Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pengembangan Prototipe Infus Berbasis Internet Of Things Untuk Monitoring Pasien Secara Real Time Kevin Pratama Woy, Mario; Irmayatul Hikmah; Indah Purnama, Sevia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototipe infus yang dilengkapi IoT inidirancang untuk membangun sistem pemantauan real-timeterhadap cairan infus pasien, meningkatkan efisiensi dankeamanan dalam pelayanan kesehatan. Denganmenggunakan sensor sel beban untuk mengukur beratkantong infus, sistem ini mentransmisikan data secaranirkabel melalui WiFi ke aplikasi Blynk. Peringatan otomatisakan dikirimkan kepada staf perawat ketika volume infusmendekati ambang batas minimum yang telah ditentukan.Penilaian kinerja mencakup empat area utama: fungsiperingatan, presisi sensor, perhitungan tetes per menit(DPM), dan kualitas jaringan. Uji peringatan memastikansistem secara andal menyalakan indikator LED danmenghasilkan notifikasi saat tingkat cairan mencapai atauturun di bawah 50 ml. Evaluasi presisi membandingkanoutput sensor beban dengan timbangan digital yangdikalibrasi. Sensor 1 menunjukkan MAE sebesar0.4166666667 (0.14970%) dan RMSE sebesar 0.6454972244(0.232%). Sensor 2 menunjukkan $MAE $sebesar $0,3846153846$ (0,12837%) dan RMSE sebesar $0,6201736729 (0,207%).Pengujian akurasi DPM menunjukkan Sensor 1 mencapaiMAE sebesar 3,91011236 (19,55%) dan RMSE sebesar4,546884351 (22,73%). Sensor 2, bagaimanapun,menunjukkan kesalahan yang lebih tinggi: MAE sebesar5,714285714 (28,57%) dan RMSE sebesar 7,55928946(37,80%). Akhirnya, metrik Kualitas Layanan (QoS)menunjukkan latensi rata-rata 1,502 ms (Sangat Baik),throughput 57,45 Kbps (Moderat), tingkat kehilangan paketyang signifikan sebesar 41,08% (Sangat Buruk), dan nilaijitter 3,296 ms (Baik).Kata kunci—Infus, Load Cell, Platform Blynk, QoS, ESP32,Monitoring Real-time
Pengembangan Prototipe Infus Berbasis Internet Of Things Untuk Monitoring Pasien Secara real time - Capstone Witri Arsyada, Rifalia; Hikmah, Irmayatul; Indah Purnama, Sevia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototipe infus yang dilengkapi IoT ini dirancang untuk membangun sistem pemantauan real-time terhadap cairan infus pasien, meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pelayanan kesehatan. Dengan menggunakan sensor sel beban untuk mengukur berat kantong infus, sistem ini mentransmisikan data secara nirkabel melalui WiFi ke aplikasi Blynk. Peringatan otomatis akan dikirimkan kepada staf perawat ketika volume infus mendekati ambang batas minimum yang telah ditentukan. Penilaian kinerja mencakup empat area utama: fungsiperingatan, presisi sensor, perhitungan tetes per menit (DPM), dan kualitas jaringan. Uji peringatan memastikan sistem secara andal menyalakan indikator LED dan menghasilkan notifikasi saat tingkat cairan mencapai atau turun di bawah 50 ml. Evaluasi presisi membandingkan output sensor beban dengan timbangan digital yang dikalibrasi. Sensor 1 menunjukkan MAE sebesar 0.4166666667 (0.14970%) dan RMSE sebesar 0.6454972244(0.232%). Sensor 2 menunjukkan $MAE $sebesar $0,3846153846 $ (0,12837%) dan RMSE sebesar $0,6201736729 (0,207%). Pengujian akurasi DPM menunjukkan Sensor 1 mencapaiMAE sebesar 3,91011236 (19,55%) dan RMSE sebesar 4,546884351 (22,73%). Sensor 2, bagaimanapun, menunjukkan kesalahan yang lebih tinggi: MAE sebesar 5,714285714 (28,57%) dan RMSE sebesar 7,55928946 (37,80%). Akhirnya, metrik Kualitas Layanan (QoS) menunjukkan latensi rata-rata 1,502 ms (Sangat Baik), throughput 57,45 Kbps (Moderat), tingkat kehilangan paket yang signifikan sebesar 41,08% (Sangat Buruk), dan nilaijitter 3,296 ms (Baik).Kata kunci—Infus, Load Cell, Platform Blynk, QoS, ESP32, Monitoring Real-time
