Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Mengelas Bagi Karang Taruna dan Remaja Putus Sekolah Di Kecamatan Cileungsi Dharmanto, Asep; Saepudin, Asep; Sholih, Hilman; Pracoyo, Wisnu; Arso, Wilarso
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5730.102 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i2.2889

Abstract

Peningkatan Sumber Daya Manusia harus terus di tingkatkan terutama di bidang pendidikan non formal. Peningkatan keahlian di dunia industri cenderung perkembangannya cukup pesat, jika SDM tidak dibekali dengan kemampuan soft skill dan hard skill akan menurunkan kemampuan bersaing di industri. Ini yang akan menjadi beban mereka, yang tentunya sangat dibutuhkan oleh pemuda-pemuda dengan kemauan berkembang untuk meningkatkan hard skil dan soft skill. Diadakan pelatihan ini, salah satu program Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi yang bertujuan meningkatkan kualitas pemuda-pemuda yang ada di lingkungan Sekolah Tinggi Teknik Muhammadiyah Cileungsi dan sekitarnya. Sedangkan di dalam lingkungan industry meningkatkan SDM untuk bersaing dalam kualitas pengelasan dan meningkatkan kualitas produk, serta menjalin hubungan baik antara perguruan tinggi dan masyarakat sekitar industry. Pelatihan pengelasan yang sangat di butuhkan, wirausaha, industri maupun di proyek. Bidang hard skill melalui adanya pelatihan ini, dapat membantu kesulitan- kesulitan pemuda-pemuda di wilayah Cileungsi dalam dunia industri dan upaya untuk menambah kemampuan bidang ketrampilan pengelasan dengan kerjasama antara STTMC dengan PT. CG Power Indonesia. Serta akhir sesi pelatihan diberikan 1 perlengkapan alat las untuk pemuda karang taruna yang mengikuti pelatihan, untuk daerahnya masing-masing
Analisis Biaya Oli Mesin Body Maker Dengan Metode Kualitatif Wilarso, Wilarso; Aris setiawan; Asep Saepudin; Asep Dharmanto; Hilman Sholih
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 2 No. 2 (2023): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v2i2.12421

Abstract

Biaya penggunakan oli baru untuk proses mesin body maker tinggi, supaya bisa lebih efisiensi penggunakan oli tersebut akan menggunaan oli bekas menggunakan mesin filtrasi oli. Tujuan untuk mengurangi harga pemakaian oli pada mesin body maker yang mengalami kenaikan setiap per 6 bulan. Untuk mengurangi biaya dilakukan pemfilteran oli bekas sehingga dapat digunakan kembali. Pemakaian oli baru pada mesin body maker sebulan membutuhkan sekitar 160 0liter dimana harga per liternya Rp 35,718, -, maka total dibutuhkan harga Rp 57.148.800.-. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan konsep mengunakan mesin filterisasi oli untuk oli bekas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan filtrasi pada oli bekas dapat mengurangi pemakaian oli baru dari 1600 liter menjadi 800 liter per bulan dengan harga yang sebelumnya Rp 57,148,800,- menjadi Rp 28,574,400,- per bulan, dengan cara melakukan pencampuran pemakaian oli baru sebanyak 800 liter dan 800 liter oli bekas hasil filtrasi dalam satu bulan. Hasil pemakaian pencampuran antara oli baru dan oli bekas yang di filtrasi tersebut selama 6 bulan belum ditemukan masalah diperalatan atau spare part lainnya
Analisis Penyebab Kerusakan CDI Pada Mesin Motor Beat 110CC Bayu Hamengku Rizkiansyah; Wilarso, Wilarso; Hilman Sholih; Aswin Domodite; Awang Surya
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v3i1.14274

