Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Cobit 5 dalam Proses Audit Tata kelola Teknologi Informasi pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang – Lampung Iwan Purwanto; Rully Mardjono
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 12, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v12i2.2361

Abstract

Peran Teknologi informasi dan komunikais dewasa ini tidak dapat terelakkan lagi. Seala lini dengan berbagai sub domain membutuhkan peran sertanya dalam proses penunjang kegiatan operasional, baik sebagai main core atau pun support. Organisasi yang bergerak dalam bisang pelayanan maupun manufacturing secara sinergi dan berkesinambungan membutuhkan peran serta implementasi teknologi sebagai pendorong proses bisnisnya. Tidak saja hanya pada instansi swasta, dewasa ini instansi pemerintah pun di gadang-gadang untuk dapat ikut andail dalam perkembangan teknologi dan komunikasi. Oleh karena itu organisasi perlu menyelaraskan strategi organisasi dengan strategi TI guna mencapai tujuan organisasi. Namun di lapangan terkadang sulit sekali menyeleraskan antara kebutuhan organisasi dengan kebutuhan TI. Diperlukan pendekatan yang tepat dan komperhensif seta kemudahan bagi suatu organisasi dalam rangka menyelaraskan antara strategi organisasi dengan kondisi TI pada organisasi tersebut. Cobit 5 memberikan pointer yang cukup dalam mendesain kebutuhan organisasi untuk memenuhi kebuutuhan IT organisasinya. Sebagai panduan pengembangan insfrastruktur dan penentuan nilai guna IT dalam organisasi COBIT 5 juga memberikan kemudahan dalam penentuan tikngat kebergunaan teknologi terbarukan. Dinas Pendidikan merupakan pelaksana unsur kepemerintahan pada bidang Pendidikan baik Pendidikan formal maupun non formal. Meninjau tingkat akurasi data yang begitu penting bagi pemerintah daerah dan pusat, maka implementasi TI dangat dibutuhkan dalam proses percepatan penghimpunan datanya. Guna meningkatkan peran serta percepatan dan akurasi data pada dinas Pendidikan COBIT 5 menyajikan bebrapa standar dalam pengolahannya, yaitu: EDM (Evaluate, Direct, dan Monitoring), DSS (Delifery, service, dan Support), Serta APO (Align, Plan, dan Organize). Kompopnen tersebun peneliti anggap penting guna mengukur tingkat kematangan organisasi, Hasil yang diharapkan dari kajian evaluasi adalah gambaran kondisi tata kelola TI berjalan dan rekomendasi guna perbaikan organisasi dengan menggunakan perhitungan tingkat kematangan (maturity level) melalui tanya jawab dan penghimpunan data (kuisioner) yang berhubungan dengan penentuan pada tingkat mana kondisi teknologi informasi telah di implementasikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
SOLAR CELL(PHOTOVOLTAIC/PV)SOLUSI MENUJU PULAU MANDIRI LISTRIK Iwan Purwanto
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.963 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7410

Abstract

Indonesia yang berada di bawah garis katulistiwa, memiliki keunggulan yang sangat luar biasa, satu diantaranya adalah memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Dengan paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun, Indonesia berpotensi menggunakannya untuk menghasilkan energi listrik. Wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik dapat menggunakan panel surya sebagai alternatif untuk menghasilkan energi untuk penerangan dan kegiatan lainnya.Kurang lebih 173 triliun kilowatt energi diterima melalui bagian atas atmosfer: 30 % direfleksikan kembali, 47% diserap oleh molekul-molekul di atmosfer, diubah panjang gelombangnya kemudian diradiasikan kembali sebagai radiasi infra-merah; dan sisanya 23% sebagai besar dirubah melalui proses gerakan thermo-chemo-dinamik di permukaan bumi, seperti angin, arus laut, dan juga proses penguapan dan fotosintesis dan lain sebagainya. Energi hasil fotosintesis pada umumnya disimpan dalam bentuk tumbuhan yang kemudian dalam proses alam sebagian berubah menjadi fosil karbon, seperti batu bara, minyak, dan gas alam.Energi surya melalui konversi dimanfaatkan menjadi energi listrik, yang diperoleh dengan sistem fotovoltaik (pembangkit Listrik Tenaga Surya). Pembangkit listrik tenaga surya diarahkan agar dapat dimanfaatkan oleh para penduduk di Pulau Tegal yang masih belum dijangkau oleh jaringan PLN.Dalam penelitian ini, akan dikupas rancang bangun dan aktifitas terhadap implementasi Solar Cell yang merupakan CSR dari PT Bukit Asam, Tbk di salah satu pulau terpencil, yaitu Pulau Tegal, kabupaten Pesawaran, Lampung.
SOLAR CELL(PHOTOVOLTAIC/PV)SOLUSI MENUJU PULAU MANDIRI LISTRIK Iwan Purwanto
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7410