Sistem Deteksi Gejala Hipoksia Berdasarkan Kadar Oksigen Dan Detak Jantung Berbasis IOT Secara Real Time Mahardika; Hanni Pradana, Zein; Hikmah, Irmayatul
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipoksia adalah kondisi berbahaya yangterjadi ketika kadar oksigen dalam darah terlalu rendah,sehingga dapat mengganggu fungsi organ-organ vitalseperti otak dan jantung. Mendeteksi gejala hipoksiasecara dini sangat penting untuk mencegah terjadinyakomplikasi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan menerapkan sistem deteksi gejalahipoksia berbasis Internet of Things (IoT) secara realtime. Sistem ini menggunakan sensor MAX30100 untukmengukur kadar oksigen (SpO₂) serta detak jantung.Data yang dihasilkan dikirim ke aplikasi Blynk melaluimikrokontroler ESP8266, sehingga pengguna dapatmemantau kondisi kesehatannya langsung darismartphone. Sistem ini juga dilakukan uji coba denganWireshark untuk mengevaluasi kinerja jaringan,termasuk analisis terkait delay, jitter, dan packet loss.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampumendeteksi perubahan kadar oksigen dan detak jantungdengan akurasi tinggi dan mengirim data secara real-timedengan delay yang rendah. Sistem ini diharapkan dapatmembantu pengguna memantau kondisi tubuh secaramandiri serta memberikan peringatan dini bila terjadigejala hipoksia. Hasil uji coba juga menunjukkan bahwasistem mampu mendeteksi kadar oksigen dan detakjantung dengan tingkat akurasi yang baik, dengan ratarata error pada pengukuran detak jantung (BPM) sebesar4,8% dan pada pengukuran kadar oksigen (SpO₂) sebesar2,5%.Kata kunci— Hipoksia, IoT, ESP8266, MAX30100, Blynk,Detak Jantung, Saturasi Oksigen
Sistem Deteksi Gejala Hipoksia Berdasarkan Kadar Oksigen Dan Detak Jantung Berbasis IOT Secara Real Time Talenta Pasaribu, Tabitha; Hanni Pradana, Zein; Hikmah, Irmayatul
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipoksia adalah kondisi berbahaya yangterjadi ketika kadar oksigen dalam darah terlalu rendah,sehingga dapat mengganggu fungsi organ-organ vitalseperti otak dan jantung. Mendeteksi gejala hipoksiasecara dini sangat penting untuk mencegah terjadinyakomplikasi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan menerapkan sistem deteksi gejalahipoksia berbasis Internet of Things (IoT) secara realtime. Sistem ini menggunakan sensor MAX30100 untukmengukur kadar oksigen (SpO₂) serta detak jantung.Data yang dihasilkan dikirim ke aplikasi Blynk melaluimikrokontroler ESP8266, sehingga pengguna dapatmemantau kondisi kesehatannya langsung darismartphone. Sistem ini juga dilakukan uji coba denganWireshark untuk mengevaluasi kinerja jaringan,termasuk analisis terkait delay, jitter, dan packet loss.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampumendeteksi perubahan kadar oksigen dan detak jantungdengan akurasi tinggi dan mengirim data secara real-timedengan delay yang rendah. Sistem ini diharapkan dapatmembantu pengguna memantau kondisi tubuh secaramandiri serta memberikan peringatan dini bila terjadigejala hipoksia. Hasil uji coba juga menunjukkan bahwasistem mampu mendeteksi kadar oksigen dan detakjantung dengan tingkat akurasi yang baik, dengan ratarata error pada pengukuran detak jantung (BPM) sebesar4,8% dan pada pengukuran kadar oksigen (SpO₂) sebesar2,5%.Kata kunci— Hipoksia, IoT, ESP8266, MAX30100, Blynk,Detak Jantung, Saturasi Oksigen
