Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Social Science And Technology For Community Service

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MA DARUR RIDHO AL-IRSYAD AL ISLAMIYYAH PADA PEMBELAJARAN DARING MELALUI MOODLE Sugama Maskar; Putri Sukma Dewi
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 2, No 1
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v2i1.875

Abstract

Pembelajaran dalam jaringan (daring) telah menjadi sesuatu yang baru namun menjadi keharusan di Indonesia. Pemanfaatan teknologi semakin kondusif semenjak dikeluarkannya SK Mendiknas 2001 tentang pendidikan jarak jauh. Perkembangan teknologi ini menghasilkan banyak aplikasi yang bisa mendukung pembelajaran di kelas sebut saja moodle dan geogebra.  Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah MA Darur Ridho. Sekolah ini berada di desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jarak mitra dari Bandar Lampung adalah 40 km, sehingga dapat ditempuh dengan waktu 40 – 60 menit. MA Darur Ridho telah berdiri cukup lama, rata-rata guru di sekolah tersebut berusia di atas 40 tahun atau guru senior. Hal ini membuat mitra cukup sulit menerapkan pembelajaran dalam jaringan. salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan cara meningkatkan kompetensi guru pada penggunaan e-learning dengan cara mengadakan pelatihan bagi guru-guru MA Darur Ridho mengenai penggunaan dan pemanfaatan e-learning sebagai salah satu media pembelajaran.  Tempat pelaksanaan pelatihan akan dilakukan di laboratorium komputer MA Darur Ridho dan juga dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Berdasarkan nilai tes awal dan tes akhir, sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, menunjukan bahwa guru-guru MA Darur Ridho menjadi lebih memahami dan dapat menggunakan moda aplikasi moodle melalui tautan  http://madarurridho.kelasdaring.net. Hasil analisis data dari nilai prestest dan postest instrumen tes menunjukkan bahwa rata-rata nilainya berturut-turut adalah 44,9 dan 91,3. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan awal dan kemampuan akhir peserta pelatihan. Standar deviasi juga menunjukkan penyebaran yang baik yaitu 8,1 dan 3,4.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Moodle, Pelatihan
PENGENALAN WAWASAN BISNIS DI ERA DIGITAL BAGI SISWA/I SMK YADIKA BANDARLAMPUNG Almira Devita Putri; Dian Novita; Sugama Maskar
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 3, No 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v3i2.2129

Abstract

Generasi Z adalah generasi yang berasal dari orang tua yang merupakan Gen millenial, mereka membawa beberapa sifat bawaan Millenial antara lain setia, tegas, bertanggungjawab dan perduli. Namun, GEN Z berbeda dikarenakan lebih memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi dan cenderung untuk berjuang keras demi memperoleh identitas dirinya dan mendapatkan pengakuan dari orang lain (Chillakuri & Mahanandia, 2018). Gen Z juga berkontribusi 85% dari total transaksi (KIC-Kredivo, 2020). Lebih lanjut, pemerintah saat ini tengah fokus dalam pemulihan ekonomi nasional yang turun karena pandemi Covid-19 yang belum mereda. Generasi Z yang diharapkan menjadi bonus demografi tenaga kerja dalam beberapa tahun kedepan, sebaiknya sebagaimana dalam penelitian Mahanandia yang menyarankan bahwa bakat GEN Z perlu dikembangkan. Oleh karena itu sangat tepat untuk membekali siswa/I SMK yang faktanya merupakan GEN Z dengan motivasi pengembangan potensi diri untuk menjalankan bisnis di era digital.  Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan membuka wawasan siswa/i untuk mengenali potensi diri dan membangun bisnis yang berawal dari hobi sendiri. Tidak hanya itu saja, melalui kegiatan ini siswa juga akan  diajarkan bagaimana cara membangun bisnis di era digital, dengan demikian diharapkan siswa memiliki daya saing yang baik serta mampu berkontribusi tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, namun masyarakat sekitar.