Mit Witjaksono
Universitas Negeri Malang

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kritis dan Pragmatis Caring Economics sebagai Paradigma baru Kajian Ekonomi Mit Witjaksono
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1550.352 KB) | DOI: 10.17977/um002v8i22016p217

Abstract

This article critically and pragmatically analyze and expose the concept and basic principles of caring economics as a new paradigm of economics as opposed to neo-liberal economics and its implications to economic education in Indonesia. The analysis and exposition based on unobtrusive research techniques, i.e. comparative content analysis and historical notes among references used here and in the context of Pancasila and UUD 1945. The implications of the study in this article are formulated into three key recommendations: (a) the need to review and operational translation of Articles 33 and 34 of the UUD 1945 (Amendment IV, 2002); (b) the need to review the curriculum, learning approaches and tools, and practices of  learning economics in schools in order that caring economic becoming educational character of the national economy; and (c) the need to campaign of introduction to paradigm and practice of caring economics in the universities, both as an academic study or studies the development of teaching-learning models based on caring economics, through collaboration of higher education, school, community and local government.Keywords: caring economics, neo-liberal economics, pendidikan ekonomi,Pancasila, UUD 1945JEL Classification: B51, P51
Dualisme Pasar Tenaga Kerja dan Dampak Upah Minimum Mit Witjaksono
Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.52 KB)

Abstract

Since the introduction of the dualistic labor market by Arthur W. Lewis in the 1954, the dualism hypothesis in the segmentation of labor market is still controversy and the impact of minimum wage policy only directly positive to the highly skilled and productive workers - the best workers. This article examines critically the controvesry surrounding the impact of minimun wage policy within the context of labor market dualism in Indonesia.Keywords: labor market dualism, minimum wage policy
Pembelajaran Kontekstual Filosofi Ekonomi Cukup Rizki Listyono Putro; Hari Wahyono; Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 7: JULI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.982 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i7.11295

Abstract

Abstract: This study is aimed to create a learning scenario that intends to introduce the concept dan principal of Sufficiency Economy Philosophy (SEP) based on Pancasila and article 33 of the constitution of Republic of Indonesia (The UUD 1945) and to construct the value of SEP, Pancasila, and article 33 UUD 1945 into the learning process. This study use qualitative approach and use Design Based Research (DBR) as the design of development. The result of this study are (1) create a learning scenario that gives real experiences to students and (2) change of mindset, knowledge and attitude of the high school students in applying SEP, Pancasila and article 33 UUD 1945.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan skenario pembelajaran yang bermaksud mengenalkan konsep dan prinsip yang ada dalam Filosofi Ekonomi Cukup dengan tetap berlandaskan pada Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 serta mengonstruksikan nilai dalam Filosofi Ekonomi Cukup, Pancasila, dan Pasal 33 UUD 1945 dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain pengembangan Design Based Research (DBR). Hasil dari penelitian adalah (1) terciptanya skenario pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman nyata kepada siswa dan (2) mengubah pola pikir, pengetahuan, dan sikap siswa SMA dalam mengaplikasikan Filosofi Ekonomi Cukup, Pancasila, dan Pasal 33 UUD 1945.
PERAN KEBERADAAN KOPERASI SISWA SEBAGAI LABORATORIUM BELAJAR EKONOMI Muzawir Muzawir; Wahjoedi Wahjoedi; Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.294 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8502

Abstract

This study aims to find out the roles of the school cooperation as an economic-learning laboratory for students of the Vocational Schools located at Kuripan subdistrict, West Lombok. This study was carried out within the framework of qualitative descriptive research. The methods used for data collection include observations, interviews and documantations. The findings suggest that the school cooperation at the Public Vocational School 1 Kuripan serves the following roles: to provide students with their needs at school, to help students in developing characters of honesty and responsibility, to promote students’ insight into economic science, to provide students with organization education. As for the school cooperation at the Public Vocational School 2 Kuripan, the two following roles are identified: to give a help with providing students’ needs at school and to provide a place to sell creative products by the students in particular those who are specialized in cullinary art and agriculture.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari keberadaan koperasi siswa sebagai laboratorium belajar ekonomi di SMK sekecamatan Kuripan Lombok Barat.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di SMKN 1 Kuripan, peran dari keberadaan koperasi siswa sebagai laboratorium belajar ekonomi, yaitu, membantu memenuhi kebutuhan siswa di sekolah, menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan rasa tanggung jawab, meningkatkan pengetahuan ekonomi siswa, mendidik sisiwa berorganisasi. Sementara itu, koperasi siswa SMKN 2 Kuripan mempunyai peran membantu memenuhi segala kebutuhan siswa di sekolah, sebagi tempat penjualan barang-barang hasil kreasi dari siswa khusunya yang mengambil jurusan tata boga, dan pertanian.
Penerapan Time Banking dalam Interaksi Ekonomi Kekeluargaan Silky Roudhotus Sa’adah; Mit Witjaksono; Agung Haryono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 6: JUNI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.07 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i6.11175