Sistem Deteksi Gejala Hipoksia Berdasarkan Kadar Oksigen Dan Detak Jantung Berbasis IOT Secara Real Time Rizky Ramadhan, Raffi; Hanni Pradana, Zein; Hikmah, Irmayatul
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipoksia adalah kondisi berbahaya yangterjadi ketika kadar oksigen dalam darah terlalu rendah,sehingga dapat mengganggu fungsi organ-organ vitalseperti otak dan jantung. Mendeteksi gejala hipoksiasecara dini sangat penting untuk mencegah terjadinyakomplikasi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan menerapkan sistem deteksi gejalahipoksia berbasis Internet of Things (IoT) secara realtime. Sistem ini menggunakan sensor MAX30100 untukmengukur kadar oksigen (SpO₂) serta detak jantung.Data yang dihasilkan dikirim ke aplikasi Blynk melaluimikrokontroler ESP8266, sehingga pengguna dapatmemantau kondisi kesehatannya langsung darismartphone. Sistem ini juga dilakukan uji coba denganWireshark untuk mengevaluasi kinerja jaringan,termasuk analisis terkait delay, jitter, dan packet loss.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampumendeteksi perubahan kadar oksigen dan detak jantungdengan akurasi tinggi dan mengirim data secara real-timedengan delay yang rendah. Sistem ini diharapkan dapatmembantu pengguna memantau kondisi tubuh secaramandiri serta memberikan peringatan dini bila terjadigejala hipoksia. Hasil uji coba juga menunjukkan bahwasistem mampu mendeteksi kadar oksigen dan detakjantung dengan tingkat akurasi yang baik, dengan ratarata error pada pengukuran detak jantung (BPM) sebesar4,8% dan pada pengukuran kadar oksigen (SpO₂) sebesar2,5%.Kata kunci— Hipoksia, IoT, ESP8266, MAX30100, Blynk,Detak Jantung, Saturasi Oksigen.
Sistem Deteksi Gejala Hipoksia Berdasarkan Kadar Oksigen Dan Detak Jantung Berbasis IOT Secara Real Time Rizqy Adzani, Seftira; Hanni Pradana, Zein; Hikmah, Irmayatul
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipoksia adalah kondisi berbahaya yangterjadi ketika kadar oksigen dalam darah terlalu rendah,sehingga dapat mengganggu fungsi organ-organ vitalseperti otak dan jantung. Mendeteksi gejala hipoksiasecara dini sangat penting untuk mencegah terjadinyakomplikasi yang lebih serius. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan menerapkan sistem deteksi gejalahipoksia berbasis Internet of Things (IoT) secara realtime. Sistem ini menggunakan sensor MAX30100 untukmengukur kadar oksigen (SpO₂) serta detak jantung.Data yang dihasilkan dikirim ke aplikasi Blynk melaluimikrokontroler ESP8266, sehingga pengguna dapatmemantau kondisi kesehatannya langsung darismartphone. Sistem ini juga dilakukan uji coba denganWireshark untuk mengevaluasi kinerja jaringan,termasuk analisis terkait delay, jitter, dan packet loss.Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem mampumendeteksi perubahan kadar oksigen dan detak jantungdengan akurasi tinggi dan mengirim data secara real-timedengan delay yang rendah. Sistem ini diharapkan dapatmembantu pengguna memantau kondisi tubuh secaramandiri serta memberikan peringatan dini bila terjadigejala hipoksia. Hasil uji coba juga menunjukkan bahwasistem mampu mendeteksi kadar oksigen dan detakjantung dengan tingkat akurasi yang baik, dengan ratarata error pada pengukuran detak jantung (BPM) sebesar4,8% dan pada pengukuran kadar oksigen (SpO₂) sebesar2,5%.Kata kunci— Hipoksia, IoT, ESP8266, MAX30100, Blynk,Detak Jantung, Saturasi Oksigen