Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Administrasi Sederhana Pada Kegiatan Sadar Wisata Bersih Pantai (Coastal Cleanup) Di Gili Asahan Lombok Barat NTB Basuki Srihermanto; Siti Yulianah M Yusuf; Nia Kurniati; Syaumudinsyah; Fitriah Kartini
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 9 : Oktober (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service activity entitled Implementation of Simple Administration in the Coastal Cleanup Tourism Awareness activity in Gili Asahan, West Lombok, NTB is aimed at empowering the capacity of higher education institutions in an effort to increase the community's ability to utilize science to carry out simple recording (administration) in beach cleaning activities as a form of realizing Tourism Awareness. This beach clean-up activity was carried out by representatives of STIA Mataram lecturers, STIA Mataram students together with tourism activists such as Hotels, Bungalaws, Cafés together with community members around Gili Asahan. This STIA Mataram Community Service provides two benefits, the first is the implementation of simple administration on beach cleaning activities and the second benefit in the form of beach cleaning activities. The method used is coaching, technical guidance and direct application using computer media for implemented administrative activities. Then beach clean-up activities were carried out in the form of direct action along Gili Asahan beach. at the cleaning location, namely along Gili Asahan beach. The rubbish on Gili Asahan is rubbish carried by the waves, so rubbish will always be there at all times on Gili Asahan so rubbish must always be cleaned from the beach. As a result of this community service, a stretch of coastline that is clean, neat and beautiful is formed, it is hoped that it will attract the interest of foreign tourists to visit. Another result obtained from this community service is the ability of policy makers in policy management, in this case the RT 5 Gili Asahan Village staff who received simple administrative information in managing this beach cleaning activity. Remembering the importance of this community service because it can provide support and guidance for the community carrying out beach cleaning activities as well as providing information for stakeholders regarding the implementation of beach cleaning as a tourism awareness movement on Gili Asahan who will carry out similar actions in the future.
EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) PADA MASA TATANAN BARU (NEW NORMAL) DI RUANG TERBUKA HIJAU PAGUTAN KOTA MATARAM Nia Kurniati; Rifaid Rifaid; Siti Hidayatul Jumaah; Mey Susanti AS; Lalu Masyhudi
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1: Januari 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i1.386

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) dilaporkan dan mulai mewabah sekitar bulan Desember 2019 di Kota Wuhan, China. Kasus covid-19 pertama di Indonesia yaitu pada tanggal 02 Maret 2020, sampai dengan tanggal 30 Juni 2020 jumlah kasus positif yaitu 56.385 kasus. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran virus Corona, pembagian masker dan hand sanitizer. Metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan pemahaman tentang bahaya virus corona, cara pencegahannya dan juga memberikan informasi cara menggunakan masker dan cuci tangan dengan benar, baik menggunakan hand sanitizer maupun dengan menggunakan air mengalir. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan edukasi ini masyarakat lebih memahami cara pencegahan virus corona dalam kegiatan sehari-hari yaitu dengan melakukan kegiatan 3M yang terdiri dari menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu juga, masyarakat memahami tatacara penggunaan masker dan cara mencuci tangan sesuai anjuran Kemenkes.
KINERJA PEMERINTAH INDONESIA DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI Kurniati, Nia; Syaumudinsyah, Syaumudinsyah; Srihermanto, Basuki; M. Yusuf, Siti Yulianah; Kartini, Fitriah
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah - Ag
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v10i1.1201

Abstract

Perdagangan internasional merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan sarana untuk melakukan transaksi pertukaran barang dan jasa internasional. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis proporsi migas dan nonmigas pada neraca perdagangan, menganalisis rasio perdagangan internasional (RPI), dan menganalisis kinerja pemerintah dalam perdagangan internasional untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian didapatkan pada analisis proporsi migas dan non migas terlihat bahwa ekspor migas pada tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019 yaitu sebesar 1,97%. Penurunan ini terjadi karena imbas adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terganggunya aktivitas industri dan perdagangan baik di dalam maupun di luar negeri. Pada tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 ekspor migas mengalami kenaikan., hal ini karena pertumbuhan ekonomi negara tujuan utama yang sudah mulai membaik. Analisis RPI terlihat bahwa rasio sektor migas dari 2019 sampai dengan 2023 bernilai negatif, didominasi oleh impor. Sedangkan untuk sektor non migas pada tahun 2019 didominasi ekspor maupun impor, nilai hampir sama/berimbang (mendekati nol). Pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2023 untuk sektor nonmigas bernilai positif artinya didominasi oleh ekspor. Kinerja pemerintah pada perdagangan internasional dapat terlihat pada neraca perdagangan, dimana pada tahun 2019-2023 selalu mengalami surplus, meskipun terjadi perlambatan ekonomi.