Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE-OPERASI Esta Pandiangan; Imanuel Sri Mei Wulandari
Malahayati Nursing Journal Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.19 KB) | DOI: 10.33024/manuju.v2i3.2888

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 80% pasien pre operasi mengalami kecemasan yang dapat mempengaruhi perubahan tanda-tanda vital pasien, diperlukan dukungan keluarga yang optimal untuk membantu pasien mengatasi kecemasan yang dihadapi sehingga pasien mampu menjalani proses pengobatan.Tujuan: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kecemasan yang dihadapi oleh pasien pre operasi di Rumah Sakit Advent Bandung.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang dijadwalkan menjalani operasi pada bulan maret 2020, dan terdapat 48 responden yang sesuai dengan kriteria penelitian.Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan adalah sebagian besar dukungan keluarga dalam kategori baik (45,8%), tingkat kecemasan pasien pre operasi sebagian besar berada pada tingkat kecemasan sedang (56,3%), uji spearman rank menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel dengan nilai p value  < 0,05, dengan keeratan hubungan kuat (0,529).Kesimpulan: Dukungan keluarga yang baik mampu mengurangi kecemasan yang dihadapi oleh pasien saat akan menjalani tindakan operasi, hal ini perlu ditingkatkan sehingga mampu mengurangi beban psikologi yang dialami oleh pasien.
Hubungan Lamanya Menjalani Hemodialisis dengan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Terminal di Rumah Sakit Advent Bandung Imanuel Sri Mei Wulandari; Sari Fatimah
Jurnal Medika Cendikia Vol 3 No 01 (2016): JURNAL MEDIKA CENDIKIA
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

End stage renal failure (ESRD) has got higher prevalence this days, it needs special attention by all health providers. There are 44-83% of end stage renal failure that experience sleep alteration, this alters their daily wellness and affect their quality of life. This study aimed to seek the relationship between length of hemodialysis and sleeping quality on end stage renal failure patients by means PSQI questioner (Pittsburgh sleep quality index). Research design is correlation analysis with cross sectional design to 64 end stage hemodialysis patient in Bandung Adventist hospital. Male patients are more in number to female, where the prevalence ratio is 1,4:1. Age span is 25-80 years old, and age average is 53,3 years, where the higher age frequency is 56-65 years. Length span hemodialysis is 1-99 months, average length is 36 months. There are 20 patients that have good quality of sleeping (31,3%).in the other hand, there are 44 patients have bad quality of sleeping (68,7%). Conclusion: there are no correlation between length of hemodialysis and sleeping quality on end stage renal failure.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA ASRAMA PUTRA UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA TENTANG TB PARU TERHADAP STIGMA PENDERITA TB PARU Daniel Sihotang; Imanuel Sri Mei Wulandari
NUTRIX Vol 4 No 1 (2020): Volume 4, Issue 1, 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.Vol4.Iss1.426

Abstract

Mycobacterium tuberculosis is a cause of tuberculosis which is very easily transmitted from one individual to another. This bacterium is easily spread through droplets that come out with a patient cough, this makes Lung Tuberculosis included in the 10 causes of death in the world beyond HIV / AIDS. The purpose of this study was to determine the relationship between students' knowledge and stigma against Tuberculosis. The method used in this study is descriptive correlation with cross sectional suppressors, data collection techniques with a total sampling of 139 students. Analyze data using the Spearman Rho correlation test with a significance of 95% (<0.05). The results obtained by the level of student knowledge of Lung Tuberculosis in the moderate category (70.5%), the stigma of students towards tuberculosis patients 64% have a negative stigma against Tuberculosis. Correlation test between knowledge and student stigma has a p value of 0.009 <0.05, this means that there is a significant relationship between knowledge and student stigma against Tuberculosis. The recommendations given are increasing knowledge for the prevention of tuberculosis KeyWord: Knowledge, Stigma, Tuberculosis Mycobacterium tuberculosis merupakan penyebab terjadinya penyakit tuberkulosis yang sangat mudah menular dari individu satu ke individu lainya. Bakteri ini mudah sekali menyebar melalui droplet yang keluar bersama batuk penderita, hal ini membuat Tuberkulosis Paru termasuk dalam 10 penyebab kematian di dunia melebihi HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan stigma mahasiswa terhadap Tuberkulosis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif korelasi dengan pendekan cross sectional, teknik pengumpulan data dengan total sampling pada 139 mahasiswa. Analisa data dengan menggunakan uji korelasi spearman rho dengan signifikansi 95% (<0.05). Hasil penelitian yang didapatkan tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap Tuberkulosis Paru pada kategori sedang (70,5%), stigma mahasiswa terhadap penderita TBC 64% mempunyai stigma negatif terhadap Tuberkulosis. Uji korelasi antara pengetahuan dengan stigma mahasiswa mempunyai nilai p 0,009 < 0,05, hal ini mempunyai arti terdapat hubungan yang signifikan antar pengetahuan dengan stigma mahasiswa terhadap Tuberkulosis. Rekomendasi yang diberikan adalah peningkatan pengetahuan untuk pencegahan Tuberkulosis Kata Kunci: Pengetahuan, Stigma , Tuberkulosis
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN Holmes Silalahi; Imanuel Sri Mei Wulandari
NUTRIX Vol 5 No 1 (2021): Volume 5, Issue 1, 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.Vol5.Iss1.523