Abstract

Indonesia yang berada di bawah garis katulistiwa, memiliki keunggulan yang sangat luar biasa, satu diantaranya adalah memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Dengan paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun, Indonesia berpotensi menggunakannya untuk menghasilkan energi listrik. Wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik dapat menggunakan panel surya sebagai alternatif untuk menghasilkan energi untuk penerangan dan kegiatan lainnya.Kurang lebih 173 triliun kilowatt energi diterima melalui bagian atas atmosfer: 30 % direfleksikan kembali, 47% diserap oleh molekul-molekul di atmosfer, diubah panjang gelombangnya kemudian diradiasikan kembali sebagai radiasi infra-merah; dan sisanya 23% sebagai besar dirubah melalui proses gerakan thermo-chemo-dinamik di permukaan bumi, seperti angin, arus laut, dan juga proses penguapan dan fotosintesis dan lain sebagainya. Energi hasil fotosintesis pada umumnya disimpan dalam bentuk tumbuhan yang kemudian dalam proses alam sebagian berubah menjadi fosil karbon, seperti batu bara, minyak, dan gas alam.Energi surya melalui konversi dimanfaatkan menjadi energi listrik, yang diperoleh dengan sistem fotovoltaik (pembangkit Listrik Tenaga Surya). Pembangkit listrik tenaga surya diarahkan agar dapat dimanfaatkan oleh para penduduk di Pulau Tegal yang masih belum dijangkau oleh jaringan PLN.Dalam penelitian ini, akan dikupas rancang bangun dan aktifitas terhadap implementasi Solar Cell yang merupakan CSR dari PT Bukit Asam, Tbk di salah satu pulau terpencil, yaitu Pulau Tegal, kabupaten Pesawaran, Lampung.
PELATIHAN IMPLEMENTASI PUJASERA MAYA BERBASIS CLOUD KITCHEN BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN Kiki Prawiroredjo; Engelin Shintadewi Julian; Gunawan Tjahjadi; Iwan Purwanto; Faishal Erlangga
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i1.17532

Abstract

The impact of the Covid-19 pandemic that has hit Indonesia, especially the DKI Jakarta Province in Gambir sub-district for almost 2 years, has greatly affected all sectors of people's lives such as education, health, economy, and other sectors. Economic sectors such as Micro, Small and Medium Enterprises (TP PKK) are the most affected by the Covid-19 pandemic. For this reason, an effort is needed to provide technological and motivational improvements that can provide solutions to the problems faced by TP PKK to survive and continue to be creative during this Covid-19 pandemic. To empower the community's economic activities during this pandemic, the Department of Electronics in collaboration with the Department of Informatics Trisakti University has carried out a training on the Implementation of the Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen platform for PKK women in Gambir District. This training explains about Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen with a target audience of the PKK Mobilization Team (TP PKK) in Gambir District. The training goals is to provide knowledge and practice in promoting and marketing of culinary products online. The training method used is to provide seminars and practice. From the answers to the questionnaire by the participants, it is known that the usefulness of the activities and materials provided gets a score of 100%. It is hoped that the benefits of this training can be implemented by women who run culinary businesses to promote and market their culinary products online at the Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen platform, especially during this pandemic.Keywords: Covid-19, UMKM, Virtual Pujasera, Cloud Kitchen, TP PKKABSTRAKDampak dari pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Provinsi DKI Jakarta di kecamatan Gambir selama hampir 2 tahun ini sangat berpengaruh terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan sektor lainnya. Sektor Perekonomian seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang paling sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19 ini. Untuk itu diperlukan suatu usaha bagaimana memberikan peningkatan teknologi dan motivasi yang dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi UMKM sehingga dapat tetap bertahan dan terus berkreativitas dimasa pandemi Covid-19 ini. Untuk memberdayakan kegiatan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini, Jurusan Teknik Elektro bekerja sama dengan Jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti, telah melaksanakan pelatihan Implementasi Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen untuk Kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (TP PKK) di Kecamatan Gambir. Pada pelatihan ini dijelaskan apa yang dimaksud dengan Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen untuk memberikan pengetahuan dan praktek dalam mempromosikan dan memasarkan produk kuliner secara online. Metode pelatihan yang digunakan adalah dengan memberikan seminar dan praktek untuk dapat mengimplementasikan dalam pemasaran produk mereka. Dari jawaban kuesioner pelaksanaan kegiatan oleh peserta pelatihan diketahui bahwa kebermanfaatan kegiatan dan materi yang diberikan mendapat nilai 100%. Diharapkan manfaat dari pelatihan ini dapat diimplementasikan oleh ibu-ibu yang menjalankan  usaha kuliner untuk mempromosikan dan memasarkan produk kuliner mereka secara online pada Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen khususnya pada masa pandemi ini.Kata kunci: Covid-19, UMKM, Pujasera Maya, Cloud Kitchen, TP PKK
SOLAR CELL(PHOTOVOLTAIC/PV)SOLUSI MENUJU PULAU MANDIRI LISTRIK Iwan Purwanto
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.963 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7410

