Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP SIKAP PENERIMAAN MAHASISWA DALAM PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE FORM PADA TRY OUT UJI KOMPETENSI : FACTORS AFFECTING THE ATTITUDE OF STUDENT ACCEPTANCE IN THE USING OF GOOGLE FORM MEDIA FOR TRY OUT COMPETENCE TEST anas tamsuri; Suryono Suryono
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.942 KB) | DOI: 10.53599/jip.v2i1.47

Abstract

Abstrak : Kegiatan Try Out merupakan salah satu upaya penyiapan mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi. Dalam situasi Pandemi akibat Wabah Covid 19 maka bentuk ujian diselenggarakan secara online sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang pembatasan sosial. Salah satu metode yang digunakan untuk ujian online adalah dengan media Google Form. Penggunaan media ini merupakan hal baru dan belum pernah diketahui bagaimana penerimaan mahasiswa terhadap media tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap sikap penerimaan mahasiswa dalam penggunaan media Google Form pada Try Out uji kompetensi di Stikes Pamenang Tahun 2020. Desain penelitian adalah cross sectional. Teknik samping yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 43 responden. Variabel penelitian ini meliputi variabel dependen yaitu Sikap Penerimaan, variabel independent yaitu tipe perangkat, tipe jaringan dan pengalaman, serta variabel antara (intervening) yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kendala. Data diambil dengan kuesioner yang disebarkan melalui Google Form dan dianalisis dengan Regresi Logistis dengan a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan 16 responden (37%) tidak setuju dengan penggunaan Google Form. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa variabel tipe perangkat tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,750), tipe jaringan tidak berpengaruh persepsi kemudahan (Sig. 0,650), pengalaman tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0567). Variabel tipe perangkat tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,285), tipe jaringan tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,847), sedangkan pengalaman berpengaruh terhadap persepsi kendala (Sig. 0,016) dengan odd ratio 5,22. Penelitian ini juga mendapati bahwa faktor persepsi kemudahan tidak berpengaruh terhadap sikap penerimaan penggunaan Google Form sebagai media ujian Try Out (Sig. 0,489), dan begitu juga didapaktan bahwa persepsi kendala tidak berpengaruh terhadap sikap penerimaan penggunaan Google Form sebagai media ujian Try Out (Sig. 0,976). Dari hasil penelitian maka disarankan dikembangkan penelitian lebih lanjut tentang faktor lain yang berpengaruh terhadap penerimaan penggunaan Google Form sebagai metode test. ABSTRACT : Try Out activity is an effort to prepare students in facing the competency test. In a Pandemic situation due to the Covid 19 Outbreak, the form of exams was held online in accordance with government policy on social distancing. One method used for online exams is the Google Form media. The use of this media is new and it has never been known how the acceptance of students towards the media. The purpose of this study is to determine the factors that influence the attitude of acceptance of students in the use of Google Form media on the Try Out competency test at Pamenang School of Health in 2020. The study design was cross sectional. The sampling technique used was simple random sampling with sample size of 43 respondents. The variables of this study included the dependent variable: Attitide of Acceptance toward Google Form using as media of Try Out and the independent variable included : the type of device, the type of network, and experience; and the intervening variable, namely the perception of ease and perception of constraints. Data was collected using