Abstract

Besar atau kecilnya performa dalam suatu mesin salah satunya dapat dipengaruhi oleh sistem pengapiannya. CDI (Capacitor Discharge Ignition) adalah Sebuah komponen dalam sistem pengapian motor, yang bertugas menghasilkan percikan api pada busi dengan waktu yang tepat untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam silinder mesin. Dalam system kerjanya CDI memiliki 2 type CDI DC dan CDI AC. CDI yang rusak dapat mempengaruhi kinerja motor dan keamanan pengendara. Seperti yang dialami pada customer kendaraan motor Beat 110CC dengan CDI DC pada bengkel AGC, dengan keluhan kendaraan motornya susah menyala dan sering mogok saat dikendarai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dari kerusakan CDI pada mesin motor Beat 110CC. Pada penelitian tersebut menggunakan metode eksperimental yang melibatkan pengujian langsung terhadap CDI yang rusak tersebut. Hasil dari metode eksperimental bahwa penyebab CDI rusak pada motor Beat 110CC disebabkan Over Voltage di Kiprok pada arus pengisian ke baterai. Baterai yang menerima tegangan berlebih secara otomatis mengirimkan tegangan yang berlebih pada CDI. Normal nya output dari kiprok 12V-14V ketika sudah melebihi angka tersebut maka dapat menyebabkan tegangan aki tidak stabil dan menyebabkan CDI rusak. Berdasarkan analisis penelitian dan pembahasan, dapat menyimpulkan hasil penelitian. Bahwa untuk mengatasi rusaknya CDI pada kasus tersebut dengan mengganti kiprok agar arus yang di input oleh baterai tetap stabil. Ketika kendraan sudah mengalami masalah segera bawa ke bengkel agar dapat terhindar dari kerusakan yang serius dan memastikan kinerja motor tetap dalam kondisi optimal
Analisis Patahnya Batang Piston Pada Mesin Wheel Loader SDLG 933L Barlan Tahiti Saufa; Wilarso, Wilarso; Hilman Sholih; Aswin Domodite; Awang Surya
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v3i2.16420

Abstract

Batang piston merupakan komponen mesin sebagai penghubung piston ke poros engkol untuk menerima tenaga dari piston yang diproses dari pembakaran dan meneruskannya ke poros engkol. Pada saat ingin mengoperasikan unit wheel loader SDLG 933l mesin tidak bisa start atau mati total, maka dari itu penelitian ini melakukan overhaul atau pembongkaran mesin unit wheel loader SDLG 933l, pada saat pembongkaran mesin ditemukan komponen batang piston yang patah sehingga mesin tidak bisa hidup, maka dari itu harus melakukan penggantian batang piston yang patah agar mesin bisa hidup kembali dengan normal. Tujuan dari penelitian ini ingin menganalisa penyebab terjadinya batang piston yang patah, agar tidak terjadi lagi patahnya pada komponen batang piston. Penelitian ini menggunakan metode fishbone analysis. Dari hasil penelitian patahnya batang piston yang terjadi disebabkan oleh kekurangan volume oli mesin, penyumbatan pada saluran pompa oli mesin, dan masuknya air radiator coolant ke ruang pembakaran. Maka dari itu solusi dalam penelitian ini adalah melakukan perawatan mesin yang maksimal
Menentukan Varian Arus Pengelasan Plat (A36) Las SMAW Dengan Elektroda E7018 Firman Gunawan; Wilarso, Wilarso; Hilman Sholih; Aswin Domodite; Awang Surya; Asep Dharmanto; Asep Saepudin
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v3i2.16422

