Djunaedi Kosasih
Program Studi Magister Sistem Dan Teknik Jalan Raya, Fakultas Teknik Sipil Dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung.

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

MODEL ALTERNATIF DARI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DESAIN Djunaedi Kosasih
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 15 No 1 (1997)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metoda desain struktur perkerasan lentur jalan yang saat ini berlaku di Indonesia adalah Metoda Analisa Komponen. Metoda Analisa dengan memanfaatkan model dasar struktur perkerasan yang diadopsi dari metoda AASHTO '72 telah dapat digunakan selain untuk menentukan desain struktur perkerasan juga untuk menganalisis kondisi struktur perkerasan desain. Namun demikian, model alternatif yang lebih sederhana yang dapat menggambarkan karakteristik struktur perkerasan desain mungkin akan bermanfaat,khususnya dalam membantu menetapkan berbagai skenario struktur perkerasan desain dan dalam mengevaluasi derajat kerusakan struktur perkerasan desain akibat tingkat konservatisme dari desain. Model struktur perkerasan desain alternatif yang diusulkan dalam karya tulis ini didasarkan pada fungsi exponensial yang menghasilkan struktur perkerasan desain dengan variasi perkiraan beban lalu lintas sekitar 20% da tingkat konservatisme desain skitar 30%.
Prediksi Kerusakan Permukaan Perkerasan Jalan Lentur Berdasarkan Metode HDM-4 Adnan, Septi Adnan; Subagio, Bambang Sugeng; Kosasih, Djunaedi
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v5i1.5411

Abstract

HDM-4 yang dikembangkan oleh World Bank (1968) dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan kerusakan perkerasan jalan di tahun awal operasi ke tahun – tahun berikutnya selama periode analisa. Kerusakan yang akan dimodelkan diantaranya yaitu kerusakan retak, ravelling, lubang, dan edge break. Pada penelitian ini data Lalulintas Harian Rata - rata, data Falling Weight Deflectometer, dan data struktur perkerasan jalan di dua lajur lambat lokasi studi akan digunakan pada model sebagai variabel dalam proses analisis. Dari data tersebut menghasilkan nilai YE4 (beban sumbu standar), YAX (jumlah sumbu kendaraan) dan nilai ITP (indeks tebal perkerasan) yang berbeda. Studi kasus penelitian berada di jalan Lohbener – Jatibarang yang merupakan jalan nasional di Provinsi Jawa Barat. Hasil analisis data kerusakan yang terjadi pada permukaan perkerasan mendekati 30% dari total luas kerusakan, sehingga dibutuhkan suatu tindakan penanganan pada jalan tersebut. Dengan menggunakan model prediksi ini, dapat memberikan informasi untuk menyusun suatu program pemeliharaan yang tepat pada kerusakan jaringan jalan.