Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Self Identity of the Main Character of Archie The RedCat's Sri Asih Webtoon: A Literature Study Prayuda, Vian Ardiansyah; Merawati, Fitri
Journal of Language and Literature Studies Vol. 5 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jolls.v5i1.2607

Abstract

This study examines the formation of self-identity in the main character of the Sri Asih Webtoon by Archie the RedCat and Devita Krisant, focusing on three key stages: the real, imaginary, and symbolic. Using Jacques Lacan's social identity theory as the theoretical framework, this research aims to explore how Alana’s identity evolves through these stages. The study employs a qualitative descriptive method, with data collected through library research, reading, listening, and note-taking. The analysis centers on the Webtoon’s narrative, specifically examining the development of Alana's self-identity.The findings reveal that Alana’s self-identity progresses from confusion and self-doubt to complete understanding and acceptance of her role as Sri Asih. In the real stage, Alana lacks self-recognition and awareness of her abilities (Episodes 3, 5, and 18). During the imaginary stage, she begins to associate herself with Sri Asih’s strengths but remains uncertain of her full potential (Episodes 8, 13, and 30). At the symbolic stage, Alana achieves a holistic understanding and acceptance of her identity as Sri Asih (Episodes 14 and 21). This study offers valuable insights into the complex process of self-identity formation, contributing to the broader fields of literary analysis and identity studies. By analyzing Alana’s journey, the study underscores the psychological and narrative mechanisms that shape individual identity in modern storytelling, with implications for understanding character development and identity construction in various media.
Petuah Tentang Syariat dalam Syair Sidi Djamadi Yosi Wulandari; Wachid Eko Purwanto; Fitri Merawati
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2019): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v6i1.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan petuah-petuah kehidupan berupa syariat dalam Syair Sidi Djamadi. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Penelitian ini menggunakan konsep pemaknaan hermeneutika Paul Ricouer. Subjek penelitian ini adalah Syair Sidi Djamadi merupakan salah satu naskah nusantara dari Minangkabau dan berjumlah 761 bait. Syair tersebut dibukukan dalam bentuk jilid biasa oleh pemilik berbahasa Arab Melayu Gundul, dan terdiri atas 71 halaman. Objek penelitian ini adalah petuah-petuah kehidupan. Data dikumpulkan dengan inventarisasi data, analisis dan interpretasi, dan penyimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagai salah satu naskah kuno Minangkabau Syair Sidi Djamadi memperkuat konteks kepengarangan Minang zaman dahulu yang mengutamakan nilai-nilai kehidupan yang disandingkan dengan agama. Sebagai ulama, Sidi Djamadi telah menguraikan sembilan syariat yang perlu diingat oleh masyarakat khususnya di Nagari Minangkabau. Sembilan syariat itu ialah, syariat dan adat, syariat menuntut ilmu, syariat syahadat, syariat puasa, syariat zakat, syariat salat, syariat 20 sifat wajib Allah, syariat haji, dan syariat salat tarawih.
Petualangan Dalam Wattpad Bumi Asing Karya Kala Sanggurdi Sebagai Alternatif Bahan Ajar Penulisan Karya Sastra Merawati, Fitri; Suwartini, Lis; Rohmah, Etika Nur Soffatur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formulapetualangan dalam Wattpad Bumi Asing karya Kala Sanggurdi danmenjadikannya sebagai alternatif bahan ajar penulisan karya sastra.Teori yang digunakan adalah kajian formula yang dikemukakan olehJohn G. Cawelty dan kesesuaian bahan ajar yang dikemukakan olehB Rahmanto. Metode penelitian yang digunakan adalah metodekualitatif yang memusatkan pada deskriptif. Hasil penelitian yaituformula cerita yaitu tema yang diangkat bahwa setiap petualanganpasti menemukan rintangan, terdapat tokoh utama yang mengalamipergulatan dari dalam maupun dari luar diri saat melakukanpetualangan, latar yang dominan adalah latar suasana, alur yangdibangun mengalami pengurangan alur dari alur yang semestinyaada dalam genre petualangan, unsur ekstrinsik berupa budaya,sosial, dan pendidikan. Cerita ini juga dapat dijadikan sebagaialternatif bahan ajar penulisan karya sastra dengan mencermatiformula dalam cerita tersebut.
Ketidaklangsungan ekspresi pada puisi “symbiosis mutualisme” karya IfaraRP dalam wattpad Budiono, Safilla Azhari; Merawati, Fitri; Hidayati, Ratri Nur; Rahmat, Wahyudi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i1.10036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi pada puisi “simbiosis mutualisme” karya IfaraRP dalam Wattpad. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data ketidaklangsungan ekspresi yang diambil terdiri atas penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1) bentuk penggantian arti dengan simile, metafora, personafikasi, sinekdoke, dan perumpamaan epos. Penggantian arti yang paling dominan adalah perumpamaan epos. Ini menunjukkan bahwa penulis ingin menyampaikan bahwa puisi dengan tema cinta dan memanfaatkan diksi-diksi sains harus memiliki keterkaitan sehingga konsep sistematis sains hadir dalam puisi. 2) Bentuk penyimpangan arti berupa ambiguitas. Ambiguitas dimunculkan oleh penulis untuk memberikan ruang kebebasan bagi pembaca dalam mengimajinasikan atau menafsirkan puisi. 3) Bentuk penciptaan arti berupa enjambement dan tipografi menunjukkan bahwa dalam puisi antar barisnya memilki ikatan yang kuat dan bentuk align center memiliki arti keseimbangan, yaitu simbiosis mutualisme seharusnya berjalan dengan seimbang dan saling menguntungkan.
Formula Misteri dalam "Permainan Jurit Malam" Buatan Gambir Game Studio Kajian Genre John G. Cawelti Arifin, Farid; Merawati, Fitri; Hanifah, Hairini Nur
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2022): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v5i1.1894