Abstract

Kekuatan hasil sambungan las dapat dipengaruhi oleh masukan panas, masukan panas yang baik akan mengakibatkan logam las berdifusi dengan baik atau tidak, sehingga akan berpengaruh terhadap kekuatan sambungan las. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan arus 100A, 120A, 140A Pengelasan Terhadap Kekuatan Uji Lengkung (Bending Test), Uji Kekerasan, dan Uji Makroskopik Las SMAW Dengan Elektroda E7018. Penelitian ini menggunakan bahan baja jenis A36 ketebalan 10 mm Bahan diberikan perlakuan pengelasan dengan variasi arus 100 Ampere, 120 Ampere, 140 Ampere dengan menggunakan las SMAW arus AC (Alternating Current) dengan elektroda E 7018 diameter 3,2 mm. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 70°. Spesimen dilakukan pengujian Lengkung (Bending Test), Uji Kekerasan, dan Uji Makroskopik. Pada hasil pengujian bending dengan metode face bending, Maka hasil uji bending yang dinyatakan memenuhi kriteria atau lulus kriteria adalah pada benda uji 100A, Sedangkan pada benda uji 120A dan 140A mengalami retak pada bagian weld metal, maka dinyatakan not good. Pada pengujian kekerasan vickers nilai kekerasan tertinggi pada daerah las terdapat pada arus 140A sebesar 202 Kg/mm2, dan nilai kekerasan tertinggi pada daerah HAZ terdapat pada arus 140A sebesar 142 Kg/mm2, sedangkan nilai kekerasan pada material semua sama yakni 175 Kg/mm2. Pada hasil pengujian macro maka dapat dilihat daerah weld metal, base metal, dan daerah HAZ. Pengujian macro pada arus 100A penetrasi antara weld metal dengan base metal terjadi cukup baik, sedangkan pada 120A dan 140A penetrasi yang terjadi kurang baik antara weld metal dengan base metal
Sweep Frequency Response Analysis for Assessment Deformation Core at Power Transformer Wilarso, Wilarso; Saepudin, Asep; Sholih, Hilman; Dharmanto, Asep
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i2.156

Abstract

SFRA (Sweep Frequency Response Analysis) is a transportation test where one of the purposes of this test is to ensure that the core of the power transformer does not shift due to the journey from the factory to the field. The SFRA testing is divided into 4 frequency range areas from 20 Hz to 20 MHz and this research is focused on the frequency range below 2 KHz, based on experience at this frequency to check transformer core problems and specific failures in shifting power transformer cores. Based on the comparison results of SFRA testing carried out at the power transformer factory during the FAT (Factory Assessment Test) with testing in the field during the first SAT (Site Assessment Test) and with the second SAT testing, there are differences in the frequency area below 2 KHz, this shows that there is a problem in the area power transformer core, before drawing a final conclusion that there is a problem or deformation in the transformer core, you must look at the results of other tests carried out in the field such as ratio test, winding resistance test, tangent delta test, excitation current test, insulation resistance (megger test). ) winding and core-frame as well as impact recorder data during the journey from the factory to the field. If all other field test results are good then the power transformer is still in good condition and ready to operate and the difference in the graph at a frequency of less than 2 KHz in the SFRA test during SAT compared to when FAT is likely to be caused by residual magnetism that is still on the core side due to testing. DC before or. Residual magnetism can occur due to static electrical phenomena due to the oil purification process or due to the induction effect of the network grounding system where the power transformer is placed
Pelatihan perangkat lunak Solidworks 3 dimensi modeling di SMK 2 Muhammadiyah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat Asep Dharmanto; Asep Saepudin; Hilman Sholih; Awang Surya; Aswin Domodite; M Ali Pahmi
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 2 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i2.1908

Abstract

Pelatihan penggunaan perangkat lunak modeling 3 dimensi SolidWorks di SMK Muhammadiyah 2 Cileungsi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain teknik siswa dalam bidang desain 3D. Seiring dengan perkembangan teknologi industri, keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) seperti SolidWorks menjadi sangat penting untuk mempersiapkan siswa agar siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pelatihan yang melibatkan teori dasar 3D modeling SolidWorks dan aplikasi praktik di lab komputer. Selama pelatihan, siswa diajarkan pembuatan komponen, perakitan, serta pembuatan animasi desain. Evaluasi dilakukan melalui ujian praktik yang mengukur kemampuan siswa dalam mengoperasikan perangkat lunak tersebut. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan desain teknik siswa, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang aplikasi perangkat lunak dalam dunia industri. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memperkenalkan siswa pada tuntutan industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi desain berbasis teknologi terkini. Pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk memperkuat kesiapan kerja siswa di sektor teknik.