Rufa Hera
Pendidikan Biologi, STKIP Bina Bangsa Meulaboh, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MISKONSEPSI MATERI ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA MAHASISWA CALON GURU DI SEKOLAH DASAR Rufa Hera; Rita Oktavia
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.616

Abstract

Pelajaran IPA atau SAINS merupakan mata pelajaran yang sangat penting diberikan kepada anak didik karena melalui pembelajaran SAINS siswa mampu bersikap ilmiah dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dengan merepkan pola pikir ilmiah. Namun demikian, miskonsepsi terkadang menjadi pemicu abstraknya ilmu pengetahuan alam yg dimiliki siswa karena beberapa penyimpangan konsep sains atau secara mendasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan miskonsepsi pada calon guru sekolah dasar terhadap materi konsep dasar IPA. Adapun subjek yang digunakan adalah calon guru SD yaitu mahasiswa PGSD yang berjumlah 32 orang. Jumlah subjek yang dijadikan sebagai responden adalah 32 orang total keseluruhan dari jumlah mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. (1) terjadi miskonsepsi dalam berbagai konsep Dasar IPA pada calon guru sekolah dasar, (2) konsep-konsep yang dominan mengalami miskonsepsi dengan persentase lebih dari 50% adalah (a) Pernafasan pada makhluk hidup, (b) benda langit dan tata surya, (c) fotosintesis dan respirasi. Sementara miskonsepsi juga terjadi pada beberapa konsep lainnya kurang dari 50% yaitu materi (a) Sistem pencernaan dan (b) Alat Indra, (c)perkembangan makhluk hidup, dan (d) keseimbangan lingkungan.
TINGKAT PENGETAHUAN PETERNAK TENTANG PRODUKTIVITAS TERNAK DAN EKTOPARASIT PADA TERNAK KERBAU (Bubalus bubalis) Rita Oktavia; Agus Kistian; Rufa Hera
Jurnal Bionatural Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BIONATURAL
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/bio.v10i2.723

Abstract

Produktivitas Ternak diketahui dengan 3 komponen penting yaitu Breeding, Feeding, dan Management. Pada pelatihan yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan kelompok ternak pada komponen feeding dan Management. Metode di Data responden diperoleh dengan pembagian angket dengan pertanyaan terkait dengan produktifitas ternak. Analisis Data Data primer yang diperoleh dilakukan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil pelatihan yang dilakukan oleh Tim STKIP Bina Bangsa Meulaboh kepada Peternak kerbau (Bubalus bubalis) desa Alue Tampak Kecamatan kaway XVI diperoleh peningkatan pengetahuan mitra tentang produktivitas ternak mencapai 83% pada postest. Dibandingkan Nilai awal sebesar 25,8%. Dengan Peningkatan Pengetahuan Mitra sebesar 57,2%.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELAVANCE, CONFIDANCE, SATISFACTION) TERHADAP PENINGKATAN AKTVITAS DAN HASIL BELAJARSISWA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SMP NEGERI 5 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA Nurlinda Fitriani; Rufa Hera
Jurnal Bionatural Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Bionatural
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia di SMP Negeri 5 Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan Pre test - Post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Seunagan. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-1 yang berjumlah 18 orang (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VIII-2 yang berjumlah 19 orang (sebagai kelas kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan, aktivitas siswa kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol, sedangkan keaktifan siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol dan rata-rata nilai post test kelas eksperimen 76,67 sedangkan kelas kontrol 58,16. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Simpulan dari penelitian yaitu pembelajaran sistem pernapasan manusi dengan model ARCS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Seunagan.