Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Fitur Pelatihan Mandiri dalam Memahami Kurikulum Merdeka Metta Liana; Dina Fitriyah; Nur Eka Kusuma Hindrasti; Nevrita Nevrita; Eko Febri Syahputra Siregar; Nur Izzati
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v8i2.3872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui bagaimana respon dan pendapat para pendidik mengenai fitur Pelatihan Mandiri pada Platform Merdeka Mengajar. Lima aspek yang diteliti meliputi kemudahan akses, tampilan, konten/materi, keterampilan, dan kebermanfaatan. Metode penelitian berupa statistik deskriptif dengan teknik pengambilan data survei melalui kuesioner tertutup dengan menggunakan skala Likert. Subjek penelitian adalah pendidik di Sekolah Penggerak yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka di Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Pelatihan Mandiri bagi para penggunanya mudah diakses, tampilan dapat menfasilitasi gaya belajar, topik yang disediakan beragam dan relevan dengan kebutuhan, memberikan kemudahan dalam menyelesaikan aksi nyata, dan membantu mendapatkan pemahaman utuh terkait implementasi kurikulum Merdeka. Dengan demikian, fitur Pelatihan Mandiri efektif digunakan sebagai platform pembelajaran mandiri untuk memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
Kenakalan Remaja di Era Digitalisasi Cinta Radila Putri; Ika Febriani; Jihan Khairunnisa; Arif Rusman; Adinda Fitria Chinthani; Hermalia Hermalia; Abraham Paskanda Situmorang; Azzahra Balqis Luqyana; Annisa Annisa; Dina Fitriyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.5923

Abstract

Adolescence is a very important transitional phase marked by significant physical, psychological, and social changes. These changes are prone to delinquent behavior, especially in today's digital age. Adolescent delinquency is not only in the form of conventional behaviors such as truancy and gang fights as before, but also in digital forms such as cyberbullying, gadget addiction, and social media abuse. This research and community service project aims to understand the definition, causes, impacts, and prevention strategies for juvenile delinquency in the digital age through outreach activities conducted by students participating in the Raja Ali Haji Maritime University's Community Service Program (KKN) at MTs Teluk Sasah. The outreach method involved presenting material and interactive discussions with students. The results of this activity showed an increase in students' understanding and awareness of juvenile delinquency and the need for the family's role in guiding them. The factors that drive juvenile delinquency can be categorized into internal factors (from within the self) and external factors (from the environment). These factors have impacts that include a decline in academic achievement, mental health disorders, and weakened social interaction. These activities have implications for the formation of collective awareness to protect adolescents from the negative influences of the digital age, while optimizing the potential of technology as a means of positive self-development.
Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Produksi Eco-Bricks sebagai Hiasan Kebun Mini di Desa Teluk Sasah Ramadhany Saputra; Randika Achmadi; Ikram Masbullah; Eka Widiarti; Ayu Wandira; Junitasari Junitasari; Yunita Aisah Triyani; Ibaniyah Ibaniyah; Hanisa Hanisa; Dina Fitriyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.5926

Abstract

Ecobricking is an innovative approach to waste management that involves processing inorganic waste, particularly plastics, into durable ecobrick products. This practice has been successfully implemented in Desa Teluk Sasah, Seri Kuala Lobam District, Bintan Regency, by the KKN 40 Desa Teluk Sasah team from Maritim Raja Ali Haji University in 2025. Plastic waste continues to dominate the waste stream in coastal areas and surrounding regions of Desa Teluk Sasah, making the ecobrick initiative highly relevant and impactful. Currently, there are three active Waste Banks operating in the village, which provided group 40 with significant support from the village government to develop and manage an inclusive and effective ecobrick program. The realization of the University’s flagship program “Maritime Resources” brought together various stakeholders, including the village government, local residents, and pioneering Waste Banks, to ensure the sustainability of this initiative. Through collaborative efforts, the ecobrick program has run smoothly, producing tangible benefits such as reducing plastic pollution, fostering creativity among community members, and promoting environmental awareness. In addition to waste management, the program integrates land use practices by planting chili and kale plants in ecobrick-based gardens to improve local food security and enhance household income. This paper highlights the importance of ecobricking as an innovative and sustainable method to manage inorganic waste and support the development of green, productive spaces for the benefit of the entire community.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KACAPIRING (Gardenia augsta) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Pseudomonas aeruginosa Alfin Surya; Rezky Jayusman; Dina Fitriyah
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i1.4217