Abstract

Indonesia yang berada di bawah garis katulistiwa, memiliki keunggulan yang sangat luar biasa, satu diantaranya adalah memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Dengan paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun, Indonesia berpotensi menggunakannya untuk menghasilkan energi listrik. Wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik dapat menggunakan panel surya sebagai alternatif untuk menghasilkan energi untuk penerangan dan kegiatan lainnya.Kurang lebih 173 triliun kilowatt energi diterima melalui bagian atas atmosfer: 30 % direfleksikan kembali, 47% diserap oleh molekul-molekul di atmosfer, diubah panjang gelombangnya kemudian diradiasikan kembali sebagai radiasi infra-merah; dan sisanya 23% sebagai besar dirubah melalui proses gerakan thermo-chemo-dinamik di permukaan bumi, seperti angin, arus laut, dan juga proses penguapan dan fotosintesis dan lain sebagainya. Energi hasil fotosintesis pada umumnya disimpan dalam bentuk tumbuhan yang kemudian dalam proses alam sebagian berubah menjadi fosil karbon, seperti batu bara, minyak, dan gas alam.Energi surya melalui konversi dimanfaatkan menjadi energi listrik, yang diperoleh dengan sistem fotovoltaik (pembangkit Listrik Tenaga Surya). Pembangkit listrik tenaga surya diarahkan agar dapat dimanfaatkan oleh para penduduk di Pulau Tegal yang masih belum dijangkau oleh jaringan PLN.Dalam penelitian ini, akan dikupas rancang bangun dan aktifitas terhadap implementasi Solar Cell yang merupakan CSR dari PT Bukit Asam, Tbk di salah satu pulau terpencil, yaitu Pulau Tegal, kabupaten Pesawaran, Lampung.
UPAYA MENGURANGI DAMPAK KELUHAN MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN WORK FROM HOME SAAT PANDEMI COVID 19 Winnie Septiani; Pudji Astuti; Arnes Faradilla; Iwan Purwanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 4 No 1 (2022): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.916 KB) | DOI: 10.25105/jamin.v4i1.9990

Abstract

Work from Home (WFH) merupakan salah satu upaya untuk mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19. Kebijakan tersebut berdampak terhadap aktivitas berbagai sektor pemerintahan, industri, dan pendidikan. Pelatihan ini diberikan dengan tujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar tetap sehat dan produktif selama WFH. Kegiatan ini dimulai dengan menyebarkan kuesioner melalui google form yang diisi oleh 135 responden masyarakat indonesia yang melaksanakan WFH. Selain itu, dilakukan survei secara langsung di lingkungan masyarakat kota Bekasi. Hasil identifikasi keluhan tersebut menjadi dasar dalam menyusun materi pelatihan sebagai upaya untuk mengurangi keluhan masyarakat dalam melaksanakan WFH saat pandemi Covid-19. Keluhan fisik yang teridentifikasi seperti sakit di bagian punggung, bahu, kepala, mata, dan keluhan mental seperti cemas, tidak fokus, emosi tidak terkontrol, dan lain sebagainya. Pelatihan dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom dan live streaming youtube, facebook, dan instagram. Materi yang diberikan mengenai fasilitas dan lingkungan kerja yang ergonomis serta penggunaan aplikasi teknologi untuk menunjang WFH. Hasil evaluasi pelatihan menunjukan 73,4% peserta menyatakan pelatihan ini menarik dan bermanfaat.
PELATIHAN IMPLEMENTASI PUJASERA MAYA BERBASIS CLOUD KITCHEN BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN Kiki Prawiroredjo; Engelin Shintadewi Julian; Gunawan Tjahjadi; Iwan Purwanto; Faishal Erlangga
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i1.17532

