Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MODIFIKASI KEARIFAN TRADISIONAL RUMAH IKAN (TUASAN) UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN NELAYAN MISKIN DI DANAU SIOMBAK, KOTA MEDAN Ichwan Azhari; Mufti Sudibyo; Pidia Amelia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39945

Abstract

Danau Siombak merupakan danau buatan yang berada di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. AKibat ekosistemnya yang unik sebab terhubung langsung dengan arus pasang surut air laut, Danau Siombak memiliki biodiversitas yang cukup tinggi. Di Danau Siombak terdapat 54 spesies fitoplankton, 12 spesies zooplankton, 9 famili larva dan juvenile, 10 spesies moluska, 18 spesies krustase, 27 spesies ikan, dan 14 spesies mangrove. Sayangnya keberagaman jenis ikan dan keberlimpahan jumlahnya tidak berdampak pada signifikansi kesejahteraan ekonomi Masyarakat sekitar danau. Masayarakat sekitar yang mayoritas bekerja sebagai nelayan hidup dalam kemiskinan. Bersama mitra yakni Medan Mangrove Park Siombak (MMPS) melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk pembuatan rumah ikan (rumpon / tuasan) di sekitar kawasan Danau Siombak. Pembuatan rumah ikan diharap akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi nelayan miskin di sekitar danau. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang merupakan suatu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat yang menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan yang dilakukan. Luaran yang ditargetkan adalah terbangunnya 40 rumah ikan yang akan diberikan pengelolaannya kepada mitra dan masyarakat. Diharapkan kehadiran rumah ikan ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar Danau Siombak.
Analisis Pemanfaatan Madu Hutan (Apis dorsata) Berbasis Konservasi di Taman Nasional Ujung Kulon Dani Hermawan; Mufti Sudibyo; Sodikin Sodikin
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 11 No 2 (2026): Volume 11 Nomor 2, Mei 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v11i2.2381

Abstract

This study aims to formulate an optimization strategy for sustainable wild honey (Apis dorsata) utilization within the Ujung Kulon National Park, specifically on Panaitan Island. Adopting a mixed-methods approach, the research integrates spatial ecological analysis, socio-economic mapping of the Wild Honey Farmers Group (KPMH), and strategic evaluation using SWOT and Analytical Hierarchy Process (AHP) methods. Ecological analysis reveals that honeybees predominantly select Kiara, Tongtolok, and Kepuh as host trees, with an average nest height of 18.2 meters. Although the KPMH has implemented sustainable harvesting practices, business sustainability remains hindered by limited working capital, low post-harvest product quality, and the fluctuating risk of forest fires. The SWOT analysis positions the strategy in Quadrant I (Aggressive), supported by internal and external scores of +0.67 and +2.23, respectively. Meanwhile, the AHP results prioritize post-harvest quality improvement and collective capital access (score 0.391). This research concludes that strengthening economic sustainability is an absolute prerequisite for ensuring conservation compliance and habitat preservation through the transfer of dehumidifier technology, business legalization, and the establishment of an integrated aggregator cooperative.