Abstract

Kacapiring (Gardenia augusta) disebut tanaman multiguna karna setiap bagian tanaman memiliki fungsi sebagai tanaman obat. Identifikasi fitokimia daun kacapiring menunjukkan bahwa daun kacapiring mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri. Bakteri infeksi saluran Kemih dan Sepsi pneumonia adalah Pseudomonas aeruginosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) terhadap pertumbuhan bakteri P.aeruginosa. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratory. Pembuatan ekstrak dilakukan menggunakan metode maserasi dengan kosentrasi ekstrak 2,5%, 5%, 10%, dan 20%. Kontrol positif yang digunakan yaitu Kloramfenikol dan menggunakan etanol 96% sebagai kontrol negatif. Daya hambat daun kacapiring terhadap bakteri P.aeruginosa di uji dengan metode Kirby-bauer. Berdasarkan hasil penelitian uji daya hambat ekstrak etanol daun kacapiring terhadap bakteri P.aeruginosa pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10%, dan 20% berturut-turut yaitu sebesar 6 mm, 6 mm, 6 mm, dan 8 mm. Kesimpulan ekstrak etanol daun kacapiring (Gardenia augusta) memiliki efektivitas antibakteri terhadap P.aeruginosa pada konsentrasi 2,5%, 5%, 10 % dan 20% masuk kedalam kategori Resisten menurut CLSI (Clinical and Laboratory Standards Institute). Pada kosentrasi 20 % kekuatan daya hambat masuk kategori sedang.
PENENTUAN LOGAM Pb PADA AIR LAUT BEKAS TAMBANG BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE VOLTAMETRI STRIPPING ADSORPTIF-CALCONCARBOXYLIC ACID Hilfi Pardi; Friska Silitonga; Dina Fitriyah; Eka Ramdhani
Jurnal Zarah Vol. 10 No. 2 (2022): October, 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v10i2.4924

Abstract

Metode elektroanalitik sederhana dan sensitif dikembangkan untuk penentuan timbal dengan metoda voltametri stripping adsorptif (VSAD) dengan adanya Calconcarboxylic Acid (CCA). Kompleks Pb-CCA terakumulasi pada permukaan elektroda drop merkuri gantung (HMDE) dan arus puncak diukur dengan metoda VSAD. Kompleks berkurang pada -0,46 V dan arus puncak meningkat ketika konsentrasi rendah CCA ditambahkan ke larutan sampel. Variabel eksperimen pH, konsentrasi CCA; waktu akumulasi (tacc); potensial akumulasi (Eacc), serta potensi gangguan, diselidiki. Di bawah kondisi yang dioptimalkan (pH 3,4; CCA: 0,6 mol/L; tacc: 60 detik; Eacc: 0,35 V; konsentrasi buffer 40 mmol), arus puncak sebanding dengan konsentrasi Pb(II) selama 0,05–100 µg/L, dengan batas deteksi 0,01 µg/L. Simpangan baku relatif untuk larutan yang mengandung 10,0 µg/L larutan Pb(II) adalah 0,5% untuk sepuluh pengujian berturut-turut. Metode ini divalidasi dengan menentukan Pb(II) dalam air laut bekas tambang bauksit yang dibandingkan dengan metoda Spektrofotometri Serapan Atom (AAS). Akhirnya, metode VSAD berhasil diterapkan pada penentuan Pb(II) dalam air laut bekas tambang bauksit.
ISOLASI DAN SKRINING ANTIBAKTERI DARI KAPANG ENDOFIT TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) Dina Fitriyah; Hilfi Pardi; Friska Septiani Silitonga; Eka Putra Ramdhani; Noviana Ika Puspitasari
Jurnal Zarah Vol. 11 No. 1 (2023): April, 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zarah.v11i1.5042

Abstract

Penggunaan antibiotik merupakan salah satu solusi untuk melawan berbagai penyakit infeksi. Namun pemakaian antibiotik sintesis kontiniu tidak hanya membunuh patogen itu sendiri tetapi juga dapat mempercepat terjadinya resistensi. Sumber bahan baru bioaktif yang banyak dieksplorasi sekarang ini adalah kapang endofit. Penelitian ini melakukan isolasi dan skrining antimikroba kapang endofit yang hidup dalam jaringan batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk). Penelitian ini bertujuan : 1) Mengisolasi kapang endofit dari batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.)  dan 2) Mengetahui kemampuan antimikroba dari isolat kapang endofit batang bajakah (Spatholobus littoralis Hassk. Metode skrining antimikroba yang digunakan yaitu metode difusi cakram terhadap patogen bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi kapang endofit dari bajakah menghasilkan 4 isolat. Ekstrak kapang isolat UMRCC03 dengan media produksi PDB, pada  hari ke-20 memiliki zona hambat sebesar  15,11±0,19 terhadap Escherichia coli dan 15,56±0,50 terhadap Staphylococcus aureus. Hal ini menmbuktikan bahwa kapang endofit batang bajakah menunjukkan aktivitas antimikroba pada patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus seperti bioaktivitas dari tanaman inangnya.