Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial, Kualitas Pelayanan, Dan Lokasi Terhadap Keputusan Berkunjung Pada Tiara Park Waterboom Jember Novita Sari; Akhmad Suharto; Ahmad Izzuddin
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 13 No 2 (2023): Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v13i2.2736

Abstract

Industri pariwisata di seluruh dunia, khususnya Indonesia, berkembang sangat pesat. Perkembangan lainnya adalah penggunaan media sosial untuk pemasaran pariwisata. Namun pemasaran Wisata Tiara Park Waterboom Jember hanya menggunakan aplikasi Instagram dan platform media sosial seperti Facebook dan Tiktok tidak digunakan. Namun demikian, kualitas pelayanan, visibilitas lokasi wisata, dan promosi media sosial dapat mempengaruhi pilihan pelanggan untuk mengunjungi Tiara Park Waterboom Jember. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial, kualitas pelayanan, dan lokasi terhadap keputusan berkunjung di Tiara Park Waterboom Jember. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang diambil dari total populasi pengunjung Tiarapark tahun 2022 yaitu sebanyak 50.259. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu aplikasi SPSS versi 21. Pengujian yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji t dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ketiga variabel yaitu media sosial, kualitas pelayanan, dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung di Tiara Park Waterboom Jember. Koefisien determinasi penelitian ini sebesar 63,1%.
The Influence of Work Environment, Workload, and Transformational Leadership on Employee Retention at Dira Café Kencong in Jember Regency Camelia, Mirza Hidayatul; Satoto, Eko Budi; Izzuddin, Ahmad
Ilomata International Journal of Management Vol. 6 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v6i2.1584

Abstract

High employee turnover is a significant challenge for the service industry, including the culinary sector such as Dira Café Kencong in Jember Regency. A non-conducive work environment, unbalanced workload, and less than inspiring leadership are often the main factors in low employee retention. This research aims to analyze the influence of Work Environment, Workload, and Transformational Leadership on employee retention simultaneously or partially. The research method used is quantitative with a multiple linear regression approach. Data was collected from 75 employees through a questionnaire whose validity and reliability were tested. The research results show that the three independent variables have a significant influence on employee retention, with Transformational Leadership as the most dominant variable. Simultaneously, Work Environment, Workload, and Transformational Leadership explained 34.9% of the variation in employee retention. These results emphasize the importance of creating a supportive work environment, managing workload effectively, and strengthening a transformative leadership style to increase employee loyalty.
Bentuk Kegiatan Pembelajaran Proyek Desa Dalam Program SIMONTING, PRODESKEL, EPDESKEL dan Ekonomi Desa di Kecamatan Puger: Kegiatan Pembelajaran Proyek Desa Dalam Program SIMONTING, PRODESKEL, EPDESKEL dan Ekonomi Desa Ahmad Izzuddin; Fitriani Wardatul Janah; Selina Nurulia Zamzam; Nanang Sugianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 4 No. 01 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v4i01.274

Abstract

Dalam pelaksanaan kegiatan proyek desa ini dengan program SIMONTING, PRODESKEL, EPDESKEL dan Ekonomi Desa di Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Dengan adanya kegiatan SIMONTING ini seluruh desa yang ada di kecamatan Puger termasuk Mlokorejo, Mojomulyo, Mojosari, Puger Kulon, Kasiyan, Wringintelu mendata anak-anak yang terkena stunting. Kegiatan ini kami izin ke bidan puskesmas Kasiyan dan Puger dan kemudian kami mendapatkan data dari bidan tersebut, setelah itu kami diantar oleh kader ke rumah yang akan didata. Terdapat beberapa desa yang masih tinggi angka stuntingnya seperti desa Mlokorejo dan Mojomulyo. Untuk kegiatan PRODESKEL yang rendah hanya terdapat didesa Mojomulyo, kegiatan EPDESKEL yang rendah terdapat didesa Mojosari karena pihak Desa untuk pengisian data EPDESKEL masih pemula atau masih baru masuk diKantor Desa Mojosari, untuk kegiatan Ekonomi Desa kami melaksanakan pembuatan NIB berdasarkan data dari pelaku usaha UMKM DI kecamatan Puger Kabupaten Jember, terdapat beberapa UMKM yang belum memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) karena NIB adalah syarat salah satu wajib berusaha. Perlu diketahui bahwa para pelaku usaha di Kecamatan Puger Kabupaten Jember sangat koperatif dan siap berpartisipasi mendukung dalam pelaksanaan pembuatan NIB, apalagi khusus pelaku usaha masih banyak yang belum memahami teknologi digital, jadi dengan adanya kegiatan Workshop pembuatan NIB para pelaku usaha UMKM dapat membantu mengembangkan usahanya dengan pembuatan NIB, memasarkan produk melalui digital marketing dan membuatkan label yang belum memiliki label usahanya. In carrying out the activities of this village project with the SIMONTING, PRODESKEL, EPDESKEL and Village Economy programs in Puger District, Jember Regency. With the SIMONTING activity, all villages in the Puger sub-district, including Mlokorejo, Mojomulyo, Mojosari, Puger Kulon, Kasiyan, Wringintelu, record children affected by stunting. We gave permission for this activity to the Kasiyan and Puger health center midwives and then we got data from the midwives, after that we were escorted by cadres to the house where the data would be recorded. There are several villages where stunting rates are still high, such as Mlokorejo and Mojomulyo villages. For low PRODESKEL activities there are only in Mojomulyo village, low EPDESKEL activities are in Mojosari village because the village for filling in EPDESKEL data is still a beginner or has just entered the Mojosari Village Office, for Village Economic activities we carry out NIB creation based on data from MSME business actors in the sub-district Puger, Jember Regency, there are several MSMEs that do not have an NIB (Business Identification Number) because NIB is a mandatory requirement for doing business. It should be noted that business actors in Puger Subdistrict, Jember Regency are very cooperative and ready to participate in supporting the implementation of making NIB, especially as there are still many business actors who do not understand digital technology, so with the NIB making Workshop activities, MSME business actors can help develop their business by making NIB, marketing products through digital marketing and making labels that don't yet have a business label.  Keywords: Simonting, Prodeskel, Epdeskel and UMKM.
Pengaruh Persepsi Harga, Persepsi Nilai Pelanggan dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Kepuasan Pelanggan Ega Ellena; Wahyu eko Setianingsih; Ahmad Izzuddin
Jurnal Manajemen DIVERSIFIKASI Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/diversifikasi.v6i1.11185

