Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw II Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Kuliah Fisologi Hewan Mohammad Mulyadi Prasetyo; Nurhidayah; Muqtakdir Nurfalaq Syarif
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.743 KB) | DOI: 10.24252/al-ahya.v5i1.35021

Abstract

This study aims to ascertain the impact of the Jigsaw II cooperative model on learning outcomes in the course of animal physiology. The study used a one-group pretest-posttest design with a random sampling approach. Further, this study focused on the students who attended an animal physiology course during the even semester. Learning achievement tests were used to collect data on learning outcomes. Data were collected using learning achievement tests to measure student learning outcomes, and then they were analyzed descriptively, namely by mean, median, mode, variance, and standard deviation. The study's hypothesis was then verified using inferential analysis using a paired sample t-test. The results showed that the Jigsaw II cooperative learning model had a strong influence on student learning outcomes in the animal physiology course. The acquisition of a higher post-test average score, which stands at 74.96 as opposed to the pretest score of just 60.17, is indicative of these results. This study's conclusion shows that learning through the Jigsaw II cooperative model can improve the quality of learning in the cognitive domain.
Enhancing Biology Learning Outcomes through the Implementation of the Predict-Observe-Explain (POE) Instructional Model Rizki Amalia Nur; Nurhidayah Nurhidayah; Rika Riyanti
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning models play an important role in providing opportunities for students to be actively involved in exploring and applying everyday Biology concepts. One of the effective learning models is Predict-Observe-Explain (POE), which focuses on developing students' life skills. This study aims to evaluate the effectiveness of the POE learning model in improving Biology learning outcomes, especially in the context of the excretory system. This research is a pseudo-experimental study that focuses on the variable of students' Biology learning outcomes, applying the POE learning model. This research methodology uses Pretest-Posttest Group Design. The population of this study was all VIII grade students at MTsS Darul Istiqamah Gowa, with two classes consisting of 22 students each. The analysis results showed that the experimental class, which used the POE learning model, had better learning outcomes than the control class. This improvement can be seen in both classes' minimum, maximum, and average values. Based on the results of this analysis, it can be concluded that there is a significant increase in learning outcomes for students who apply the POE learning strategy compared to students who do not.
Implementasi Model Learning Cycle dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Rizki Amalia Nur; Pertiwi Indah Lestari; Nurhidayah; Rika Riyanti; Ernawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.933

Abstract

Pembelajaran biologi yang mempelajari tentang makhluk hidup mempunyai daya tarik tersendiri yang menarik minat dan perhatian peserta didik saat belajar. Namun banyak siswa yang menganggap biologi adalah mata pelajaran yang sulit dan membosankan. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk berperan aktif dalam mengelola pembelajaran di kelas, mengubah persepsi siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model learning cycle dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Penelitian dengan menggunakan model Learning cycle ini dilakukan sebanyak 2 Siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dimana setip siklusnya terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei di MTsS Darul Istiqamah Tahun Ajaran 2023/2024. Sample dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII yang terdiri dari 19 Siswa. Dalam penelitian PTK dengan menggunakan model Learning Cycle ini dilakukan beberapa Tahapan yakni Perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menerapkan Model Learning Cycle terjadi peningkatan ketuntasan belajar pada siklus I sebanyak 47,37% ke siklus II sebanyak 100%. Pada siklus I dalam implementasi model Learning Cycle dimana siswa belum mampu menerapkan konsep yang akan dipelajari dan masih kurang peduli dengan materi yang diberikan oleh Guru yang menyebabkan siswa kurang memperhatikan penjelasan dari Guru. Pada Siklus II Guru juga sudah menguasai kelas dan menyampaikan materi dengan baik sehingga hasil belajar siswa pada siklus II semuanya Tuntas.
Pembelajaran Environmental Learning Pada Materi Kingdom Animalia Firda Arifin; Pertiwi Indah Lestari; Nurhidayah
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v8i1.2644

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of Environmental Learning models in the kingdom animalia material on student motivation in class X SMAN 4 Maros. This research is a quantitative research with quasy experimental method with Pretest-Posttest Control Group Design. The number of samples is 66 students consisting of experimental and control classes taken at random. Data collection in this study is using a questionnaire / questionnaire, tests, and documentation. By analyzing the data used is the validity test, reliability test, normality test, and hypothesis testing. The results of the data analysis show that the Environmental Learning learning model has an effect on student motivation in class X SMAN 4 Maros. Researchers tested the instrument and obtained the calculation of the validity of the question questionnaire as many as 20 items that were declared valid and the reliability of the questionnaire as many as 20 questions whose results were reliable (consistent) also obtained the learning value of the experimental class students who had an average value = 86.06 and standards deviation = 6,819. While the control class has an average value = 71.82 and standard deviation = 11.027. Based on the t-test, Sig. (2-tailed) of 0,000 <0.05. The results of this study indicate that there are differences in the average learning value of students taught using the Environmental Learning (EL) learning model with the learning value of students taught with conventional learning models. So that the Environmental Learning model in the kingdom animalia material affects the motivation of students in class X SMAN 4 Maros.
PENDEKATAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART AND MATHEMATICS) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP KREATIVITAS SISWA SMA NEGERI 6 MAROS Syarifa Nurhalisa; Nurhidayah; Rizki Amalia Nur
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v9i1.2770

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) pada pembelajaran biologi sebelum dan sesudah perlakuan pada kelas X3 SMA Negeri 6 Maros. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling yaitu pada kelas X3 SMA Negeri 6 Maros tahun pelajaran 2024/2025. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay sebanyak 20 item. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa sebelum perlakuan yang rata-rata 23,7273 dan hasil belajar sesudah perlakuan 73,2727. Berdasarkan uji hipotesis yang diperoleh thitung > ttabel (36,723 > 2,036). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) pada pembelajaran biologiĀ  dapat mempengaruhi kreativitas siswa kelas X3 SMA Negeri 6 Maros.
PEMBELAJARAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP BERBASIS VIDEO H5P TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 TURIKALE Febri Amaliah; Hikmah Rusdi; Nurhidayah
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v9i1.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis video interaktif H5P terhadap motivasi belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup di SMP Negeri 1 Turikale. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII E sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media video H5P dan kelas VII I sebagai kelas kontrol yang menggunakan buku paket, masing-masing berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket motivasi belajar yang dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar siswa kelas eksperimen mencapai 82,75% (kategori sangat baik), sedangkan pada kelas kontrol sebesar 64,5% (kategori baik). Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan video H5P secara signifikan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, media pembelajaran interaktif berbasis H5P direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti klasifikasi makhluk hidup.