Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of Mikrotik Network Bandwidth Management Using the Hierarchical Token Bucket Method at the Sriwijaya State Polytechnic Kiara Sofia Syahrani; Suroso; Eka Susanti
Journal of Innovation and Technology Polbeng Series on Informatics (INOVTEK Polbeng - Seri Informatika) Vol. 10 No. 2 (2025): July
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/a301e829

Abstract

This study seeks to evaluate the efficacy of the Hierarchical Token Bucket (HTB) approach in regulating Mikrotik network capacity at the Sriwijaya State Polytechnic Telecommunications Engineering Laboratory.  The study encompasses the execution of HTB configuration using the WinBox program and the assessment of Quality of Service (QoS) in accordance with the TIPHON standard, utilising the Wireshark application.  Testing was performed at three local network sites: the Student Laboratory, the Faculty Room, and the Inventory Room, utilising the Mikrotik RB-2011 device as the primary router.  Assessments of four Quality of Service parameters—throughput, latency, packet loss, and jitter—were performed prior to and after the implementation of the Hierarchical Token Bucket technique.  The QoS testing findings indicated that the use of HTB markedly enhanced the average throughput from 525 kbps to 1,321 kbps, concurrently diminishing the average delay and jitter from 16.90 ms to 3.68 ms.  Despite a little escalation in packet loss from 0.07% to 0.6%, the outcomes remained under the Quality of Service categorisation criterion.  This study offers novel insights due to an extended observation time and a greater volume of analysed packets relative to prior research.  This research substantiates the findings that the HTB approach may efficiently regulate bandwidth and enhance network performance, especially in academic settings.  
DISIMINASI PENGGUNAAN POINT OF PRESENCE TERHADAP LAYANAN JARINGAN DISTRIBUSI PELANGGAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENT R.A Halimatussa’diyah; Sholihin Sholihin; Ali Nurdin; Heri Liamsi; Eka Susanti; Siswandi Siswandi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3051-3062

Abstract

Salah satu tantangan sebagai anak bangsa adalah mengembangkan dan membuat alat untuk membantu layanan kesehatan agar dapat berkembang mengikuti dengan perkembangan teknologi, yaitu dengan membuat alat pendeteksi diabetes dengan artificial intelligence.Permasalahan pada pengguna memiliki keterbatasan dalam membedakan warna,baik karena factor pencahayaan, gangguan penglihatan, atau perbedaan persepsi warna.Teknologi image processing hadir sebagai solusi dengan memanfaatkan kamera untuk menangkap citra strip, kemudian diproses secara digital agar hasil yang ditampilkan menjadi lebih akurat dan konsisten.Pengabdian ini bertujuan menjelaskan atau mendisiminasi kepada mitra PT.Latansa Palembang Jaya untuk prototipe sistem deteksi gangguan berbasis Raspberry Pi yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things dan kecerdasan buatan. Sistem yang dirancang menggunakan sensor ultrasonik, sensor MQ-2, dan AI Camera untuk mendeteksi berbagai kondisi gangguan. Data hasil deteksi kemudian dikirim dan ditampilkan secara real-time melalui dashboard Node-RED serta dilengkapi buzzer sebagai alarm peringatan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi gangguan dan menampilkan informasi pemantauan secara real-time sesuai dengan fungsi yang dirancang. Dengan demikian, prototipe ini dapat menjadi solusi pendukung dalam meningkatkan efektivitas monitoring dan keamanan pada Point of Presence.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor ultrasonik mampu mendeteksi keberadaan objek di area pemantauan dengan cukup baik. Sensor tetap dapat memberikan pembacaan yang stabil pada berbagai jarak pengujian sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu indikator adanya aktivitas di sekitar perangkat PoP. Sementara itu, sensor MQ-2 juga menunjukkan kemampuan yang baik dalam mendeteksi keberadaan asap atau gas yang berpotensi mengganggu operasional perangkat telekomunikasi.Proses komunikasi data antara perangkat dan dashboard berlangsung dengan lancar melalui protokol MQTT
PENYULUHAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KENDALI ADAPTIF ALAT PENGELOS BENANG KAIN TAJUNG KHAS PALEMBANG PADA UMKM MISRO Adewasti Adewasti; Eka Susanti; Herman Yani; Bersiap Ginting; Sholihin Sholihin; Siswandi Siswandi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3659-3666

Abstract

Kain tajung merupakan salah satu warisan tekstil khas Palembang yang berbahan dasar benang sutra dengan karakteristik halus,licin dan mudah putus. Proses pengelosan (pemindahan benang dari sumber ke kelos) secara tradisonal masih mengandalkan keterampilan manual yang lambat dan tidak konsisten, sehingga membatasi produktivitas dan kualitas tenun. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengusulkan otomatisasi sistem kendali adaptif pada alat pengelos benang menggunkan model predictive control. Model Predictive Control dipilih karena kemampuannya memprediksi perilaku dinamis sistem pada tegangan benang, kecepatan gulung dan pergeseran lintasan, berdasarkan model matematis, serta mengoptimalkan aksi kendali secara real-time dengan mempertimbangkan batasan fisik, misalnya tegangan maksimal agar benang tidak putus. Sistem ini dilengkapi sensor tegangan, encode kecepatan dan aktuator motor steper. Model Predictive Control akan menyesuaikan parameter gulungan secara adaptif terhadap perubahan karakteristik benang; seperti ketebalan tidak seragam atau kadar air yang berbeda. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplemetasikan sistem otomatisasi kendali adaptif pada alat pengelos kain tajung menggunakan algoritam model adaptif kontrol. Ruang lingkup meliputi pemodelan dinamika tegangan benang dan kecepatan motor, perancangan pengendali model predictive control serta pengujian kinerja dibandingkan dengan metode manual dan kendali otomatis. Hasil yang diharapkan adalah alat pengelos kain yang mampu menjaga tegangan benang tetap konstan, menghasilkan gulungan rapi tanpa kusut, serta meningkatkan kecepatan produksi hingga 60% dibandingkan metode manual. Dengan kendali prediktif, sistem juga akan dapat mengantisipasi lonjakan tegangan sebelum benang putus sehingga menekan tingkat kegagalan. Implemntasi sistem ini diharapkan dapat memodernisasi industri kain tajung Palembang tanpa menghilangkan sentuhan khas tenun tradisonal, kemudian dari terciptanya alat ini akan mendukung industri 4.0 dan melestarikan dan meningkatkan daya saing produk budaya Indonesia dipasar global