman nilai agama dan moral di lakukan melalui kegiatan rutinitas yang meliputi: kegiatan mengucapkan salam dan berjabat tangan, kegiatan bermain bersama dengan saling menghormati sesama, kegiatan membaca surah pendek dan doa harian serta sholawat,dan kegiatan makan bersama kegiatan membaca iqro serta belajar mengenal pencipta bersama teman. 
Elemen Warna Dalam Pengembangan Multimedia Pembelajaran Agama Islam Sigit Purnama
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 2, No 1 (2010): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v2i1.102

Abstract

Warna adalah elemen penting dalam pengembangan multimedia pembelajaran. Pemilihan warna dalam pengembangan multimedia pembelajaran merupakan hal penting yang turut menentukan kelayakan sebuah program paket multimedia. Penggunaan warna yang sesuai dalam multimedia pembelajaran dapat membangkitkan motivasi, perasaan, perhatian, dan kesediaan siswa dalam belajar. Oleh karena itu, pemahaman yang baik dalam pemilihan warna sangat diperlukan bagi para pengembangan multimedia pembelajaran, termasuk multimedia pembelajaran Agama Islam.Pewarnaan terhadap unsur-unsur multimemedia harus memperhatikan keselarasan (harmoni) warna. Unsur-unsur multimedia antara lain:  teks, gam bar, latar belakang (background), dan symbol-simbol. Pewarnaan yang baik terhadap  unsur-unsur tersebut dapat memberikan kesan yang kuat dan mempermudah mengingat bagi siswa terhadap materi-materi yang terkandung dalam multimedia pembelajaran.
Online Learning for Vocational Education: Uncovering Emerging Themes on Perceptions and Experiences Amirah Rasyidah Roslin; Bahbibi Rahmatullah; Nor Zuhaidah Mohamed Zain; Sigit Purnama; Qahtan M. Yas
Journal of Vocational Education Studies Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/joves.v5i1.6097

Abstract

The worldwide spread of the COVID19 pandemic has shifted the teaching of theory and practical sessions in all schools, including in the field of vocational education, to online learning. Theoretical and practical learning in vocational education become more flexible and is not confined to physical space. A systematic literature review of selected research articles was conducted using Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines based on important keywords of online learning in vocational education. Initially, the research identified 89 articles from Scopus databases by using a specific keywords search. After the screening phase, ten articles were finalized to meet the criteria for review and discussion in this paper. The thematic analysis conducted reveals several exciting topics discussed in this paper; students' experiences, teaching and learning performances, and the teacher and students' perception of online learning for vocational education. The study implies the cruciality of understanding the role of teachers and students in vocational education so online learning can be optimized and conducted efficiently.
PERAN ORANGTUA DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Hesti Wela Arika; Sigit Purnama
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 5, No 3 (2022):
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jrga.v5i3.22578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat berapa persen orangtua yang memberikan dan tidak memberikan peran dalam pendidikan seksual dan faktor penyebab orangtua tidak memebrikan pendidikan seksual kepada anak. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitaif. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi orangtua yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Sampel penelitian sebanyak 50 orangtua yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Sedangkan analisis data penelitian berupa deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa sebanyak 78 % orangtua berperan dalam memberikan pendidikan seksual kepada anak sedangkan orangtua yang tidak berperan dalam memberikan pendidikan seksual kepada anak persentase 22 %. Faktor yang menyebabkan orangtua tidak memberikan pendidikan seksual karena orangtua masih menganggap bahwa pendidikan seksual tabu untuk diberikan kepada anak, pemahaman orangtua yang kurang tentang pendidikan seksual dan menurut orangtua belum waktunya anak mengetahui tentang pendidikan seksual. Orangtua berperan aktif dalam memberikan pendidikan seksual kepada anak, dengan tujuan untuk mengurangi kekerasan seksual pada anak. Sehingga dengan memberikan pendidikan seksual kepada anak, anak mampu mengetahui tentang seks sejak dini.
KOMPETENSI GURU MENURUT ABU HAMID AL-GHAZALI: RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN DI ERA MODERN rois luthfi; Sigit Purnama
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jrtie.v5i2.2260

Abstract

This study aims to explore teacher competence according to Al-Ghazali's view and relate it to modern education. This research is an analytical study of teacher competence according to Al-Ghazali which is in the book Ihya' 'Ulum al-Din about educators. Among the teacher's competencies according to Al-Ghazali is having a sense of affection for their students. In the modern era like now, this competency is expected to be possessed by teachers. This hope, at least, arises because of cases of violence and sexual harassment perpetrated by teachers against their students. The teacher, who should be a role model, actually acts and acts immorally. This is a very worrying fact. Al-Ghazali, one of the famous Muslim figures with his title as hujjatul Islam, has contributed several thoughts related to educator competence. His thoughts are certainly very interesting to be studied in more depth. In more detail, the competencies suggested by Al-Ghazali to be possessed by an educator, will be explained in this article.