Saktian Dwi Hartantri
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA KELAS III SDN TANAH TINGGI 1 KOTA TANGERANG Putri Widyanti; Aam Amaliyah; Saktian Dwi Hartantri
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 2, No 1 (2020): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v1i2.2932

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SDN Tanah Tinggi 1 Kota Tangerang dengan populasi sebanyak 58 siswa dan sampel sebanyak 48 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan essay. Instrumen pengumpulan data untuk minat baca (variabel X) menggunakan angket Skala Likert dengan pilihan jawaban 1-4 dan kemampuan menyelesaikan soal cerita (variabel Y) menggunakan essay. Untuk pengujian hipotesis dilakukan melalui perhitungan kefisien korelasi dengan rumus Uji t. Berdasarkan rumus korelasi Product Moment dengan α = 0,05 diperoleh thit 4,290 lebih besar dari ttab = 2,013 bahwa thit> ttab dan hipotesis diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara minat baca dengan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika kelas III SDN Tanah Tinggi 1 Kota Tangerang. Kata Kunci: Minat Baca, Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita MatematikaAbstractThis study aims to understand the relationship between reading interest and the ability to solve mathematical problems. This research uses quantitative research methods with the type of survey research. The population in this study were all students of class III SDN Tanah Tinggi 1 Tangerang City with a population of 58 students and a sample of 48 students with a sampling technique using Simple Random Sampling. The research instruments used were questionnaires and essays. Data collection instruments for reading interest (variable X) using a Likert Scale questionnaire with answer choices 1-4 and the ability to solve story problems (variable Y) using essays. To test the hypothesis, it is done by calculating the correlation efficiency with the t test formula. Based on the Product Moment correlation formula with α = 0.05 obtained thit 4.290 is greater than ttab = 2.013 that thit> ttab and the hypothesis is accepted. This can be interpreted that there is a relationship between reading interest and the ability to solve math problem class III SDN Tanah Tinggi 1 Tangerang City. Keywords: Interest in Reading, Ability to Complete Mathematical Story Problems
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAAN IPS KELAS IV SD NEGERI KEDAUNG BARAT III KABUPATEN TANGERANG saktian dwi hartantri
JUSEDA Vol 5 No 2 (2021): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v5i2.3517

Abstract

Dalam kehidupan sosial, seseorang dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah yang ada di sekitar mereka. Dari dasar tersebut, maka penting untuk mempelajari IPS dan pemecahan masalahnya dengan menggunakan keterampilan berpikir kritis yang harus dikuasai oleh siswa sehingga siswa dilatih sejak dini untuk memiliki persiapan yang matang untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang ada di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri Kedaung Barat III Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini berjumlah 10 orang dan dipilih secara random ditambah satu orang lagi yaitu wali kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada siswa maka dapat disimpulkan siswa yang menguasai keterampilan berpikir kritis masih kurang. Dilihat dari penguasaan indikator dalam tahapan berpikir kritis siswa kebanyakan langsung bisa menyimpulkan jawaban yang mereka dapat tanpa mengenali dan mengamati pertanyaan atau masalah yang mereka akan pecahkan. Mereka juga bisa memberikan alasan mengambil keputusan tersebut tapi belum bisa menjawab dan menganalisis mengapa alasan tersebut diambil dan dijadikan sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah
PERBEDAAN METODE TIME TOKEN ARENDS DAN METODE FISHBOWL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SDS TUNAS HARAPAN PLUS KABUPATEN TANGERANG Anis Sholeha; Yeni Nuraeni; Saktian Dwi Hartantri
JUSEDA Vol 2 No 2 (2018): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.642 KB) | DOI: 10.30587/jtiee.v2i2.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang diberikan metode pembelajaran Cooperative Learning tipe Time Token Arends dengan siswa yang diberikan metode Fishbowl . Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan metode Time Token Arends dan metode Fishbowl terhadap hasil belajar siswa. Sampel yang diteliti terdiri atas 30 siswa Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent comparison group design. Uji validitas dengan rumus point biserial didapat 30 soal yang valid dan uji reliabilitas dengan rumus K-R 20 di dapat
Pengaruh Model Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) Terhadap Kemampuan Berpikir Induktif IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Pakuhaji 2 Kabupaten Tangerang Abriyah Abriyah; Candra Puspita Rini; Rizki Zuliani; Saktian Dwi Hartantri; Aam Amaliyah
JUSEDA Vol 6 No 1 (2022): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v6i1.4433

