Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA Pada Generasi Milenial Gen Z : Education on Prevention of Drug Abuse in Gen Z Millennials Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nazaruddin; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i5.3531

Abstract

Sulawesi Tenggara menempati posisi pertama dari 34 provinsi sebagai pemakai coba-coba dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami peningkatan penggunaan penyalahgunaan dengan jenis Shabu-shabu, Tembakau Gorila, Lem Fox, Ganja, Tramadol dan PCC. Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah generasi milenial Gen Z yang berusia 11 -15 tahun. Adapun bentuk partisipasi khalayak sasaran dalam melancarkan kegiatan ini adalah dengan mengikuti penyuluhan dalam bentuk partisipasi aktif kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan pada hari kamis tanggal 19 April 2021 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai Institusi Pendidikan sudah sepatutnya Universitas Mandala Waluya dapat berpartisipasi sebagai salah satu garda terdepan mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan NAPZA.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH DI TK IT AISYAH CENDEKIA : Parental Patterns In The Use Of Gadgets With The Socio-Emotional Development Of Preschool Children In Tk It Aisyah Cendekia Sardi Anto; Pratiwi Antula; Herty Haerani; Nazaruddin; Indra
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 2 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget memiliki peran penting terutama pada anak usia prasekolah. Hal ini dikarenakan penggunaan gadget yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak terhadap perkembangan anak, salah satunya perkembangan sosial emosional anak. Tujuan: mengetahui pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di TK IT Aisyah Cendekia Kota Makassar. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK IT Aisyah Cendekia sebanyak 60 orang. Sampel diambil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data penelitian diperoleh dari lembar konsioner, data analisa melalui uji statistik Chi- Squere. Hasil: Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan pola asuh orang tua sebagian besar pola asuh otoriter sebanyak 71%, dan perkembangan sosial emosional anak sebagian besar pada kategori baik sebanyak 82%. Dari analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah dengan nilai p = 0,021. Kesimpulan: diharapkan bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang baik dalam penggunaan gadget dikalangan anak prasekolah agar tumbuh kembang anak dapat berkembang dengan baik.
Peningkatan Pengetahuan dan Edukasi Dini Pencegahan Penyakit ISPA pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Pesisir lade albar kalza; Nazaruddin
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 3 No. 2 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/segcj777

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar, terutama di wilayah pesisir dengan kondisi lingkungan yang kurang mendukung kesehatan. Rendahnya pengetahuan anak mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit ISPA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar tentang pencegahan dini penyakit ISPA di wilayah pesisir Konawe Utara. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan media presentasi, leaflet, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, penggunaan masker, dan sesi tanya jawab interaktif. Sasaran kegiatan adalah siswa sekolah dasar sebanyak 40 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari nilai pretest sebesar 45,5 menjadi 84,2 pada posttest. Edukasi kesehatan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengertian ISPA, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak sekolah dasar di wilayah pesisir.