a questionnaire distributed via Google Form and analyzed with Logistic Regression with a = 0.05. The results showed 16 respondents (37%) did not agree with the use of Google Form. The results also showed that the type of device did not affect the perception of convenience (Sig. 0.750), the type of network did not affect the perception of ease (Sig. 0.650), experience did not affect the perception of ease (Sig. 0567). The type of device variable did not affect the perception of convenience (Sig. 0.285), the type of network did not affect the perception of ease (Sig. 0.847), while experience affect the perception of constraints (Sig. 0.016) with an odd ratio of 5.22. This study also found that the perceived ease factor did not affect the attitude of accepting the use of Google Form as a Try Out test media (Sig. 0.489), and likewise it was found that the perception of constraints had no effect on the attitude of accepting the use of Google Form as a Try Out test media (Sig. .976). From the results of the study it is recommended that further research be developed about other factors that influence the acceptance of using Google Form as a test method. Kegiatan Try Out merupakan salah satu upaya penyiapan mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi. Dalam situasi Pandemi akibat Wabah Covid 19 maka bentuk ujian diselenggarakan secara online sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang pembatasan sosial. Salah satu metode yang digunakan untuk ujian online adalah dengan media Google Form. Penggunaan media ini merupakan hal baru dan belum pernah diketahui bagaimana penerimaan mahasiswa terhadap media tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap sikap penerimaan mahasiswa dalam penggunaan media Google Form pada Try Out uji kompetensi di Stikes Pamenang Tahun 2020. Desain penelitian adalah cross sectional. Teknik samping yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 43 responden. Variabel penelitian ini meliputi variabel dependen yaitu Sikap Penerimaan, variabel independent yaitu tipe perangkat, tipe jaringan dan pengalaman, serta variabel antara (intervening) yaitu persepsi kemudahan dan persepsi kendala. Data diambil dengan kuesioner yang disebarkan melalui Google Form dan dianalisis dengan Regresi Logistis dengan a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan 16 responden (37%) tidak setuju dengan penggunaan Google Form. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa variabel tipe perangkat tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,750), tipe jaringan tidak berpengaruh persepsi kemudahan (Sig. 0,650), pengalaman tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0567). Variabel tipe perangkat tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,285), tipe jaringan tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (Sig. 0,847), sedangkan pengalaman berpengaruh terhadap persepsi kendala (Sig. 0,016) dengan odd ratio 5,22. Penelitian ini juga mendapati bahwa faktor persepsi kemudahan tidak berpengaruh terhadap sikap penerimaan penggunaan Google Form sebagai media ujian Try Out (Sig. 0,489), dan begitu juga didapaktan bahwa persepsi kendala tidak berpengaruh terhadap sikap penerimaan penggunaan Google Form sebagai media ujian Try Out (Sig. 0,976). Dari hasil penelitian maka disarankan dikembangkan penelitian lebih lanjut tentang faktor lain yang berpengaruh terhadap penerimaan penggunaan Google Form sebagai metode test.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS APLIKASI TRY OUT UJI KOMPETENSI BERBASIS EXCEL: FACTORS RELATED TO THE QUALITY OF THE EXCEL-BASED APPLICATION TRY OUT COMPETENCE TEST anas tamsuri
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Pamenang ( JIP )
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.444 KB) | DOI: 10.53599/jip.v2i2.71

