Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Utilization of Communication Technology for Business Lilis Puspitawati; A Nurhasanah; A S Khaerunnisa
International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM) Vol 2 No 1 (2021): International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.185 KB) | DOI: 10.34010/injiiscom.v2i1.4864

Abstract

Advances in technology, computers, and telecommunications support the development of internet technology. Currently, the IT function in society has begun to change. Initially, the IT function as a means of exchanging electronic information to an application that is used to implement corporate business strategies such as marketing, sales, and customer service activities. The purpose of this study is to get empirical evidence of the benefits of using communication technology for business people. This research used a descriptive method by conducting a survey in the form of a questionnaire and conducting several further interviews. The results showed that using communication technology such as the Digital Platform can make it easier for sellers to market products and make it easier to interact with buyers. This research discusses that using communication technology such as the Digital Platform is one of the best business strategies. The conclusion obtained in this study is that the Digital Platform is the best solution to expand business networks and make it easier for sellers and buyers to make transactions. The benefit of doing this research is to find out the meaning and purpose of developing business communication by involving digital technology in marketing products or services.
Strategic Information Moderated By Effectiveness Management Accounting Information Systems: Business Strategy Approach Lilis Puspitawati
Jurnal Akuntansi Vol. 25 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ja.v25i1.727

Abstract

The industrial revolution 4.0 increases business competition and the increasing need for accounting information for strategic decision making. Accounting information is financial information needed by managers to predict and determine the company's strategic policies in the future, however, the current condition of many companies has not been able to produce quality accounting information which has an impact on the production of inappropriate financial policies. This study aims to determine how much the business strategy affects the effectiveness of the use of accounting software and how much the effectiveness of accounting software affects the quality of accounting information. The population in this study were 472 managers of state-owned companies and a total sample of 312 managers of BUMN which were determined by simple random sampling technique. Testing data using covariance-based structural equation modeling (SEM) with Lisrell software. The results of this study prove that State-Owned Enterprises in Indonesia effective application software affects quality accounting information, as well as the company's business strategy affects the effectiveness of accounting software.
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN KETERBUKAAN INFORMASI TERHADAP KINERJA PELAYANAN PEMERINTAH DAERAH (Survei pada Desa diKecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat) Lilis Puspitawati; Bella Silvia Marsellina
JEMBA Vol 2 No 2 (2022): Journal of Economics, Management, Business and Accounting
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jemba.v2i2.8540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh Akuntabilitas Dan Keterbukaan Informasi, Terhadap Kinerja Pelayanan pemerintahan daerah pada Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPDes) untuk masing-masing desa di Kecamatan Parongpong. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu desa di kecamatan parongpong kabupaten bandung barat.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dan untuk memperoleh data menggunakan metode Simpel Random Sampling sehingga diperoleh 35 orang responden pada penelitian ini, Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden. Pengujian statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan alat analisis software SPSS Versi 26.0.Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian menunjukkan bahwa Akuntabilitas berpengaruh positif terhadap Kinerja pelayanan pemerintahan daerah, dan Transparansi berpengaruh positif terhadap Kinerja pelayanan pemerintahan daerah.
PENINGKATAN TATA KELOLA KEUANGAN AGROWISATA DESA CIMANDE MELALUI DIGITALISASI BISNIS Lilis Puspitawati; Nani Cahyani; Lesi Hertati
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 6 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v6i3.2708

