Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KUALITAS KINERJA PROSES BELAJAR MENGAJAR DENGAN METODE FOCUSED QUALITY Much. Djunaidi; Hafidh Munawir; Yogi Umi Utami
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 1, Agustus 2006
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i1.1589

Abstract

Seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi di Indonesia, maka suatu lembaga pendidikan dalam hal ini Jurusan Teknik Industri FT-UMS harus dapat meningkatkan kualitas atau kualitas akademik sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu saat sekarang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menentukan prioritas proses belajar mengajar yang harus ditingkatkan, mengetahui keinginan mahasiswa terhadap proses belajar mengajar, serta untuk memberi informasi dan masukan bagi pihak Jurusan Teknik Industri FT-UMS untuk perbaikan kualitas proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Focused Quality yang merupakan suatu alternatif metode yang dapat digunakan untuk merespon atau mengetahui keinginan konsumen.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN PENDEKATAN FUZZY SERVICE QUALITY DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN Much. Djunaidi; Eko Setiawan; Tri Hariyanto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 3, April 2006
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i3.1563

Abstract

Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Puskesmas Kerjo Karanganyar untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Hal tersebut mensyaratkan adanya pengetahuan tentang kondisi pelayanan selama ini, yaitu telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner persepsi dan harapan pelanggan terhadap pelayanan yang saat ini diberikan oleh pihak Puskesmas Kerjo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara persepsi dan harapan yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria pelayanan tertinggi adalah pelayanan pemeriksaan, pengobatan, dan perawatan yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas jasa pelayanan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara persepsi dan harapan pelanggan sebagai indeks pelanggan adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa pelayanan di Puskesmas Kerjo terhadap pelayanan yang saat ini diberikan masih belum tercapai.
Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Ketela Ungu dan Rantai Pasok Ketela Ungu Hafidh Munawir; Agprasari Ciptaningtyas; Much. Djunaidi; Eko Setiawan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 17, No. 2, Desember 2018
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v17i2.6875

Abstract

Value added is an indicator of the economic strength of a business. There are several ways to increase added value, namely by processing into new products, preserving, making attractive packaging, and improving the quality of a product. Most of the yield of purple cassava in the Karangnyar area is still sold in the form of raw products and has not been much processed, so the added value is still low. This study identified various processed cassava products, analyzed the added value of processed products, analyzed the added value of purple cassava supply chain and proposed the development of purple cassava. The method used to calculate the added value is the Hayami method. The results of the study showed that there were three alternatives of processed products of purple color namely bakpia, thymus and wingko. The biggest added value of processed products is wingko with an added value of Rp. 26,561 and a ratio of 64%. The highest value supply chain added is UMKM Murakabi network with an added value of Rp. 19,152 and a ratio of 70%, while the network with added value the lowest is a retailer network with an added value of Rp 6,257 and a ratio of 28%. These results indicate that the development of purple cassava business should be done by processing purple cassava in the form of wingko.
PENILAIAN KUALITAS JASA PELAYANAN LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR PRIMAGAMA BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMEN Much. Djunaidi; Ahmad Kholid Alghofari; Dwi Apriyanti Rahayu
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 1, Agustus 2006
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i1.1591

Abstract

PRIMAGAMA merupakan bimbingan belajar bagi siswa-siswi SMU atau sederajat untuk mencapai kelulusan dan dapat melanjutkan studinya keperguruan tinggi yang dikehendakinya. Banyaknya lembaga pendidikan yang bermunculan saat ini, menjadikan acuan bagi PRIMAGAMA untuk meningkatkan mutu pelayanan agar sesuai dengan harapan konsumen (siswa didik). Untuk Itu perlu dilakukan penilaian terhadap kualitas jasa pelayanan pada LBB tersebut. Penilaian kualitas jasa pelayanan dimaksudkan untuk menentukan atribut kualitas jasa berdasarkan pada tingkat kepentingan konsumen terhadap atribut kualitas jasa tersebut dan tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas atribut jasa pelayanan tersebut. Metode Servperf dapat digunakan untuk memilah nilai kualitas jasa pelayanan sehingga dapat digunakan untuk menentukan pioritas penanganannya.
PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN BALLMILL DENGAN BASIS RCM (RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE) Ahmad Kholid Alghofari; Much. Djunaidi; Amin Fauzan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 5, No. 2, Desember 2006
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v5i2.1565

Abstract

Aktifitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi yang dalam industri manufaktur merupakan komponen utama. Kegagalan beroperasi mesin mengakibatkan downtime yang ujung-ujungnya menurunkan produktifitas perusahaan. Oleh karenanya diperlukan sebuah sistem perencanaan pemeliharaan agar menghasilkan availability (ketersediaan) mesin yang optimal. Perusahaan yang dijadikan proyek penelitian adalah PT. Sici Multi IndoMarmer yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi keramik (kloset jongkok, kloset duduk, washtafel, tempat sabun) dimana sistem pemeliharaan mesin, khususnya mesin ballmill yang telah dilakukan masih bersifat corrective maintenance. Tujuan dari penelitian ini adalah implementasi RCM (reliability centered maintenance) untuk dapat menentukan pemeliharan yang optimal serta dapat memprediksikan langkah untuk mengatasi kerusakan yang mungkin terjadi pada periode berikutnya berdasarkan data-data yang ada. Dari pengolahan data dan analisa diperoleh komponen-komponen yang paling sering mengalami kerusakan pada mesin ballmill , penyebab kegagalan, keputusan seleksi dan rekomendasi yang dianjurkan untuk sistem pemeliharaan dengan basis RCM.
PENGARUH PERENCANAAN PEMBELIAN BAHAN BAKU DENGAN MODEL EOQ UNTUK MULTIITEM DENGAN ALL UNIT DISCOUNT Much. Djunaidi; Siti Nandiroh; Ika Octaviani Marzuki
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 4, No. 2, Desember 2005
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v4i2.1367