Abstract

Abstrak : Uji Kompetensi merupakan salah satu kegiatan bagi tenaga kesehatan untuk dinyatakan kompeten sebagai tenaga kesehatan dan memastikan bahwa orang yang mendapatkan ijin tersebut telah mencapai standar minimum untuk diakui dalam menjalankan tugas dan kompeten dalam memberikan pelayanan secara aman dan legal. Namun demikian, ternyata angka kelulusan uji kompetensi tenaga perawat masih relatif rendah. Kesiapan dan manajemen strategis merupakan faktor yang penting untuk memperoleh tingkat kelulusan uji kompetensi yang tinggi. Uji coba (try out) uji kompetensi merupakan salah satu strategi yang dikembangkan dalam menyiapkan uji kompetensi. Salah satu media yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan ujian try out adalah melalui penggunaan aplikasi berbasis Excel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penilaian kualitas aplikasi try out uji kompetensi berbasis Excel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey (observasional). Populasi penelitian adalah peserta try out uji kompetensi yang diselenggarakan Aipviki Jawa Timur pada bulan Oktober 2020 yang mengisi kuesioner tentang kualitas aplikasi, sejumlah 174 orang. Sampel penelitian sejumlah 120 orang dipilih menggunakan pendekatan acak sederhana. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan Uji Korelasi Spearman dengan a=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tata letak, keterlihatan (visibility), pengenalan fitur, kelengkapan fitur dan kemudahan menggunakan fitur merupakan komponen yang berhubungan dengan penilaian individu terhadap kualitas aplikasi ujian online berbasis Excel. Dari hasil penelitian, maka disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat aspek kualitas lain utamanya pada aspek correctness dan reliabilitas dari aplikasi ujian sebagai indikator apakah aplikasi ini dapat digunakan secara luas. Abstract : Competency Test is one of the activities for health workers to be declared that they are competent as health workers and ensure that the person who gets the permit has reached the minimum standard to be recognized in carrying out their duties and they are competent in providing services safely and legally. However the passing rate of the nurse in competency test is still relatively low. Readiness and strategic management are important factors in obtaining a high passing rate of competency tests. try out for Competency test is one of the strategies developed in preparing competency tests. One of the media that can be used to administer try out exams is through the use of an Excel-based application. The purpose of this study was to determine the factors related to the quality assessment of the Excel-based competency test try out application. The research method used was a survey method. The study population was participants in the competency test try out held by Aipviki East Java in October 2020 who filled out a questionnaire about the quality of the application, totaling 174 people. The research sample was 120 people, who selected using a simple random approach. The data collected used questionnaire and data analysis performed by Spearman Correlation Test with a= 5%. The results showed that the layout, visibility, feature recognition, feature completeness and ease of use of features were components that were associated with individual perception on the quality of the Excel-based online exam application. From the results of the study, it is advisable to carry out further research to see other quality aspects, especially the correctness and reliability aspects of the test application as an indicator of whether this application can be used widely.
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT PADA KARANG TARUNA: Emergency Skill Training for Youth Group Anas Tamsuri; Aris Dwi Cahyono; Bambang Wiseno; Endah Wahyuningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2020): JPM | Maret 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.309 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v6i1.582

Abstract

Pendahuluan : Keadaan gawat darurat dapat terjadi secara tiba-tiba dan dapat berdampak kecacatan bahkan kematian. Pertolongan pertama sangat penting sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal yang lebih parah atau mengalami kematian. Kegiatan Pengabdian masyarakat dilakukan untuk memberikan bekal kepada kelompok karang taruna untuk meningkatkan pemahaman tentang gawat darurat serta meningkatkan ketrampilan pemuda karang taruna untuk memberikan bantuan hidup dasar (basic life support) sebagai pertolongan gawat darurat. Metodologi : Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pendidikan dan pelatihan menggunakan teknik ceramah, tanya jawab dan demonstrasi dalam 2 hari kegiatan. Peserta pelatihan terdiri atas 50 pemuda anggota Karang Taruna. Hasil : Setelah dilakukan pelatihan peserta menyatakan mendapat pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat bagi mereka. Hasil pre dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dari rata-rata nilai 34,96 (SD + 9,96), menjadi menjadi 62,48 (SD + 11,82). Hasil uji Korelasi terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Diskusi/ Kesimpulan : Pelatihan mampu merangsang indera dan motivasi belajar untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Pemuda Karang Taruna dalam memberikan pertolongan pertama gawat darurat. Kata Kunci : Karang Taruna, Pelatihan, Pertolongan Gawat Darurat
RELEVANSI PEMBELAJARAN KOMPUTER PADA PENDIDIKAN ADMINISTRASI KESEHATAN TERHADAP DUNIA KERJA Anas Tamsuri
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i2.708

Abstract

Penguasaan teknologi informasi dan penggunaan komputer dalam bidang adminisrasi kesehatan merupakan tuntutan yang harus dipenuhi. Penyelenggaraan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang terampil memanfaatkan teknologi informasi dilakukan melalui beberapa mata kuliah. Untuk memastikan bahwa pembelajaran yang dilakukan relevan dan dibutuhkan dengan dunia kerja, maka diperlukan evaluasi. Penelitian diselenggarakan pada bulan Juli 2023. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program studi Administrasi Kesehatan yang telah menjalani praktik di fasilitas kesehatan. Data dikumpulkan dengan google form dan disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa mata kuliah dan ketrampilan yang sesuai/ relevan dengan dunia kerja dan terdapat juga ketrampilan komputer yang kurang sesuai dengan kebutuhan. Dari hasil tersebut disarankan untuk dilakukan pembenahan kurikulum Program Studi Administrasi kesehatan.
Readiness Of New Graduates Of Nursing To Work In Health Care Facilities In The Emergency Period Of Covid 19 Pandemic Anas Tamsuri
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.664

