Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal UNITEK

Pemilihan Supplier Sparepart Tetap di PT. Mitra Wahyu Prakasa Trisna Mesra; Surya Indrawan; Nur Irfan
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 1 (2019): Edisi Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i1.47

Abstract

Salah satu untuk menjaga kualitas suatu produk dengan cara menentukan supplieryang mampu memberikan bahan baku yang berkualitas, agar mendapatkan kriteriasupplier yang mampu memenuhi kebutuhan perusahaan secara konsisten danberkelanjutan. Berdasarkan masalah tersebut, penulis melakukan penelitianmenggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk studi kasusPemilihan Supplier Spareparts tetap di PT Mitra Wahyu Prakasa. Penggunaanmetode ini mampu memberikan nilai pada masing-masing kriteria dan alternatifpilihan. Adapun kriteria yang ditetapkan dalam pemilihan supplier ini adalahkriteria Pengiriman, Kriteria Kualitas, kriteria Garansi dan kriteria Harga, denganalternatif pilihan PT A Maju Jaya, PT C Sukses Abadi Motor dan PT C SahabatBanindo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapat nilai dari masingmasingkriteria, Pengiriman 0.52, Kualitas 0.18, Garansi 0.18, dan Harga 012.Sedangkan nilai alternatif berdasarkan kriteria PT A 0.31, PT B 0.22, dan PT C 0.47.Berdasarkan hasil di atas, maka PT C terpilih sebagai supplier sparepart di PT MitraWahyu Prakasa dengan nilai 0.47. dan kriteria Pengiriman terpilih menjadi kriteriayang paling berpengaruh dengan nilai 0.52
Pengaruh Kepuasan Pasien Terhadap Tingkat Pelayanan Puskesmas Medang Kampai Dengan Menggunakan Metode Kano Trisna Mesra
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): edisi Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v9i2.65

Abstract

Puskesmas sebagai salah satu institusi pemberi pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dimana kepuasaan pada diri tiap pasien dapat dirasakan bila harapan dan kebutuhan pasien terpenuhi. Penelitan ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan Puskesmas Medang Kampai, digunakan metode kano untuk mengelompokan customer requirement ke dalam lima kategori yaitu must be, one dimensional, attraktive, indifferent dan reverse. Hasil pengolahan data dan analisis yang telah dilakukan didapat kesimpulan bahwa atribut yang mempengaruhi kepuasaan pelayanan pasien Puskesmas Medang Kampai adalah Kecepatan merespon keluhan pasien, keteraturan lapangan parkir, kebersihan lingkungan Puskesmas, kerapian penampilan petugas, perhatian petugas terhadap pasien, kebaikan fasilitas Puskesmas, keramahan dan kesopanan petugas. Sedangkan atribut yang mempengaruhi ketidakpuasan pasien Puskesmas Medang Kampai adalah pihak puskesmas kurang cepat merespon keluhan pasien. Kondisi fisik fasilitas, puskesmas harus akurat dalam pelayanan.Perbaikan yang harus dilakukan adalah prosedur pelayanan, lingkungan puskesmas, kondisi lapangan parkir dan perhatian petugas pada pasien.
Peningkatan Produktivitas Kinerja Karyawan di PT XYZ Berdasarkan Beban Kerja Trisna Mesra; Wetri Febrina; Zahara Oktanisa
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 1 (2017): Edisi Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v10i1.76

Abstract

Tingginya produktivitas sebuah perusahaan ditentukan oleh kualitas output yangdihasilkan dari tenaga kerja yang berada di dalam perusahaan. Produktivitaskaryawan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya beban mental dan bebanfisik. Dalam kegiatan operasional di bagian jetty, perusahaan masih belum bisamenentukan produktivitas operator karena tidak tetapnya jumlah kapal yang masukdalam sehari, sehingga produktivitas operator belum dapat diukur. Penelitian inibertujuan untuk mengukur produktivitas operator berdasarkan beban fisik danbeban mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah work sampling,NASA-TLX, dan denyut jantung. Nilai rata-rata beban mental operator jetty sebesar75,50, sehingga beban mental operator jetty dikategorikan dalam keadaan sedang.Beban kerja fisik yang dikeluarkan oleh operator jetty sebesar 30,09 kj/menit,sehingga beban fisik operator jetty dikategorikan berat. Hal ini disebabkan karena,dalam bekerja operator jetty lebih banyak mengeluarkan energi fisik dibandingkandengan beban mental. Sedangkan, nilai rata-rata produktivitas operator jetty adalah sebesar 77%, sehingga perlu diadakan peningkatan produktivitas untuk membuat kegiatan operasional lebih efektif. Berdasarkan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa beban kerja yang sangat dirasakan dan berpengaruh bagi operator jetty adalah beban kerja fisik dan operator jetty belum dikatakan produktif karena nilai produktifivitas masih kurang dari 80% dikarenakan tingginya beban fisik sehingga operator lebih banyak menggunakan waktu menganggur untuk beristirahat.
Analisis Perawatan Mesin Pompa Sentrifugal dengan Metoda Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Trisna Mesra
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i2.138