Abstract

The impact of the Covid-19 pandemic that has hit Indonesia, especially the DKI Jakarta Province in Gambir sub-district for almost 2 years, has greatly affected all sectors of people's lives such as education, health, economy, and other sectors. Economic sectors such as Micro, Small and Medium Enterprises (TP PKK) are the most affected by the Covid-19 pandemic. For this reason, an effort is needed to provide technological and motivational improvements that can provide solutions to the problems faced by TP PKK to survive and continue to be creative during this Covid-19 pandemic. To empower the community's economic activities during this pandemic, the Department of Electronics in collaboration with the Department of Informatics Trisakti University has carried out a training on the Implementation of the Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen platform for PKK women in Gambir District. This training explains about Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen with a target audience of the PKK Mobilization Team (TP PKK) in Gambir District. The training goals is to provide knowledge and practice in promoting and marketing of culinary products online. The training method used is to provide seminars and practice. From the answers to the questionnaire by the participants, it is known that the usefulness of the activities and materials provided gets a score of 100%. It is hoped that the benefits of this training can be implemented by women who run culinary businesses to promote and market their culinary products online at the Virtual Pujasera based on the Cloud Kitchen platform, especially during this pandemic.Keywords: Covid-19, UMKM, Virtual Pujasera, Cloud Kitchen, TP PKKABSTRAKDampak dari pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya Provinsi DKI Jakarta di kecamatan Gambir selama hampir 2 tahun ini sangat berpengaruh terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan sektor lainnya. Sektor Perekonomian seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang paling sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19 ini. Untuk itu diperlukan suatu usaha bagaimana memberikan peningkatan teknologi dan motivasi yang dapat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi UMKM sehingga dapat tetap bertahan dan terus berkreativitas dimasa pandemi Covid-19 ini. Untuk memberdayakan kegiatan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini, Jurusan Teknik Elektro bekerja sama dengan Jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti, telah melaksanakan pelatihan Implementasi Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen untuk Kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (TP PKK) di Kecamatan Gambir. Pada pelatihan ini dijelaskan apa yang dimaksud dengan Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen untuk memberikan pengetahuan dan praktek dalam mempromosikan dan memasarkan produk kuliner secara online. Metode pelatihan yang digunakan adalah dengan memberikan seminar dan praktek untuk dapat mengimplementasikan dalam pemasaran produk mereka. Dari jawaban kuesioner pelaksanaan kegiatan oleh peserta pelatihan diketahui bahwa kebermanfaatan kegiatan dan materi yang diberikan mendapat nilai 100%. Diharapkan manfaat dari pelatihan ini dapat diimplementasikan oleh ibu-ibu yang menjalankan  usaha kuliner untuk mempromosikan dan memasarkan produk kuliner mereka secara online pada Pujasera Maya berbasis Cloud Kitchen khususnya pada masa pandemi ini.Kata kunci: Covid-19, UMKM, Pujasera Maya, Cloud Kitchen, TP PKK
Importance Performance Analysis dalam Pengukuran Kepuasan Pasien pada Puskesmas melalui KepPA Iwan Purwanto; Dedy Sugiarto
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 13, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v13i2.2541

