Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Hijau Terhadap Kajian Protein Dan Daya Terima Donat Sukun Budiman, Frenky Arif; Suprihartini, Cucuk; Estiningtyas, Dian; Puspita, Berliana
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.419

Abstract

Makanan jajanan merupakan hal yang erat kaitannya dengan keseharian anak sekolah. Makanan jajanan menyumbang zat gizi energi sebesar 22.9% dan protein 15.9%. Anak sekolah di Indonesia menjadikan donat sebagai jajanan favoritnya. Sehingga muncul inovasi pembuatan donat dengan proporsi sukun dan tepung kacang hijau untuk meningkatkan konsumsi jajanan yang memenuhi syarat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan protein dan daya terima organoleptik donat dengan formulasi sukun dan tepung kacang hijau. Subtitusi tepung kacang hijau pada pembuatan donat sukun dapat mempengaruhi nilai gizi protein donat sehingga perlu dilakukan kajian protein serta pengujian daya terima organoleptik pada produk donat. Penelitian ini memakai konsep Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang memiliki 3 macam perlakuan yakni 0% (P0), 2% (P1) dan 4% (P2) proporsi tepung kacang hijau serta 3 replikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gizi protein donat meningkat secara signifikan yaitu pada P1 (61,3 gr) dan P2 (63,1 gr). Hasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan terbaik : warna (P1), aroma (P0), tekstur (P0) dan rasa (P2). Dari ketiga perlakuan diperoleh hasil bahwa donat yang paling disukai dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa yaitu P1. Donat sukun kacang hijau daya simpannya rendah, perlu adanya upaya untuk meningkatkan daya simpan dan efesiensi ketersediaan donat. Berdasarkan temuan tadi, perlu adanya penelitian lanjutan terkait pengaruh penyimpanan beku (frozen food) terhadap mutu organoleptik donat sukun kacang hijau.
Hubungan Asupan Natrium dengan Kejadian Hipertensi di Posyandu Lansia Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri Aprilliyanti, Dwi Reka; Budiman, Frenky Arif
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i1.729

Abstract

Adequate intake of sodium but causes hypertension in the elderly this is because basically elderly have a history of hypertension. Effect of Sodium intake on the occurrence of hypertension occurs through increased plasma volume, cardiac output, and blood pressure. Excessive consumption of Sodium causes the concentration of Sodium in the extracellular fluid to increase. To normalize it, the intracellular fluid is pulled out, so that the extracellular fluid increases. Increased extracellular fluid increases blood volume. Analyzing Relationship of Sodium Intake with Hypertension Incidence at Elderly Posyandu Tegowangi village Plemahan Sub-district of Kediri. The study was conducted at Elderly Posyandu addresses Tegowangi district of Plemahan Kediri Regency. Sample using random sampling. Research subjects were elderly who had high blood pressure. There was no significant relationship between sodium intake with hypertension ( 0.895 > 0.05 ) in Posyandu Lansia Tegowangi, Plemahan sub-district of Kediri. Because of other factors tha can affect the occurrence of hypertension in elderly. There is no Relationship of Sodium Intake with Hypertension Incidence at Elderly Posyandu Tegowangi village Plemahan Sub-district of Kediri. There needs to be counseling conducted posyandu about factors causing hypertension and foods high in sodium, to prevent the occurrence of hypertension in elderly.
Analisis Hubungan Skor Healthy Eating Index (HEI) dengan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kabupaten Kediri Frenky Arif Budiman; Cucuk Suprihartini
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.517

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi akibat pergeseran kebiasaan makan yang cenderung berfokus pada makanan tinggi energi dan rendah serat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Healthy Eating Index (HEI) dengan status gizi (IMT/U) pada siswa kelas IV dan V di SDN Dawuhan I Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Penelitian deskriptif analitik ini melibatkan 47 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara food recall 3x24 jam tidak berturut-turut untuk perhitungan skor HEI, serta pengukuran antropometri berat dan tinggi badan untuk menentukan status gizi. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (78,72%) berada pada kategori HEI yang buruk, sementara sisanya (21,28%) dalam kategori membutuhkan perbaikan. Meski demikian, sebagian besar responden (70,22%) memiliki status gizi yang normal. Uji statistik membuktikan bahwa tidak terdapat korelasi yang signifikan antara HEI dengan status gizi responden (p=0,787). Disimpulkan bahwa kualitas konsumsi makanan yang diukur dengan HEI tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan status gizi anak usia sekolah dasar di lokasi penelitian. Diperlukan perhatian lebih dari orang tua terkait asupan serat dan keragaman makanan untuk memperbaiki kualitas diet anak.
Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Merah Terhadap Daya Terima dan Kadar Air Mie Basah Beras Merah Frenky Arif Budiman; Theresia Puspita
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.471

Abstract

ABSTRAK Obesitas merupakan suatu kelainan yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secara berlebihan. Kejadian ini bisa disebabkan oleh rendahnya konsumsi serat. Menurut RISKESDAS 2018 prevalensi kejadian obesitas di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang signifikan pada remaja usia ≥ 15 tahun. Mie basah menjadi pilihan alternatif karena mudah pengolahannya dan dikenal luas oleh masyarakat. Sebagai salah satu upaya pencegahan obesitas adalah melakukan penambahan tepung kacang merah pada mie basah beras merah. Pengolahan produk dengan penambahan tepung kacang merah pada mie basah beras merah yang tinggi serat dan protein diharapkan menjadi alternatif pilihan makanan bagi penderita obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang merah terhadap daya terima dan kadar air mie basah beras merah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Adapun perlakuan pada penelitian ini adalah perbandingan tepung terigu : tepung beras merah : tepung kacang merah yaitu P1=(80%:20%:0%), P2=(70%:20%:10%) dan P3=(60%:20%:20%). Bedasarkan hasil uji statistik Kruskal Wallis dan Analysis of Varince (ANOVA) menunjukkan tidak adanya pengaruh formulasi tepung beras merah dan tepung kacang merah terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan kadar air. Produk daya terima organoleptik mie basah yang paling disukai dari segi warna, rasa dan tekstur yaitu pada perlakuan P2=(70%:20%:10%), sementara dari segi aroma ada pada P1=((80%:20%:0%). Kadar air paling sedikit terdapat pada produk perlakuan P1(80%:20%:0%) dengan kadar air (58%). Disarankan penelitian selanjutnya perlu dilakukan uji daya simpan mie basah berupa inovasi produk dengan bahan-bahan pada mie basah.