Abstract

Penelitian kuantitatif eksperimen ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan kemampuan berpikir induktif IPA siswa antara yang diberikan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dengan yang diberikan model pembelajaran konvensional. Sampel yang diteliti terdiri dari 30 siswa kelas kesperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Uji normalitas dengan uji chi-kuadrat (2) didapat 2 hitung = 38,41 > 2 tabel = 7,815 dan kelas kontrol 2 hitung = 39,55 < 2 tabel = 7,815, maka H0 diterima sampel normal, sedangkan uji homogenitas dengan data pretes Fhitung = 2,128 > Ftabel 1,850 dan data postes Fhitung 0,875 > Ftabel 1,850 hal ini menggunakan uji-t dengan taraf signifikan α = 0,05. Analisis data menunjukkan untuk data pretes thitung = 2,049 < ttabel 2,45 berarti H0 diterima, dan data postes thitung = 0,252 > ttabel = 2,045. Maka H0 ditolak H0 diterima., maka dapat disimpulkan dari hasil uji hipotesis menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir induktif antara siswa yang menerapkaan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science) dan siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional
PENGARUH PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MAPEL IPS KELAS V SD NEGERI BUNDER IV KABUPATEN TANGERANG Balqis Marta Lestari; Saktian Dwi Hartantri; Yoyoh Fathurrohmah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22714

Abstract

This study aims to determine the effect of mind mapping learning on creative thinking skills in social studies maps of grade V students between students who use the mind mapping learning method and students who use conventional learning at SDN Bunder 4, Tangerang Regency. This study uses a Quasi Experimental research method, a type of pseudo-experimental research method using a Pretest – Posttest Control Group Design. Engaging class Involving an experimental class and a control class. In this study, students in the experimental class were taught using the mind mapping learning method with the teaching module of the independent curriculum of social studies subject matter, namely the appearance of nature. The results of the study showed that there was a significant influence on the creative thinking skills of grade V students who used the mind mapping learning method. The average score of the experimental class postes is 81,49 while the control class is 45,77. The colmigrov normality test and homogeneity test showed that the 2-tailed sig of 0.000 was smaller than α=0.005, indicating that there was a significant influence of the mind mapping learning method on the creative thinking skills of grade V students on the social studies maple.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PJBL (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SDN RANCALABUH KABUPATEN TANGERANG Aira Apriliani; Saktian Dwi Hartantri; Zamroni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31335

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how much the application of project based learning (PjBL) model influences the creative thinking abilities of elementary school students, particularly in the IPAS subject. The research employed a quasi-experimental approach using the Nonequivalent Control Group Design, where two distinct groups were compared to observe the effect of the treatment given. A total of 42 fifth-grade students from SDN Rancalabuh 1 participated in the study, Split equally into two groups, class VB serves as the control group and class VA as the experimental group, with 21 students in each. The data collection instrument consisted of five essay questions that had previously been validated. The pre-test and post-test findings were analyzed using a t-test. There was no significant difference between the two groups prior to the intervention, according to the analysis, which showed that the pre-test t-value was 0.064, which was less than the t-table value of 2.021. But according to the post-test data, the t-value was 3.129, which was higher than the t-table, suggesting a significant difference following the implementation of the PjBL model. These findings indicate that the project-based approach contributes positively to improving pupils' capacity for original thought.
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA SISWA KELAS VI SDN CIPONDOH 6 KOTA TANGERANG Indriyani, Indriyani; Saktian Dwi Hartantri; Romi Ramdon Ginanjar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4231

Abstract

Analisis Metode Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Siswa Kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang dan mengetahui perbedaan respons dan keterlibatan siswa dengan berbagai latar belakang kemampuan dan minat terhadap metode pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan peserta didik kelas VI SDN Cipondoh 6 Kota Tangerang. Penelitian ini meliputi penerapan metode pembelajaran dan juga respons siswa terhadap pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan data. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode ini telah dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perbedaan karakteristik peserta didik, baik dari kemampuan akademik, gaya belajar, maupun minat individu. Penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar-mengajar dan respons peserta didik menjadi lebih aktif, termotivasi, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi pembelajaran.