Abstract

Operasi merupakan peristiwa kompleks serta menegangkan sehingga menyebabkan banyak pasien mengalami kecemasan sebelum dioperasi. Namun banyak peneliti mengatakan bahwa kecemasan dapat diatasi melalui komunikasi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien pre operasi. Desain penelitian ini adalah cross sectional, dan sampel yang diambil melalui purposive sampling adalah sebanyak 34 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner komunikasi terapeutik perawat dan kuesioner tingkat kecemasan Zung Self Rating Anxiety Scale. Hipotesis diuji menggunakan pearson product moment, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan nilai rhitung sebesar -0,595**. Nilai rata-rata persentase komunikasi terapeutik perawat berada pada kategori yang baik (75,79%), sedangkan nilai rata-rata total skor kecemasan pasien pre operasi berada pada kategori ringan (39,06). Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kecemasan pasien pre operasi. Penulis menyarankan untuk dilakukan kajian yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi terapeutik perawat dan kecemasan pasien pre operasi.
HUBUNGAN TINGKAT KECANDUAN GADGET DENGAN GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU REMAJA KELAS 8 Intan Risma Juliani; Imanuel Sri Mei Wulandari
Jurnal Keperawatan BSI Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.383 KB)

Abstract

Gadget adalah suatu perangkat elektronik yang memiliki ukuran kecil yang mempunyai banyak fungsi praktis untuk membantu pekerjaan manusia,tetapi kadang banyak anak yang menyalah gunakan gadget. Penyalahgunaan gadget membuat angka remaja dengan kecanduan gadget semakin meningkat sehingga dapat menyebabkan gangguan emosi dan perilaku. Menganalisis hubungan tingkat kecanduan gadget dengan gangguan emosi dan perilaku remaja kelas 8 di SMP Negeri 29 Bandung. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan menggunakan rancangan belah lintang (cross secional). Sampel penelitia ini berjumlah 100 orang yang diperoleh secara random sampling. Intrument yang digunakan untuk data tingkat kecanduan gadget diperoleh dengan menggunakan Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV), kuesioner durasi penggunaan gadget dari penelitian Melissa Halim (2010) dan data gangguan emosi dan perilaku menggunakan Strenghts and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk remaja. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil hitungan SPSS, didapatkan hasil tingkat kecanduan gadget siswa kelas 8 menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat kecanduan gadget dalam kategori rendah. Gangguan emosi dan perilaku menunjukkan bahwa sebagian besar responden dalam kategori normal. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji chi-square, didapatkan hasil Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecanduan gadget dengan gangguan emosi remaja kelas 8. Dengan p value 0,03 dimana lebih kecil dari nilai alfa. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecanduan gadget dengan gangguan emosi remaja kelas 8 di SMP Negeri 29 Bandung.
Pemahaman KIPI melalui Penyuluhan tentang Manajemen KIPI pada Mahasiswa Universitas Advent Indonesia Imanuel Sri Mei Wulandari; Monalisa Sitompul; Masta Haro; Evelin Malinti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7456

