Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CYCLOTRON

Rancang Bangun Sistem Kontrol Jet BusKe PLCS7 1200 pada Kontrol Utama Bag Filter 421-BF1 di PT BSI Tuban ponidi ponidi
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.18084

Abstract

Bag filter 421-BF1 digunakan untuk memisahkan debu halus dari udara pada keluaran raw mill pada proses penggilingan produk raw meal (kiln feed). Sistem kontrol utama bag filter 421-BF1 dikendalikan oleh sistem kontrol Jet Bus dari Intensiv-Filter GmbH & Co. KG, namun sistem kontrol tersebut mengalami kerusakan dengan durasi stop terlama mencapai 3,90 jam. Selain itu, sistem kontrol bag filter ini kurang fleksibel dalam penggunaannya karena tidak dapat menambahkan program untuk mengecek kerusakan cloth bag pada kompartemen bag filter. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perancangan dan pembuatan sistem kontrol dengan PLC (Programmable Logic Control). Setelah dilakukan penggantian sistem kontrol bag filter 421-BF1 menggunakan PLC mampu menghemat biaya pembelian sistem kontrol Jet Bus baru sebesar Rp 12,691,633.56. Sejak dilakukan penggantian sistem kontrol bag filter 421-BF1 proses pengecekan broken bag pada setiap kompartemen bisa dilakukan secara auto dari program PLC yang bisa dijalankan di CCR (Central Control Room), sehingga tidak diperlukan tim produksi ataupun tim maintenance untuk pengecekan secara manual dilapangan. 
Optimalisasi Fungsi Sensor Prosonic Terhadap Kinerja Reclaimer Batubara di PT.SBI Tuban ponidi ponidi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.22723

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan data dari sensor prosonic FMU41 sebagai input variable untuk membatasi pergerakan reclaimer saat digunakan menggaruk material batubara. Data yang diambil merupakan nilai jarak ujung membrane sensor dengan permukaan material. Kemudian pembacaan nilai jarak dari sensor dikonversi menjadi tegangan sinyal 4-20 mA, lalu ditransmisikan ke perangkat PLC untuk dijadikan variable utama pada program. Software yang digunakan untuk memodifikasi program PLC adalah Simatic manager S7. Variabel berupa sinyal tegangan itu dikonversi menjadi nilai real agar dapat digunakan sebagai masukan fungsi logika di Simatic manager S7. Fungsi logika tersebut memprogram pergerakan reclaimer pada saat beroperasi agar berada pada rentang jarak yang telah dikalkulasikan. Sehingga reclaimer akan selalu memiliki batas ujung dengan rentang jarak yang mengecil. Hasil penelitian menunjukkan setelah optimalisasi sensor dan dilakukan modifikasi terhadap program PLC dengan mengatur jarak optimal yakni 15 cm untuk perpindahan rentang jarak travel menunjukkan permukaan material batubara membentuk pola terasering karena reclaimer selalu bergerak dengan rentang jarak yang mengecil. Intensitas kinerja reclaimer saat digunakan operasi juga tinggi karena longsoran material tidak terjadi sehingga pergerakan reclaimer tidak terhambat dan motor-motor listrik tidak mengalami trip.
Optimalisasi Fungsi Sensor Prosonic Terhadap Kinerja Reclaimer Batubara di PT.SBI Tuban ponidi, ponidi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.22723

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan data dari sensor prosonic FMU41 sebagai input variable untuk membatasi pergerakan reclaimer saat digunakan menggaruk material batubara. Data yang diambil merupakan nilai jarak ujung membrane sensor dengan permukaan material. Kemudian pembacaan nilai jarak dari sensor dikonversi menjadi tegangan sinyal 4-20 mA, lalu ditransmisikan ke perangkat PLC untuk dijadikan variable utama pada program. Software yang digunakan untuk memodifikasi program PLC adalah Simatic manager S7. Variabel berupa sinyal tegangan itu dikonversi menjadi nilai real agar dapat digunakan sebagai masukan fungsi logika di Simatic manager S7. Fungsi logika tersebut memprogram pergerakan reclaimer pada saat beroperasi agar berada pada rentang jarak yang telah dikalkulasikan. Sehingga reclaimer akan selalu memiliki batas ujung dengan rentang jarak yang mengecil. Hasil penelitian menunjukkan setelah optimalisasi sensor dan dilakukan modifikasi terhadap program PLC dengan mengatur jarak optimal yakni 15 cm untuk perpindahan rentang jarak travel menunjukkan permukaan material batubara membentuk pola terasering karena reclaimer selalu bergerak dengan rentang jarak yang mengecil. Intensitas kinerja reclaimer saat digunakan operasi juga tinggi karena longsoran material tidak terjadi sehingga pergerakan reclaimer tidak terhambat dan motor-motor listrik tidak mengalami trip.