Abstract

Abstract: The purpose of this study is how to apply time banking in the interaction of brotherhood economy. This research uses action research (action reseach) that is research oriented to problem solving. That is done as much as 2 cycles. In this research, the procedure of action research is a cycle or recycling of spiral form which each step consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. This research uses qualitative approach of experiment to perform document analysis, observation, interview, and Focus Group Discussion (FGD) and Focus Group Interview (FGI). This activity changed the mindset of people who previously thought money was everything, now they are moreable to contemplate if money is not the only means to meet the needs. Today the existence of money is also very undeniable. But with this activity the community can find alternatives to meet the needs that do not necessarily have to use the money. In addition they are now more understanding if in Indonesia its economic system highly uphold Pancasila and Article 33 of the 1945 Constitution, which at first they do not understand the economy as what should be applied in Indonesia.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah bagaimana menerapkan time banking di dalam interakasi ekonomi kekeluargaan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action reseach) yakni penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah yang dilakukan sebanyak dua siklus. Pada penelitian ini prosedur pelaksanaan penelitian tindakan berupa suatu siklus atau daur ulang bentuk spiral yang setiap langkahnya terdiri dari empat tahapan, yakni perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksperimen untuk melakukan analisis dokumen, pengamatan, wawancara, serta Focus Group Discussion (FGD) dan Focus Group Interview (FGI). Kegiatan ini mengubah pola pikir masyarakat yang sebelumnya menganggap uang adalah segalanya, sekarang mereka lebih bisa merenungkan jika uang bukanlah satu-satunya alat untuk memenuhi kebutuhan. Diera sekarang ini adanya uang juga sangat tidak bisa dipungkiri. Namun, dengan adanya kegiatan ini masyrakat bisa mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan yang tidak serta merta harus menggunakan uang. Selain itu, mereka sekarang lebih memahami jika di Indonesia sistem perekonomiannya sangat menjunjung tinggi sila dalam Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945, yang pada awalnya mereka kurang paham akan ekonomi seperti apa yang seharusnya diterapkan di Indonesia.
Pengembangan Skenario Pembelajaran Ekonomi Pancasila Berbasis Proyek melalui Metode Experiential Learning M. Thoha Ainun N; Mit Witjaksono; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.333 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11404

Abstract

Abstract: The purpose of the development of Pancasila economic learning scenario are (1) the systematic learning process with the change of knowledge, attitudes and skills of the participants in Pancasila and the 1945 Constitution article 33 and (2) Developing activities as the basis of learning and daily life process based on Pancasila and the 1945 Constitution article 33 involves interaction, real learning outcomes and lessons learned in project activities. This research uses a qualitative approach with design based research (DBR) method. Data were collected by document analysis, interview through (FGI), and group discussions through FGD. The results of developing economic learning scenarios are (1) creating an atmosphere of economic learning based on Pancasila and the 1945 Constitution article 33 and (2) creation of economic learning results that change the knowledge, attitude, and skill. Abstrak: Tujuan dari pengembangan skenario pembelajaran ekonomi pancasila adalah (1) mengubah pengetahuan/cara berpikir, sikap, dan keterampilan peserta didik berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33 dan (2) pengembangan kegiatan eksperimen sebagai pendekatan pembelajaran dan proses praktik ekonomi dalam kehidupan sehari-hari yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33, meliputi interaksi pembelajaran, hasil belajar nyata, dan evaluasi pembelajaran yang diwadahi dalam kegiatan proyek. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode Design Based Research (DBR). Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, observasi, wawancara melalui FGI, dan diskusi kelompok melalui FGD. Hasil pengembangan skenario pembelajaran ekonomi adalah (1) menciptakan suasana belajar ekonomi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33 dan (2) penciptaan hasil belajar ekonomi yang mengubah pengetahuan, sikap, dan keterampilan.   
PROSES BELAJAR SISWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN EKONOMI SMA Nisa Nuraini Surasa; Mit Witjaksono; Sugeng Hadi Utomo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.942 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8443