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan formula misteri serta konvensi dan invensi dalam permainan “Jurit Malam” buatan Gambir Game Studio. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, sedangkan objek penelitian ini adalah formula misteri. Metode pengumpulan data yaitu dengan baca catat pada teks cerita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tema cerita adalah misteri. Tokohnya ada empat. Latar tempat berjumlah 17, latar waktu berjumlah 2, latar suasana berjumlah 20. Alur misteri berjumlah 7. Unsur ekstrinsik berupa budaya, sosial, dan pendidikan. Invensi meliputi: (1) penambahan alur misteri; dan (2) pengubahan alur misteri. Konvensi meliputi: (1) Kejahatan dan petunjuk, (2) Penyelidikan, (3) Pengumuman solusi, (4) Penjelasan solusi. Di dalam permainan “Jurit Malam” telah ditemukan bahwa genre cerita adalah misteri dan bertumpang-tindih dengan genre detektif. Kata Kunci: invensi, konvensi, formula misteri, permainan ABSTRACTThis article describes the mystery formula as well as conventions and inventions in the game "Jurit Malam" by Gambir Game Studio. This type of research is descriptive qualitative, while the object of this research is a mystery formula. The method of data collection is by reading notes on the story text. The results of this study indicate that the theme of the story is a mystery. There are four characters. The setting is 17 places, the time setting is 2, the atmosphere setting is 20. The mystery plot is 7. Extrinsic elements are culture, society, and education. The invention includes: (1) the addition of a mystery plot; and (2) changing the mystery plot. Conventions include (1) Crimes and instructions, (2) Investigations, (3) Announcement of solutions, (4) Explanation of solutions. In the game “Night Warriors” it has been found that the story genre is the mystery and overlaps with the detective genre. Keywords: invention, convention, mystery formula, game
Konsep Kawruh Jiwa pada Tokoh Utama Gim Citampi Stories Buatan Ikan Asin Production Merawati, Fitri; Sari, Melinda Puspita
Salingka Vol 22, No 2 (2025): SALINGKA, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v22i2.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi kawruh jiwa tokoh utama dalam gim Citampi Stories buatan Ikan Asin Production. Jenis penelitian ini yakni penelitian kualitatif yang berfokus pada deskriptif. Subjek penelitian ini adalah gim Citampi Stories buatan Ikan Asin Production. Objek material penelitian ini adalah teks cerita dari gim Citampi Stories buatan Ikan Asin Production. Sedangkan objek formalnya adalah  konsep kawruh jiwa Ki Ageng Suryomentaram pada tokoh utama cerita. Hasil penelitian menyajikan bahwa dalam gim Citampi Stories buatan Ikan Asin Production terdapat dimensi-dimensi yang ditunjukkan oleh tokoh utama dalam konsep kawruh jiwa Ki Ageng Suryomentaram. Konsep kawruh jiwa membawa tokoh utama menjadi manusia tanpa ciri yang dapat memahami diri sendiri dan dapat merasakan perasaan orang lain. Sikap optimisme, tangguh, dan empati telah dirasakan oleh tokoh utama sehingga dapat mencapai manusia yang dapat meruhi gagasane dhewe atau dapat mawas diri. Sikap mawas diri ini penting dimiliki oleh setiap individu agar dalam setiap hal yang dilakukan tidak menyakiti individu lain.This study aims to describe the dimension of the main character's psychic knowledge in the game Citampi Stories made by Ikan Asin Production. The type of research is qualitative research that focuses on descriptive. The subject of this research is the game Citampi Stories made by Ikan Asin Production. The object of this research material is the story text of the game Citampi Stories made by Ikan Asin Production. While the formal object is the concept of knowledge of the soul of Ki Ageng Suryomentaram, the main character of the story. The results of the study show that in the Citampi Stories game made by Ikan Asin Production, there are dimensions shown by the main character in the concept of the soul of Ki Ageng Suryomentaram. The concept of soul knowledge leads the main character to become a characterless human being who can understand himself and can feel the feelings of others. The attitude of optimism, toughness, and empathy has been felt by the main character so that it can reach humans who can understand their own ideas or can be self-reflective. This attitude of self-reflection is important for every individual to have so that everything done does not hurt other individuals.
Transformasi Mitos dalam Fiksi Horor Digital Indonesia: Analisis Struktural Kafan Hitam Damra, Zulfardiana; Merawati, Fitri
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2026): In Progress
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v14i1.136979

Abstract

This study examines the myth structure in Ramdani Abdul's digital novel Kafan Hitam through the perspective of Levi-Strauss's Structuralism. Unlike previous studies that focused on myths in oral traditions, this study applies Levi-Strauss's structural framework to a 198-chapter digital novel corpus on the GoodNovel platform. This study aims to identify the mythemes and binary oppositions that shape the pattern of mythic meaning in the story. The method used is qualitative descriptive with an in-depth search of the 198 novel chapters published on the GoodNovel platform. The data were analyzed by grouping the mythemes into four myth structures, the results of the study indicate that the most dominant cosmological structure (34 myths) significantly exceeds the geographical (8), sociological (10), and techno-economic (7) structures. It shows the relationship between humans and supernatural powers as the center of horror construction and local cultural representation. These findings indicate that Levi-Strauss's structural model remains productive beyond oral traditions and is capable of analyzing myths in contemporary digital literary platforms.