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia. karena berdasarkan unsur dasar kesehatan tersebut, manusia akan sangat sulit untuk melakukan aktifitasnya. Guna melakukan Pengontrolan dan penanganan terhadap permasalahan kesehatan, pemerinta menyediakan suatu Lembaga pelayanan bagi kesehatan masyarakat berdasarkan beberapa klaster. Klaster terendah dapat dilakukan melalui pelayanan Pusat Pembantu Kesehatan (PusTu), setalah itu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Rumah sakit Rujukan (Type C) dan Rumah sakit Rujukan (Type B dan A). Mengingat pentingnya manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, makan menggerakan penulis untuk melakukan penelitian yang berorientasi pada pelayanan kesehatan pada Lembaga pelayanan kesehatan tingkat dasar sedang (Puskesmas). Dalam penelitian ini penulis lebih memfokuskan pada konsep pemenuhan kepuasan pasien terhadap suatu layanan yang ada di Pusat Kesahatan Masyarakat atau yang sering dikenal dengan nama lain PUSKESMAS. Puskesmas merupakan salah satu pusat layanan kesehatan yang berada di tengah masyarakat, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat pada garda terdepan Salah satu puskesmas type C yang menjadi suatu objek adalah puekesmas yang menyediakan layanan rawat inap dan rawat jalan dengan pemenuhan pasien BPJS. Penelitian ini akan merancang suatu sistem yang bertujuan untuk melakukan penilaian kepuasan pelanggan dengan luaran akhir berupa rekomendasi. Pengukuran kualitas layanan dalam penelitian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk memetakan hubungan antara kepentingan dengan kinerja dari masing-masing atribut yang ditawarkan dan kesenjangan antara kinerja dengan harapan dari atribut-atribut penunjang. Penambangan data akan dikaitkan dengan sistem yang tertanam dalam sistem inteligent bisnis (business intelligence). Temuan yang dihasilkan berdasarkan penelitian ini menunjukan bahwa Puskesma telah memberikan penlayanan dan pemenuhan kebutuhan pendukung pelayanan baik kualitas 1 dan 2 dengan penilaian baik.
Training on Making a Water Speed ​​Detection Tool in Culverts for Early Detection of Flood Disasters in Tanjung Duren Village, DKI Jakarta Syah Alam; Indra Surjati; Lydia Sari; Iwan Purwanto; Farras Hamidah; Samuel Netazi; Tri swasono adi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i2.12345

Abstract

In early 2020, the Greater Jakarta area experienced severe flooding in several areas, one of which was the North Tanjung Duren Village, Grogol Petamburan District, West Jakarta. Based on BMKG data in February 2020, the Tanjung Duren Utara Urban Village area is a flood-prone area with a height of 10-30 cm and is also a densely populated settlement so that it is prone to short circuit hazards that can cause fires. One of the causes of flooding is water channels / culverts that do not flow smoothly. This activity proposes the creation of a water velocity detection device that functions as an early detection of flood disasters. The detection device is designed using a microcontroller and is connected to a sensor for detecting the speed of water flowing from the drain pipe in the culvert. Based on the results of the training provided, the community's improvement in early detection of flood disasters has increased as indicated by an increase in the post-test value of 52% compared to the pre-test value. This activity is very useful for flood-prone areas as an early detection approach.
Pelatihan Lean and Green pada Bisnis/Usaha di Rest Area Km 72A Tol Cipularang Novia Rahmawati; Iveline Anne Marie; Didien Suhardini; Iwan Purwanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi (Adipati) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pemahaman mengenai sistem produksi yang efektif dan efisien menggunakan konsep lean dan konsep green telah menjadi isu penting.  Tren pasar global saat ini juga semakin mengarah pada produk ramah lingkungan (eco product). Kondisi ini menjadi hambatan dan peluang yang perlu segera diantisipasi sekaligus dimanfaatkan bagi para pelaku usaha/bisnis. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi mitra yaitu Rest Area Km 72 A Tol Cipularang mengenai penerapan konsep lean dan konsep green pada tenant usaha/bisnis yang ada. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan penyampaian materi  oleh satu orang presenter secara online melalui zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 peserta dari mitra yaitu karyawan dan pemilik usaha/bisnis. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan yang diadakan sudah tepat sasaran dan penyampaian materi sudah baik. Hal ini dibuktikan denagn hasil kuisioner evaluasi yaitu 46,2% peserta menganggap pelatihan yang diberikan “sangat relevan” dengan usaha/bisnis mereka. Sedangkan terkait materi yang diberikan sebanyak 38,5% peserta menilai pemateri dalam menyampaikan materi sudah sangat baik. Kegiatan pelatihan juga memberikan dampak positif bagi peserta terbukti dengan antusiasme mengikuti pelatihan dan memberikan feedback positif pada bagian kuisioner evaluasi dengan memberikan saran berupa permintaan kegiatan sejenis diadakan kembali dan penambahan durasi waktu kegiatan.