Abstract

This research was conducted to determine the influence of price perception, customer value perception and customer trust on customer satisfaction at Seblak King Purwoharjo. This research uses a quantitative method with a purposive sampling method of 98 respondents, using a questionnaire distributed via Google from to Seblak King Purwoharj customers. The data analysis used is multiple linear regression, partial test, and coefficient of determination test (R2). And the results of the analysis using SPSS 27 show that three variables, namely, price perception, customer value perception and customer trust have a significant effect on customer satisfaction at Seblak King Purwoharjo. The results of the determination test (r2) of (43.7%) show the large proportion or percentage contribution of the variables price perception, customer value perception and customer trust to customer satisfaction. Meanwhile (56.3%) was contributed by other variables not included in this research, for example, location, storytelling and so on.
Pengaruh Gaya Hidup Hedonis, Financial Technology, dan Kontrol Diri Terhadap Minat Menabung Pada Siswa SMA Beni Eka Putra; Ahmad Izzuddin; Yohanes Gunawan Wibowo
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol. 15 No. 2 (2025): Edisi Juli - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jimma.v15i2.22

Abstract

Di era modern, menabung menjadi aspek krusial bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan. Namun, minat menabung dipengaruhi oleh gaya hidup, teknologi finansial, dan kontrol diri. Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya hidup hedonis, Financial Technology (Fintech), dan kontrol diri terhadap minat menabung siswa SMAN 1 Suboh, Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan survei dan analisis regresi linear berganda, menggunakan data dari kuesioner siswa. Hasil menunjukkan ketiga variabel berpengaruh signifikan: gaya hidup hedonis yang konsumtif menurunkan minat menabung, sedangkan Fintech yang memudahkan akses dan fitur menarik meningkatkan motivasi menabung. Kontrol diri berupa disiplin, kemampuan menunda kepuasan, dan regulasi emosi juga berperan penting dalam membentuk kebiasaan menabung yang berkelanjutan. Temuan ini penting bagi sekolah dan pemangku kepentingan untuk mengembangkan edukasi keuangan dan pembinaan karakter guna meningkatkan kesadaran dan minat menabung pelajar. Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan dengan memperluas variabel dan cakupan untuk pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Promosi, Aksesibilitas, Fasilitas Dan Harga Pada Kepuasan Pengunjung Pantai Gumuk Kantong, Muncar, Banyuwangi Icha Rohali; Haris Hermawan; Ahmad Izzuddin
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2651

Abstract

Di Indonesia tepatnya di Kabupaten Banyuwangi dikenal sebagai daerah dengan sejumlah objek wisata yang menunjukkan keberadaan pantai, salah satunya adalah wisata Pantai Gumuk Kantong. Kepuasan pengunjung di Pantai Gumuk Kantong, Muncar, Banyuwangi, sedang diteliti untuk mengetahui sejauh mana promosi, aksesibilitas, fasilitas, dan harga memengaruhi kepuasan tersebut. Responden dalam studi kuantitatif ini adalah 220 pengunjung pantai Gumuk Kantong. Kuesioner diberikan menggunakan teknik purposive sampling untuk mengumpulkan data, dengan tujuan memilih responden yang dianggap paling sesuai dan relevan. dipakai sejumlah teknik analisis data, seperti pengujian instrumen data, analisis data, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, pengujian hipotesis, dan koefisien determinasi, di antara teknik lainnya. Di Pantai Gumuk Kantong, Muncar, Banyuwangi, pengunjung cenderung lebih puas dengan pengalaman mereka jika ditawarkan harga yang lebih baik, akses yang lebih mudah, fasilitas yang lebih baik, dan lebih banyak kesempatan promosi.
Pengaruh Gaya Hidup Hedonis, Pengendalian Diri dan Literasi Keuangan Terhadap Manajemen Keuangan Mahasiswa di Kabupaten Jember Novira Rahmawati; Achmad Hafidzi; Ahmad Izzuddin
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2652