Abstract

The Corona Virus Disease -19 pandemic over the world has raised public concern and fear. The high rate of transmission and the risk of death causes threats world. Many health workers (nurses) have become victims and died from contracting this disease. The purpose of this study was to identify factors related to the level of readiness of new graduates to work in the Covid 19 Pandemic Situation. The research method was cross sectional. Sample was 110 new graduates of 3 years diploma level nurses from 20 universities in East Java. Data analysis was performed using Pearson's correlation test with a = 0.05. The results showed that achievement, physical condition, interest and mental readiness were related to the readiness of graduates to work in health services. Based on the research results, it is suggested to universities to strengthen the quality of learning experiences to strengthen the readiness of graduates.
Perilaku Sarapan Pada Anak Sekolah Anas Tamsuri; Aris Dwi Cahyono; Suryono Suryono
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i1.76

Abstract

Breakfast is one of the important habits that affect the physical and cognitive health of children, especially for those who attend school. A healthy and nutritious breakfast can improve academic performance and support optimal growth and development of children. The purpose of this study was to obtain an overview of the breakfast behavior of school-age children and the factors that cause it. The research method used was descriptive quantitative. The population of the study was 340 high school students in grade XI at a school in Kediri Regency. The research sample was 154 respondents. Data collection activities were carried out The research data was collected using a questionnaire, then processed descriptively in the form of a diagram. The analysis was carried out descriptively. From the results of data processing, less than half of the respondents (42.86%) had breakfast regularly every day, and more than a quarter of respondents (27.92%) rarely/never had breakfast. Respondents who did not have breakfast regularly because they were not used to having breakfast or had digestive problems if they had breakfast (34.48%), followed by time constraints (in a hurry and afraid of being late) as much as 31.03%, and there were 25.28% because parents did not prepare food for breakfast. Based on the results, it is suggested that families facilitate children to manage their time so that children have enough time to have breakfast
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN LULUSAN DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN UNTUK BEKERJA PADA UNIT GAWAT DARURAT Tamsuri, Anas; Aris Dwi Cahyono; Suryono
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.847

Abstract

Program studi Diploma 3 Keperawatan Stikes Pamenang telah menetapkan visi keilmuan dalam bidang kedaruratan. Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur capaian visi tersebut adalah melalui penilaian atas kesiapan lulusan pendidikan diploma 3 Keperawatan untuk bekerja di unit gawat darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan lulusan perawat untuk bekerja pada unit gawat darurat. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Variabel independen penelitian motivasi, kesungguhan dan keseriusan, ketrampilan dan kedisiplinan. Variabel dependen penelitian adalah kesiapan bekerja. Populasi penelitian adalah mahasiswa Prodi D-3 Keperawatan Stikes Pamenang yang menghadapi kelulusan pada tahun 2019. Jumlah responden penelitian adalah 46 lulusan dari Stikes Pamenang (total sampling). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner penelitian dalam skala likert 6 point. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan lulusan perawat pada pendidikan Diploma III Keperawatan Stikes Pamenang pada kategori motivasi, kesiapan dan keseriusan, ketrampilan dan kedisiplinan sebagian besar pada level cukup. Dari hasil penelitian, maka disarankan bagi program studi diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, warna kurikulum dan atau penguatan motivasi agar lulusan dapat lebih siap untuk bekerja di layanan kegawatdaruratan
PENGUATAN KEMAMPUAN DOSEN PROGRAM STUDI ADMINISTRASI KESEHATAN DI INDONESIA MELALUI UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS BERBASIS EXCEL Anas Tamsuri; Dwi Cahyono, Aris; Frieda Ani Noor
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i1.120

