Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perencanaan Desain Ruang Kelas Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Pakusari Ahmad, Hilfi Harisan; Muhtar, Muhtar; Yanuar, Setiyo Ferdi; Dewi, Ilanka Cahya; Amijaya, Jimi; Galuh, Senki Desta; Hamduwibawa, Rofi Budi; Budi Satrio Bakti
ABDIMASTEK Vol. 4 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v4i1.3616

Abstract

Panti asuhan merupakan sebuah lembaga sosial yang bertujuan untuk memberikan kesejahteraan bagi anak terlantar, yatim, piatu, yatim piatu, atau fakir miskin/dhuafa dengan memberikan kebutuhan primer seperti sandang, papan, pangan hingga kebutuhan kesehatan dan pendidikan. Muhammadiyah adalah sebuah organisasi besar yang memiliki amal usaha di bidang keagamaan, bidang pendidikan maupun bidang sosial kemasyarakatan. Pondok Pesantren Muhammadiyah juga menjadi lembaga pendidikan non formal, karena pendidikan agama dan pedidikan akhlak selalu ditanamkan kepada anak-anak yang tinggal di dalamnya. Salah satu Pondok Pesantren milik Muhammadiyah yang berada di kabupaten jember adalah Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Pakusari. Seiring dengan meningkatnya jumlah kader-kader yang ingin menimba ilmu maka kebutuhan akan ruang kelas juga meningkat. Dengan memiliki ruang kelas yang dapat mengakomodir kebutuhan kader-kader maka kegiatan belajar mengajar menjadi lebih kondusif serta menjadi kader-kader dakwah yang militant dan dapat menjadi calon-calon pendidik yang berilmu, berprestasi, dan berakhlak Qur'ani. kebutuhan bangunan yang berada pada area yang tidak terlalu luas dapat disiasati dengan penentuan kebutuhan berdasarkan analisa kebutuhan yang paling prioritas, sehingga dengan keterbatasan lahan yang tersedia dapat menjalankan visi dan misi dengan baik. Diharapkan pembangunan yang sudah berjalan dapat mengikuti gambar-gambar yang telah diberikan, namun semua ini bergantung kepada kebijakan dari pimpinan dari PPMMP Jember.
Analisa Biaya Perencanaan Saluran Tersier Irigasi Daerah Irigasi Pondokwaluh Kabupaten Jember Setiyo Ferdi Yanuar; Ahmad, Hilfi Harisan; Ahmad Iqbal F.P
Jurnal Rekayasa Infrastruktur HEXAGON Vol 8 No 1 (2023): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hexagon.v8i1.813

Abstract

Saluran tersier merupakan bagian dari Jaringan Irigasi. Saluran ini menghubungkan dari bangunan sadap pada saluran sekunder dan bangunan box tersier. Jaringan tersier pada jaringan irigasi ini memiliki fungsi sebagai sistem prasarana layanan air yang ada di dalam petak tersier. Saluran ini terdiri dari saluran pembawa yang nantinya dibagi oleh saluran kuarter dan saluran pembuang. Saluran tersier terdiri atas sekumpulan petak kuarter berukuran kurang lebih dari 8-15 Ha. proses pembuatan saluran tersier perlu mengetahui batasan yang jelas seperti, jalan, parit, batas desa dan batas-batas lainnya. Saluran tersier biasanya berukuran kecil dan terletak jauh dari jalan akses. Sehingga dalam pembangunannya mengalami kesulitan dalam langsir material. Pada jurnal ini membandingkan analisa biaya perencanaan Saluran Tersier yang menggunakan beton dan yang menggunakan pasangan batu kali. Dari hasil perhitungan dimensi saluran di dapat ukuran saluran beton lebih kecil dari ukuran dimensi saluran pasangan batu kali. Hal ini dikarenakan faktor hambatan dari saluran beton lebih kecil. Sedangkan untuk biaya, saluran beton dinilai lebih mahal daripada pasangan batu. Hasil perhitungan untuk saluran 1, 2, dan 3 berturut-urut didapat selisih harga Rp.130.822, Rp.129.400, dan Rp.186.287.
Re-Desain Pondasi Tiang Pancang pada Pembangunan Revetment Kali Pepe Hilir Afandi, Muhammad; Listyawan, Anto Budi; Ahmad, Hilfi Harisan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan revetment kali pepe hilir merupakan pengerjaan revetment pada pinggir sungai kali pepe hilir dengan panjang kurang lebih 400 m, revetment dibangun tiap segmen. Untuk satu segmen revetment memiliki panjang 10,3 m dengan ketinggian secara vertikal 9,10 m. Berdasarkan hasil pengujian di lapangan pada lokasi rencana Proyek Penataan Kali Pepe (PA Demangan Lama-PA Demangan Baru) Kota Surakarta. yang beralamat di Kecamatan Jebres Kota Surakarta, didapat data bahwa kedalaman tanah keras yang mampu menahan beban berdasarkan hasil bor dan laboratorium berada pada kedalaman 12 m dengan muka air pada kedalaman 0,75 m. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas dukung tiang pancang, jumlah, kedalaman serta penulangannya. perhitungan tekanan lateral tanah menggunakan metode rankine dan perhitungan kapasitas dukung tiang tunggal menggunakan metode mayerhoff. Nilai kapasitas dukung tunggal adalah 1043,044 kN pada diameter 0,3 m, 1774,192 kN pada diameter 0,4 m. Jumlah tiang yang dibutuhkan pada revetment atas sebanyak 2 tiang dengan kedalaman 7 m dan 6 tiang pada revetment bawah dengan kedalaman 4 m. Menggunakan tulangan longitudinal diameter 10 mm dengan tulangan spiral dengan diameter 8-30 mm pada tiang dengan diameter 0,3 m dan tulangan longitudinal diameter 13 mm dengan tulangan spiral dengan diameter 10-40 mm pada tiang dengan diameter 0,4 m.
Dampak Penambahan Fly Ash Batu Bara Terhadap Kinerja Balok Beton Bertulang Tunggal Sukmawati, Yulinda; Muhtar, Muhtar; Ahmad, Hilfi Harisan
Rekayasa Vol 17, No 2: Agustus, 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v17i2.25784

Abstract

The Paiton Steam Power (PLTU) is an industry that uses coal as fuel. One of the wastes is fly ash. Fly ash can be used as a partial replace cement because it has pozzolanic properties. The aim of this research is to determine the effect of adding coal fly ash on the flexural capacity, stiffness, ductility, crack patterns and failure of single reinforced concrete beams. The test objects consisted of five cylinders and five beams in the proportions of 0% fly ash, 5% fly ash, 10% fly ash, 15% fly ash and 20% fly ash. The fly ash used is type C category. The beam testing uses a four-point loading method. Test results showed that beams containing 15% fly ash have higher performance than other proportions. The flexural capacity of beams containing 15% fly ash increases to 18.96%, ductility increases to 2.74% and stiffness decreases to 24.44% of normal concrete or 0% fly ash. The crack and failure patterns of beams in the proportion fly ash have the same pattern as normal concrete.