Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal EduBio Tropika

PENGGUNAAN MEDIA PREZI PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 LHOKSUKON Suryani Suryani; Khairil Khairil; Cut Nurmaliah
Jurnal Edubio Tropika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.225 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan  mengetahui kreativitas peserta didik dalam membuat  media prezi pada materi sistem peredaran darah manusia pada peserta didik SMA Negeri 1 Lhoksukon. Penelitian  dilaksanakan pada semester Genap 2013/2014. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian Pretes-posttes Control  Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI A. Sampel ditetapkan  kelas XI A2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI A1 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah rubrik penilaian unjuk kerja. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas peserta didik pada pembuatan media prezi materi sistem peredaran darah manusia dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media prezi dapat meningkatkan kreativitas peserta didik di SMA Negeri 1 Lhoksukon
APLIKASI METAKOGNITIF DALAM KETERAMPILAN MONITORING PADA KONSEP EKOSISTEM Eriawati Eriawati; Khairil Khairil
Jurnal Edubio Tropika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.852 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul aplikasi metakognitif dalam keterampilan monitoring pada pembelajaran ekosistem terhadap siswa di MAN Rukoh, pada hakekatnya penelitian ini tentang keterampilan monitoring metakognitif pada siswa di MAN Rukoh, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan monitoring metakognitif terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas X MAN Rukoh serta untuk mengetahui hubungan antara keterampilan monitoring metakognitif dengan hasil belajar kognitif siswa kelas X MAN Rukoh. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan jumlah sampel 23 orang siswa. Rata-rata hasil belajar siswa setelah Proses Belajar Mengajar (PBM) adalah 71, rata-rata keterampilan monitoring metakognitif siswa adalah 2,6. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan keterampilan monitoring metakognitif dengan hasil belajar adalah uji korelasi product moment pada taraf signifikan 0,05. Korelasi antara keterampilan monitoring metakognitif dengan hasil belajar kognitif diperoleh rhitung = 0.457, sedangkan rtabel = 0,413, dimana r hitung lebih besar dari pada r tabel yang berarti Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Hubungan antara keterampilan perencanaan metakognitif dengan hasil belajar diperoleh 0,457 yang berarti memiliki hubungan yang cukup diantara kedua variabel tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah keterampilan monitoring metakognitif berhubungan dengan hasil belajar kognitif siswa kelas X MAN Rukoh, artinya semakin tinggi keterampilan monitoring metakognitif semakin tinggi pula hasil belajar kognitif siswa, dengan besarnya koefisien korelasinya adalah 0.457.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Erdi Surya; Khairil Khairil; Razali Razali
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.478 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep Sistem Pernapasan Manusia melalui pembelajaran berbasis masalah. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan “pretest-postest control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI SMA Negeri 11 Banda Aceh . Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen sebanyak 30 orang dan kelas kontrol sebanyak 30 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah skor kemampuan berpikir kritis siswa. Uji perbedaan dua rerata antara dua kelompok perlakuan menggunakan uji-t. Hasil penelitian, ada perbedaan peningkatan secara signifikan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen dibanding kelas kontrol pada taraf α=0,05 yaitu thitung ttabel (3,8 1,67) . Rata-rata N-Gain berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa kelas eksperimen adalah 0,50 dan kelas kontrol adalah 0,46; yang termasuk kategori sedang. Pada umumnya siswa menyatakan senang dengan pembelajaran berbasis masalah karena dapat meningkatkan minat belajar dan mudah dalam memahami konsep.
PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN EMBRIOLOGI BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PERKULIAHAN PERKEMBANGAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Rufa Hera; Khairil Khairil; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.261 KB)

