Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGGUNAAN LIMBAH AIR PERASAN JERUK KUNCI MENJADI SABUN CUCI PIRING Icuk Muhammad Sakir; Wahidin; Agustin Rozalena; Desinta
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.298

Abstract

Tujuan PKM ini untuk mengetahui tentang Penggunaan Limbah Air Perasan Jeruk  Kunci Menjadi Sabun Cuci Piring. Model PKM yang digunakan dalam bentuk eksperimen, dilakukan melalui proses pemberian treatment tertentu terhadap subjek pengabdian  yang kemudian diamati dampaknya. Selain itu perlakuan terhadap subjek penelitian guna membangkitkan sesuatu kejadian atau keadaan yang akan diteliti dan dampaknya. Hasil eksperimen menunjukkan, pemanfaatan limbah air perasan jeruk kunci menjadi sabun cuci piring sangat efektif, ekonomis dan ramah lingkungan. Produk ini terbuat dari  bahan yang aman untuk digunakan sebagai sabun cuci piring. Selain itu keunggulan dari produk ini adalah hasil cuci piring dan perabotan rumah tangga lainnya lebih bersih dan keset sehingga tidak mudah terjatuh saat habis dicuci. Brand hasil inovasi mahasiswa tentang pemanfaatan limbah perasan jeruk kunci menjadi bahan untuk mencuci piring adalah “Sabun Jeruk Kunci” atau SAJUCI. Sabun cuci piring hasil inovasi bersama dengan mahasiswa diharapkan dapat mengurangi limbah  perasan jeruk bagi petani setempat. Penggunaan limbah tersebut memberikan pengetahuan bagi masyarakat lokal tentang penggunaan sumber daya alam ramah lingkungan. Sabun cuci piring ini memiliki kandungan zat asam yang bisa mengangkat noda di piring dan alat  perabotan dapur lainnya. Oleh karena itu, sabun SAJUCI sangat baik dan bermanfaat bagi keluarga yang sering memasak dan mengandung banyak lemak.  
Komunikasi Ko-Kreasional Program Sehat Sejahtera (SESERA) PT Pupuk Sriwidjaja dengan Masyarakat Pulau Kemaro Rozalena, Agustin; Dyanrini, Alde
Socious Journal Vol. 1 No. 3 (2024): Socious Journal - June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/hs0q4781

Abstract

The purpose of this study is to investigate the co-creative communication of the Sehat Sejahtera Program (Sesera) and to construct a collaborative model between corporate and community in the context of implementing ecotourism at the Kemaro Island tourist attraction in Palembang City. This study uses qualitative methodologies and a case study design to handle primary data based on interviews, non-participant observation, and documentation as secondary data. The data analysis employs the Miles and Huberman Interactive Model in three steps, beginning with data reduction and structured in a relationship pattern to facilitate interpretation and drawing or verifying results. Research findings show that co-creational communication referring to Co-Creation Theory is implemented through social responsibility strategies focussing on tourist experiences and interactive relationships with the surrounding community. The collaboration carried out is PT Pupuk Sriwidjaja Palembang's social and environmental responsibility (TJSL) approach to the Kemaro Island tourist destination.