Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MITIGASI RESIKO BENCANA NON ALAM OLEH PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA BAUBAU zahimuddin zahimuddin; Sry Mayunita; Nastia Nastia
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 4 No 2: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v4i2.2626

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Mitigasi Resiko Bencana Non Alam oleh Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Dalam rangka upaya mengurangi risiko bencana oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau sudah melakukan beberapa upaya diantaranya penyediaan informasi, sosialisasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana, dan memahami apa yang perlu dilakukan dan dihindari, serta mengetahui cara penyelamatan diri jika terjadi bencana.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM UPAYA ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM PADA EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI TELUK LASONGKO KABUPATEN BUTON Sry Mayunita; Junaid Gazalin; Wa Nur Fida
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v2i1.4122

Abstract

Peningkatan kapasitas masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem hutan mangrove bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat, menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan adaptasi perubahan iklim, baik dalam bentuk aksi nyata maupun dalam bentuk aturan aturan lokal, serta untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang dapat mendukung upaya penanganan perubahan iklim dan pengendalian kerusakan lingkungan secara umum. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan melakukan survei (pengambilan informasi) tentang persepsi masyarakat tentang dinamika iklim dan perubahan iklim. Selanjutnya mengenalkan program pegendalian dampak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim melalui penyuluhan, serta membentuk Forum Discussion Group (FGD). Hasil dari kegiatan ini adalah dapat memberikan stimulus kepada pemerintah desa dan masyarakat tentang pentingnya antisipasi dampak perubahan iklim. Selain itu memberikan kesadaran tentang pentingnya melakukan langkah adaptasi dan mitigasi untuk menghadapi dampak perubahan iklim.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PERKAWINAN USIA ANAK (STUDI PADA KABUPATEN KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA) Sry Mayunita; Junaid Gazalin; Feramita Hasani Boby
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.479

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan perkawinan usia anak dengan mengambil studi kasus di Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional study dengan sampel penelitian sebanyak 33 infroman yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan terdiri dari informan pemerintah dan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumnetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan perkawinan usia anak secara keseluruhan berjalan dengan efektif. Hal ini terlihat dari ketercapaian variabel dalam menganalisis implementasi menggunakan teori Edward III, yaitu (1) variabel komunikasi menunjukkan bahwa transmisi, kejelasan, dan konsistensi program telah berjalan secara optimal, meskipun pada transimis kebijakan perlu juga memperhatikan koordinasi dan sosialisasi hingga ke tingkat lapisan masyarakat paling rendah, (2) variabel sumber menunjukkan bahwa sumber daya manusia, informasi dan kewenangan telah terpenuhi, (3) variabel sikap dan disposisi pelaksana menunjukkan bahwa kognisi, arahan, dan respons menunjukkan hasil yang optimal, dan (4) variabel struktur birokrasi juga menunjukkan hasil optimal, karena adanya teknis pelaksaan kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Usia Anak sebagai wujud pedoman pelaksanaan kebijakan.
EVALUASI PROGRAM KOTA SEHAT DI KECAMATAN WOLIO KOTA BAUBAU Yunizal Nisaid; Andi Arya Maulana Wijaya; Sry Mayunita
Journal Publicuho Vol. 7 No. 3 (2024): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i3.474

Abstract

This study aims to evaluate the Healthy City Program in Wolio District, Baubau City, focusing on inter-agency conditions, community participation, institutional aspects, and program impact. This research employs a qualitative descriptive approach, with in-depth interviews as the primary data collection method. The informants of this study include the Chairpersons of the Working Groups in each Kelurahan, the Coordinators of the Healthy City Forum in Wolio District, the Coordinators of the Human Resources and Resource Mobilization Section, the Coordinators of the Tatanan Development and Evaluation Section, and the program beneficiaries. The results show that the coordination between agencies in implementing the Healthy City Program in Wolio District is quite effective, although some communication barriers and task distribution issues need improvement. Community participation is relatively high, especially in cleanliness and environmental health activities, but there are still challenges in engaging all community layers actively. Institutionally, there is a clear structure, and training is provided to the Working Group members, although internal evaluation needs enhancement. The program's impact is positively perceived by the community, with improvements in environmental quality and health. However, the program's sustainability requires better inter-agency coordination and broader community participation. This study contributes to understanding the effectiveness and challenges of the Healthy City Program and provides recommendations for improving the program's implementation in the future.