Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KETIDAKSETARAAN SOSIAL DALAM NOVEL RE: DAN PEREMPUAN KARYA MAMAN SUHERMAN Rika Apriliani; Insani Wahyu Mubarok; Dian Karina Rachmawati
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/zbfka059

Abstract

Bentuk ketidaksetaraan sosial bisa muncul dalam kehidupan masyarakat dalam misalnya ketimpangan ekonomi, perbedaan kelas sosial. Ketidaksetaraan sosial merupakan isu yang kompleks dan terus berkembang, menyentuh berbagai lapisan dan kelompok dalam masyarakat, termasuk pekerja seks. Novel Re: dan Perempuan menggambarkan berbagai sisi kehidupan perempuan, termasuk kekerasan, diskriminasi, dan perjuangan mereka untuk mencapai keadilan serta martabat yang sering terabaikan. Kisah dalam novel ini menarik untuk diteliti dari segi ketidaksetaraan sosialnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk ketidaksetaraan sosial digambarkan dalam novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidaksetaraan sosial yang tecermin dalam novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Teori yang digunakan, yaitu marxisme tentang kelas-kelas sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Data peneltian berupa cuplikan-cuplikan yang ada pada novel Re: dan Perempuan, teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Hasil penelitian ini, novel Re: dan Perempuan ditemukan empat karakteristik ketidaksetraan sosial, yaitu kapitalisme, eksploitasi, ketidaksetaraan kelas, kesadaran sosial. Penelitian ini dapat diterapkan dalam dunia pendidikan untuk membangun kesadaran kritis siswa terhadap ketidaksetaraan sosial melalui sastra. Selain itu, materi dari penelitian ini dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia, dan sosiologi guna menanamkan nilai-nilai sosial, pemikiran kritis, serta empati terhadap kelompok rentan.
ELEMEN TIDAK TEREDUKSI (THE IRREDICUBLE ELEMENT) DALAM NOVEL MATA DAN RAHASIA PULAU GAPAI KARYA OKKY MADASARI Rusmiati Rusmiati; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.23965

Abstract

Realisme magis merupakan genre sastra yang berbentuk fiksi dengan menggabungkan kejadian nyata dan hal-hal di luar nalar manusia. Kepercayaan mistis di Indonesia berupa kepercayaan yang sudah ada sejak dahulu, seperti mempercayai bentuk hantu, yaitu tuyul, kuntilanak dan pocong. Penelitian ini menggunakan teori realisme magis Wendy B. Faris yakni elemen tidak tereduksi dengan terbagi menjadi tiga fokus penelitian (1) Dunia magis, (2) Karakter magis dan (3) Kepercayaan atau mitos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tekstual Caulfield. Objek penelitian berfokus pada kalimat-kalimat yang mengandung elemen tidak tereduksi novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi Karya Okky Madasari. hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Dunia magis dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan kesinambungan antara masa lalu dan masa kini, (2) Karakter magis yang terdapat dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi menunjukkan sisi magis yang tidak rasional, dan (3) Kepercayaan atau Mitos yang dipercayai oleh Masyarakat Pulau Gapi berdasarkan Sejarah yang sudah di percaya sejak dahulu.
Kriminalitas dalam Novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye Muhammad Ihsan Al Farisi; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis (2) Mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye ditinjau dari aspek sosial. Penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat-kalimat yang mendeskripsikan kriminalitas dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Sumber data didapatkan penuh dalam novel Tanah Para Bandit karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Sabak Grip pada tahun 2023. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teori kontrol. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat banyak sekali tindakan kriminalitas yang ada dalam novel Tanah Para Bandit Karya Tere Liye ditinjau dari aspek yuridis dan aspek sosial. Aspek yuridis mencakup kriminalitas seperti kejahatan kekerasan berupa pemukulan dan pengeroyokan, kejahatan korupsi, kejahatan pencurian, kejahatan pencucian uang, kejahatan perampokan, dan kejahatan penyuapan. Aspek sosial mencakup ketimpangan sosial dan ekonomi, perjuangan hidup seorang vigilante, dan hubungan interaksi sosial.
Implementasi Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Pembelajaran Menulis Resensi Buku Fiksi di Kelas VII A SMP Muhammadiyah 15 Surabaya Wulandari; Insani Wahyu Mubarok; Ulfiyatin
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28157

Abstract

Peserta didik kerap menghadapi kesulitan dalam memahami struktur resensi, menganalisis, serta menuangkan ide ke dalam tulisan, khususnya pada materi resensi buku fiksi. Tantangan ini bersumber dari keterbatasan pemahaman kritis isi buku dan kurangnya keterampilan menulis. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan mengukur efektivitas pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan kemampuan menulis resensi buku fiksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing dua pertemuan, melibatkan 30 peserta didik kelas VII A di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi untuk memantau proses pembelajaran dan lembar penilaian untuk mengukur hasil belajar. Analisis data diterapkan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar kelompok dari siklus I ke siklus II, dengan nilai rata-rata melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Peningkatan ini juga diikuti oleh peningkatan keaktifan belajar peserta didik selama proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa implementasi pendekatan TaRL dan CRT efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran menyusun resensi buku fiksi serta meningkatkan partisipasi aktif peserta didik.
Makna Denotatif dan Konotatif dalam Lirik Lagu Karya Bernadya: Kajian Semantik: Denotative and Connotative Meanings in Song Lyrics by Bernadya: A Semantic Study Vidilah Lu'lu'watun Halsa; Dian Karina Rachmawati; Insani Wahyu Mubarok
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 01 (2026): Artikel Riset Periode Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v6i01.8606

Abstract

This article aims to describe the denotative and connotative meanings in the lyrics of Bernadya's songs entitled Lama-Lama, Ambang Pintu, and Kata Mereka Ini Berlebihan, using lexical-semantic analysis based on Chaer's (2013) theory. This study uses a qualitative descriptive method because it focuses on the meaning of language contained in song lyrics. The data collection technique is carried out through the listening and noting method, namely by carefully listening to the song lyrics and noting words, phrases, and sentences that convey denotative and connotative meanings. The research data sources are three songs by Bernadya, chosen for their rich, meaningful lyrics and descriptions of emotional experiences in romantic relationships. The results show that the three songs tell the story of someone who makes various sacrifices to maintain a romantic relationship. These sacrifices include understanding one's partner, even though it is not the main priority; giving a second chance to repair a strained relationship; changing oneself to meet the partner's expectations; and sacrificing time, energy, and feelings. Denotatively, these lyrics describe real actions taken in a romantic relationship. Meanwhile, connotatively, the lyrics convey loyalty, sincerity, sacrifice, and hope for a lasting relationship. Thus, the language used in Bernadya's lyrics demonstrates a richness of meaning, conveying profound emotional experiences through simple yet meaningful word choices. This research is expected to contribute to the development of semantic studies, particularly the analysis of meaning in song lyrics.