Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA Pada Generasi Milenial Gen Z : Education on Prevention of Drug Abuse in Gen Z Millennials Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nazaruddin; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i5.3531

Abstract

Sulawesi Tenggara menempati posisi pertama dari 34 provinsi sebagai pemakai coba-coba dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami peningkatan penggunaan penyalahgunaan dengan jenis Shabu-shabu, Tembakau Gorila, Lem Fox, Ganja, Tramadol dan PCC. Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah generasi milenial Gen Z yang berusia 11 -15 tahun. Adapun bentuk partisipasi khalayak sasaran dalam melancarkan kegiatan ini adalah dengan mengikuti penyuluhan dalam bentuk partisipasi aktif kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan pada hari kamis tanggal 19 April 2021 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai Institusi Pendidikan sudah sepatutnya Universitas Mandala Waluya dapat berpartisipasi sebagai salah satu garda terdepan mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan NAPZA.
LITERATUR REVIEW : GLOMERULONEFRITIS AKUT DAN KRONIS (GNA & GNC) PADA ANAK Anisa Purnamasari; Rifal Anugrah; Ayu Yuliana Sari; Nurul Aprianti; Anisa Anisa; Lisnawati Lisnawati; Nazaruddin Nazaruddin
FKF Vol 2 No 1 (2025): JHPS. Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Glomerulonefritis Akut (GNA) dan Glomerulonefritis Kronis (GNC) merupakan gangguan inflamasi ginjal pada anak yang disebabkan oleh proses imunologis akibat infeksi Streptococcus β- hemolitikus grup A. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan global karena dapat menimbulkan komplikasi berat seperti hipertensi, gagal ginjal akut, bahkan penyakit ginjal kronik. Tujuan: Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui gambaran Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sisematis pada beberapa database yaitu ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar dengan menggunakan Bolean terms dan pembatasan untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2021-2025 Hasil: Pencaharian tersebut ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria dan kata kunci yang telah di tetapkan. Kesimpulan: Glomerulonefritis Akut dan Kronis (GNA & GNC) pada anak merupakan peradangan ginjal yang menyebabkan hematuria, edema, dan hipertensi. Penatalaksanaan difokuskan pada pengendalian tekanan darah, keseimbangan cairan, serta pencegahan kerusakan ginjal lebih lanjut.
Pengaruh Pemberian Terapi Bermain Mewarnai Gambar Terhadap Penurunan  Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Di RSUD  Kota Baubau Wa Ode Aisa Zoahira; Dedi Krismiadi; Nazaruddin Nazaruddin; Hasniah Dina; Wa Ode Rahmadania
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1707

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu keadaan yang mengharuskan anak tinggal di rumah sakit untuk menjalani pengobatan dan perawatan. Masalah yang dapat terjadi pada anak prasekolah (3-6 tahun) yang mengalami hospitalisasi adalah kecemasan. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan yaitu dengan pemberian terapi bermain mewarnai gambar. Terapi bermain mewarnai gambar adalah salah satu jenis terapi bermain yang efektif untuk mengekspresikan perasaan anak yang mengalami hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah di RSUD Kota Baubau. Jenis penelitian menggunakan pre experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan sampel sebanyak 20 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi faces anxiety scale (FAS) for children. Analisa data dengan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p= 0.000<0.05 menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan ada pengaruh pemberian terapi bermain mewarnai gambar terhadap penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah di RSUD Kota Baubau tahun 2021. Diharapkan kepada para perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya terapi bermain sebagai salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak pra sekolah.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH DI TK IT AISYAH CENDEKIA : Parental Patterns In The Use Of Gadgets With The Socio-Emotional Development Of Preschool Children In Tk It Aisyah Cendekia Sardi Anto; Pratiwi Antula; Herty Haerani; Nazaruddin; Indra
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 2 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget memiliki peran penting terutama pada anak usia prasekolah. Hal ini dikarenakan penggunaan gadget yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak terhadap perkembangan anak, salah satunya perkembangan sosial emosional anak. Tujuan: mengetahui pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di TK IT Aisyah Cendekia Kota Makassar. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK IT Aisyah Cendekia sebanyak 60 orang. Sampel diambil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data penelitian diperoleh dari lembar konsioner, data analisa melalui uji statistik Chi- Squere. Hasil: Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan pola asuh orang tua sebagian besar pola asuh otoriter sebanyak 71%, dan perkembangan sosial emosional anak sebagian besar pada kategori baik sebanyak 82%. Dari analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah dengan nilai p = 0,021. Kesimpulan: diharapkan bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang baik dalam penggunaan gadget dikalangan anak prasekolah agar tumbuh kembang anak dapat berkembang dengan baik.
THE RELATIONSHIP OF FAMILY SUPPORT ON ELDERLY DEPRESSION Lisnawati Lisnawati; Nazaruddin Nazaruddin; Wa Ode Aisa Zoahira
Nursing Genius Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Nursing Genius Journal (November-January)
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/nnxx8408

Abstract

Background Depression in the elderly is still a health problem in Indonesia. One of the risk factors for depression is lack of family support. The aim of this research is to analyze the relationship between family support and depression in the elderly in Wanggudu Village, Asera District, North Konawe Regency. Quantitative research method with cross sectional design. Respondents were 43 elderly people who were selected using simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire, analyzed univariately and bivariately with the Spearman correlation test (α=0.05). Results Most of the elderly (69.7%) received insufficient family support. In addition, most elderly people (69.7%) experience severe depression. The statistical test results show an R correlation value of 0.7 and a p value = 0.000 (p<0.05), which means there is a significant relationship between family support and depression in the elderly. The lower the family support, the higher the level of depression in the elderly. Conclusion There is a significant relationship between family support and depression in the elderly. Low family support contributes to the emergence of depressive symptoms in the elderly. Increasing attention and interaction from family members is very necessary to prevent depression in the elderly.