Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Exploring the Impact of IRE Quality and Self-Control on Religious Tolerance in Junior High Students Alfina Masruroh; Mustaqim Mustaqim; Nur Khoiri; Muhammad Azhar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6270

Abstract

Intolerance remains a prevalent issue in Indonesian schools, necessitating an understanding of the factors influencing students’ religious tolerance. This study examines the impact of Islamic Religious Education (IRE) quality and self-control on students’ religious tolerance attitudes among junior high school students in Southern Kendal Regency. A quantitative survey approach was employed, with data collected from 267 students using proportional random sampling. Self-control and religious tolerance attitudes were assessed through questionnaires, while IRE quality was measured through structured classroom observations. Statistical analysis was conducted to determine the contribution of these variables to students’ tolerance levels. Findings indicate that both IRE quality and self-control significantly influence students’ religious tolerance attitudes. Statistical analysis reveals that IRE quality contributes 56.9%, while self-control accounts for 48.8% of students' tolerance attitudes. When analyzed simultaneously, the coefficient of determination shows a combined influence of 83.1%. These results underscore the importance of quality religious education and self-regulation in fostering a tolerant school environment. The study highlights the role of effective IRE instruction in shaping students' perspectives on tolerance. Additionally, the ability to exercise self-control enhances students’ capacity to navigate religious diversity with respect. To enhance religious tolerance, educators should integrate tolerance values into IRE curricula and incorporate self-control training through simulations or role-plays. Future research should explore additional socio-cultural factors influencing religious tolerance among students.
Rekonstruksi Manajemen Kurikulum Berorientasi Digitalisasi dan Kearifan Lokal menuju Pembelajaran Mendalam di Madrasah Muhammad Alif Nuril Ibad; Nur Khoiri; Darmu’in
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 3 No 1 (2026): New Tren in Islamic Religious Educatoin
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur dalam manajemen kurikulum yang kaku dan kondisi kurikulum madrasah yang belum stabil dalam menyesuaikan dengan kebijakan pendidikan, budaya atau kearifan lokal, serta teknologi informatika yang memicu terjadinya proses rekonstruksi manajemen kurikulum. Perkembangan dan kemajuan pengetahuan serta teknologi mendorong inovasi dalam penyesuaian kurikulum pembelajaran di madrasah, terutama pada sistem manajemen kurikulum yang integratif. Tujuan dari penelitian ini untuk merumuskan kerangka sistem manajemen kurikulum yang inovatif dan integratif yang berorientasi digitalisasi dan kearifan lokal menuju pembelajaran mendalam di madrasah. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rekonstruksi sistem manajemen kurikulum dilakukan dengan membentuk atau menyusun kembali kerangka kontekstual untuk merancang dan mengelola kurikulum yang lebih efektif, inovatif, dan integratif dengan muatan lokal dan teknologi digital, sehingga berguna dalam menyeimbangkan antara pembelajaran muatan lokal, teknologi, nilai-nilai Islam dan membantu memenuhi tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perspektif Moderasi Beragama Melalui Seni: Analisis Fisika Bentuk Ruang pada Bangun Masjid Agung Demak Della Indana Mas'udatur Rizqiyah; Nur Khoiri
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.29327

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai moderasi beragama diaktualisasikan melalui arsitektur Masjid Agung Demak dengan pendekatan fisika bentuk ruang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, study dokumentasi, dan kajian literature. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Demak merepresentasikan moderasi beragama melalui perpaduan harmonis arsitektur tradisional Jawa dan nilai-nilai keislaman. Struktur bangunan seperti tajug berbentuk limas segi empat melambangkan prinsip iman, Islam, dan ihsan. Maksuroh berbentuk balok yang kokoh serta saka guru yang berbentuk tabung mencerminkan kekuatan, kestabilan, dan nilai spiritual. Konsep fisika bangun ruang tidak hanya memperkuat struktur fisik masjid, tetapi dibalik itu juga mengandung nilai simbolik yang sejalan dengan ajaran moderasi beragama. Kesimpulannya, arsitektur Masjid Agung Demak menjadi bukti nyata bagaimana seni dan budaya lokal dapat menjadi media efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama yang inklusif dan toleran di Indonesia.