Abstract

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penyimpanan atau penimbunan minyak CPO dari perusahaan luar kota Dumai maupun perusahaan sekitar lingkungan PT X. Dalam proses menimbun minyak CPO, PT X menggunakan Mesin Pompa Sentrifugal untuk menyalurkan CPO. Akibat adanya keluar masuk CPO dengan menggunakan pompa Sentrifugal secara maksimal, berdampak pada kerusakan pada pompa tersebut. Diantara kerusakan yang sering terjadi adalah Bearing cover retak, bearing rusak, mechanical seal bocor serta terjadinya kerusakan packing. Hal ini menyebabkan pompa tidak bisa berfungsi secara optimal, sehingga akan menganggu proses pembongkaran cpo ke tangki timbun. Oleh karena itu melakukan kegiatan perawatan pada sebuh pompa sebelum terjadi kerusakan menjadi sangat penting pada sebuah industri karena dapat mengurangi biaya perbaikan pompa dan menjaga keberlanjutan transfer dari mobil ke tangki timbun. penelitian ini akan menggunakan metode Failure Mode and effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasikan kerusakan mesin dan menentukan prioritas komponen pompa sentrifugal dalam perawatan serta jenis perawatannya berdasarkan nila RPN (Risk Priority Number). Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan excel maka nilai RPN terbesar adalah komponen bearing dengan nilai 448. Tindakan perawatan preventif yang dilakukan terhadap bearing adalah pemberian lubrikan secara berkala.
Penerapan Metode Analytical Network Pocess dalam Pemilihan Supplier di UMKM Kerupuk Kulit Sapi Trisna Mesra; Putri Indra Sari; Melliana Melliana
JURNAL UNITEK Vol. 15 No. 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v15i1.330

Abstract

Pemilihan supplier merupakan alur kegiatan supply chain dan keputusan strategis yang dapat meningkatkan keunggulan kompetitif bagi UMKM. Perusahaan yang memiliki banyak alternatif supplier harus selektif dalam memilih supplier dengan cara Sistem Evaluasi dan Seleksi Supplier (SESS) yang baik. Beberapa UMKM yang memproduksi kerupuk kulit sapi di kota Dumai mengalami permasalahan terkait pemilihan supplier dikarenakan performa supplier yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk membantu UMKM kerupuk kulit di kota Dumai dalam memiliih supplier yang tepat dalam memenuhi bahan baku kulit sapi. Sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah metode analitycal network process, Dengan metode ANP dapat diketahui bobot setiap kriteria maupun subkriteria dan performance supplier terbaik tiap alternatif sehingga akan diketahui supplier terbaik yang dapat dijadikan pemasok tetap. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh urutan prioritas kriteria bahan baku kulit yaitu: kualitas, harga, pengiriman, pelayanan. Kriteria kualitas dan subkriteria tebal kerupuk menjadi fokus terpenting dari usaha kerupuk kulit. Berikut alternatif supplier terbaik berdasarkan kriteria dan subkriteria adalah palembang dengan bobot 0,400 ( 40% ) Medan 0,398 (39,8%) dan Jakarta 0,202 (20,2%)
Pemilihan Supplier Sparepart Tetap di PT. Mitra Wahyu Prakasa Trisna Mesra; Surya Indrawan; Nur Irfan
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i1.47

Abstract

Salah satu untuk menjaga kualitas suatu produk dengan cara menentukan supplieryang mampu memberikan bahan baku yang berkualitas, agar mendapatkan kriteriasupplier yang mampu memenuhi kebutuhan perusahaan secara konsisten danberkelanjutan. Berdasarkan masalah tersebut, penulis melakukan penelitianmenggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk studi kasusPemilihan Supplier Spareparts tetap di PT Mitra Wahyu Prakasa. Penggunaanmetode ini mampu memberikan nilai pada masing-masing kriteria dan alternatifpilihan. Adapun kriteria yang ditetapkan dalam pemilihan supplier ini adalahkriteria Pengiriman, Kriteria Kualitas, kriteria Garansi dan kriteria Harga, denganalternatif pilihan PT A Maju Jaya, PT C Sukses Abadi Motor dan PT C SahabatBanindo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapat nilai dari masingmasingkriteria, Pengiriman 0.52, Kualitas 0.18, Garansi 0.18, dan Harga 012.Sedangkan nilai alternatif berdasarkan kriteria PT A 0.31, PT B 0.22, dan PT C 0.47.Berdasarkan hasil di atas, maka PT C terpilih sebagai supplier sparepart di PT MitraWahyu Prakasa dengan nilai 0.47. dan kriteria Pengiriman terpilih menjadi kriteriayang paling berpengaruh dengan nilai 0.52
Pengaruh Kepuasan Pasien Terhadap Tingkat Pelayanan Puskesmas Medang Kampai Dengan Menggunakan Metode Kano Trisna Mesra
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v9i2.65

