Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Sumbangsih

Tujuan Pembangungan Berkelanjutan (TPB): Hilirisasi Inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi menuju Independent dan Smart Village : INA Gede Eka Putrawan; Bambang Riadi; Ryzal Perdana
Jurnal Sumbangsih Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v2i1.33

Abstract

Towards an independent and smart village that is successful, advanced, and independent, and prosperous, forms of active participation from various parties, including universities, to support the success of the program are needed. Therefore, this community service activity will be carried out in order to downstream information and communication technology innovation to go independent and smart village which will be carried out in Rukti Endah Village seputih Raman District of Central Lampung Regency. The purpose of this activity is to hold the official village page, train human resources, and digitize data and information and public services. This activity will be carried out by methods of presentation, discussion, model development, practice, and simulation. Through this activity, it is expected that partner villages will be able to improve the quality of service so that it is no longer confusing and time-consuming so that the village apparatus will not be busy with administrative problems. In addition, village data and information will be more organized so that decision making for data-driven development purposes can be done appropriately and various potential villages will be accessible to anyone and at any time. Digital village progress for the future is very good because with the smart village it is expected that the village can become independent and able to run it. The structure of the village is also important because it makes the community an important part of the development and progress of the village so that almost all village policies will always pay attention to the existence of the community.
Socialization of new student admissions for an increase in the gross participation rate of universities in Bandar Lampung City: en - Karomani; - Mualimin; Ryzal Perdana
Jurnal Sumbangsih Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v2i1.34

Abstract

Socialization is a process, in which a new member of society learns the norms and values of which he or she is a member. This socialization is done as a form of effort from universities to be able to provide information about the admission of new students. This aims that information about this can be conveyed properly in accordance with the Mandate of the Ministry of Education and Technology which expects that there is an increase in the Gross Participation Rate (APK) of Higher Education in Indonesia, especially in bandar Lampung City. The low Gross Participation Rate (APK) of Higher Education in Indonesia in 2018 showed a figure of 33.37%. This figure shows the lag when compared to some other communities in ASEAN. Seeing this, Lampung University as one of the universities also organizes socialization of new student admissions every year. The new student admission system is carried out through the test path determined by the Ministry of Education and Technology. In addition, Lampung University also held student admissions through the achievement path as a form of appreciation of Indonesian students who have ability both in the academic and non-academic fields. Socialization of new student admissions of Lampung University to increase the Gross Participation Rate of Universities in Bandar Lampung City is generally done through online and direct socialization on a limited basis while still complying with health protocols. This socialization activity is also continued with evaluation and monitoring so that the activities run well and the desired essence and objectives can be achieved.
Implementasi aplikasi sapa desa untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing melalui digitalisasi sistem administrasi pemerintahan kampung: INA Gede Eka Putrawan; Ryzal Perdana; Bambang Riadi; Mahpul
Jurnal Sumbangsih Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v3i1.75

Abstract

Teknologi memainkan peran penting dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam hal administrasi pemerintahan di tingkat kampung/kelurahan sebagai upaya untuk mewujudkan good governance. Dengan demikian, upaya ini akan memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi warga masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan implementasi teknologi berupa aplikasi SAPA DESA untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing melalui digitalisasi sistem administrasi pemerintahan kampung ini akan dilaksanakan di Kampung Rukti Endah yang terletak di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Kampung ini memiliki lebih dari 1000 kepala keluarga (KK) dan mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak. Hasil Pengabdian kepada masyarakat didapatkan: 1) Apartur desa melakukan digitalisasi pelayanan publik pemerintahan kampung, khususnya terkait surat menyurat menggunakan aplikasi SAPA DESA; (2) melatih dan membantu sumber daya manusia di kampung tersebut agar literasi digital mereka meningkat. Dengan demikian, mereka akan sangat mudah mendukung program pemerintah di era desa digital dan mandiri (smart village) ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat kepada mitra yang meliputi: (1) warga masyarakat akan mendapatkan kemudahan pelayanan publik melalui aplikasi SAPA DESA; (2) literasi digital aparatur kampung akan meningkat. Secara umum, setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini selesai, maka desa akan mampu meningkatkan kualitas layanan dimana tidak lagi membingungkan dan menyita waktu sehingga aparatur kampung tidak akan sibuk dengan masalah administrasi
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Melalui Literasi Digital Helvi Yanfika; Indah Nurmayasari; Rio Tedy Prayitno; Anna Gustina Zainal; Ryzal Perdana; Adia Nugraha
Jurnal Sumbangsih Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsh.v3i1.77

Abstract

Literasi informasi merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia masyarakat pesisir. Literasi informasi menjadi satusatunya cara untuk memperluas ilmu pengetahuan dan skill. Sehingga masyarakat dengan kemampuan literasi informasi dapat memanfaatkan teknologi, mengetahui strategi dalam kegiatan ekonomi - termasuk menguasai pasar dan modal, mengetahui pola hidup sehat, dan pengetahuan lainnya. Pendapat di atas menunjukkan bahwa literasi informasi memiliki peran yang penting dalam mencapai tujuan program pemberdayaan masyarakat di kawasan pesisir. Desa Margasari merupakan desa yang berada di pesisir timur lampung yang telah lama memiliki satu objek literasi yaitu rumah pintar. Rumh Pintar dibentuk pada tahun 2015 oleh Universitas Lampung, khusunya oleh LPPM Unila. Sejak awal didirikannya sebuah rumah pintar masyarakat tentulah memiliki rancangan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Taman baca masyarakat pula memiliki kegiatan utama yakni mengumpulkan informasi-informasi berupa buku, majalah, Koran dan lain-lain untuk disajikan kepada masyarakat yang menjadi target dari rumah pintar tersebut. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan suatu hal yang tidak terelakkan, dan salah satu sektor yang terkena dampak perkembangannya ialah sektor pendidikan. Merespon hal tersebut, peningkatan kemampuan literasi digital masyarakat merupakan hal yang sangat mendesak. Kemampuan literasi digital juga sangat penting untuk dimiliki oleh masyarakat pesisir. Tujuan dari kegiatan pengabdian desa binaan adalah meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengunaan dan pengelolan literasi digital.