Abstract

Kualitas suatu tes hasil belajar sangat ditentukan oleh kualitas item-itemnya. Salah satu cara untuk menentukan kualitas suatu tes hasil belajar adalah dengan melakukan analisis soal (item analysis). Berdasarkan hasil evaluasi terhadap mitra, didapatkan gambaran bahwa ternyata tidak banyak dosen di lingkungan program studi Administrasi Kesehatan di Indonesia yang telah menerapkan uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur kualitas soal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Peserta dapat memperagakan penggunaan aplikasi SPSS dan Ms. Excel untuk pengelolaan uji validitas dan reliabilitas soal. Edukasi kepada dosen dalam bentuk workshop secara daring. Peserta adalah dosen program sejumlah 29 orang. Peserta mendapatkan materi secara teori dan dilanjukan dengan praktik penggunaan aplikasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat didapatkan dari 29 peserta, 17 peserta menyatakan mengikuti pelatihan hingga praktik, sementara 12 peserta yang lain hanya mengikuti / menyimak penjelasan pembicara tanpa ikut praktik dengan alasan tidak menyiapkan komputer atau mengikuti kegiatan workshop sambil mengerjakan kegiatan lainnya. Dari 17 peserta yang mengikuti praktik, terdapat 2 peserta yang akhirnya tidak dapat menyelesaikan karena kebingungan di tengah acara. Respon peserta pelatihan dikelompokkan dalam dua aspek, yaitu respon terhadap penyelenggaraan pelatihan secara umum, yang ditujukan kepada peserta yang mengikuti kegiatan workshop namun tidak mengikuti praktik dengan penuh; dan respon/ penilaian terhadap kepuasan penggunaan aplikasi Excel, yang ditujukan bagi peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan sampai dengan mempraktikkan penggunaan aplikasi uji validitas dan reliabilitas dengan Ms. Excel.
OPTIMALISASI KADER KESEHATAN REMAJA (KRR) DI SEKOLAH PASCA PANDEMI COVID-19 Kusuma Wardhani, Ratih; Erni Rahmawati; Bambang Wiseno; Anas Tamsuri
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i1.126

Abstract

Remaja termasuk kategori dalam kelompok rentan dan masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan khususnya remaja putri yang beresiko mengalami anemia dan kesehatan reproduksi, seperti resiko gangguan kesehatan reproduksi, pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, dan HIV/AIDS, maka perlu kegiatan preventif dan promotif seperti penyuluhan dan pelatihan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan (anemia pada remaja putri) & kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2022 di SMAN 1 Pare, sasaran 80 kader kesehatan Remaja, alat ukur menggunakan kuesioner. Materi yang disampaikan tentang Kebijakan sekolah sehat, Usaha Kesehatan Sekolah, Penanggulangan anemia pada remaja putri, Peran KKR dalam dalam screening kesehatan, Praktek screening kesehatan. Evalusi kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh terdapat perubahan peningkatan pada pengetahuan dan sikap KRR, yaitu pengetahuan baik mencapai 67,5% dan sikap positif mencapai 65%. Kegaiatan pengabdian kepada masyarakat pelatiahan terhadap kader kesehatan remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan maupun kesehatan remaja sehingga dapat menurunkan angka kejadian anemia pada remaja di sekolah.    
TRAINING OF ELECTRONIC RPP DEVELOPMENT FOR HEALTH ADMINISTRATION STUDY PROGRAM MANAGEMENT LECTURERS IN INDONESIA Utami, Ressa Andriyani; Tamsuri, Anas; Marini, Ice
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v6i4.1252

Abstract

The Learning Implementation Plan (RPP) is a plan that describes the procedures and organization of learning to achieve a basic competency set out in the Content Standards. Every educator in the education unit is obliged to prepare a complete and systematic RPP so that learning takes place interactively. The problem that occurs is that the preparation of the RPP is not optimal according to the provisions. The use of technology can be a new innovation in learning activities, starting from the preparation of lesson plans to the delivery of learning materials which we currently know with the online lecture method. The method used is training in the preparation of electronic lesson plans and at the end of the activity, an evaluation is carried out via google form. The results of the training activities showed that the implementation of the training and mentoring went well and received enthusiasm from the subjects. This electronic lesson plan preparation training is important because it helps lecturers prepare teaching materials so that the teaching and learning process becomes optimal.