Abstract

Perusahaan kebanyakan, pada kenyataannya didapati memesan secara simultan pada satu supplier dari pada memesan per item. Salah satu dari perusahaan tersebut adalah PT. Sari Warna Asli IV Karanganyar. Pemesanan yang terdiri dari beberapa item sekaligus dikenal dengan joint replenishment order. Pada dasarnya sistem ini mempunyai prinsip bahwa biaya marginal dari menambah suatu pesanan item kedalam pesanan item-item lain yang sudah ada lebih murah daripada mengirim dalam lot yang lebih kecil beberapa kali. Dalam kasus persediaan di perusahaan ini supplier memberikan discount berdasar pada jumlah atau nilai item yang dibeli. Model dasar EOQ tidak membahas adanya permintaan multi-item dan adanya potongan harga yang diberikan oleh supplier. Jadi pada penelitian ini akan dikembangkan model persediaan dengan mempertimbangkan permintaan multi-item dengan unit discount. Sehingga didapatkan total biaya persediaan yang minimal. Untuk mendapatkan model matematis EOQ multi-item dengan all unit discount didapat dengan cara menurunkan ongkos total terhadap periode antar pemesanan (t) dan menyamakannya dengan nol untuk mendapatkan jarak pemesanan optimal (t*)dan ukuran pemesanan optimal yang menyebabkan ongkos total menjadi minimum. Pada penerapan model di PT. Sari Warna Asli IV, diperoleh hasil bahwa periode pesan dilakukan setiap 0,0146 (4 hari) dengan kuantitas pesan optimal Q1*(Cotton 100%) = 315.864 yard/pesan, Q2*(Polyester 100%) = 298.864  yard/pesan dan Q3*(Tetron)= 290.976 yard/pesan. Maka akan diperoleh biaya total persediaan yang minimum sebesar Rp. 174.457.515.100. 
Index and Acknowledgement Much. Djunaidi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 18, No. 2, Desember 2019
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Postur Kerja Dengan Metode Manual Task Risk Assessment (ManTRA) Pada Pembuatan Mie Sohun Indah Pratiwi; Miftahurrohman Miftahurrohman; Much. Djunaidi; Suranto Suranto
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 17, No. 1, Juni 2018
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v17i1.6423

Abstract

One of the noodle sohun industry is located in Daleman Village, Klaten District. The process of making is done manually and using a simple tool, through 4 workstations, namely: palm sugar mill work station, palm juice cooking station, cooking station, and printing station. The purpose of the research is to find out the complaints of workers using Nordic Body Map (NBM) , the risk of work posture using the Manual Task Risk Assessment (ManTRA) method, and provide a safe solution to implement. The results of the NBM questionnaire showed that the categories with the very right shoulder pain were 36.4% and the left wrist was 36.4%. The results of the ManTRA method are: the printing work station has the highest musculoskeletal risk, while the lowest risk is on the arsenic squeeze work station.
ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN (LINE BALANCING) PADA PROSES PERAKITAN BODY BUS PADA KAROSERI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI LINTASAN Much Djunaidi; Angga .
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v5i2.1788

Abstract

Dalam perusahaan manufaktur, lintasan produksi sangatlah penting dalam menentukan ketepatan waktu produksi. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam perusahaan yaitu seringkali kesulitan meningkatkan efisiensi produksi.Hal ini terjadi karena pembebanan kerja dalam lintasan produksi kurang seimbang, sehingga berimbas pada tingkat efisiensi lintasan produksi yang rendah. Artikel ini membahas peningkatan efisiensi produksi dengan melakukan perbaikan lini produksi yang telah ada. Metode keseimbangan lintasan digunakan untuk merencanakan dan mengendalikan aliran proses produksi. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi efisiensi lintasan produksi dan memperbaiki lintasan produksi tersebut. Analisis keseimbangan lintasan pada proses perakitan body bus menggunakan metoda Ranked Position Weight. Hasil analisis menyatakan bahwa penerapan metode keseimbangan lintasan dapat meningkatkan efisiensi kerja lintasan produksi dari 72,39 % menjadi 91,16 %. Dan balance delay dapat dikurangi dari 27,61 % menjadi 8,84 %. Kata Kunci: manufaktur, keseimbangan lintasan, ranked position weight, efisiensi lintasan, balance delay.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS MENJADI PRODUK KREATIF DI BANK SAMPAH RUKUN SANTOSO Much. Djunaidi
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.662 KB) | DOI: 10.24071/aa.v1i2.1759

Abstract

Waste management can be an economic value activity. Waste that is considered useless can be recycled into products that have economic values. Garbage Bank Rukun Santoso is a community empowerment activity in Klaten Regency that has attempted to use waste to be processed into creative products. At this time, the Rukun Santoso Garbage Bank has used plastic waste to be processed into creative products that have improved the economy of the local people, especially from the income of women. This type of paper waste is currently not utilized to be processed into creative products. This community service activity is intended to provide training in the creation of creative products made from paper waste, so that it can be used by the Rukun Santoso community to supplement family income.