Abstract

Sangat penting bagi semua individu, khususnya mahasiswa untuk mempertimbangkan cara dalam mengatur keuangan mereka. Meskipun demikian, banyak mahasiswa masih berjuang untuk mengelola uang mereka sendiri dengan baik. Untuk lebih memahami bagaimana mahasiswa di Kabupaten Jember mengelola uang mereka sendiri, studi ini akan meneliti pengaruh gaya hidup hedonis, pengendalian diri, dan literasi keuangan dalam memengaruhi manajemen keuangan mahasiswa. Sampel dalam studi kuantitaif ini adalah 399 mahasiswa aktif dari perguruan tinggi di Kabupaten Jember. Kuesioner disebarkan mengunakan teknik probality sampling dengan metodologi pengambilan sampel disproportioned stratified random. Menggunakan teknik analisis data, seperti pengujian intrumen data, analisis data, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, pengujian hipotesis dan uji koefisien determinasi. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa gaya hidup hedonis, pengendalian diri dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen keuangan. Dalam studi ini, ditemukan bahwa gaya hidup hedonis dapat merugikan manajemen keuangan, sementara pengendalian diri berperan sebagai alat untuk mengelola mengelola keuangan dengan lebih bijaksana dan literasi keuangan menjadi landasan bagi mahasiswa untuk meningkatkan mengelola pengelolaan keuangannya.
Peran Lingkungan Keluarga, Sikap Mandiri dan Motivasi Berwirausaha terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Jember Sefi Eka Nurfadilah; Akhmad Suharto; Ahmad Izzuddin
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga, sikap mandiri, dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 117 mahasiswa melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu lingkungan keluarga (β = 0,049), sikap mandiri (β = 0,195), dan motivasi berwirausaha (β = 0,128), berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Di antara ketiganya, sikap mandiri menunjukkan pengaruh paling dominan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,574 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 57,4% variabilitas minat berwirausaha. Hasil ini menegaskan pentingnya peran karakter kemandirian, dukungan keluarga, dan dorongan motivasi dalam mendorong minat mahasiswa untuk berwirausaha. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada lembaga pendidikan untuk merancang program kewirausahaan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memperkuat faktor internal dan lingkungan mahasiswa guna menciptakan wirausaha muda yang berdaya saing tinggi.
Pengaruh Kreativitas Inovasi dan Media Sosial terhadap Keberhasilan Wirausaha Studi Kasus pada UMKM Food & Beverage di Jember Tegar Alfian Dewantoro; Ahmad Izzuddin; Jekti Rahayu
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas, inovasi, dan media sosial terhadap keberhasilan berwirausaha pelaku UMKM sektor food & beverage di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen UMKM food & beverage di wilayah Jember. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kreativitas dan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan wirausaha UMKM food & beverage di Kabupaten Jember. Sementara itu, variabel inovasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam industri kuliner, kreativitas dalam penyajian produk serta pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi dan komunikasi dengan konsumen memiliki peran lebih dominan dibandingkan inovasi produk yang kurang terarah. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pelaku UMKM lebih memprioritaskan pengembangan ide-ide kreatif dan meningkatkan literasi digital untuk memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai strategi pemasaran yang efektif dan efisien.
Content Gap Analysis in Digital Marketing Communication Strategy of Jember Batik SMEs Examining Expectation and Reality Differences Izzuddin, Ahmad; Setianingsih, Wahyu Eko
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i2.2238

Abstract

This study examines the content gap in the digital marketing communication strategies of batik SMEs in Jember by highlighting the discrepancy between consumer expectations and the perceived reality of digital content, as well as analyzing their influence on consumer engagement. The novelty of this research lies in the integration of expectation–reality gap analysis with a mixed-method approach that combines consumer survey data and qualitative insights from SME owners within a cultural industry context that has rarely been explored simultaneously. The study employs a mixed-method design using SEM-PLS analysis of 100 consumer respondents and in-depth interviews with three batik SME owners, where quantitative data were collected through a six-point Likert scale questionnaire and qualitative data were analyzed using thematic analysis to explain and strengthen the structural findings. The results indicate that both consumer expectations and perceived content reality significantly influence consumer engagement, with perceived content reality, particularly authenticity, emerging as the most dominant factor, while the structural model demonstrates strong explanatory and predictive power. Qualitative findings reveal that digital content practices remain largely reactive, characterized by limited planning, insufficient human resources, and a strong emphasis on product-oriented promotion, which contributes to the persistence of the content gap between audience expectations and delivered content. Therefore, this study concludes that aligning consumer expectations with authentic, structured, and culturally driven digital content is essential to enhance engagement, implying that batik SMEs must strengthen strategic content planning while maintaining authenticity to improve their digital competitiveness.