Abstract

ABSTRAK Covid-19 merupakan penyakit saluran pernafasana yang mudah menular melalui udara dan kontak langsung dengan penderita. Usaha yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi Pandemik Covid-19, salah satunya dengan pemberian vaksin kepada penduduk Indonesia yang berusia 6 tahun ke atas. Bahkan saat ini telah dilaksanakan vaksin dosis 3 yang merupakan boster bagi masyarakat dengan usia lebih dari 18 tahun. Banyak laporan yang menyebutkan adanya masalah yang terjadi paska mendapatkan vaksin atau yang sering disebut dengan Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI), hal ini membuat masyarakat cenderung ragu untuk mengikuti program pemerintah. Tujuan penyuluhan Kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui pemahaman penanganan KIPI pada mahasiswa Universitas Advent Indonesia. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan media power point dan leaflet yang dibagikan pada peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan melalui pos tes adalah pemahaman mahasiswa mengenaia penanganan KIPI 76% memiliki hasil pemahaman yang baik, dan 24% dengan pemahaman sedang. Hal ini menujukan penyuluhan yang diberikan efektif dengan tingkat pemahaman yang baik. Kata Kunci: Booster Vaksinasi, Covid-19, Kejadian Ikutan Paska Imunisasi. ABSTRACT Covid-19 is a respiratory disease that is easily transmitted through the air and direct contact with sufferers. Efforts made by the government to overcome the Covid-19 pandemic, one of which is by providing vaccines to Indonesian residents aged 6 years and over. Even now, dose 3 vaccine has been implemented which is a booster for people over 18 years of age. Many reports mention that there are problems that occur after getting the vaccine or what is often referred to as Post-Immunization Adverse Events (KIPI), this makes people tend to hesitate to participate in government programs. The purpose of health education is to find out the understanding of handling AEFI in Indonesian Adventist University students. The method used is a lecture using power point media and leaflets which are distributed to the counseling participants. The results obtained through the post-test were students' understanding of the handling of AEFI, 76% had good understanding, and 24% had moderate understanding. This shows that the counseling provided is effective with a good level of understanding. Keywords: Covid-19, Post-Immunization Follow-Up Events (AEFI), Vaccinations
Hubungan Tingkat Kecemasan Selama Praktik Klinik dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia Grace Simanjuntak; Imanuel Sri Mei Wulandari
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.342 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9364

Abstract

ABSTRACT Clinical practice is an educational process for nursing students to improve skills. Where students have more demands, namely being able to apply the knowledge gained in theory to direct practice. Conditions like this often cause students to experience sleep deprivation due to carrying out theoretical and practical demands. Sleep disturbances experienced by students can have an impact on the physical and psychological conditions of students, if this goes on for a long time it will cause even bigger problems. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety levels and the sleep quality of Indonesian Adventist University students. The method used in this study is descriptive with a cross sectional approach. The results obtained from this study, the majority of students experienced sleep disturbances, with 30.7% of students experiencing moderate anxiety, there was a significant relationship between anxiety levels and the sleep quality of Indonesian Adventist University Nursing students with a p value <0.05. So it can be concluded that the level of student anxiety during clinical practice has an influence on sleep quality. Keywords: Anxiety, Nursing Clinical Practice, Quality Of Sleep ABSTRAK Praktik klinik merupakan proses Pendidikan bagi mahasiswa keperawatan untuk mengasah keterampilan. Dimana mahasiswa mempunyai tuntutan lebih, yaitu dapat menerapkan ilmu yang didapat secara teori pada lahan praktik langsung. Kondisi seperti ini sering menyebabkan mahasiswa mengalami kurang tidur akibat mengerjakan tuntutan secara teori dan praktik. Gangguan tidur yang dialami oleh mahasiswa dapat menimbulkan dampak pada kondisi fisik dan psikologi mahasiswa, apabila hal ini berlangsung lama akan menimbulakn masalah yang lebih besar lagi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa Universitas Advent Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan cross sectional. Hasil yang didapakan dari penelitian ini, mayoritas mahasiswa mengalami gangguan tidur, dengan 30,7%  mahasiswa mengalami kecemasan sedang, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia dengan nilai p < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan mahasiswa selama praktik klinik mempunyai pengaruh terhadap kualitas tidur. Kata Kunci: Kecemasan, Praktik Klinik Keperawatan , Kualitas Tidur
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Demam Tifoid Pada Mahasiswa Keperawatan Gabriella Alvira Bellji; Imanuel Sri Mei Wulandari
NUTRIX Vol 7 No 1 (2023): Volume 7, Issue 1, 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.v7i1.927