Abstract

Puskesmas sebagai salah satu institusi pemberi pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dimana kepuasaan pada diri tiap pasien dapat dirasakan bila harapan dan kebutuhan pasien terpenuhi. Penelitan ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan Puskesmas Medang Kampai, digunakan metode kano untuk mengelompokan customer requirement ke dalam lima kategori yaitu must be, one dimensional, attraktive, indifferent dan reverse. Hasil pengolahan data dan analisis yang telah dilakukan didapat kesimpulan bahwa atribut yang mempengaruhi kepuasaan pelayanan pasien Puskesmas Medang Kampai adalah Kecepatan merespon keluhan pasien, keteraturan lapangan parkir, kebersihan lingkungan Puskesmas, kerapian penampilan petugas, perhatian petugas terhadap pasien, kebaikan fasilitas Puskesmas, keramahan dan kesopanan petugas. Sedangkan atribut yang mempengaruhi ketidakpuasan pasien Puskesmas Medang Kampai adalah pihak puskesmas kurang cepat merespon keluhan pasien. Kondisi fisik fasilitas, puskesmas harus akurat dalam pelayanan.Perbaikan yang harus dilakukan adalah prosedur pelayanan, lingkungan puskesmas, kondisi lapangan parkir dan perhatian petugas pada pasien.
Peningkatan Produktivitas Kinerja Karyawan di PT XYZ Berdasarkan Beban Kerja Trisna Mesra; Wetri Febrina; Zahara Oktanisa
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v10i1.76

Abstract

Tingginya produktivitas sebuah perusahaan ditentukan oleh kualitas output yangdihasilkan dari tenaga kerja yang berada di dalam perusahaan. Produktivitaskaryawan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya beban mental dan bebanfisik. Dalam kegiatan operasional di bagian jetty, perusahaan masih belum bisamenentukan produktivitas operator karena tidak tetapnya jumlah kapal yang masukdalam sehari, sehingga produktivitas operator belum dapat diukur. Penelitian inibertujuan untuk mengukur produktivitas operator berdasarkan beban fisik danbeban mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah work sampling,NASA-TLX, dan denyut jantung. Nilai rata-rata beban mental operator jetty sebesar75,50, sehingga beban mental operator jetty dikategorikan dalam keadaan sedang.Beban kerja fisik yang dikeluarkan oleh operator jetty sebesar 30,09 kj/menit,sehingga beban fisik operator jetty dikategorikan berat. Hal ini disebabkan karena,dalam bekerja operator jetty lebih banyak mengeluarkan energi fisik dibandingkandengan beban mental. Sedangkan, nilai rata-rata produktivitas operator jetty adalah sebesar 77%, sehingga perlu diadakan peningkatan produktivitas untuk membuat kegiatan operasional lebih efektif. Berdasarkan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa beban kerja yang sangat dirasakan dan berpengaruh bagi operator jetty adalah beban kerja fisik dan operator jetty belum dikatakan produktif karena nilai produktifivitas masih kurang dari 80% dikarenakan tingginya beban fisik sehingga operator lebih banyak menggunakan waktu menganggur untuk beristirahat.
Analisis Perawatan Mesin Pompa Sentrifugal dengan Metoda Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Trisna Mesra
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i2.138

Abstract

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penyimpanan atau penimbunan minyak CPO dari perusahaan luar kota Dumai maupun perusahaan sekitar lingkungan PT X. Dalam proses menimbun minyak CPO, PT X menggunakan Mesin Pompa Sentrifugal untuk menyalurkan CPO. Akibat adanya keluar masuk CPO dengan menggunakan pompa Sentrifugal secara maksimal, berdampak pada kerusakan pada pompa tersebut. Diantara kerusakan yang sering terjadi adalah Bearing cover retak, bearing rusak, mechanical seal bocor serta terjadinya kerusakan packing. Hal ini menyebabkan pompa tidak bisa berfungsi secara optimal, sehingga akan menganggu proses pembongkaran cpo ke tangki timbun. Oleh karena itu melakukan kegiatan perawatan pada sebuh pompa sebelum terjadi kerusakan menjadi sangat penting pada sebuah industri karena dapat mengurangi biaya perbaikan pompa dan menjaga keberlanjutan transfer dari mobil ke tangki timbun. penelitian ini akan menggunakan metode Failure Mode and effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasikan kerusakan mesin dan menentukan prioritas komponen pompa sentrifugal dalam perawatan serta jenis perawatannya berdasarkan nila RPN (Risk Priority Number). Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan excel maka nilai RPN terbesar adalah komponen bearing dengan nilai 448. Tindakan perawatan preventif yang dilakukan terhadap bearing adalah pemberian lubrikan secara berkala.