Abstract

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang diusulkan mengusung tema peningkatan tata kelola keuangan dan digitalisasi bisnis menggunakan aplikasi keuangan dan  untuk komunitas agribisnis pertanian, perternakan dan olahan hasil pertanian yang berada di desa cimande, kabupaten Bogor, Jawa-Barat.  Berbekal latar belakang nilai budaya dan kearifan lokal masih melekat kuat, desa cimande memiliki potensi yang luar biasa potensial untuk dikembangkan sebagai lokasi tujuan wisata. Program ini diusulkan berdasarkan adanya permasalahan para pelaku usaha yang tergabung dalam berbagai komunitas agribisnis di desa Cimande belum memiliki pengetahuan dan skills yang memadai terkait manajemen keuangan, pelaporan keuangan serta pengetahuan tentang IT, sehingga sulit mengikuti untuk digitalisasi bisnis dengan memanfaatkan aplikasi keuangan yang tersedia. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah memberikan solusi untuk permasalahan pembangunan Desa yang belum merata di Provinsi Jawa Barat melalui melalui peningkatan tata kelola keuangan dan digitalisasi bisnis agrowisata desa Cimande,  untuk meningkatkan pemahaman pelaku agribisnis  dalam hal tata kelola keuangan dan IT, Membantu para pelaku usaha agrowisata di desa cimande agar terampil  menggunakan IT dalam pengelolaan usaha  yang efektif dan efisien, serta mendorong dihasilkannya kegiatan luaran-luaran P2DM yang dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi/rekognisi  dosen dan mahasiswa. Hasil pelaksanaan program menunjukan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan tata kelola pada komunitas agribisnis di desa cimande.Kata Kunci: Tata Kelola, Digitalisasi Bisnis, Komunitas Agrowisata
Survey Tingkat Pengetahuan Serta Kesiapan Dosen dan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Lilis Puspitawati; tatik Rohmawati; Manap Solihat; Inggar Prayoga; Aelina Surya
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this survey is to determine the level of knowledge and readiness of lecturers and students in the implementation of the MBKM program and to find out the obstacles in the implementation of the MBKM program. This survey uses a descriptive method and the data is processed using descriptive statistics. The survey was conducted on 1307 respondents consisting of 23 lecturers and 1284 students in the UNIKOM Faculty of Social and Political Sciences (FISIP). The survey results show that lecturers already have an adequate level of knowledge regarding MBKM program policies while students do not yet have adequate knowledge regarding MBKM program policies. Furthermore, the survey results show that lecturers and students are ready to implement the MBKM program because the MBKM program has an impact on increasing the competence, hardskills and softskills of graduates that are relevant to the needs of future users, although the majority of students do not feel confident that they can join the program, but students at FISIP UNIKOM have ready to join the MBKM program. Financial factors, regulations, limited information and human resource capabilities, curriculum adjustments, value conversion and academic information systems, assessments with partners and support from higher education leaders are the biggest inhibiting factors in the implementation of the MBKM program.Keywords: competence, readiness of lecturers and students, MBKM program Abstrak: Tujuan dari survey ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan serta kesiapan dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan program MBKM serta mengetahui hambatan dalam pelaksanaan program MBKM. Survey ini menggunakan metode deskriptif dan data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif. Survey dilakukan pada 1307 responden yang terdiri dari 23 orang dosen dan 1284 mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM. Hasil survey memperlihatkan dosen telah memiliki tingkat pengetahuan yang memadai terkait kebijakan program MBKM sedangkan mahasiswa belum memiliki pengetahuan yang memadai terkait kebijakan program MBKM. Selanjutnya hasil survey menunjukan dosen dan mahasiswa telah siap melaksanakan program MBKM karena program MBKM berdampak terhadap peningkatan kompetensi, hardskills dan softskills lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengguna dimasa yang akan datang, walaupun mayoritas mahasiswa belum merasa yakin dapat mengikuti program tersebut namun mahasiswa di FISIP UNIKOM telah siap untuk mengikuti program MBKM. Faktor finansial; regulasi, keterbatasan informasi dan kapabilitas sumber daya manusia; penyesuaian kurikulum, konversi nilai dan sistem informasi akademik; Penjajagan dengan Mitra serta dukungan pimpinan Perguruan Tinggi merupakan faktor-faktor penghambat terbesar dalam pelaksanaan program MBKM.Kata kunci: kompetensi, kesiapan dosen dan mahasiswa, progam MBKM
