Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau Eko Febri Syahputra Siregar; Dina Fitriyah; Dios Sarkity; Juriansyah Juriansyah; Rahmainy Syahfitri
Jurnal Anugerah Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v5i2.6379

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan satuan Pendidikan yang sangat penting dalam menunjang dan mengembangkan kemampuan peserta didik pada usia keemasan. Berbagai permasalahan dihadapi oleh Pos PAUD Nusa Indah Teluk Bakau terkait implementasi kurikulum merdeka, pelaksanaan pembelajaran, serta pengembangan minat dan bakat anak melalui penyelenggaraan PAUD. Dalam rangka memberikan solusi, Tim Pengabdian UMRAH melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk implementasi kurikulum merdeka bagi Guru POS PAUD Nusa Indah Teluk Bakau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun Modul Ajar, mengoptimalkan komunitas belajar, dan menyelenggarakan pembelajaran dalam rangka meningkatkan minat dan bakat siswa. Metode dilakukan dengan cara kuantitatif, dengan menggunakan instrumen untuk menganalisis ketercapaian luaran dari implementasi kurikulum Merdeka. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest serta penilaian tugas pelatihan melalui metode dokumentasi berupa modul ajar, dokumen pelaksanan pembelajaran dan dokumen pelaksanaan komunitas belajar. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pelatihan dalam memahami konsep implementasi kurikulum merdeka, penyusunan modul ajar, serta komunitas belajar. Melalui kegiatan ini, guru juga telah mampu menyusun modul ajar, melaksanakan komunitas belajar secara optimal, dan melaksanakan pembelajaran dengan mengoptimalkan penyalur minat dan bakat peserta didik melalui Pojok Kreasi.
Pemanfaatan Fitur Pelatihan Mandiri dalam Memahami Kurikulum Merdeka Metta Liana; Dina Fitriyah; Nur Eka Kusuma Hindrasti; Nevrita Nevrita; Eko Febri Syahputra Siregar; Nur Izzati
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v8i2.3872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui bagaimana respon dan pendapat para pendidik mengenai fitur Pelatihan Mandiri pada Platform Merdeka Mengajar. Lima aspek yang diteliti meliputi kemudahan akses, tampilan, konten/materi, keterampilan, dan kebermanfaatan. Metode penelitian berupa statistik deskriptif dengan teknik pengambilan data survei melalui kuesioner tertutup dengan menggunakan skala Likert. Subjek penelitian adalah pendidik di Sekolah Penggerak yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka di Kepulauan Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Pelatihan Mandiri bagi para penggunanya mudah diakses, tampilan dapat menfasilitasi gaya belajar, topik yang disediakan beragam dan relevan dengan kebutuhan, memberikan kemudahan dalam menyelesaikan aksi nyata, dan membantu mendapatkan pemahaman utuh terkait implementasi kurikulum Merdeka. Dengan demikian, fitur Pelatihan Mandiri efektif digunakan sebagai platform pembelajaran mandiri untuk memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
Kenakalan Remaja di Era Digitalisasi Cinta Radila Putri; Ika Febriani; Jihan Khairunnisa; Arif Rusman; Adinda Fitria Chinthani; Hermalia Hermalia; Abraham Paskanda Situmorang; Azzahra Balqis Luqyana; Annisa Annisa; Dina Fitriyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.5923

Abstract

Adolescence is a very important transitional phase marked by significant physical, psychological, and social changes. These changes are prone to delinquent behavior, especially in today's digital age. Adolescent delinquency is not only in the form of conventional behaviors such as truancy and gang fights as before, but also in digital forms such as cyberbullying, gadget addiction, and social media abuse. This research and community service project aims to understand the definition, causes, impacts, and prevention strategies for juvenile delinquency in the digital age through outreach activities conducted by students participating in the Raja Ali Haji Maritime University's Community Service Program (KKN) at MTs Teluk Sasah. The outreach method involved presenting material and interactive discussions with students. The results of this activity showed an increase in students' understanding and awareness of juvenile delinquency and the need for the family's role in guiding them. The factors that drive juvenile delinquency can be categorized into internal factors (from within the self) and external factors (from the environment). These factors have impacts that include a decline in academic achievement, mental health disorders, and weakened social interaction. These activities have implications for the formation of collective awareness to protect adolescents from the negative influences of the digital age, while optimizing the potential of technology as a means of positive self-development.
Pemanfaatan Sampah Plastik untuk Produksi Eco-Bricks sebagai Hiasan Kebun Mini di Desa Teluk Sasah Ramadhany Saputra; Randika Achmadi; Ikram Masbullah; Eka Widiarti; Ayu Wandira; Junitasari Junitasari; Yunita Aisah Triyani; Ibaniyah Ibaniyah; Hanisa Hanisa; Dina Fitriyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i3.5926

Abstract

Ecobricking is an innovative approach to waste management that involves processing inorganic waste, particularly plastics, into durable ecobrick products. This practice has been successfully implemented in Desa Teluk Sasah, Seri Kuala Lobam District, Bintan Regency, by the KKN 40 Desa Teluk Sasah team from Maritim Raja Ali Haji University in 2025. Plastic waste continues to dominate the waste stream in coastal areas and surrounding regions of Desa Teluk Sasah, making the ecobrick initiative highly relevant and impactful. Currently, there are three active Waste Banks operating in the village, which provided group 40 with significant support from the village government to develop and manage an inclusive and effective ecobrick program. The realization of the University’s flagship program “Maritime Resources” brought together various stakeholders, including the village government, local residents, and pioneering Waste Banks, to ensure the sustainability of this initiative. Through collaborative efforts, the ecobrick program has run smoothly, producing tangible benefits such as reducing plastic pollution, fostering creativity among community members, and promoting environmental awareness. In addition to waste management, the program integrates land use practices by planting chili and kale plants in ecobrick-based gardens to improve local food security and enhance household income. This paper highlights the importance of ecobricking as an innovative and sustainable method to manage inorganic waste and support the development of green, productive spaces for the benefit of the entire community.