Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Tinjauan Literatur Kepuasan Tenaga Medis terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Septalita, Annisa; Putri , Nisrina A.; Nur Khofifah; Nurul Irba Somadinata; Oldilia Yolanda; Oriza Sativa; Oxy Asfuridah Ansori; Puja Sitna H Latupono; Putri Novthalia
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Mei-Jun
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v2i3.371

Abstract

Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di rumah sakit telah menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan, keamanan data, dan kepuasan tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di rumah sakit. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji hasil dari lima penelitian yang membahas kepuasan tenaga medis terhadap penggunaan RME di berbagai rumah sakit di Indonesia, Ethiopia, dan Malaysia. Kesimpulan: Tingkat kepuasan pengguna RME bervariasi antara 53,1% hingga 89%, dengan faktor penentu utama meliputi kualitas sistem, informasi, layanan teknis, pelatihan, serta karakteristik demografis pengguna. RME mempermudah akses informasi pasien secara cepat dan akurat, mengurangi kebutuhan ruang arsip fisik, serta meningkatkan keamanan dan kerahasiaan data medis. Secara keseluruhan, RME berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan tenaga medis di rumah sakit.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI PADA STATUS KARIES GIGI DI KELOMPOK MASYARAKAT PULAU SERAM, MALUKU Septalita, Annisa; M. Asim, Fauziah; Binarti, Irma; Milatia, Setia; Zulfa, Edia
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi (JITEKGI) Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v21i1.5016

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi merupakan penyakit gigi dan mulut yang multifaktorial dan jika tidak ditangani dengan baik akan mempengaruhi banyak aspek dalam kualitas hidup suatu masyarakat, oleh karenanya penting untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang berkontribusi terhadap status karies gigi di masyarakat secara spesifik, termasuk di wilayah timur Indonesia yaitu Masyarakat Pulau Seram, Maluku. Bahan dan Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif berbasis data survei kesehatan gigi dan mulut, dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian diambil dari populasi dengan teknik sampling yaitu total sampling, dilakukan dengan mendata keseluruhan masyarakat yang hadir dan bersedia mengikuti penelitian. Hasil Penelitian: Total responden berjumlah 1.589 orang, berjenis kelamin terbanyak perempuan (58%), tingkat pendidikan terbanyak belum tamat SD (51%), dan pekerjaan terbanyak belum/tidak bekerja (68%). Status karies gigi menunjukkan 73% free caries, dengan skor indeks dmf-t=1,26 dan DMF-T=2,61, dengan faktor yang berkontribusi terhadap status karies gigi tersebut adalah faktor kebiasaan menyikat gigi yang baik (frekuensi menyikat gigi 2x sehari sebesar 94,7% dan 99,4% responden menyikat gigi menggunakan pasta gigi). Pembahasan: Status karies gigi responden cukup baik, hal ini dimungkinkan oleh faktor habit menyikat gigi yang sudah baik. Kebiasaan menyikat gigi sebagai salah satu tindakan pencegahan termudah dan termurah yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masing-masing individu, sehingga dapat menurunkan potensi pembentukan karies gigi. Kesimpulan: Rata-rata pengalaman karies gigi responden termasuk kategori rendah dan sangat rendah, yang mengartikan bahwa status karies gigi pada populasi ini cukup baik dengan faktor yang berkontribusi pada status karies gigi tersebut adalah faktor kebiasaan menyikat gigi yang baik.
Kepuasan Pasien BPJS dan Non BPJS terhadap Mutu Pelayanan di Puskesmas: Tinjauan Literatur Annisa Septalita; Nisrina Ayu Putri Yona; Khofifah, Nur; Nurul Irba Somadinata; Oldilia Yolanda; Oriza Sativa; Oxy Asfuridah Ansori; Puja Sinta H Latupono; Putri Novthalia
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 4 (2025): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i4.477

Abstract

Kepuasan pasien merupakan respons emosional yang muncul setelah membandingkan kinerja layanan kesehatan yang diterima dengan harapan. Mutu pelayanan puskesmas dinilai penting karena memengaruhi tingkat kepuasan pasien, baik peserta BPJS maupun non BPJS. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kepuasan pasien BPJS dan non BPJS terhadap mutu pelayanan di puskesmas serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode literature review dengan pengumpulan data sekunder dari jurnal dan skripsi yang relevan, diperoleh melalui penelusuran Google Scholar menggunakan kata kunci kepuasan, pelayanan kesehatan, BPJS, dan puskesmas.  Kesimpulan: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa meskipun secara umum kedua kelompok pasien merasa puas, terdapat perbedaan tingkat kepuasan yang signifikan. Pasien non BPJS cenderung memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi dibandingkan pasien BPJS, terutama pada dimensi tangible, reliability, dan responsiveness. Faktor utama penyebab perbedaan meliputi volume pasien BPJS yang lebih tinggi, waktu tunggu lebih lama, serta prosedur administrasi dan rujukan yang lebih kompleks. Secara keseluruhan, mutu pelayanan puskesmas sudah cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek kecepatan pelayanan, empati petugas, dan penyediaan fasilitas fisik untuk memastikan kepuasan seluruh pasien dapat terus meningkat sesuai harapan masyarakat.