Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal CoreIT

Analisis Sentimen Opini Publik Mengenai Larangan Mudik pada Twitter Menggunakan Naïve Bayes Mutiara, Tika Adilah; Alkhalifi, Yuris; Mayangky, Nissa Almira; Gata, Windu
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 6, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2876.129 KB) | DOI: 10.24014/coreit.v6i2.9727

Abstract

Aturan larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah di tengah pandemic virus corona (covid-19) saat ini menjadi topik yang sering diperbincangkan oleh masyarakat, salah satunya di twitter. Twitter merupakan salah satu media sosial yang seringkali digunakan untuk penyampaian pesan berupa pendapat atau opini masyarakat. Analisis sentimen adalah studi komputasional dari opini-opini orang. Analisis sentimen akan mengelompokkan teks yang ada dalam sebuah kalimat atau dokumen untuk mengetahui pendapat yang dikemukakan dalam kalimat atau dokumen tersebut. Penelitian ini mencoba untuk menganalisa opini masyarakat mengenai aturan larangan mudik dengan mengklasifikasikan opini kedalam 2 sentimen yaitu positif atau negatif. Klasifikasi dilakukan dengan menggunakan metode Naïve Bayes Clasifiers. Metode Naive Bayes Classifiers merupakan salah satu metode klasifikasi teks berdasarkan probabilitas kata kunci dalam membandingkan dokumen latih dan dokumen uji. Hasil pengujian pada tools RapidMiner memperlihatkan bahwa akurasi dengan  fitur TF-IDF memberikan hasil akurasi yang  baik. Metode Naïve Bayes Classifier dapat menghasilkan akurasi yang tingga yaitu 83,38%. secara keseluruhan penggunaan metode  Naive Bayes memiliki performansi yang cukup baik untuk melakukan klasifikasi tweet.
Analisis Sentimen Penghapusan Ujian Nasional pada Twitter Menggunakan Support Vector Machine dan Naïve Bayes berbasis Particle Swarm Optimization Alkhalifi, Yuris; Gata, Windu; Prasetya, Arfhan; Budiawan, Imam
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 6, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.502 KB) | DOI: 10.24014/coreit.v6i2.9723

Abstract

Twitter merupakan sebuah platform media sosial yang sering digunakan oleh pengguna di Indonesia. Dalam penggunaannya twitter digunakan sebagai platform yg membahas tentang opini publik, hiburan dan trending topik didunia salah satu perbincangan pada awal tahun 2020 yakni dihapusnya Ujian Nasional (UN) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI). Opini dan Sentimen pengguna di twitter pun sangat beragam, ada yg termasuk kedalam sentimen positif dan ada juga sentimen negatif. Untuk memilah mana yang termasuk kedalam sentimen positif dan negatif diperlukan sebuah rangkaian proses, salah satu proses yang dapat digunakan yakni data mining. Pada penelitian ini akan membahas tentang sentimen pengguna twitter dalam kasus penghapusan UN dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes (NB) berbasis Particle Swarm Optimization (PSO). Dalam 2 algoritma tersebut akan dibagi masing-masing kedalam 2 proses yakni menggunakan PSO dan tidak menggunakan PSO sehingga mempunyai 4 metode. Pengujian dilakukan menggunakan k-Fold Cross Validation untuk diperoleh nilai akurasi (accuracy), tabel Confusion Matrix dan Area Under Curve. Hasil pengujian diperoleh nilai akurasi 92,92% dan AUC sebesar 0,977 untuk SVM tanpa PSO. Lalu nilai akurasi 94,81% dan AUC sebesar 0,974 untuk SVM dengan PSO. Nilai akurasi 85,93% dan AUC sebesar 0,645 untuk NB tanpa PSO. Serta nilai akurasi 86,92% dan AUC sebesar 0,715 untuk NB dengan PSO. Dalam penelitian ini metode SVM dengan PSO yang paling baik untuk mengklasifikasikan sentimen positif dan negatif terkait penghapusan UN.