Abstract

Typhoid fever is an acute inflammation of the small intestine caused by Salmonella typhi with symptoms that often appear are fever, abdominal discomfort, no appetite, constipation followed by diarrhea, dry cough, weakness, lethargy, fatigue, and rash with relative bradycardia. The purpose of this study was to determine the picture of the level of knowledge, behavior, prevention of Typhoid fever in nursing students of Adventist University of Indonesia. This research is a quantitative research, with a cross sectional approach method. The technique used was using purposive sampling, so that the sample in this study was 73 students where 17 were men and 56 women. The results showed that the majority of samples had positive preventive behavior with a value of 60.3% and negative preventive behavior with a value of 39.7%. There is also a strong and unidirectional significant relationship between the level of knowledge and prevention behavior of Typhoid fever, where the higher the level of knowledge of a person, the higher the level of preventive behavior. It is recommended for students to continue to adopt a healthy lifestyle in preventing the incidence of typhoid fever. Abstrak Demam tifoid adalah peradangan akut pada usus kecil yang disebabkan oleh Salmonella typhi dengan gejala yang sering muncul ialah demam, perut tidak nyaman, tidak nafsu makan, sembelit diikuti diare, batuk kering, lemas, lesu, lelah, dan ruam dengan bradikardia relatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, perilaku, pencegahan demam tifoid pada mahasiswa keperawatan Universitas Advent Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan adalah menggunakan purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 mahasiswa dimana 17 laki-laki dan 56 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas sampel memiliki perilaku pencegahan yang positif dengan nilai 60.3% dan perilaku pencegahan negatif dengan nilai 39.7%. Terdapat hubungan signifikan yang kuat dan searah antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan demam tifoid, yang dimana semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang maka akan tinggi pula tingkat perilaku pencegahannya. Direkomnediasi kepada mahasiswa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat dalam mencegah kejadian demam tifoid. Kata Kunci: Demam Tifoid, Perilaku Pencegahan, Tingkat Pengetahuan
Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan Terhadap Resiko Gastritis Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang Menjalani Sistem Blok Elisabet Zebua; Imanuel Sri Mei Wulandari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12670

Abstract

Gastritis merupakan peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Pola makan yang tidak teratur dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat sangat berpengaruh sehingga  merangsang produksi asam lambung. Penderita gastritis di Indonesia menurut WHO angka kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk. Penyakit Gastritis cenderung menyerang usia remaja sampai dewasa termasuk mahasiswa yang memiliki pola makan tidak teratur akibat jadwal perkuliahan yang padat sehingga memicu mahasiswa tidak sempat sarapan dan lebih memilih mengkonsumsi makanan cepat saji yang mengandung tinggi lemak seperti gorengan yang berpotensi maag.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan Terhadap Resiko Gastritis Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang Menjalani Sistem Blok. Metode penelitian menggunakan Cross sectional dengan  sampel  berjumlah  48  mahasiswa  diantaranya  40  perempuan dan 8 laki laki, dengan menggunakan desain deskriptif analitik.  Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan tigkat pengetahuan dengan nilai p 0,009 < nilai alfa (0,05) Dengan keeratan hubungan 0,372 (cukup erat).
Pemahaman Pola Hidup Sehat di Era Endemi melalui Penyuluhan Kesehatan di Labschool Unai Monalisa Sitompul; Masta Haro; Evelin Malinti; Imanuel Sri Mei Wulandari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9303

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan dalam melaksanakan pola hidup sehat dalam masa endemi sangat penting, hal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapt terhindar dari penularan penyakit. Untuk meningkatakn pengetahuan perlu adanya edukasi melalui penyuluhan kesehatan di lingkungan sekolah. Tujuan dari penyuluhan kesehatan ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa SMP Labs School UNAI mengenai pola hidup sehat. Metode yang diguanakan adalah dengan memberikan memberikan ceramah dengan menggunakan power point, leaflet dan poster. Hasil yang didapati adalah adanya peningkatan pengetahuan sebelum dengan sesudah pelaksanaan penyuluhan kesehatan dengan nilai rata-rata pre tes 71 % dan nilai rata-rata post tes adalah 86,1%. Penyuluhan kesehatan mempunya dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola hidup sehat di era pandemic. Kata Kunci: Hidup Sehat, Pengetahuan, Penyuluhan Kesehatan  ABSTRACT Knowledge of implementing a healthy lifestyle during an endemic period is very important, this can increase the body's immunity so that it can avoid disease transmission. To increase knowledge, it is necessary to have education through health education in the school environment. The purpose of this health counseling is to find out the understanding of SMP Labs School UNAI students regarding healthy lifestyles. The method used is to give lectures using power points, leaflets and posters. The results found were an increase in knowledge before and after the implementation of health counseling with an average pre-test score of 71% and an average post-test score of 86.1%. Health education has had a positive impact on increasing students' knowledge of healthy lifestyles in the pandemic era. Keywords: Knowledge, Health Teaching, Life Style