Abstract

The purpose of this study is: (1) Know the process of students in the learning economy. (2) Determine the efforts of students to improve students' critical thinking skills on economic subjects. (3) Know the teachers' efforts in motivating students to think critically on economic subjects. The research results have been obtained in the field said that the students of class XI IPS in SMAN 5 Malang and in high school Malang Panjura have critical thinking skills are diverse and differ in the learning process in schools, especially in economy class learning. The results of the interview obtained the opinion that the students' critical thinking skills are the attitudes of students in thinking reflex that responds to the subject matter of economics. for something that is not as usual, not in general, and not as routine. It means that something is not the same and the addition of new innovations to show it's creativity.Tujuan penelitan ini adalah (1) mengetahui proses belajar siswa dalam pembelajaran ekonomi; (2) mengetahui upaya yang dilakukan siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi; (3) mengetahui usaha guru dalam memberikan motivasi siswa untuk mampu berpikir kritis pada mata pelajaran ekonomi. Hasil penelitian yang telah diperoleh di lapangan menyebutkan bahwa siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Malang maupun di SMA Panjura Malang memiliki kemampuan berpikir kritis yang berbeda dalam proses pembelajaran Ekonomi di sekolah, khususnya dalam pembelajaran kelas. Hasil wawancara diperoleh pendapat bahwa kemampuan berpikir kritis siswa adalah sikap siswa dalam berpikir secara reflek yang merespon materi pelajaran Ekonomi, untuk sesuatu yang tidak seperti biasa, tidak pada umumnya, dan tidak seperti rutinitas. Maksudnya bahwa sesuatu yang tidak sama dan adanya tambahan inovasi baru menunjukkan kreativitas.
EFISIENSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN SUMBER DAYA EKONOMI KONSUMSI PRODUKSI MAHASISWA Andika Putranta Utama; Hari Wahyono; Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.367 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6230

Abstract

Economic efficiency can be interpreted as a measure of the level of resource use in a process. More efficient / less use of resources then the process is said to be more efficient Decision-making is an encouragement both from within and from outside oneself to do activities. The study was performed by students who incidentally got learning about resource utilization, this study uses qualitative research method with phenomenological approach. The results of this study that most students have a pattern of behavior where the economy is good enough in ten respondents selected randomly discovered that three of them have economic efficiency is quite complete. Knowledge includes the value of goods and the priorities in his life; Budgeting, saving and how to manage money; taking a decision to buy goods; The basics of investment; Utilization of shopping and comparing products.Efisiensi ekonomi dapat diartikan  sebagai ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya dikatakan semakin efisien. Pengambilan keputusan merupakan suatu dorongan dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk melakukan aktivitas.Penelitian ini dilakukan mahasiswa yang notabene mendapat pembelajaran tentang pemanfaatan sumber daya, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa memiliki pola perilaku ekonomi yang cukup baik dimana dari sepuluh responden yang dipilih secara acak ditemukan bahwa tiga di antaranya memiliki efisiensi ekonomi yang terbilang cukup lengkap, meliputi pengetahuan nilai suatu barang dan skala prioritas dalam hidupnya; penganggaran, tabungan dan bagaimana mengelola uang; mengambil keputusan dalam membeli barang; dasar-dasar investasi; pemanfaatan dari belanja dan membandingkan produk. 
OPTIMALISASI SUMBER BELAJAR EKONOMI DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMA Peggy Delita Merida; Sri Umi Mintarti W; Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.12, Desember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.463 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i12.8357

Abstract

This research is a development that is in optimizing the learning resources inherent in the economy high school students. There are many learning resources that can be used for the students but the students and teacher in particular are not able to maximize the learning economy. This is a problem in this study. This research method using the Design Based Research (DBR), the results obtained are of validator experts, practitioners, and students also declared valid and can be developed. Results are conducted at the high school level is Public Senior High School in Tumpang, Malang. The response of students in learning also showed good results and inspire.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yaitu dalam mengoptimalisasi sumber belajar ekonomi yang melekat pada siswa di SMA. Terdapat banyak sumber belajar yang dapat digunakan untuk siswa namun siswa dan guru dalam pembelajaran khususnya adalah pembelajaran ekonomi belum dapat memaksimalkan. Hal tersebut menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR), hasil yang didapatkan yaitu dari validator ahli, praktisi, dan siswa menyatakan valid dan dapat dikembangkan. Hasil tersebut dilakukan di tingkat SMA, yaitu SMA Negeri 1 Tumpang, Kabupaten Malang. Tanggapan siswa dalam pembelajaran juga menunjukkan hasil yang baik dan menginspirasi.