Survey Tingkat Pengetahuan Serta Kesiapan Dosen dan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Lilis Puspitawati; tatik Rohmawati; Manap Solihat; Inggar Prayoga; Aelina Surya
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this survey is to determine the level of knowledge and readiness of lecturers and students in the implementation of the MBKM program and to find out the obstacles in the implementation of the MBKM program. This survey uses a descriptive method and the data is processed using descriptive statistics. The survey was conducted on 1307 respondents consisting of 23 lecturers and 1284 students in the UNIKOM Faculty of Social and Political Sciences (FISIP). The survey results show that lecturers already have an adequate level of knowledge regarding MBKM program policies while students do not yet have adequate knowledge regarding MBKM program policies. Furthermore, the survey results show that lecturers and students are ready to implement the MBKM program because the MBKM program has an impact on increasing the competence, hardskills and softskills of graduates that are relevant to the needs of future users, although the majority of students do not feel confident that they can join the program, but students at FISIP UNIKOM have ready to join the MBKM program. Financial factors, regulations, limited information and human resource capabilities, curriculum adjustments, value conversion and academic information systems, assessments with partners and support from higher education leaders are the biggest inhibiting factors in the implementation of the MBKM program.Keywords: competence, readiness of lecturers and students, MBKM program Abstrak: Tujuan dari survey ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan serta kesiapan dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan program MBKM serta mengetahui hambatan dalam pelaksanaan program MBKM. Survey ini menggunakan metode deskriptif dan data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif. Survey dilakukan pada 1307 responden yang terdiri dari 23 orang dosen dan 1284 mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM. Hasil survey memperlihatkan dosen telah memiliki tingkat pengetahuan yang memadai terkait kebijakan program MBKM sedangkan mahasiswa belum memiliki pengetahuan yang memadai terkait kebijakan program MBKM. Selanjutnya hasil survey menunjukan dosen dan mahasiswa telah siap melaksanakan program MBKM karena program MBKM berdampak terhadap peningkatan kompetensi, hardskills dan softskills lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengguna dimasa yang akan datang, walaupun mayoritas mahasiswa belum merasa yakin dapat mengikuti program tersebut namun mahasiswa di FISIP UNIKOM telah siap untuk mengikuti program MBKM. Faktor finansial; regulasi, keterbatasan informasi dan kapabilitas sumber daya manusia; penyesuaian kurikulum, konversi nilai dan sistem informasi akademik; Penjajagan dengan Mitra serta dukungan pimpinan Perguruan Tinggi merupakan faktor-faktor penghambat terbesar dalam pelaksanaan program MBKM.Kata kunci: kompetensi, kesiapan dosen dan mahasiswa, progam MBKM
Makna Industri Kreatif Kearifan Lokal Kerajinan Limbah Pelepah Pinang Masyarakat Pinggiran Desa Mendis Lesi Hertati; Lilis Puspitawati; Rilla Gantino; Meifida Ilyas
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v2i1.29

Abstract

Tujuan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa dalam mengolah limbah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam atau limbah-limbah yang disekitar. Serta memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dalam menciptakan ide kreatif dalam membuat produk inovatif pelepah pinang. Pada metode pelaksanan terdiri dari tahapan kegiatan sosialisasi, pengajaran, aplikasi, dan evaluasi. Pada tahapan sosialisasi diberikan Pelatihan di tanah lapangan penduduk setempat, pada tahapan pengajaran diberikan pengetahuan Pengolahan limbah Pelepah Pinang. Tahapan ketiga diberikan pelatihan inovasi produk kreatif atau menciptakan sebuah produk inovatif. tahap akhir adalah tahapan evaluasi, dimana diberikan pemahaman dan solusi pengembangan produk baru. Indikator pelaksanaan berupa Kuesioner pre-test dan post-test serta kemampuan dan tingkat pemahaman dalam menguasi pangsa pasar dan penghasilan dari pengolahan limbah. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan sebuah pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat serta produk inovasi pengelolaan pelepah pinang yang merupakan hasil kreatifitas serta ide masyarakat Muba sebagai produk yang ramah lingkungan dan layak dipasarkan di dunia.