Abstract

Rendahnya minat mahasiswa menelaah sumber belajar berdampak pada penguasaan konsep yang rendah. Pengembangan bahan ajar yang tepat dengan penyajian konsep yang runut dan fokus, bahasa yang komunikatif, serta desain grafis yang menarik penting dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan handout embriologi berbasis kontekstual, menjaring kelayakan handout dengan melihat validasi tim ahli, respon dosen dan tanggapan mahasiswa, serta melihat persentase peningkatan pemahaman konsep mahasiswa dengan adanya penggunaan handout dalam perkuliahan. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2014. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Three D (3D) yang diadaptasi dari model pengembangan Bahan Ajar Four D (4D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa handout embriologi berbasis kontekstual memenuhi kriteria validasi sangat baik dengan persentase validasi 89,73% dan masuk ke dalam kategori kelayakan sangat layak dengan persentase kelayakan 87,05. Penelitian ini juga membuktikan bahwa penggunaan handout pada perkuliahan Perkembangan Hewan di Universitas Muhammadiyah Banda Aceh mampu meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa berkisar antara 66% sampai 83%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA PADA KONSEP SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA NEGERI 2 PEUSANGAN Anwar A. Rahman; Samingan Samingan; Khairil Khairil
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.683 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) Peningkatan hasil belajar siswa pada konsep sistem peredaran darah yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis praktikum; dan 2) Peningkatan kemampuan kerja ilmiah siswa pada konsep sistem peredaran darah yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis praktikum dibandingkan pembelajaran konvensional. Pengambilan data dilakukan di SMA Negeri 2 Peusangan bulan Agustus sampai dengan September 2013. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain kontrol grup tes awal dan tes akhir. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang berjumlah 127 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk menilai hasil belajar dan kemampuan kerja ilmiah siwa berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t. Hasil analisis data data disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis praktikum lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Selain itu, peningkatan skor kemampuan kerja ilmiah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis praktikum juga lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PRAKTIKUM PADA MATERI SISTEM EKSKRESI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK SMA Nafisah Hanim; Abdullah Abdullah; Khairil Khairil
Jurnal Edubio Tropika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.393 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil sikap ilmiah peserta didik setelah pembelajaran model inkuiri terbimbing pada materi fotosintesis di SMP Negeri 8 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 8 Banda Aceh yang berjumlah 165 orang. Sampel berjumlah 48 peserta didik terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII-4 dengan jumlah  24 peserta didik  sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII-5 dengan jumlah 24 peserta didik sebagai kelas kontrol. Parameter yang diukur adalah sikap ilmiah peserta didik yang terdiri dari 6 indikator. Data sikap ilmiah  dengan persentase. Hasil analisis data menunjukkan  bahwa:  sikap ilmiah setelah proses pembelajaran model inkuiri terbimbing menunjukkan  pada kelas eksperimen nilai sikap ilmiah berada pada kategori baik (semua indikator), dan kelas kontrol menunjukkan  kategori baik. Simpulan penelitian adalah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi fotosintesis dapat meningkatkan sikap ilmiah peserta didik di SMPN 8 Banda Aceh
PROFIL KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS SETELAH PENYUNTIKAN ALOKSAN SEBAGAI HEWAN MODEL HIPERGLIKEMIK Irdalisa Irdalisa; Safrida Safrida; Khairil Khairil; Abdullah Abdullah; Musafa Sabri
Jurnal Edubio Tropika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.77 KB)

Abstract

Aloksan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menginduksi diabetes pada hewan model hiperglikemik. Pemberian aloksan adalah cara yang cepat untuk menghasilkan kondisi diabetik eksperimental (hiperglikemik) pada hewan percobaan. Peningkatan kadar glukosa darah terjadi karena jaringan menyerap glukosa dari darah dan menyimpannya dalam bentuk glikogen. Saat kadar glukosa darah meningkat, sel β pankreas terangsang untuk mensekresi hormon insulin sehingga kadar glukosa darah menurun. Hewan model untuk penelitian hiperglikemik menggunakan tikus Putih. Penggunaan tikus putih sebagai hewan model hiperglikemik disebabkan struktur anotomi tubuh tikus putih hampir sama dengan anatomi manusia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P1 = Tikus normoglikemik yang diberi akuades sebagai kontrol), dan P2= Tikus yang diberi 75 mg/kg BB aloksan sebagai tikus hiperglikemik selama 6 (Enam hari). Data dianalisis menggunakan analisa varian dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada selang kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aloksan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar glukosa darah tikus hiperglikemik. Simpulan penelitian adalah pemberian aloksan sebesar 75 mg/kg BB pada tikus perlakuan dapat meningkatkan kadar glukosa darah di dalam tikus putih dan dan cocok digunakan terhadap hewan model hiperglikemik