Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analysis of Islamic Bank Marketing Strategies in Increasing Easy Wadiah Savings Products at BSI KCP Rungkut 1 Mohammad Diki Kurniawan; Rukhul Amin; Dian Berkah
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 4 (2025): Oktober
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v13i4.8449

Abstract

This study aims to analyze marketing strategies in improving Easy Wadiah Savings products at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Rungkut 1. This study uses a qualitative approach with a case study method, where data is obtained through direct interviews with the bank as well as related documentation and literature. The results of the study indicate that BSI KCP Rungkut 1 has implemented a marketing strategy based on a marketing mix (7P), which includes products, prices, places, promotions, processes, human resources, and physical evidence. Strategies such as direct reward programs, QRIS cashback promotions, customer education, and community approaches have proven effective in attracting customer interest, especially micro segments such as housewives, students, and MSMEs. The main obstacles faced are low sharia financial literacy and competition with conventional banks. Therefore, increasing community-based literacy and optimizing local digital marketing strategies are important recommendations to strengthen the competitiveness of Easy Wadiah Savings products. This study is expected to be a reference for sharia financial institutions in designing more effective and sustainable marketing strategies.
Analysis Of Junior Savings Marketing Strategy At BSI KCP Surabaya Rungkut 1: Perspective Sharia Marketing Ahmad Mubarroq Dawam; Fatkur Huda; Rukhul Amin
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v14i1.9022

Abstract

This study aims to analyze the marketing strategy of the Junior Savings product at BSI KCP Surabaya Rungkut 1 from a sharia marketing perspective. This study primarily focuses on identifying the types and models of marketing strategies used and assessing the effectiveness of these approaches in attracting child customers. This study used qualitative methods by conducting in-depth interviews with individuals associated with BSI. The research findings indicate that BSI KCP Surabaya Rungkut 1 implements a marketing strategy through the 7P approach (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) that aligns with sharia principles. This strategy includes collaboration with educational institutions, online promotions using text messages, involvement in children's events, and financial education presented in an engaging and educational manner. The use of the auto-debit feature and financial literacy activities from an early age are added value in fostering savings habits in children in accordance with Islamic teachings. Sharia marketing is reflected in an approach that emphasizes honesty, openness, trustworthiness, and blessings in every marketing step taken. Despite increasing public interest, challenges remain, such as limited digital access and a lack of public awareness of the importance of savings for children. Therefore, strengthening digital innovation, increasing financial literacy, and developing more flexible contracts are strategic steps to strengthen the marketing of Junior Savings in the future.
Pergeseran Paradigma Perbankan Syariah Dari Multidisipliner Menuju Transdisipliner Abdul Mujib; Rukhul Amin; M. Arfan Muammar
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i1.30306

Abstract

Perkembangan perbankan syariah menunjukkan kemajuan yang signifikan secara kelembagaan dan regulatif, namun masih menghadapi kritik terkait keterbatasan paradigma keilmuan yang mendasarinya. Perbankan syariah kerap dinilai belum sepenuhnya merepresentasikan tujuan substantif ekonomi Islam karena masih berorientasi pada logika pasar dan profitabilitas. Artikel ini bertujuan menganalisis perbankan syariah dalam perspektif multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner, serta menawarkan pendekatan transdisipliner sebagai alternatif rekonstruksi paradigma perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian konseptual melalui studi pustaka dan analisis paradigmatik terhadap literatur ekonomi Islam, perbankan syariah, dan filsafat ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan multidisipliner dan interdisipliner berkontribusi pada penguatan aspek operasional dan normatif perbankan syariah, namun masih bersifat adaptif dan belum menyentuh fondasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara mendalam. Pendekatan transdisipliner menawarkan paradigma yang lebih holistik dengan menjadikan tauhid sebagai fondasi pengembangan ilmu dan praktik perbankan syariah, serta mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan spiritual guna mewujudkan falah dan kemaslahatan umat
MANAGEMENT OF CASH WAQF AT BSI MASLAHAT REGION 8 SURABAYA FOR 2022 – 2024 IN ACHIEVING THE SDGs Faris Khoirudin; Dian Berkah; Rukhul Amin
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9287

Abstract

This study aims to analyze the productive waqf management system at BSI Maslahat Surabaya as a nazhir institution in collaboration with Bank Syariah Indonesia (BSI). This research uses a qualitative method, with a case study approach that includes interviews, documentation and drawing conclusions. The results of the study show that BSI Maslahat Surabaya has successfully implemented a transparent waqf model with BSI in the management of productive waqf. This collaboration allows the optimization of the collection, management, and distribution of waqf funds professionally through the Integrated Fund Management System (IFMS). BSI Maslahat Surabaya manages two forms of waqf, namely money waqf and waqf through money, the proceeds of which are distributed to social programs such as Al-Qur'an Grants, Waqf for the construction of BSI Mosque in Bromo, BSI Qur'an House in Magetan. The application of Sharia Good Governance principles makes this institution credible and accountable. Overall, BSI Maslahat Surabaya is a model for modern productive waqf management that is sustainable and has the potential to strengthen the sharia economic ecosystem in Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA DI TK AISYIYAH KREMBANGAN SURABAYA rukhul amin; Deny Kartika; M. Hafiizh Fardhani
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v6i3.23833

Abstract

Salah satu permasalahan Pendidikan adalah minimnya media sarana dan / atau prasarana sehingga guru dituntut kreatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kelas. Memasuki usia TK anak-anak akan diajarkan dengan berbagai metode pembelajaran seperti, metode proyek atau diberikan sebuah tugas, metode bercerita, metode bermain, metode bernyanyi dan lain sebagainya. Dalam metode bermain, anak-anak akan diajarkan berbagai permainan guna menunjang perkembangan anak. Melalui metode bermain, anak memperoleh pelajaran yang mencakup aspek perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan fisik. Bermain merupakan pengalaman belajar yang sangat bermanfaat bagi anak. Karena bermain merupakan sumber pengalaman dan trial and error, maka bermain juga merupakan sarana untuk menumbuhkan kreativitas dan pengembangan kognitif. Dari sudut pandang pendidikan, bermain adalah suatu kegiatan permainan dengan menggunakan alat dan alat permainan edukatif yang dapat merangsang perkembangan kemampuan kognitif anak, aspek sosial, emosional dan fisik. Jadi dari sudut pandang pendidikan, permainan sangat membutuhkan alat permainan yang mendidik. Alat permainan edukatif tersebut dinamakan Alat Permainan Edukatif (APE)